Sheraton dan Four Points Surabaya Tujungan Plaza Hotel Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia dengan Emotional Painting

Surabaya- Dalam rangka Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober, Sheraton Surabaya dan Four Points Surabaya Tunjungan Plaza berkolaborasi dengan Happiness Workshop menghadirkan pengalaman unik bagi masyarakat Surabaya. Melalui kegiatan Emotional Painting, peserta diajak untuk mengeksplorasi emosi dan meredakan stres melalui seni lukis.

Kegiatan ini menghadirkan Maharani Devi, S.Psi, seorang Certified Art Therapy Practitioner dari Happiness Workshop, yang akan membimbing peserta dalam mengekspresikan diri melalui kanvas. Art Therapy dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan mental dengan cara yang menyenangkan dan mudah diakses oleh semua kalangan. Peserta juga diajak untuk melukis tanpa batas dan mengeksplorasi berbagai emosi yang mereka rasakan. Tidak perlu memiliki bakat melukis, karena yang terpenting adalah prosesnya.

“Emotional Painting adalah ruang yang aman bagi semua orang untuk berekspresi,” ujar Devi, “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental mereka dan menemukan cara-cara untuk meningkatkan kualitas hidup.”

Cindy Carolina, Director of Sales & Marketing – Complex Sheraton dan Four Points Surabaya, Tunjungan Plaza menambahkan bahwa event ini baru pertama kali digelar di Sheraton dan mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi. “Sebagian orang percaya bahwa seni memiliki kekuatan untuk menyembuhkan,” ujar Cindy, “dengan Emotional Painting, kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengeksplorasi emosi mereka dan menemukan kedamaian batin.”

Emosional Painting ini diselenggarakan di Kalingga Room, Sheraton Surabaya Hotel & Towers pada Minggu, 13 Oktober 2024. Dihadiri sebanyak 25 peserta dari berbagai kalangan dan usia, Emosional Painting berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan mendapatkan respon yang cukup baik dari masyarakat.

Seiring dengan Meningkatnya Gejolak di Tiongkok, Begitu Juga dengan Agresinya di Panggung Dunia

Kegagalan sosio-ekonomi dalam negeri menimbulkan tantangan berat bagi Partai Komunis Tiongkok

 James Gorrie

Saat ini, situasi ekonomi di Tiongkok yang merosot telah terdokumentasi dengan baik. Kerusakannya terlalu besar untuk ditutupi dengan propaganda, dan rakyat Tiongkok mengetahuinya. Bahkan perayaan ke-75 Partai Komunis Tiongkok (PKT) berlangsung sederhana. Faktor-faktor ekonomi negatif telah berkembang selama bertahun-tahun.

Tiongkok sudah menghadapi masalah pada tahun 2018 dan 2019 dengan diberlakukannya tarif tinggi oleh pemerintahan Trump terhadap barang-barang Tiongkok. Namun, pandemi COVID-19 dan kebijakan “nol-COVID” selama tiga tahun justru semakin memperparah penurunan ekonomi Tiongkok.

Tiongkok Sedang Diuji

Menjelang kuartal terakhir 2024, PKT diuji oleh kondisi ekonomi domestik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Akibatnya, kerusuhan sipil meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perlambatan ekonomi ini memiliki banyak aspek, dan berikut adalah beberapa di antaranya.

Salah satu faktor besar adalah sektor real estat, yang menyumbang sekitar 30 persen dari PDB. Sektor ini terus mengalami kemerosotan, dan hingga saat ini, belum ada tanda-tanda pemulihan. Harga rumah dan penjualan terus menurun. 

Selain itu, konsumen Tiongkok membeli lebih sedikit, dengan pengeluaran konsumen hanya menyumbang 38 persen dari PDB, dibandingkan dengan 60 hingga 70 persen di negara-negara maju.

Kelesuan dan Kekecewaan

Tidak mengherankan, pengangguran di kalangan pemuda Tiongkok (usia 16 hingga 24 tahun) telah mencapai setidaknya 21 persen, dan mungkin lebih tinggi, sebelum PKT berhenti menerbitkan angka pengangguran pada Juni 2023. Kemudian, pada Desember 2023, PKT merilis statistik baru dengan metode baru yang tidak menyertakan pelajar, yang menurunkan angka tersebut menjadi 14,9 persen, tetapi angka ini masih hampir tiga kali lebih tinggi dari tingkat pengangguran nasional Tiongkok sebesar 5,1 persen.

Tingkat pengangguran yang tinggi di kalangan pemuda menghambat potensi pertumbuhan di masa depan dan memperparah tren “tiarap” di kalangan generasi baru di Tiongkok, yang tidak memiliki harapan atau ambisi untuk mencapai gaya hidup seperti yang dinikmati orang tua mereka.

Kelesuan dan kekecewaan tentu bukan pondasi yang kuat bagi ekonomi yang kuat. Risiko gerakan pemuda yang tidak puas bukanlah hal yang tidak diketahui di Tiongkok. Bayangan Tiananmen masih menghantui otoritas PKT, meskipun tingkat pengawasan dan kontrol yang dimiliki PKT atas rakyatnya jauh lebih maju dibandingkan era Lapangan Tiananmen pada tahun 1989.

Kebijakan Politik dan Industri yang Tertanam

Namun, ada realitas ekonomi tertanam yang tidak mudah diubah. Doktrin partai menetapkan bahwa keunggulan ekonomi utama Tiongkok terletak pada tingkat konsumsi domestik yang rendah dan tingkat tabungan yang tinggi. Dua faktor ini memungkinkan aliran modal domestik langsung ke sistem perbankan yang dikendalikan negara, yang kemudian dialokasikan ke industri tertentu. Hal ini memberi partai kontrol besar atas kebijakan industri dan modal swasta.

Misalnya, struktur ekonomi dan pembangunan Tiongkok diarahkan pada tingkat output industri yang tinggi.  Mungkin terlihat baik, tetapi karena organisasi politik dan pengaturan industri di dalam partai berfokus pada kapasitas produksi besar dan bukan inovasi atau diferensiasi, hasilnya adalah kelebihan produksi yang sering kali jauh melampaui permintaan global dan pabrik-pabrik yang tidak menguntungkan.

Kelebihan pasokan yang konstan, mulai dari baterai kendaraan listrik hingga elektronik, menyebabkan produsen Tiongkok membanjiri pasar luar negeri dengan produk murah, memicu gesekan perdagangan seperti tarif dan pembalasan lainnya, yang juga memperburuk kondisi di Tiongkok.

Singkatnya, kebijakan industri Tiongkok yang terdistorsi dan terikat pada sistem politik berbasis loyalitas korupsi telah membuatnya tidak mampu berubah tanpa mengganggu struktur PKT dan loyalitas yang terkait dengannya.

Tidak Ada Penghentian Spiral Penurunan

Karena alasan-alasan ini dan lainnya, selama beberapa tahun terakhir, Tionkok menemukan dirinya dalam spiral penurunan berupa deflasi, penurunan konsumsi domestik, dan menurunnya kepercayaan terhadap PKT. Selain itu, hanya ada sedikit opsi nyata yang tidak mengancam cengkeraman PKT atas negara. Namun, harus ditegaskan bahwa dengan kemampuan pengawasannya, partai dapat menangani hilangnya kepercayaan di mata rakyat, tetapi tidak dapat bertahan jika kehilangan kekuasaan. Keduanya tidaklah sama.

Apa yang akan dilakukan PKT adalah terus mendukung beberapa area penting ekonomi, seperti kecerdasan buatan, robotika, dan peningkatan militer, sambil membiarkan sektor-sektor lain terpuruk tanpa bantuan. Beberapa sektor pada akhirnya akan pulih, tetapi tidak dalam waktu dekat. Hal ini sudah jelas bagi banyak pihak di dalam dan luar Tiongkok, karena miliaran dolar dalam investasi dan modal terus keluar dari Tiongkok.

Diplomasi “Serigala Perang” Masih Terus Berlangsung 

Hal ini membawa kita pada pendekatan diplomasi “serigala perang”  PKT  terhadap negara lain, yang diadopsi pada 2019 menjelang wabah COVID-19 dan kritik global terhadap penanganan Beijing yang buruk atas pandemi COVID-19. Tiongkok sudah berada di bawah tekanan ekonomi karena meningkatnya perang dagang dengan Amerika Serikat. 

Beberapa pengamat mengaitkan pendekatan ini dengan ambisi pribadi di kalangan diplomat PKT  dan/atau upaya untuk memperbaiki lingkungan investasi yang dipersepsikan di Tiongkok.

Keduanya tidak masuk akal ketika dipahami bahwa Xi Jinping tidak membiarkan para diplomat membuat aturan dan kebijakan mereka sendiri, dan tingkat investasi sebelum diplomasi “serigala perang” sudah tinggi. 

Mengapa otoritas PKT membayangkan bahwa meningkatkan agresi di panggung global akan membuat lebih banyak negara ingin berinvestasi di sana? Mereka tidak membayangkannya.

Alasan yang lebih realistis untuk meningkatnya agresi Tiongkok di panggung dunia adalah bahwa Beijing merasa perlu mengendalikan narasi di dalam negeri dan mengintimidasi dunia luar. Hubungan antara ekonomi yang menurun dan meningkatnya gejolak sudah jelas. Di dalam negeri, PKT perlu menyalahkan Barat dan pihak asing lainnya atas kegagalan ekonomi yang nyata, bukan hanya untuk alasan ekskulpasi, tetapi juga untuk membangkitkan nasionalisme dan membenarkan agresi lebih lanjut saat kondisi ekonomi terus memburuk.

Beberapa pengamat menyimpulkan bahwa era diplomasi serigala perang PKT telah berakhir. Namun, peristiwa terkini membantah kesimpulan tersebut. Ini termasuk provokasi rezim PKT dengan pesawat militer dan kapal yang melanggar atau mendekati wilayah perairan atau wilayah udara Amerika Serikat, Taiwan, dan Filipina, pertempuran perbatasan dengan India, serta keinginan untuk memperluas kendali atas Laut China Selatan. 

Di panggung global, seiring dengan kembalinya kekuatan militer dibandingkan diplomasi, Beijing melihat peluang untuk mempengaruhi dan/atau mengintimidasi negara-negara lain.

Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini adalah opini penulis dan tidak mencerminkan pandangan The Epoch Times.

James R. Gorrie adalah penulis “The China Crisis” (Wiley, 2013) dan menulis di blognya, TheBananaRepublican.com. Ia tinggal di California Selatan.

Iran Berusaha Mencegah Pembalasan Israel, dan Mengeluarkan Ancaman

EtIndonesia. Pada Minggu (13/10), Iran menyatakan bahwa pihaknya “tidak memiliki garis merah” dalam hal membela diri. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, setelah Israel bersumpah untuk membalas serangan rudal Iran yang terjadi dua minggu sebelumnya.

Menurut laporan Reuters, pernyataan dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, tampaknya ditujukan untuk membantah anggapan bahwa Iran akan menerima serangan Israel tanpa memberikan balasan lebih lanjut.

Minggu kemarin, Araqchi menulis di media sosial X : “Meskipun kami telah melakukan upaya untuk mencegah perang besar di wilayah ini, saya dengan tegas menyatakan bahwa kami tidak memiliki garis merah dalam membela rakyat dan kepentingan kami.”

Pada 1 Oktober, di tengah meningkatnya pertempuran antara Israel dan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon, Iran meluncurkan lebih dari 180 rudal balistik ke arah Israel. Sebagian besar rudal berhasil dicegat, tetapi beberapa berhasil menembus sistem pertahanan rudal dan meledak. Korban jiwa dari serangan ini adalah seorang warga Palestina yang tewas akibat puing-puing rudal di Tepi Barat.

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, memberikan peringatan keras tentang kemungkinan aksi balasan Israel terhadap Iran. Ia menyatakan: “Serangan kami akan mematikan, akurat, dan yang terpenting—tak terduga.”

Selama setahun terakhir, Timur Tengah telah berada dalam ketegangan tinggi akibat pertempuran antara Israel, Hizbullah di Lebanon, dan Hamas di Gaza yang didukung Iran. Semua pihak waspada terhadap kemungkinan eskalasi perang lebih lanjut.

Menurut laporan NBC News pada hari Sabtu (12/10), para pejabat AS percaya bahwa Israel telah menyusun daftar target untuk balas dendam terhadap Iran, dengan fokus pada infrastruktur militer dan energi. Namun, tidak ada indikasi bahwa Israel akan menyerang fasilitas nuklir Iran atau melakukan aksi pembunuhan.

Laporan NBC yang mengutip sumber-sumber pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Israel belum membuat keputusan akhir tentang kapan dan bagaimana akan bertindak.

Pertempuran antara Israel dan Hizbullah dimulai setahun yang lalu, setelah perang di Gaza pecah dan Hizbullah mulai menembakkan roket ke Israel utara, mengklaim bahwa itu adalah aksi solidaritas terhadap Hamas. Dalam beberapa minggu terakhir, ketika Israel mengumumkan serangan darat, pertempuran antara kedua belah pihak semakin meningkat.

Militer Israel menyatakan akan melanjutkan operasinya di Lebanon selatan untuk menghancurkan infrastruktur Hizbullah.

Pertempuran di kawasan tersebut juga memicu serangan dari kelompok militan lain yang didukung Iran, seperti Houthi di Yaman dan kelompok bersenjata di Irak. Hal ini meningkatkan kekhawatiran bahwa Amerika Serikat dan Iran dapat terjerumus ke dalam konflik yang lebih besar. (jhn/yn)

AS Jatuhkan Sanksi ke Armada Minyak Bayangan Iran Sebagai Tanggapan Serangan terhadap Israel

Sebagai tanggapan atas serangan rudal Iran terhadap Israel, pemerintahan Presiden AS Joe Biden menyatakan bahwa pada  Jumat (11/10/2024), Amerika Serikat memperluas sanksi terhadap industri minyak dan petrokimia Iran, termasuk “Armada Bayangan” yang mengirim minyak ilegal Iran ke pembeli di seluruh dunia

Iran meluncurkan serangan rudal terhadap Israel pada 1 Oktober sebagai pembalasan atas tindakan militer Israel di Lebanon dan Gaza serta setelah Iran membunuh seorang pemimpin kelompok bersenjata Hamas. Israel  bersumpah akan merespons tindakan Iran.

Dalam pernyataannya, Departemen Keuangan AS mengatakan bahwa mereka sekarang “dapat memberlakukan sanksi terhadap siapa pun yang bertekad terlibat dalam industri minyak dan petrokimia ekonomi Iran.”

Mengutip laporan dari Reuters, Central News Agency melaporkan bahwa langkah AS ini menambahkan minyak dan petrokimia ke dalam perintah eksekutif yang menargetkan industri kunci ekonomi Iran, dengan tujuan mencegah pemerintah Iran memperoleh dana untuk mendukung program nuklir dan rudalnya.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan menyatakan, “Langkah-langkah baru yang diumumkan hari ini juga mencakup tindakan terhadap ‘Armada Bayangan’ yang mengangkut minyak ilegal Iran kepada pembeli di seluruh dunia.”

Dia menambahkan, “Langkah-langkah ini akan membantu mencegah Iran memperoleh dana tambahan untuk mendukung program misilnya dan menyediakan dukungan bagi organisasi teroris yang mengancam Amerika Serikat, sekutu, dan mitranya.”

Biden  menyarankan agar Israel mencari alternatif untuk menyerang ladang minyak Iran. Tiga sumber dari Teluk Persia mengatakan kepada Reuters bahwa negara-negara Teluk sedang melobi Washington untuk menghentikan Israel menyerang fasilitas minyak, karena mereka khawatir fasilitas mereka mungkin diserang oleh agen-agen Teheran jika konflik meningkat.

Departemen Keuangan AS juga menyatakan bahwa mereka telah membekukan aset 16 entitas dan 17 kapal yang terlibat dalam pengiriman produk minyak dan petrokimia untuk mendukung Perusahaan Minyak Nasional Iran.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS mengambil tindakan untuk memblokir aliran dana yang mendukung program senjata Iran serta dukungan terhadap “agen dan mitra teroris.”

Departemen Luar Negeri AS memberlakukan sanksi terhadap enam entitas yang terlibat dalam perdagangan minyak Iran dan membekukan aset enam kapal. (Hui)

Hamas Merencanakan Serangan ala 9/11 Terhadap Israel, Meminta Dana Rp 7,8 Triliun dari Iran untuk Latihan Militer

EtIndonesia. Hamas melancarkan serangan besar-besaran ke Israel, sehingga memicu peperangan yang telah berlangsung selama setahun. Menurut Washington Post, bahwa militer Israel menemukan dokumen berbahasa Arab setebal 59 halaman di Gaza.

Sejak tahun 2021, Hamas mengirim surat kepada Iran untuk meminta dana sebesar Rp 7,8 triliun guna melatih 12.000 pejuang Hamas dan menyediakan peralatan. Hamas juga memiliki 17.000 gambar satelit dan foto dari dalam wilayah Israel, dengan rencana menyerang gedung pencakar langit di Tel Aviv dalam aksi seperti 9/11.

Dokumen setebal 59 halaman tersebut hanya merupakan sebagian kecil dari ribuan catatan yang ditemukan oleh militer Israel. Pejabat keamanan Israel yang meninjau dokumen tersebut mengatakan: “Hamas bertekad untuk melenyapkan Israel dan Yahudi dari peta, serta berusaha melibatkan Iran dalam konflik langsung.”

Hamas Meminta 500 Juta dolar  dari Iran dan Mengancam “Menghancurkan Israel dalam 2 Tahun”

Pada tahun 2021, pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, menulis surat kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat tinggi Iran lainnya. Dalam surat tersebut, Sinwar mendesak Iran untuk memberikan dukungan finansial dan militer tambahan. Dia juga berjanji bahwa dengan dukungan Iran, mereka dapat menghancurkan Israel dalam waktu dua tahun. Namun, dalam surat tersebut, Sinwar tidak menyebutkan secara spesifik bagaimana caranya menghancurkan Israel.

Serangan di Beberapa Front: Target Gedung Pencakar Langit di Israel

Pada tahun 2022, sebuah dokumen ringkasan setebal 36 halaman merinci rencana serangan terhadap Israel dari berbagai front, dengan target mulai dari pusat komando militer hingga pusat perbelanjaan. Dokumen tersebut mencakup peta, foto, dan diagram yang menggambarkan metode pejuang Hamas menyerang target di Israel dan urutan kemungkinan serangannya.

Isi dari ringkasan ini berasal dari database besar yang mencakup lebih dari 17.000 foto, mulai dari citra satelit kota-kota Israel, pemandangan yang diambil oleh drone, hingga gambar yang beredar di media sosial. Beberapa di antaranya mencakup tata letak pangkalan udara dan fasilitas militer Israel, serta peta jalur penerbangan di Bandara Internasional Ben Gurion.

Salah satu rencana aksi adalah menargetkan landmark tertentu, yaitu menara tertinggi kedua di Israel, Moshe Aviv Tower yang memiliki 70 lantai, dan Azrieli Center. Disebutkan bahwa markas besar militer Israel berada di dekatnya, sehingga jika gedung pencakar langit tersebut runtuh, kemungkinan dapat menghancurkan fasilitas militer tersebut.

Namun, Hamas menganggap bahwa menggunakan sistem kereta api Israel sebagai target serangan tampak lebih realistis, seperti mengubah kereta menjadi bom bergerak yang akan meledak di kota terbesar Israel, atau mengubah kendaraan agar bisa berjalan di atas rel. Mereka juga mempertimbangkan untuk mengubah kapal nelayan menjadi kapal serangan cepat yang bisa mengangkut pejuang dan bahan peledak ke pelabuhan Israel. Selain itu, ada usulan lain yang mencakup menggunakan kereta kuda ala zaman kuno, di mana tiga orang menumpangi satu kereta: satu orang bertindak sebagai operator, dan dua lainnya menembak.

Iran dan Hamas Menolak Menanggapi Tuduhan

Menanggapi rumor terkait, perwakilan Iran di PBB tidak memberikan tanggapan langsung atas tuduhan tersebut, namun menuding Israel menyebarkan berita palsu. Anggota senior Hamas, Basem Naim, menolak memberikan komentar mengenai isi surat tersebut.(jhn/yn)

Israel dan Ukraina Bersatu Menghancurkan Gudang Senjata Rusia, Korut Mengirim Pasukan

Sorotan Berita Terkini 

Israel dan militer Ukraina bekerja sama menghancurkan gudang senjata Rusia; enam perwira militer Korea Utara tewas di Ukraina Timur, apakah Kim Jong-un  mengirim pasukan ke Ukraina? Israel  menyusun rencana untuk menyerang Iran, seorang komandan Pasukan Quds sedang diinterogasi dan kini dalam ICU; militer Israel melakukan pembersihan terhadap Hizbullah di Lebanon, menggunakan anjing militer dan buldoser secara bersamaan.

Israel dan Ukraina Bersatu Menghancurkan Gudang Senjata Rusia

Jika pemberian sistem peringatan dini anti-serangan udara oleh Israel kepada Ukraina beberapa hari lalu merupakan kolaborasi resmi pertama antara Israel dan Ukraina dalam perang Rusia-Ukraina, maka penghancuran ratusan drone Rusia oleh Ukraina pada Rabu merupakan hasil nyata dari kerja sama tersebut.

Menurut penulis, mungkin sekarang Putin menyesal karena beberapa hari  lalu mengecam Israel yang menyerang Lebanon dan mendukung Iran untuk menyerang Israel. Pada saat itu, dia mungkin berpikir seperti di PBB, di mana banyak negara mengkritik Israel hanya sebagai bentuk “politik yang benar.” Namun demikian, apa yang diucapkan dengan tidak serius, bisa diterima dengan serius oleh yang mendengar.

Bagaimanapun, Israel sudah terlibat dalam tujuh front pertempuran dengan tujuh negara, sehingga tidak takut menambah satu musuh lagi. Maka, agen intelijen Israel, Mossad, bekerja sama dengan Ukraina dan memberikan informasi rahasia, yang menyebabkan kerugian besar bagi militer Rusia kali ini.

Pada 8 Oktober malam, Ukraina meluncurkan rudal jelajah buatan sendiri, Neptunus, yang menyerang gudang senjata Rusia di Krasnodar, wilayah paling selatan Rusia. Gudang itu menyimpan banyak drone serang buatan Iran yang dikenal sebagai “Shahed” atau “Witness,” yang merupakan drone utama yang digunakan oleh Rusia untuk menyerang berbagai kota besar di Ukraina. Rudal Neptunus dari Ukraina berhasil menghantam gudang senjata dengan tepat, menyebabkan setidaknya 400 drone serang dan rudal hancur total. Ledakan beruntun memicu kebakaran besar yang membumbung tinggi.

Serangan udara Ukraina kali ini bisa dikatakan “tepat, akurat, dan mematikan.” Keempat ratus drone ini baru saja tiba dari Iran dan belum sempat digunakan, tetapi tiba-tiba hancur begitu saja. Separuh dari keberhasilan ini adalah berkat Israel. 

Mossad Israel berhasil mendapatkan informasi tentang pengiriman drone-drone Iran tersebut, dikarenakan tidak senang dengan pernyataan Putin, mereka membocorkan informasi ini kepada Ukraina. Akibatnya, terjadilah keberhasilan pertama yang diciptakan oleh kerja sama antara militer Israel dan Ukraina.

Militer Ukraina akhir-akhir ini tampaknya menargetkan serangan terhadap persenjataan asing yang dipasok ke Rusia. Hal ini jelas karena perang selama lebih dari dua tahun telah menguras persenjataan dan amunisi Rusia, sehingga mereka terpaksa bergantung pada bantuan luar negeri. Pada 9 Oktober, sebuah gudang amunisi besar di Bryansk, Rusia, sekitar 120 kilometer dari perbatasan Ukraina, diserang oleh drone Ukraina. Serangan itu memicu ledakan kedua di gudang amunisi yang menyimpan berbagai jenis amunisi yang dipasok oleh Korea Utara kepada militer Rusia.

6 Perwira Militer Korea Utara Tewas di Ukraina Timur, Apakah Kim Jong-un  Mengirim Pasukan ke Ukraina?

Sejak Kim Jong-un dan Putin menandatangani perjanjian kerja sama militer saat kunjungan Putin, Korea Utara mulai secara besar-besaran memasok amunisi yang sangat dibutuhkan oleh Rusia. 

Sekarang, bantuan tersebut telah berkembang menjadi pengiriman personel militer langsung ke medan perang, dan baru-baru ini dilaporkan bahwa perwira militer Korea Utara tewas di garis depan Ukraina Timur.

Surat kabar Ukraina Kyiv Post baru-baru ini melaporkan bahwa pada  3 Oktober, enam perwira militer Korea Utara tewas akibat serangan rudal Ukraina di wilayah yang dikuasai Rusia dekat Donetsk, Ukraina Timur. 

Serangan rudal tersebut menewaskan lebih dari 20 tentara Rusia, dan kebetulan enam perwira Korea Utara itu sedang berada di garis depan Ukraina Timur untuk mengamati situasi. 

Namun demikian, saat mereka sedang mengamati, mereka terkena serangan dan “dipanggil” untuk bertemu Jenderal Kim di alam baka, sementara tiga tentara Korea Utara lainnya terluka.

Yang lebih mengejutkan adalah, menurut laporan dari Yonhap News Agency, Menteri Pertahanan Korea Selatan, Kim Yong-hyun, mengungkapkan pada  8 Oktober bahwa Korea Utara kemungkinan telah mengirimkan pasukan reguler untuk mendukung Rusia di Ukraina. Dia juga mengonfirmasi bahwa laporan media asing baru-baru ini tentang ditemukannya jenazah tentara Korea Utara di Ukraina Timur kemungkinan besar benar. Tampaknya, perang Rusia-Ukraina mulai menarik lebih banyak negara untuk terlibat, mirip dengan perang di Timur Tengah saat ini, dan tanpa disadari, bahaya Perang Dunia Ketiga semakin dekat bagi umat manusia.

Israel Menetapkan Rencana Menyerang Iran

Di bumi ini, tampaknya perang tidak pernah berhenti. Oleh karena itu, bayang-bayang perang sering kali dilupakan seiring berjalannya waktu dan hilangnya generasi yang mengalami perang tersebut. Namun, saat perang Rusia-Ukraina belum berakhir, rakyat Ukraina telah mulai mengumpulkan bukti untuk mengingatkan orang-orang tentang apa yang telah terjadi. Di kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv, warga mengumpulkan dan menyimpan puing-puing rudal yang menghantam kota ini, sebagai bukti kejahatan perang sekaligus kenangan akan kekejaman perang.

Ketika negara-negara anggota Uni Eropa mendukung Ukraina dalam melawan invasi, ada satu anggota yang menonjol: Hongaria, terutama Perdana Menteri Viktor Orban, yang berulang kali menggunakan hak veto untuk menunda bantuan ke Ukraina. Mungkin negara-negara Eropa lainnya sudah tidak tahan lagi dengan Orban, sehingga pada 9 Oktober, dalam sidang Parlemen Eropa, terjadi pemandangan yang jarang terjadi. Seperti yang kita ketahui, negara-negara Uni Eropa memiliki Perjanjian Schengen yang memungkinkan orang untuk bepergian dengan bebas di antara negara-negara anggota.

Namun, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengecam Orban karena mengundang orang Rusia masuk ke Uni Eropa tanpa pemeriksaan keamanan dan membiarkan polisi Partai Komunis Tiongkok beroperasi di Hongaria, yang dianggap mengancam keamanan negara-negara Uni Eropa. Anggota Parlemen Eropa dari Jerman, Bernhard Kölmel, bahkan menyebut Orban sebagai boneka Rusia dan PKT.

Sebelumnya, militer Israel telah melakukan serangan di berbagai front. Menurut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Israel sedang berperang di tujuh front secara bersamaan. Namun, sebenarnya setiap operasi militer besar bukan hanya keputusan pribadi Netanyahu. Hari itu, dalam rapat kabinet Israel, mereka akan memutuskan bagaimana merespons Iran.

Iran  merasa cemas selama beberapa hari terakhir. Sementara itu, Israel terus dengan tenang melakukan pembersihan terhadap Hizbullah di Lebanon, sambil merayakan Tahun Baru Yahudi mereka. Kini, saat yang tepat bagi Iran untuk benar-benar khawatir. 

Pada 10 Oktober, kabinet Israel akan merilis rencana serangan terhadap Iran. Meskipun rinciannya tidak akan diumumkan, kemungkinan besar elemen-elemen penting dalam rencana ini tidak akan disampaikan kepada Presiden AS Joe Biden. 

Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant telah memberikan peringatan keras kepada Iran: “Serangan kami akan mematikan, sangat akurat, dan yang terpenting, tidak terduga! Orang-orang Iran tidak akan mengetahui apa yang terjadi atau bagaimana hal itu terjadi; mereka hanya akan melihat hasilnya.” Tokoh yang paling perlu khawatir mungkin adalah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, karena Israel telah membuat keputusan untuk menargetkan Khamenei.

Sebagai negara otoriter, informasi mengenai situasi di Iran jarang muncul ke publik. Namun, beberapa indikasi menunjukkan betapa tegangnya situasi di sana. Kita mengetahui bahwa Iran memiliki unit Pasukan Quds, yaitu pasukan khusus dari Pengawal Revolusi Islam Iran yang bertanggung jawab atas misi khusus di luar negeri. Komandan Pasukan Quds langsung bertanggung jawab kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Khamenei.

Namun, menurut laporan terbaru dari Sky News Arabia, pada 3 Oktober, komandan Pasukan Quds, Esmail Qaani, dilaporkan hilang di Lebanon. Awalnya, banyak yang mengira dia terbunuh dalam serangan udara Israel. Namun, ternyata dia dipanggil kembali ke Iran oleh Khamenei yang paranoid dan ditangkap sebagai mata-mata. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Qaani mengalami serangan jantung saat menjalani penyiksaan dan kini dirawat di ICU. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah komandan Pasukan Quds ini adalah mata-mata Mossad.

Selain itu, setelah serangan rudal Iran terhadap Israel, Iran dengan cepat menarik sekitar 50.000 personilnya dari wilayah sekitar Israel, termasuk Lebanon, Suriah, dan bahkan Irak. Tidak jelas apakah mereka takut dibasmi atau dibutuhkan untuk bertahan di dalam negeri. Namun demikian, tampaknya setelah menyerang Israel, Iran terlihat seperti burung yang ketakutan, sementara Israel tetap melanjutkan rencananya sesuai irama. Dalam 24 jam terakhir, pasukan Israel telah membom 185 sasaran Hizbullah di Lebanon dan menyerang 45 tempat persembunyian Hamas di Gaza.

IDF Membersihkan Hizbullah di Lebanon, Kerahkan Anjing Militer dan Buldozer 

Dalam perang darat di Lebanon, Israel menggunakan taktik maju yang menggabungkan buldozer anti peluru raksasa, kendaraan lapis baja, dan dukungan dari drone untuk menciptakan perlindungan multi-dimensi. Hal ini membuat para pejuang Hizbullah tidak memiliki tempat untuk bersembunyi dan sulit untuk melawan.

Saat memasuki markas Hizbullah di Lebanon selatan dan melakukan pembersihan dalam bangunan, Angkatan Pertahanan Israel (IDF) bahkan mengerahkan taktik anjing militer. Anjing-anjing ini dilengkapi dengan sistem pengenalan visual yang dapat mendeteksi keberadaan musuh dan memungkinkan IDF segera mengambil tindakan untuk menghabisi mereka. 

Pada 9 Oktober, Kepala Staf IDF menyatakan bahwa perlawanan Hizbullah di Lebanon terlihat tidak terorganisir dan kekurangan amunisi, hanya memberikan perlawanan sporadis. Operasi pembersihan IDF di Lebanon berjalan dengan baik. Anda sekarang mungkin dapat melihat bahwa Israel terlebih dahulu menargetkan serangan pada alat komunikasi seperti pager dan walkie-talkie para pemimpin Hizbullah, kemudian melakukan beberapa kali serangan udara untuk menghabisi para pemimpin mereka, semua ini untuk mengurangi korban dalam perang darat besar-besaran yang sedang berlangsung. 

Rangkaian strategi jangka panjang, serangan yang akurat, dan operasi berulang kali ini akan menjadi contoh klasik dalam peperangan modern dan kemungkinan akan diajarkan di sekolah-sekolah militer di seluruh dunia sebagai taktik yang harus dipelajari. (Hui)

AS Akan Menyediakan Sistem THAAD untuk Memperkuat Pertahanan Israel terhadap serangan Iran

EtIndonesia. Pada Minggu, 13 Oktober, Pentagon mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menyediakan sistem pertahanan rudal THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) untuk Israel, serta mengirimkan pasukan yang diperlukan untuk mengoperasikannya.

Menurut laporan Associated Press, juru bicara Pentagon, Mayor Jenderal Angkatan Udara Patrick Ryder, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, atas perintah Presiden Joe Biden, telah mengizinkan pengerahan sistem pertahanan THAAD ke Israel. Dia menambahkan bahwa setelah dua kali serangan rudal balistik Iran terhadap Israel pada bulan April dan Oktober, sistem ini akan memperkuat pertahanan udara Israel.

Israel diperkirakan sedang mempersiapkan respons militer terhadap serangan Iran pada 1 Oktober, ketika Iran meluncurkan sekitar 180 rudal ke Israel.

Biden menyatakan pada hari Minggu bahwa dia setuju untuk mengerahkan sistem THAAD untuk melindungi Israel. Pernyataan ini dibuat saat ia mengunjungi pangkalan udara MacDill di Tampa, setelah meninjau kerusakan akibat badai di Florida.

Ryder menyatakan bahwa pengerahan ini “menegaskan komitmen kuat Amerika Serikat untuk membela Israel dan melindungi warga Amerika di Israel dari serangan rudal balistik lebih lanjut oleh Iran.”

Belum jelas dari mana sistem THAAD ini akan dikirim, dan kapan akan tiba di Israel. Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Nadav Shoshani, menolak memberikan jadwal kedatangan, tetapi menyampaikan terima kasih atas dukungan AS.

Setelah serangan oleh Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, Amerika Serikat telah mengirimkan sistem THAAD dan lebih banyak baterai rudal Patriot ke Timur Tengah untuk melindungi pasukan AS di wilayah tersebut. Ryder juga menyebut bahwa AS telah mengirim sistem THAAD ke Israel pada 2019 untuk latihan.

Sistem THAAD akan melengkapi pertahanan udara Israel yang sudah sangat kuat, yang mencakup sistem independen untuk mencegat ancaman rudal jarak jauh, menengah, dan pendek. Sistem pertahanan rudal Patriot buatan AS, yang telah digunakan selama beberapa dekade di Israel, baru-baru ini telah pensiun.

Menurut laporan pada bulan April dari Layanan Penelitian Kongres AS, Angkatan Darat AS memiliki tujuh sistem THAAD. Setiap sistem THAAD biasanya terdiri dari enam peluncur yang dipasang di truk, 48 interceptor, serta peralatan radar dan komunikasi, yang dioperasikan oleh sekitar 95 tentara.

Sistem THAAD dianggap sebagai pelengkap bagi sistem Patriot, tetapi memiliki jangkauan perlindungan yang lebih luas. Sistem ini dapat menargetkan ancaman rudal balistik jarak pendek hingga menengah dalam radius 150 hingga 200 kilometer , baik di dalam maupun di luar atmosfer.

Sistem THAAD dikembangkan oleh Badan Pertahanan Rudal AS, tetapi dioperasikan oleh Angkatan Darat AS. Disebutkan bahwa dana untuk sistem kedelapan telah dialokasikan dan dipesan, serta diperkirakan akan siap digunakan pada tahun depan. (jhn/yn)

4 Waktu Terbaik Minum Kopi Hitam untuk Membantu Mengecilkan Perut Buncit

EtIndonesia. Minum kopi hitam di pagi hari, setelah makan siang atau sebelum olahraga membantu meningkatkan efektivitas penurunan berat badan dan mengurangi lemak perut.

Kopi hitam mengandung kalori yang rendah, hanya sekitar 21 kalori/cangkir, lebih sedikit dibandingkan beberapa buah, efektif mendukung penurunan berat badan. Kafein dalam kopi merupakan katalis pengurai lemak yang dapat mempercepat pembakaran lemak perut. Di bawah ini adalah waktu-waktu sebaiknya Anda minum kopi hitam untuk meningkatkan efektivitas pengurangan lemak berlebih.

  1. Pagi

Kafein pada kopi membantu tetap terjaga dan meningkatkan efisiensi kerja, sehingga minuman ini disarankan untuk digunakan di pagi hari. Minum secangkir kopi hitam setelah sarapan membantu mempercepat metabolisme, meningkatkan efisiensi pembakaran lemak berlebih.

  1. Sebelum berolahraga

Minum secangkir kopi hitam 30 – 40 menit sebelum berolahraga membantu mempercepat metabolisme lemak dan membakar lemak perut.

  1. Setelah makan siang

30 menit setelah makan siang, meminum secangkir kopi hitam membantu meningkatkan kecepatan pencernaan, mengurangi rasa perut kembung, dan mengencangkan pinggang.

  1. Selagi kopi masih panas

Dibandingkan kopi dingin, kopi panas membantu sirkulasi darah lebih cepat, mengonsumsi lebih banyak kalori, sehingga membantu menurunkan berat badan dan mengurangi lemak berlebih secara efektif. (yn)

Sumber: ngoisao.vnexpress

Berbagai Sektor di Tiongkok Lesu, Warga Mengeluh Kehidupan Semakin Sulit

oleh Li Yun, Xiong Bin, dan Wang Yanqiao.

Ekonomi Tiongkok terus melemah dengan berbagai sektor mengalami tekanan besar dan gelombang penutupan toko terus terjadi. Di tengah gelombang pengangguran, jumlah tunawisma di jalanan semakin bertambah.

“Ini adalah Jalan Emas Wanda di Huli, Xiamen. Pada awal tahun, saya merekam video di sini dan ada 50 toko yang tutup, sekarang ada 40 toko yang tutup. Saat ini seharusnya menjadi musim ramai untuk bisnis ritel, tetapi masih banyak toko di sepanjang jalan yang tutup,” kata seorang blogger wanita dari Xiamen, Fujian.

Warga Xiamen, Mr Li, mengatakan kepada NTD yang disiarkan Sabtu (12/10/2024) bahwa saat ini kondisi ekonomi memburuk, orang-orang tidak lagi berbelanja, dan gelombang penutupan toko terus terjadi.

“Sebelumnya, di jalan paling ramai seperti Zhongshan dan Jinshan, hampir semuanya toko kosong. Toko-toko ini bisa berganti pemilik tiga kali dalam setahun, dan setelah diambil alih, dalam dua atau tiga bulan tidak ada bisnis, kemudian berganti lagi,” ujarnya.

 Li juga mengatakan bahwa bahkan selama liburan “Golden Week”, bisnis tidak beroperasi.

“Tahun ini adalah yang paling sepi selama lebih dari 20 tahun dirinya di sana. Ia bekerja di sektor pariwisata, biasanya orang-orang sangat sibuk selama liburan ini, tapi tahun ini tidak ada bisnis. Orang-orang di sekitarnya, termasuk di lingkungan tempat tinggalnya, yang dulu suka bepergian, sekarang tidak lagi bepergian,” tambahnya.

 Li mengungkapkan bahwa banyak taksi di Xiamen juga berhenti beroperasi, dan orang-orang membeli sepeda motor listrik untuk menghemat biaya.

Pemilik toko di Dongguan, Guangdong, Mr Wang berkata: “Sekarang hampir tidak ada orang yang berbelanja. Kami terus beroperasi tanpa keuntungan, setiap hari bertahan dengan susah payah. Rasanya sangat menyedihkan dan mencemaskan. Selama dua tahun terakhir, ia tidak membeli sepotong pakaian pun. Bahkan di pasar, tidak banyak orang yang membeli sayuran.”

Dalam video terlihat jalanan kota yang sepi, seorang pedagang kaki lima mengalami kelelahan mental dan berteriak putus asa.

“Sekarang harga-harga naik, sayuran seperti daun bawang dan daging babi semuanya naik. Setiap kali membuka mata, yang terpikirkan adalah biaya sewa, air, dan listrik. Jika tidak bisa bertahan, pulang kampung pun bukanlah solusi, bertani saja tidak mencukupi biaya. Di pinggir jalan sekarang banyak tunawisma,” ujarnya.

Warga Shenyang, Mr Zhao berkata: “Di banyak kota besar seperti stasiun kereta dan alun-alun, sering kali ada banyak anak muda yang tidur di jalanan. Banyak orang merasa putus asa sampai tidak lagi memiliki harapan hidup.”

Dalam video terlihat di kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen, banyak anak muda yang tinggal di bawah jembatan, taman, dan stasiun. (Hui)

Wanita AS Mengaku Sebagai ‘Vampir Sungguhan’, ‘Memakan Energi Manusia’

EtIndonesia. Seorang wanita di Amerika Serikat mengaku sebagai “vampir sungguhan” dan telah memakan energi manusia.

Wanita yang diidentifikasi sebagai Hellen Schweizer ini telah mendapatkan julukan “Vampir Hellie” dan dikenal mengenakan jubah dan taring.

Wanita berusia 29 tahun ini mengaku “memakan energi manusia” dan memakan sosis berdarah dan kini menjadi sensasi viral.

Hellie mengatakan bahwa dia tidak menyukai cahaya matahari dan ketika dia berada di bawah sinar matahari, energinya terkuras dan dia merasa mual, mudah tersinggung, dan pusing.

Wanita yang berasal dari Ohio, Amerika Serikat ini mengatakan bahwa vampirisme menarik minatnya sejak usia dini, tetapi ketika dia beranjak dewasa, dia melakukan lebih banyak penelitian tentang hal itu dan mulai menjalani hidupnya seperti vampir.

Berbicara kepada The Mirror, Hellie berkata: “Saya tertarik pada vampir sejak kecil, tetapi karena saya tumbuh dalam keluarga yang religius, saya tidak tertarik.”

Dia membuat banyak video langsung, dan berbicara dengan suara pelan, di mana dia membuat video “apa yang akan kamu lakukan jika vampir ini memasuki rumahmu” sambil mengenakan kostum.

“Orang-orang suka saya berdandan, dan saya menyukainya – itu sangat bagus untuk bisnis. Itu benar-benar dimulai sebagai cosplay di TikTok untuk bersenang-senang, tetapi suatu hari saya melihat diri saya di cermin dan berpikir, ‘ini bukan kostumnya’. Ketika semua taring dan kostum terlepas – itu kostumnya. Jadi saya mulai menggali lebih dalam tentang apa itu vampirisme yang sebenarnya,” kata Hellie.

“Meskipun saya suka mengenakan taring, itu bukan arti sebenarnya dari menjadi vampir yang sebenarnya,” tambahnya.

“Bagi saya, saya menyerap energi. Bukan dalam artian menyedot energi dari ruangan, tetapi energi ada di mana-mana dan ada di setiap makhluk hidup, dan ada energi sekitar, yang hebat dan Anda dapat memanfaatkannya. Dalam artian spiritual, saya tidak memiliki cukup energi sendiri, jadi saya butuh sedikit bantuan dari teman-teman saya,” kata Hellie.(yn)

Sumber: wionews

Jenazah Pendaki Gunung Everest Ditemukan Setelah 100 Tahun

EtIndonesia. Sebuah tim dokumenter menemukan jenazah manusia di Gunung Everest yang tampaknya milik seorang pria yang hilang saat mencoba mendaki puncak tersebut 100 tahun lalu, majalah National Geographic melaporkan pada hari Jumat (11/10).

Perubahan iklim menipiskan salju dan es di sekitar Himalaya, semakin memperlihatkan jenazah pendaki gunung yang meninggal saat mengejar impian mereka untuk mendaki gunung tertinggi di dunia.

Pendaki Inggris Andrew Irvine hilang pada tahun 1924 bersama rekan pendaki George Mallory saat keduanya berusaha menjadi orang pertama yang mencapai puncak Everest, 8.848 meter di atas permukaan laut.

Jenazah Mallory ditemukan pada tahun 1999 tetapi petunjuk tentang nasib Irvine sulit dipahami sampai tim National Geographic menemukan sepatu bot, yang masih menutupi sisa-sisa kaki, di Gletser Rongbuk Tengah di puncak tersebut.

Setelah diperiksa lebih dekat, mereka menemukan kaus kaki dengan “label merah yang bertuliskan A.C. IRVINE”, demikian laporan majalah tersebut.

Penemuan tersebut dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai lokasi barang-barang pribadi tim dan dapat membantu memecahkan salah satu misteri pendakian gunung yang paling abadi: apakah Irvine dan Mallory pernah berhasil mencapai puncak.

Hal itu dapat mengukuhkan Irvine dan Mallory sebagai orang pertama yang berhasil mendaki puncak tersebut, hampir tiga dekade sebelum puncak pertama yang diakui saat ini pada tahun 1953 oleh pendaki Edmund Hillary dan Tenzing Norgay.

“Itu menceritakan keseluruhan kisah tentang apa yang mungkin terjadi,” kata keponakan buyut Irvine, Julie Summers, kepada National Geographic.

Anggota keluarga Irvine dilaporkan menawarkan untuk berbagi sampel DNA guna mengonfirmasi identitas jenazah tersebut.

Irvine berusia 22 tahun saat dia hilang. Dia, bersama Mallory, terakhir terlihat oleh salah satu anggota ekspedisi mereka pada sore hari tanggal 8 Juni 1924, setelah memulai pendakian terakhir mereka ke puncak pagi itu.

Irvine diyakini membawa kamera rompi — penemuannya dapat menulis ulang sejarah pendakian gunung.

Fotografer dan sutradara Jimmy Chin, yang merupakan bagian dari tim National Geographic, yakin penemuan itu “tentu saja mempersempit area pencarian” untuk kamera yang sulit ditemukan itu.

Lebih dari 300 orang telah tewas di gunung itu sejak ekspedisi dimulai pada tahun 1920-an.

Beberapa orang tersembunyi di balik salju atau tertelan jurang yang dalam.

Yang lainnya, masih mengenakan perlengkapan pendakian warna-warni, telah menjadi tengara dalam perjalanan menuju puncak dan dianugerahi julukan humor tiang gantungan, termasuk “Sepatu Bot Hijau” dan “Si Putri Tidur”.(yn)

Sumber: wionews

Pakar Kesehatan Membagikan Tes Sederhana di Rumah yang Dapat Memberi Tahu Apakah Anda Akan ‘Meninggal Lebih Awal’

EtIndonesia. Pakar kesehatan mengatakan ada tes sederhana di rumah yang dapat Anda lakukan untuk memberi petunjuk apakah Anda kemungkinan akan meninggal lebih awal.

Dengan tren seperti biohacking yang semakin populer dan perawatan baru yang sedang digarap untuk membantu kita hidup lebih lama, manusia selalu mencari cara untuk mengungkap rahasia umur panjang.

Jika Anda pernah merenungkan pertanyaan tentang berapa lama Anda akan hidup, pakar kesehatan telah mengungkapkan tes sederhana di rumah yang dapat memberi Anda gambaran kasar.

Pakar gizi dan pendiri firma kesehatan Nutrition World, Ed Jones, menjelaskan bahwa dia percaya tubuh kita perlu dirawat dengan cara sealami mungkin agar panjang umur dan sehat.

Berbicara dalam sebuah episode podcast Nutrition World-nya, dia mengungkapkan trik yang dipelajarinya dari seorang pakar di bidang umur panjang, dr. Peter Attia, yang dijuluki kekuatan kelompok.

Jones menjelaskan: “Jika Anda tidak dapat memegang dumbel seberat 3/4 dari berat tubuh Anda selama satu menit, Anda akan meninggal lebih awal daripada jika Anda lebih kuat. Itu mengalahkan kolesterol, itu mengalahkan semua tes darah.

“Berapa banyak profesional kesehatan yang menanyakan hal itu kepada Anda? Tidak ada, tidak ada.”

Jones menyarankan bahwa kekuatan tubuh kita adalah “penanda umum yang baik untuk bagaimana segala sesuatu akan melemah” seiring waktu.

“Semuanya,” Jones berpendapat. “Jantung Anda, setiap sistem tubuh Anda.

“Jika Anda dapat melakukan ini dengan beban yang tepat, semua hal lainnya akan lebih kuat. Tubuh yang lebih kuat dan tangguh menua lebih lambat dan lebih sedikit penyakit.”

Dia menambahkan bahwa melatih kekuatan kita secara keseluruhan adalah hal yang positif bagi kesehatan kita, dengan banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kekuatan otot yang tinggi adalah kunci untuk umur yang lebih panjang. (yn)

Sumber: indy100

Permintaan Menurun, Pemasok Kentang Utama McDonald’s, Lamb Weston Mengumumkan Penutupan Pabrik serta PHK

oleh Xue Fei/Yun Tao

Sebagai akibat penurunan permintaan di industri makanan cepat saji, pemasok kentang goreng terbesar di Amerika Serikat, Lamb Weston, mengumumkan akan menutup salah satu pabriknya di AS dan melakukan PHK secara global.

Lamb Weston adalah produsen kentang goreng terbesar di Amerika Utara dan merupakan pemasok utama untuk jaringan restoran cepat saji, restoran, serta toko grosir. Perusahaan ini berkantor pusat di Eagle, Idaho.

Lamb Weston baru-baru ini mengumumkan bahwa karena penurunan penjualan di industri makanan cepat saji Amerika Serikat dan menurunnya jumlah pelanggan restoran, mereka akan mengurangi produksi di Amerika Utara dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 4% dari tenaga kerja globalnya.

“Kami memperkirakan langkah-langkah ini akan membantu meningkatkan tingkat pemanfaatan pabrik dan mengurangi ketidakseimbangan penawaran dan permintaan di wilayah Amerika Utara,” kata Tom Werner, presiden dan CEO Lamb Weston, dalam panggilan konferensi keuangan pekan lalu.

Werner juga menyatakan bahwa perusahaan sedang mengambil langkah untuk mengurangi biaya operasional, termasuk pengurangan tenaga kerja dan penurunan pengeluaran modal.

Menurut laporan, penjualan bersih perusahaan pada kuartal pertama adalah 1,65 miliar dolar AS, turun 1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan di wilayah Amerika Utara mencapai 1,1 miliar dolar AS, turun 3% dari tahun sebelumnya. Namun, bisnis internasional perusahaan tumbuh 4%, mencapai 550,4 juta dolar AS.

Werner menjelaskan bahwa jumlah pelanggan restoran dan permintaan kentang beku tetap rendah dibandingkan dengan suplai, dan tren ini diperkirakan akan berlanjut sepanjang sisa tahun fiskal 2025.

McDonald’s adalah pelanggan terbesar Lamb Weston, menyumbang 14% dari penjualan perusahaan pada tahun fiskal 2024. Namun, penjualan McDonald’s di AS turun 0,7% pada kuartal kedua.

Menurut data dari Revenue Management Solutions (RMS), jumlah pelanggan restoran cepat saji turun 2,3% pada kuartal kedua 2024.

Dalam laporan Lamb Weston, diprediksi bahwa pada paruh pertama tahun fiskal 2025, jumlah pelanggan restoran global dan permintaan untuk produk kentang beku akan terus menurun karena kehilangan pangsa pasar dan inflasi harga menu, yang menyebabkan penurunan penjualan.

Dalam rencana restrukturisasi perusahaan, Lamb Weston menargetkan untuk menghemat biaya sebelum pajak sekitar 55 juta dolar AS dan mengurangi pengeluaran modal sebesar 100 juta dolar AS selama tahun fiskal 2025. (Hui)

Israel Bombardir Beirut, 22 Tewas dan 117 Terluka, Hizbullah Didesak Dibubarkan 

Pada 11 Oktober 2024, serangan Israel terhadap ibu kota Lebanon, Beirut menyebabkan jumlah korban terbesar sejak perang dimulai. Namun demikian, Hizbullah mengancam bahwa perang masih berada pada tahap awal

New Tang Dynasty TV

Pada 10 Oktober 2024 malam, Israel melakukan serangan udara di salah satu area pusat kota Beirut, ibu kota Lebanon.  Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, mengatakan bahwa pengeboman tersebut menyebabkan 22 orang tewas dan 117 orang terluka.

Ini adalah serangan terberat terhadap Lebanon sejak perang dimulai. Ini adalah pertama kalinya area yang dekat dengan kawasan kedutaan menjadi sasaran serangan udara.

Israel menekankan bahwa targetnya adalah anggota Hizbullah yang bersembunyi di wilayah tersebut.

Pada 11 Oktober, bagian selatan Lebanon juga diserang. Militer Israel melaporkan bahwa serangan udara menghancurkan perangkat peluncur roket Hizbullah dan infrastruktur terkait, serta menewaskan komandan rudal anti-tank Pasukan Khusus Radwan Hizbullah,  Araeb el Shoga.  

Pasukan perdamaian PBB mengajukan keluhan bahwa menara pengawas mereka padai Jumat (11 Oktober) terkena serangan udara Israel, yang menyebabkan dua orang terluka.

Masyarakat internasional  mendesak Lebanon agar dapat mengendalikan seluruh wilayahnya dan membubarkan semua kelompok bersenjata sipil, termasuk Hizbullah.

Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken, yang sedang menghadiri KTT ASEAN dan Asia Timur di Laos, pada  Jumat menyatakan kekhawatiran tentang kurangnya kendali penuh di Lebanon akibat tidak adanya presiden.

Menteri Luar Negeri AS, Blinken: “Israel memiliki hak yang jelas dan sangat sah untuk menuntut (keamanan). Orang-orang Lebanon juga memiliki keinginan yang sama. Kami percaya cara terbaik untuk mencapai tujuan ini adalah melalui pemahaman diplomatik.”

Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, pada  Jumat memberi isyarat bahwa Hizbullah mungkin akan menyetujui resolusi yang diadopsi PBB pada 2006 untuk menarik pasukan dari Lebanon Selatan.

Namun, Hizbullah segera merespons bahwa mereka tidak akan mundur dan mengancam bahwa serangan mereka ke Tel Aviv baru merupakan permulaan.

Iran, yang mana dianggap sebagai pendukung utama Hizbullah, pada Jumat memperingatkan negara-negara Timur Tengah agar tidak membantu Israel dan mengancam akan menghancurkan Israel.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang sedang melakukan kunjungan ke Turkmenistan, juga menyatakan dukungannya terhadap Iran. (Hui)

Saat TikTok Menghadapi Tekanan Regulasi dari Banyak Negara, Luncurkan PHK Ratusan Karyawan Secara Global

Zhao Fenghua

TikTok, versi luar negeri dari platform video pendek douyin milik perusahaan  China ByteDance pada Jumat (11/10/2024) mengatakan bahwa mereka mem-PHK ratusan orang di seluruh dunia, termasuk sejumlah besar karyawan di Malaysia, karena mereka akan menggunakan lebih banyak teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk peninjauan konten.

Menurut laporan Reuters, dua sumber yang mengetahui situasi tersebut mengungkapkan bahwa TikTok telah mengurangi lebih dari 700 posisi di Malaysia. Namun, TikTok kemudian mengklarifikasi bahwa jumlah karyawan yang terkena dampak di Malaysia kurang dari 500 orang.

Pada Rabu malam, sebagian besar karyawan yang terlibat dalam moderasi konten diberitahukan melalui email bahwa mereka akan dipecat. Sumber tersebut mengatakan bahwa informasi ini belum disahkan untuk dipublikasikan di media sehingga mereka meminta sumber anonim.

PHK besar-besaran oleh TikTok ini terjadi di tengah pengawasan yang semakin ketat dari pemerintah Malaysia terhadap perusahaan teknologi global. Sebagai bagian dari upaya memberantas kejahatan siber, pemerintah Malaysia mewajibkan operator media sosial untuk mengajukan izin operasional sebelum Januari tahun depan.

TikTok dalam tanggapannya kepada Reuters menyatakan bahwa PHK ini adalah bagian dari rencana lebih luas untuk meningkatkan sistem moderasi konten, yang akan mempengaruhi ratusan karyawan di seluruh dunia.

Berdasarkan informasi dari situs resmi ByteDance, perusahaan ini memiliki lebih dari 110.000 karyawan yang tersebar di lebih dari 200 kota di seluruh dunia. TikTok menggunakan kombinasi teknologi otomatis dan moderasi manusia untuk mengawasi konten di platformnya.

Salah satu sumber menyebutkan bahwa perusahaan teknologi ini juga berencana melakukan PHK lebih lanjut bulan depan untuk mengkonsolidasikan operasi bisnis di beberapa wilayah.

Seorang juru bicara TikTok dalam sebuah pernyataan mengatakan, “Kami akan melakukan perubahan ini sebagai bagian dari langkah untuk lebih memperkuat model pengelolaan konten global.”

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa saat ini 80% konten yang melanggar kebijakan dihapus melalui teknologi otomatis.

Awal tahun ini, laporan dari Malaysia menunjukkan peningkatan tajam dalam konten berbahaya di media sosial dan mendesak perusahaan seperti TikTok untuk memperketat pengawasan terhadap platform mereka.

TikTok sedang menghadapi tekanan regulasi dari berbagai negara. Minggu ini, TikTok digugat oleh 13 negara bagian di AS dan Washington, D.C  dengan tuduhan bahwa platform tersebut merusak kesehatan mental pengguna remaja dan mengumpulkan data pribadi mereka tanpa izin. Negara-negara bagian ini juga menuduh algoritma TikTok membuat kecanduan, menyebabkan remaja menjadi terikat pada platform tersebut.

Pada 24 April, Presiden AS Joe Biden menandatangani undang-undang yang mengharuskan TikTok untuk memisahkan diri dari perusahaan induknya di Tiongkok, ByteDance, dalam waktu setahun, atau aplikasi tersebut akan dilarang diunduh di AS. TikTok menentang keputusan tersebut dan  berupaya untuk membela diri di pengadilan. (Hui)