Xi Jinping Beranggapan Mendorong Pertumbuhan Konsumsi Lewat Pemberian Dana Kepada Rakyat adalah Pemborosan

oleh Lin Yan

Xi Jinping merasa takut memberikan uang secara langsung kepada rakyat Tiongkok untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. The Wall Street Journal mengutip sumber yang mengetahui masalah ini memberitakan bahwa, Xi Jinping beranggapan memberikan uang kepada rakyat demi mendongkrak pertumbuhan konsumsi adalah pemborosan, juga tidak sejalan dengan ideologi Partai Komunis Tiongkok.

PKT tidak ingin mendistribusikan kesejahteraan kepada masyarakat biasa dan terus mempertahankan sikap yang menolak perubahan kebijakan yang lebih mendorong masyarakat untuk membelanjakan dana simpanan mereka guna memperbaiki tingkat konsumsi. Memperluas layanan kesehatan dan memberikan tunjangan pengangguran.

“Dalam hal langkah-langkah khusus untuk memperluas permintaan, Beijing (sejauh ini) belum mengambil tindakan apa pun”, ujar mantan Direktur Bank Dunia untuk Tiongkok. “Ini terutama timbul dari keengganan ideologis. Xi Jinping telah berulang kali mengatakan bahwa Tiongkok tidak boleh membangun negara kesejahteraan yang bergaya Barat”.

Bert Hofman, Direktur East Asian Institute di National University of Singapore mengatakan kepada Wall Street Journal, bahwa manfaat tunai yang diterima keluarga Tiongkok dari sistem jaminan sosialnya hanya menyumbang 7% dari PDB Tiongkok. Tingkat ini cuma setara dengan sekitar sepertiga dari Amerika Serikat dan Uni Eropa.

“Lewati hari dengan mengencangkan ikat pinggang”. Xi tidak setuju dengan kebijakan kesejahteraan yang bergaya Barat

Wall Street Journal yang mengutip informasi dari sumber yang memahami masalah ini mengungkapkan, bahwa pejabat PKT sendirilah yang menjelaskan kepada organisasi multinasional mengenai mengapa pemerintah Tiongkok tidak memberikan subsidi kepada masyarakat seperti yang dilakukan oleh Amerika Serikat selama epidemi.

Pejabat Tiongkok juga menekankan perlunya menghindari defisit transaksi berjalan yang akan meningkatkan ketergantungan Tiongkok terhadap dunia luar. Sumber yang mengetahui permasalahan juga mengungkapkan, bahwa Beijing selanjutnya akan terus berfokus pada peningkatan investasi, dan untuk memiliki sumber pasokannya. Mereka mungkin tidak akan mengadopsi kebijakan stimulus atau kesejahteraan seperti yang diterapkan di AS dan Eropa.

Menurut penuturan sumber, para pejabat Tiongkok juga menceritakan kepada rekan-rekan multinasional mereka ihwal kehidupan Xi Jinping yang harus hidup menderita selama masa Revolusi Kebudayaan. Ketika itu Xi harus tinggal di gua dan menggali parit – dan hal itu yang membantu Xi membentuk sikap dan pandangannya tentang melewati kondisi sulit dengan mengencangkan tali ikat pinggang.

“Pesan yang disampaikan PKT adalah bahwa kesejahteraan sosial bergaya Barat hanya akan mendorong kemalasan”, kata sumber tersebut.

Di awal tahun 2016, Xi Jinping pernah mengungkapkan pandangannya tentang mendorong peningkatan konsumsi masyarakat.

Dalam pidatonya tak lama setelah meluncurkan reformasi untuk memperluas industri Tiongkok pada tahun itu, Xi mengatakan, bahwa Tiongkok seharusnya tidak memprioritaskan permintaan tetapi mengatasi masalah “kapasitas pasokan efektif yang tidak mencukupi”, dengan membangun lebih banyak pabrik dan industri agar tidak terlalu bergantung pada pembelian komoditas yang dipasok Barat.

Dalam pidato dan tulisannya, Xi juga memperingatkan, jika Beijing berbuat terlalu banyak untuk mendukung rumah tangga guna meningkatkan konsumsi, itu berisiko. Dalam sebuah artikel di media “Qiushi” pada tahun 2022, ia memperingatkan pemerintah daerah agar tidak melakukan “pengamanan berlebihan” yang dapat menjerumuskan negara ke dalam paham kesejahteraan (welfarism).

PKT berpendapat memberikan uang kepada BUMN lebih mudah dikendalikan ketimbang masyarakat

Chen Zhiwu, seorang profesor keuangan di Universitas Hong Kong mengatakan, para pembuat kebijakan di Beijing selama ini beranggapan bahwa mengalihkan sumber daya negara (dana) ke sektor negara akan lebih cepat dan dapat diandalkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ketimbang memberikannya kepada masyarakat.

Chen Zhiwu mengatakan, Beijing menganggap para konsumen itu lebih mudah berubah pikiran dan lebih sulit dikendalikan dibandingkan dengan perusahaan milik negara, dan bahkan ketika masyarakat mempunyai uang, mereka belum tentu mau berbelanja lebih banyak.

Belakangan ini, prospek perekonomian Tiongkok semakin suram. Aktivitas manufaktur menyusut, ekspor menurun, harga perumahan jatuh, indeks harga konsumen merosot ke tingkat deflasi, dan pengangguran kaum muda mencapai rekor tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut data Bank Dunia, konsumsi rumah tangga Tiongkok sejak tahun 2016 tetap sebesar 38% dari produk domestik bruto. Sementara rasio tersebut di Amerika adalah 68%.

Data Bank UBS menunjukkan, tahun 2022 rumah tangga Tiongkok menggunakan 33,5% dari pendapatan mereka untuk ditabung, naik dari 29,9% pada tahun 2019. Tingkat tabungan rumah tangga Tiongkok selalu termasuk yang tertinggi di dunia. Ini berarti tingkat konsumsi masyarakat menurun.

Artikel Xi Jinping pada media corong PKT “Qiu Shi” mengirimkan Sinyal

Pidato Xi Jinping yang dimuat pada media “Qiu Shi” pada 16 Agustus mengindikasikan bahwa Beijing sengaja menghindari langkah-langkah stimulus yang lebih bergaya Barat. Xi Jinping  mendesak semua pihak untuk “bersabar”, dan menekankan perlunya menghindari ikut-ikutan menggunakan model Barat untuk menggenjot pertumbuhan.

Xi Jinping yakin bahwa Beijing harus menerapkan disiplin fiskal yang ketat, terutama mengingat besarnya masalah utang Tiongkok.

Sumber yang akrab dengan pengambilan keputusan di Beijing mengatakan bahwa Xi dan timnya yakin mereka harus berhati-hati dalam menerapkan stimulus ekonomi agar tidak melemahkan upaya untuk membatasi utang dan mengekang spekulasi, terutama di bidang real estat.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa artikel Xi Jinping memang disengaja untuk dipublikasikan saat ini padahal pidato itu terjadi pada bulan Februari tahun ini.

Dengan mempublikasikan pidatonya, kata mereka, otoritas PKT bertujuan untuk melawan suara-suara di dalam dan luar negeri yang selama ini mendesak Beijing berbuat lebih banyak untuk membantu perekonomian, terutama paket fiskal yang menargetkan rumah tangga daripada program pemerintah.

Para ekonom dan orang-orang yang akrab dengan pemikiran Beijing mengatakan bahwa langkah-langkah ekonomi Beijing berikutnya adalah proyek yang memberikan peran sentral kepada pemerintah dalam mendorong pertumbuhan, yakni investasi di bidang infrastruktur, atau mengarahkan dana ke bidang-bidang seperti semikonduktor dan kecerdasan buatan atau industri tertentu lainnya yang dapat memajukan tujuan Partai Komunis Tiongkok.

Tentu saja, Beijing bahkan lebih kecil kemungkinannya untuk melakukan perubahan besar yang berorientasi pasar, atau beralih dari kontrol ekonomi terpusat yang sudah dijalankan selama bertahun-tahun.

Jurnal lainnya yang juga menjadi corong PKT Study Times menerbitkan artikel pada 16 Agustus yang secara khusus menentang distribusi uang tunai kepada konsumen.

“Meskipun langkah-langkah ini sampai batas tertentu dapat merangsang kenaikan konsumsi, tetapi terlalu mahal bagi kondisi Tiongkok”, tulis dalam publikasi tersebut.

Artikel tersebut juga menekankan manfaat dari model tarikan investasi jangka panjang, “investasi tidak hanya menghasilkan permintaan langsung, tetapi juga merupakan pendorong pertumbuhan yang nyata”, tulisnya.

Namun banyak ekonom khawatir bahwa untuk menghidupkan kembali perekonomian Tiongkok diperlukan lebih banyak upaya dari pemerintah.

Beberapa ekonom telah memperingatkan bahwa semakin lama Tiongkok menunggu, akan semakin besar risiko stagnasi sekuler, yang memungkinkan Tiongkok dari sumber pertumbuhan global yang dapat diandalkan menjadi Tiongkok yang menjadi risiko bagi perekonomian global.

Sejauh ini, program stimulus yang diterapkan Beijing hanya “kecil-kecilan” dan tidak terkonsentrasi, sehingga hasilnya pun tidak memuaskan. (sin)

Aku Memberi Kakak Iparku Rp 200 Juta Karena Selama 3 Tahun Telah Merawat Putriku, Saat Membuka Kaleng Susu Bubuk Aku Menemukan Catatan Tersembunyi, Aku Menangis Saat Membacanya

EtIndonesia. Lily dan Wang Kai adalah teman kuliah, keduanya mulai jatuh cinta saat kuliah, dan mereka mengenal baik keluarga keduanya.

Keluarga Wang Kai berada di desa pegunungan terpencil. Selain orangtuanya, ada juga seorang kakak laki-laki Wang Kang yang bekerja di lokasi konstruksi.

Dapat dikatakan bahwa pendidikan perguruan tinggi Wang Kai dibiayai oleh kakak laki-lakinya. Belakangan, kakak laki-lakinya, Wang Kang memiliki seorang anak segera setelah dia menikah, dan ipar perempuannya mengurus pekerjaan rumah dan mengurus anak-anak di rumah.

Awalnya, orangtua Lily tidak setuju dia menikah dengan Wang Kai. Mereka merasa kondisi keluarga Wang Kai terlalu miskin untuk membawa kebahagiaan bagi putrinya. Namun, Wang Kai tidak menyerah karena halangan orangtua Lily, dan meyakinkan orangtua Lily dengan ketulusan.

Setelah Lily dan Wang Kai menikah, mereka membuat pengaturan rinci untuk gaji mereka, kecuali uang yang dikirim ke orangtua Wang Kai, selain untuk menyewa rumah dan biaya kebutuhan sehari-hari sisa uang mereka tabung, dan berencana membeli rumah di masa depan.

Segera Lily hamil. Setelah putrinya lahir, beberapa bulan cuti hamil berlalu dalam sekejap mata. Lily harus kembali bekerja di perusahaan, tetapi kesehatan ibunya buruk sepanjang tahun, dan ayahnya tidak bisa merawat anaknya sendirian di rumah. Memikirkan dia harus bekerja, dan jika harus menyewa pengasuh, rencana untuk membeli rumah akan kandas.

Jadi, ketika Wang Kai menelepon kakak laki-lakinya, dia dengan gamblang menyebutkan masalahnya. Setelah itu, kakak iparnya menawarkan untuk mengasuh anak mereka, mengatakan bahwa anak-anaknya juga di taman kanak-kanak dan mereka tidak perlu mengurus semuanya. Biarkan kakek nenek mereka membantu menjemput mereka. Dengan cara ini, masalah anak pasangan muda Lily dan Wang Kai terpecahkan.

Kakak ipar sangat pandai merawat anak dan sangat berhati-hati, setelah anak-anak tertidur, ipar juga akan membantu membersihkan rumah dan memasak, sehingga Lily dan Wang Kai bisa bekerja dengan pikiran yang lebih tenang.

Tiga bulan kemudian, bosnya ingin mengirim Lily dan Wang Kai ke luar negeri selama beberapa tahun untuk meningkatkan pengalamannya. Kesempatan ini sangat jarang. Setelah kembali lagi, promosi dan kenaikan gaji adalah hal yang pasti, jadi dia setuju tanpa ragu.

Ketika mereka sampai di rumah dan memberi tahu ipar perempuannya, ipar perempuannya sangat mendukung, mengatakan bahwa akan baik bagi anak muda untuk memiliki lebih banyak pengalaman, dan mengatakan bahwa mereka akan merawat anak-anak dengan baik, agar mereka dapat pergi ke luar negeri dengan tenang.

Setelah tiba di luar negeri, Lily dan Wang Kai belajar sambil bekerja, dan mengirimkan biaya hidup kepada ipar perempuan mereka setiap bulan. Mereka hanya bisa meneleponnya untuk mendengarkan suara anaknya. Keduanya berharap untuk kembali melihat putri mereka sesegera mungkin.

Tiga tahun kemudian, Lily dan Wang Kai kembali ke perusahaan. Karena kinerjanya yang sangat baik, mereka diangkat sebagai supervisor dan manajer departemen masing-masing oleh kantor pusat, dan diberi cuti selama satu bulan.

Lily dan Wang Kai bergegas pulang setelah urusan perusahaan selesai. Melihat putri mereka gemuk dan sehat, pasangan muda itu langsung membungkuk kepada kakak iparnya, dan mengeluarkan kartu bank yang telah mereka siapkan sebelumnya dan berkata kepadanya: “Kakak ipar, Anda telah bekerja keras dalam 3 tahun tahun terakhir. Ini ada Rp 200 juta untuk kakak ipar. Ini adalah pemberian kecil dari Wang Kai dan saya. Terimalah. ”

Di bawah bujukan berulang dari Lily dan Wang Kai, ipar perempuan yang awalnya menolak pemberian itu, akhirnya mau menerima.

Keesokan harinya, Lily, suaminya dan kakak laki-lakinya bergegas kembali ke kampung halaman mertuanya untuk liburan.

Ibu mertua menggandeng tangan Lily dan menantu perempuan tertua dan menangis bahagia, keluarga itu akhirnya bersatu kembali setelah tiga tahun berpisah.

Sebulan kemudian, Lily dan suaminya kembali bekerja, kakak ipar mengemasi pakaian putrinya dan memasukkannya ke dalam tas, dan berulang kali menyuruh mereka untuk menjaga kebiasaan hidup anak itu dengan baik.

Setelah kembali ke rumah, Lily menidurkan putrinya dan mengemasi pakaiannya, bersiap membuat susu bubuk untuk putrinya.

Ketika dia membuka penutup susu bubuk, dia tercengang. Di dalamnya ada kartu bank yang dia berikan kepada kakak ipar perempuannya dan sebuah catatan yang berbunyi: “Adik Ipar, kakak telah menerima kiriman uang dari kalian setiap bulan, jadi uang ini tidak akan kami ambil. Kita adalah keluarga dan harus saling mendukung. Anak itu masih kecil dan masih banyak yang harus dibelanjakan, jadi uangnya simpan saja untuk kebutuhan di masa depan.”

Setelah membaca kata-kata di catatan itu, Lily menangis, dia mengerti bahwa kasih sayang keluarga tidak ternilai harganya, dan itu juga merupakan emosi yang terhubung dengan darah dan daging. Ini adalah emosi terindah di dunia, bukan begitu? (yn)

Sumber: uos.news

39 Firma Hukum Asing Mengurangi Bisnis di Tiongkok dalam 5 Tahun termasuk Latham & Watkins dan Dentons

oleh Wang Ziqi/Yi Ru/Chen Jianming

Versi baru Undang-Undang Anti-Spionase yang diterapkan Partai Komunis Tiongkok ditambah dengan resesi ekonomi dan memburuknya hubungan luar negeri semuanya menyebabkan firma hukum asing di Tiongkok tutup. Dalam lima tahun terakhir, 39 kantor firma hukum asing telah dikurangi di daratan Tiongkok, bahkan Latham & Watkins, salah satu firma hukum terbesar di dunia menutup kantornya di Shanghai yang telah beroperasi selama 20 tahun.

Media Jepang, Asian Nikkei baru-baru ini melaporkan bahwa Latham & Watkins, firma hukum internasional terbesar di dunia berdasarkan pendapatan, menutup kantornya di Shanghai pada tahun ini, menurut empat sumber. Firma hukum Ropes & Gray yang berbasis di Boston juga berencana memperkecil kantornya di Shanghai, kata tiga sumber lainnya.

Firma hukum Proskauer Rose yang berbasis di New York juga mengatakan pada  Juni bahwa mereka akan menutup kantornya di daratan Tiongkok.

Dentons, firma hukum internasional dengan pendapatan terbesar ketiga di dunia dan jumlah karyawan terbesar di Tiongkok, juga diam-diam melakukan divestasi bisnisnya di Tiongkok.

Dentons mengatakan kepada kliennya bahwa firma hukum China Dentons tidak lagi menjadi anggota karena “perubahan lingkungan peraturan” termasuk “hubungan Partai Komunis Tiongkok dengan privasi data, keamanan siber, kontrol modal dan persyaratan baru terkait tata kelola.”

Menurut sumber, Dentons tidak dapat secara bebas berbagi informasi dengan mitra Tiongkok dan non-Tiongkok, melakukan pemeriksaan konflik kepentingan dasar dan melakukan uji tuntas terhadap transaksi terkait Tiongkok.

Menurut data Kementerian Kehakiman Partai Komunis Tiongkok, per 14 Juni tahun ini, jumlah kantor firma hukum asing yang terdaftar di Tiongkok mengalami penurunan dari 244 pada  2017 menjadi 205.

Ekonom Amerika Serikat, DAVY J.Wong mengatakan: “Di bawah pengaruh perang dagang Tiongkok-AS dan epidemi selama tiga tahun, jumlah firma hukum menyusut sekitar 16%. Kami memperkirakan bisnis mereka akan menyusut 20% hingga 25% %.”

Dalam beberapa bulan terakhir, Partai Komunis Tiongkok melancarkan serangkaian penggerebekan terhadap perusahaan-perusahaan asing, termasuk perusahaan konsultan Barat Mintz Group dan Bain, yang telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh dunia.

Pada April lalu, Partai Komunis Tiongkok merevisi Undang-Undang Anti-Spionase, yang memperluas cakupan definisi spionase secara signifikan, yang semakin mengejutkan firma hukum asing ini.

Liang Shaohua, mantan Chief Compliance Officer di Continental Asset Management Company mengatakan : “Ketika standar hukum tidak jelas, lembaga penegak hukum dan pemerintah menjadi sewenang-wenang. Dalam proses menjalankan bisnis di Tiongkok, firma hukum asing harus memiliki akses ke sejumlah besar perusahaan. “Saya tidak punya banyak data, dan mereka perlu memberikan nasihat hukum, hal ini memerlukan penilaian implikasi hukum dan kebijakan. Memperoleh data itu sendiri dapat diklasifikasikan sebagai spionase oleh pemerintah Tiongkok dan sangat menakutkan.”

David J.Wong berkata : “Beijing mewajibkan semua data sensitif dan data sosial tentang Tiongkok tidak boleh dipublikasikan ke dunia luar. Namun demikian, firma hukum ini terkadang harus mengumpulkan berbagai ata dan  akan menimbulkan konflik.”

DAVY J.Wong mengatakan bahwa di masa lalu ketika firma hukum asing ini berbisnis di Tiongkok, mereka diperlakukan lebih dari sekedar di dalam negeri. Namun kini setelah Partai Komunis Tiongkok mengambil apa yang disebut sebagai keamanan nasional sebagai temanya, keadaan telah berubah. Di bawah Undang-Undang Anti-Spionase versi baru, sangat sulit bagi firma hukum asing ini beroperasi.

Davy J.Wong berkata : “Tahun ini dan tahun lalu, Komisi Regulasi Sekuritas AS mewajibkan saham konsep Tiongkok yang terdaftar di AS untuk melakukan penilaian risiko kebijakan, serta penilaian sosial dan ekonomi. Namun aneh jika tidak ditangani oleh ekonom, tetapi oleh pengacara. Untuk menangani bisnis ini, Beijing telah mencari firma hukum berkali-kali, berharap bahwa mereka tidak akan mengungkapkan situasi yang tidak kondusif bagi Tiongkok, sehingga firma hukum berada di bawah tekanan. Beberapa firma hukum tidak dapat menemukan keseimbangan.”

Meningkatnya ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhinya.

Menurut laporan “Nikkei, di wilayah Tiongkok, firma hukum Amerika sangat menonjol dalam membantu perusahaan-perusahaan Tiongkok mengakuisisi perusahaan-perusahaan Amerika, investasi Amerika di Tiongkok dan pencatatan di luar negeri. Namun di bidang-bidang ini, Tiongkok dan Amerika Serikat telah meningkatkan pengawasan peraturan. 

“Ketiga lapangan kerja tersebut sudah mati,” kata seorang pengacara Hong Kong yang berspesialisasi dalam investasi lintas batas.

Liang Shaohua berkata : “Secara ekonomi, saat ini tidak terlalu menguntungkan. Resesi ekonomi berskala besar, sangat jelas meningkatkan risiko hukumnya. Faktanya,  juga merupakan risiko politik. Dalam hal ini, menurut saya  mengurangi bisnisnya di Tiongkok. Ini adalah pilihan yang logis.”

Menurut peraturan PKT, firma hukum asing tidak diperbolehkan memberikan layanan hukum di Tiongkok. Oleh karena itu, sebagian besar dari mereka berfokus pada bisnis non-litigasi, seperti kepatuhan, pencatatan lintas batas negara, serta merger dan akuisisi. Kini mereka telah mengurangi bisnisnya di Tiongkok, Davy J Wong mengatakan bahwa hal ini tidak hanya akan berdampak pada perusahaan asing yang ingin masuk ke Tiongkok dan perlu mencari bantuan hukum, tetapi juga berdampak pada perusahaan Tiongkok yang pergi ke luar negeri untuk mencatatkan sahamnya. (Hui)

AS Segera Evakuasi Warganya, Ukraina Mengumumkan “Hantaman yang Memusnahkan”

Visi NTD

Apakah sesuatu yang besar akan terjadi di Belarusia? Kedutaan Besar AS di Belarus mengeluarkan pengumuman larut malam pada  21 Agustus yang mendesak kepada warga negara Amerika Serikat agar tidak melakukan perjalanan ke Belarus. Bahkan, otoritas AS meminta warga negaranya yang saat ini berada di Belarus untuk segera meninggalkan negara itu dan memasukkan Belarus ke dalam wilayah risiko tertinggi level 4. Misi AS di Belarus juga telah dirampingkan untuk menyediakan layanan darurat bagi warga AS. 

Kedutaan Besar AS memperingatkan agar tidak melakukan perjalanan ke Belarus karena “Pihak berwenang Belarusia terus membantu Rusia dalam serangannya terhadap Ukraina, membantu Rusia membangun pasukan di Belarus, menegakkan hukum setempat secara sewenang-wenang, kemungkinan kerusuhan sipil dan risiko penahanan, sehingga membatasi kemampuan Kedutaan Besar untuk membantu warga negara AS yang berada atau bepergian ke Belarus”.

Kedutaan juga menyarankan warga Amerika “untuk tidak memasuki Polandia melalui jalur darat dari Belarus” jika terjadi evakuasi darurat, namun mempertimbangkan  meninggalkan Belarus “melalui penyeberangan perbatasan lain antara Belarus dan Lithuania dan Latvia, atau melalui udara.”

Saat ini, hanya satu penyeberangan perbatasan antara Polandia dan Belarus yang dibuka, sedangkan Latvia memiliki dua perbatasan. Pekan lalu, Lithuania menutup dua dari enam penyeberangan perbatasannya untuk mencegahnya menjadi wilayah markas militer menjelang invasi Rusia.

Departemen Luar Negeri AS juga mengingatkan bahwa penyeberangan perbatasan antara Belarus dan Lithuania, Polandia, Latvia, dan Ukraina mungkin akan ditutup lebih lanjut atau mungkin ditutup tanpa pemberitahuan.

Berdasarkan informasi yang dikeluarkan Kedutaan Besar AS, dunia luar menilai situasinya mungkin sudah sangat tegang. Bahaya di Belarus antara lain: operasi militer, kerusuhan sipil, dan kemungkinan konflik antara Belarus dan Polandia. Karena intelijen AS adalah yang terkuat, sama seperti tidak ada yang percaya bahwa Rusia akan menginvasi Ukraina, CIA juga telah menangkap informasi rinci dan akurat tentang pengiriman militer Rusia.

Banyak netizen berdiskusi : “Wagner sepertinya sudah siap”, “Apakah Belarusia akan membuat masalah?”

Sehari sebelum Amerika Serikat mengeluarkan peringatan ini, duta besar Rusia untuk Belarus Boris Gryzlov mengatakan bahwa Rusia akan menganggap setiap serangan terhadap Belarus sebagai agresi terhadap Rusia dan akan menggunakan semua kekuatan militer untuk membalas. Menurut laporan Jaringan Satelit Rusia, kata-kata Gryzlov dengan jelas mengisyaratkan pilihan penggunaan senjata nuklir.

Pada Juni tahun ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa batch pertama amunisi nuklir telah dikirim ke Belarus. Namun, Presiden Belarusia Lukashenko berargumen pada saat itu, hanya untuk mengatasi potensi bahaya dan dia tidak bermaksud berperang dengan Amerika Serikat.

Namun kini, situasi perang menjadi semakin tidak menguntungkan bagi Rusia.

Awal bulan ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa militer Ukraina akan membalas api perang ke Rusia, dengan fokus menyerang sasaran militer Rusia dan “jantung simbolis nasional.”

Menurut statistik yang tidak lengkap, banyak pangkalan militer Rusia telah diserang baru-baru ini, termasuk: sebuah pabrik militer di Moskow diserang oleh drone hingga meledak dan terbakar. Pangkalan Angkatan Udara Soltsy-2 diserang oleh drone dan setidaknya sebuh pesawat Pengebom Tu-22M3 diserang dan meledak menjadi bola api, pangkalan udara Udara Militer Rusia di Shaykovka. 

Selain itu, situs-situs simbolis yang diserang oleh drone Ukraina meliputi: Pusat Pameran Kota Moskow, tempat diadakannya pameran teknologi militer dan kompleks perumahan “elit” Moskow yang dilindungi oleh sistem pertahanan udara “Pantsir”, yang diyakini tempat tinggal Putin. 

Pada 22 Agustus, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa akibat serangan pesawat tak berawak dari Ukraina, semua bandara Moskow “ditutup sementara” dan semua penerbangan masuk dan keluar ditunda.

Tapi ini hanyalah “pembuka”, militer Ukraina baru-baru ini merilis sebuah video di media sosial yang mengatakan bahwa tentara Ukraina akan melancarkan “serangan dahsyat” di ibu kota Rusia, Moskow, pada 24 Agustus, Hari Kemerdekaan Ukraina. Sebelumnya, tentara Ukraina akan melancarkan serangan terlebih dahulu ke wilayah Rusia dan wilayah yang diduduki militer. Untuk memastikan  Moskow mengalami “rusak parah”, lebih dari 100 drone akan dikirim sekaligus. Kabar ini niscaya akan membuat petinggi Rusia semakin tertekan.

Menurut kolom militer Tiongkok “Reference News”, Putin segera mengadakan “pertemuan rahasia” untuk mempersiapkan serangan udara di Ukraina. Di wilayah Rostov-on-Don, yang hanya berjarak 100 kilometer dari perbatasan Rusia-Ukraina, ia memanggil Kepala Staf Gerasimov, komandan berbagai departemen di garis depan, perwira senior dari berbagai angkatan bersenjata  dan mendengarkan laporan mereka serta membahas tindakan penanggulangan.

Tak hanya itu, belakangan ini Ukraina juga semakin mendapat dukungan internasional dan akan menerima 61 jet tempur F-16 dari Belanda dan Denmark. Juru bicara Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ihnat mengatakan bahwa F-16 akan memberikan superioritas udara yang sangat dibutuhkan tentara Ukraina untuk mendapatkan kembali wilayah yang hilang dan akan mengubah aturan main perang Rusia melawan Ukraina.

Jadi, di bawah tekanan yang sangat besar, akankah Rusia dan Belarus menaruh semua upaya mereka dalam satu keranjang dan menggunakan apa yang disebut kartu truf – senjata nuklir taktis? Dunia luar menaruh perhatian.

Fokus perhatian lainnya adalah: Apakah Wagner akan membuat masalah di Belarus? Akankah negara-negara seperti Polandia terpaksa terlibat konflik?

Setelah Putin mengerahkan senjata nuklir taktis di Belarus, Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki meminta Amerika Serikat juga dapat mengerahkan senjata nuklir di Polandia, dan meminta seluruh NATO untuk bergabung dengan “rencana pembagian senjata nuklir”.

Namun, tentara bayaran Wagner Rusia gagal dalam pemberontakan, diasingkan ke Belarus, dan melatih pasukan khusus Belarusia beberapa mil jauhnya dari perbatasan Belarus, yang semakin memperdalam kewaspadaan Polandia dan negara-negara lain.

Lituania, Latvia dan Estonia telah berulang kali meminta NATO untuk menambah pasukannya di negara-negara tersebut untuk menghadapi ancaman Wagner.   Polandia serta Latvia juga telah menambah pasukan mereka di perbatasan dengan Belarus.

Pada 1 Agustus, pemerintah Polandia menuduh bahwa helikopter bersenjata Belarusia telah terbang ke wilayah udara Polandia.  Pada 10 Agustus, Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Błaszczak menyatakan bahwa Polandia berencana  mengirimkan 10.000 tentara tambahan ke perbatasan Belarusia dan 4.000 di antaranya secara langsung mendukung perbatasan tersebut, 6.000 lainnya akan bertugas sebagai pasukan cadangan.

Menurut Kementerian Pertahanan Polandia, selain ekspansi militer skala besar dan pengadaan senjata dan peralatan canggih secara gencar, Polandia juga telah membangun parit sepanjang ribuan kilometer, 18 landasan udara, 20 posisi artileri dan 13 pertahanan udara dan anti-rudal. Bahkan, membangun 30 rumah sakit lapangan, menyimpan 150.000 ton amunisi, 800.000 ton bahan tempur lainnya, termasuk peralatan medis, aksesori senjata, bahan bakar militer, ransum lapangan, peralatan komunikasi militer dan lebih dari 6.000 rudal presisi tinggi, termasuk rudal anti-tank, rudal anti-pesawat, rudal permukaan-ke-permukaan, rudal jelajah yang diluncurkan dari udara. Langkah ini dipersiapkan untuk menghadapi perang yang akan terjadi  kapan saja.

Polandia dan Belarus masing-masing merupakan salah satu negara garis depan dalam perang Rusia-Ukraina antara Timur dan Barat. Belarusia mengizinkan tentara Rusia melewati wilayah negara tersebut. Wilayah ini digunakan sebagai salah satu jalur pergerakan tentara Rusia untuk menyerang Kiev dari utara serta menyediakan tempat bagi Rusia untuk menempatkan dan melakukan manuver pasukan mereka.

Polandia selalu menjadi tempat perlindungan penting bagi penentang Presiden Belarusia Lukashenko dan salah satu pendukung paling setia Ukraina. Sejak awal tahun ini, hubungan kedua negara terus memburuk, mungkinkah senjata akan meletus dan terjadi perang? Selain itu, Polandia adalah negara anggota NATO. Jika diserang, negara anggota lainnya juga akan membantu pertahanan secara bersama. Akankah perang semakin meluas di masa mendatang? Dunia luar mengawasi dengan cermat.

Beberapa analis juga mengatakan apakah Belarus ingin ikut serta dalam perang dan memperluas perang, kita dapat melihat tiga sinyal:

Pertama, apakah Uni Eropa akan menjatuhkan sanksi komprehensif lebih lanjut terhadap Belarus, yaitu menjatuhkan sanksi paling berat terhadap Belarus seperti Rusia;

Kedua, apakah Polandia, Lituania, dan Latvia akan menutup sepenuhnya penyeberangan perbatasan mereka dengan Belarusia;

Ketiga, apakah kedutaan besar AS di Belarus akan ditutup dan dipindahkan ke Polandia dan apakah kedutaan besar negara Uni Eropa lainnya di Belarus juga akan bertindak secara bersamaan.

Apakah Belarusia benar-benar terlibat dalam perang, belum diketahui, tetapi yang hampir pasti adalah bahwa Rusia tidak akan mampu mengatasi perang agresi ini dan tidak akan dapat bergerak lebih jauh. Apakah Partai Komunis Tiongkok (PKT), yang kekuatan militernya tidak sekuat Rusia, masih memikirkan penyatuan kembali Taiwan? (Hui)

Bocah 8 Tahun Menemukan Koin Perak Berusia 1.800 Tahun di Kotak Pasir Sekolah

EtIndonesia. Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun telah menemukan koin perak yang sangat langka saat bermain di kotak pasir, yang berasal dari sekitar 1.800 tahun sebelum ia dilahirkan.

Bocah laki-laki, yang diidentifikasi hanya dengan nama depannya, Bjarne, sedang bermain di kotak pasir di sekolah dasarnya di Jerman ketika dia menemukan penemuan yang luar biasa.

Dia bergegas pulang untuk menunjukkan harta karun itu kepada keluarganya di Bremen, sebuah kota di Jerman utara, setelah menemukannya pada Agustus 2022.

Orangtua Bjarne menghubungi pihak berwenang dan para arkeolog mengonfirmasi bahwa koin tersebut dicetak pada masa pemerintahan Kekaisaran Romawi.

Koin tersebut diidentifikasi sebagai dinar Romawi yang dicetak pada masa pemerintahan Kaisar Marcus Aurelius Antoninus, yang memegang takhta dari tahun 161 hingga 180 M, menurut pernyataan terjemahan yang dirilis pada 11 Agustus.

Koin yang sangat usang, dengan berat 2,4 gram, dicetak pada “masa kemunduran koin” ketika Kekaisaran Romawi menurunkan kandungan perak dalam mata uangnya sebagai akibat langsung dari inflasi, kata Uta Halle, arkeolog negara bagian.

Halle menyebut penemuan itu sebagai “sesuatu yang sangat istimewa”, karena ini adalah salah satu dari sedikit penemuan satu dinar di Bremen.

Bremen, tidak seperti banyak wilayah di Jerman, tidak pernah berada di bawah kekuasaan Romawi. Tempat ini dihuni oleh suku Chauci, suku Jermanik kuno yang sering berdagang dengan suku Romawi kuno, yang bisa menjelaskan bagaimana koin itu terkubur di dalam tanah, menurut The History Blog.

Bjarne tidak akan bisa menyimpan koin keberuntungan tersebut, karena temuan tersebut adalah milik negara, sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Peninggalan Bremen.

Meski begitu, para arkeolog negara bagian memujinya karena “kewaspadaan dan rasa ingin tahunya” dan berencana memberinya dua buku arkeologi sebagai hadiah, menurut pernyataan itu.

Halle mengatakan dia berharap dinar dapat ditempatkan di Museum Focke di Bremen, tempat dia mengepalai departemen prasejarah dan sejarah awal. (yn)

Sumber: nypost

Anak Berusia Sembilan Tahun Meminta Ayahnya Mengantarnya ke Bank untuk Menarik Seluruh Tabungannya, Tindakan Selanjutnya Membuat Orang-orang Menangis

EtIndonesia. Tumbuh dewasa juga berarti memahami realitas yang dihadapi, “bagaimana dunia berjalan”. Sayangnya, seiring bertambahnya usia dan semakin sadar, seseorang cenderung menjadi lebih dingin dan sinis. Pengalaman kita sendiri, “bekas luka emosional” yang kurang lebih kita semua bawa, merupakan guru kehidupan yang berat. Tapi tidak selalu seperti itu, bukan?

Karena sebagai seorang anak Anda memiliki kebaikan dan kepolosan yang sangat istimewa dalam diri Anda: Anda melihat segala sesuatu dengan mata yang berbeda, Anda hidup dengan hati Anda dan bukan dengan pikiran Anda. Buktinya adalah kisah mengharukan yang berfokus pada seorang pria yang sangat muda.

Namanya Nathan Simons, dia berumur sembilan tahun dan duduk di kelas empat. Usia yang sulit ketika masa kanak-kanak dan remaja, dengan segala perbedaannya, mulai saling terkait.

Seperti kebanyakan anak laki-laki, Nathan biasanya menghabiskan banyak waktunya di depan komputer: ia sering menonton video online untuk menghibur dirinya sendiri dan menemukan jawaban atas banyak hal yang membuatnya penasaran. Ayahnya tentu tidak senang dengan hal ini: dia lebih memilih anaknya menekuni aktivitas lain, seperti belajar.

Namun suatu hari, sebuah video mengubah sudut pandang Nathan dengan cara yang tidak pernah ia bayangkan. Sebuah klip telah sangat memukulnya.

Dia telah melihat beberapa selebritas internet menyumbangkan sejumlah besar uang kepada orang-orang yang kurang beruntung dan membutuhkan: para tunawisma.

Para influencer terkenal menyumbangkan uang dan barang ke tempat penampungan tunawisma di kota mereka.

Jadi anak berusia sembilan tahun itu berpikir sejenak, dan pada hari yang sama dia menoleh ke ayahnya. Dia memberitahunya bahwa dia ingin menarik semua uang, setiap sen, dari rekening tabungannya.

Ayahnya menanyakan alasan putranya, dan ketika mengetahuinya, dia tidak langsung setuju. Kemudian dia berpikir dalam hati: “Contoh apa yang akan kuberikan pada putraku jika aku mencegahnya bersikap tidak mementingkan diri sendiri?”

Akhirnya dia menemani putranya ke bank terdekat dan membantunya menarik uang. Kemudian bersama-sama mereka menghubungi beberapa tempat penampungan tunawisma setempat dan membuat daftar perbekalan penting yang akan mereka sediakan. Mereka segera pergi ke supermarket untuk berbelanja kebutuhan para tunawisma!

Nathan kecil membayar semua bahan makanan dan produk “dari sakunya” dan akhirnya ayah dan anak pergi ke tempat penampungan tunawisma yang dihubungi untuk mendistribusikan “barang” tersebut kepada mereka yang membutuhkan.

Apa pendapat Anda tentang cerita yang luar biasa ini?(yn)

Sumber: stimmung

Keluarga Ditemukan Berjalan dengan Empat Kaki ‘Bisa Jadi Merupakan Mata Rantai yang Hilang Antara Manusia dan Kera’

EtIndonesia. Keluarga Ulas di pedesaan Turki mengejutkan dunia ketika terungkap bahwa mereka berjalan dengan empat kaki (merangkak), dan para ilmuwan bingung bagaimana cara mereka masuk ke dalam teori evolusi manusia.

Sebuah keluarga di Turki yang berjalan dengan empat kaki tampaknya menentang semua yang selama ini kita ketahui tentang evolusi manusia.

Beberapa anggota keluarga Ulas mempunyai gaya berjalan dengan empat kaki yang belum pernah dilaporkan pada manusia modern dewasa sebelum penemuan mereka.

Penemuan ini pertama kali didokumentasikan dalam makalah ilmiah sebelum film dokumenter BBC berjudul “The Family That Walks on All Fours” dirilis pada tahun 2006. Penemuan ini membuat para ilmuwan benar-benar bingung.

Profesor Nicholas Humphrey, seorang psikolog evolusioner dari London School of Economics, menemukan enam dari 18 anak dalam keluarga tersebut dilahirkan dengan sifat luar biasa tersebut. Salah satu dari enam orang tersebut telah meninggal.

“Saya tidak pernah menduga bahwa bahkan di bawah fantasi ilmiah yang paling luar biasa sekalipun, manusia modern bisa kembali ke kondisi hewan,” katanya dalam film dokumenter 60 Minutes Australia.

“Hal yang membedakan kita dari dunia hewan lainnya adalah kenyataan bahwa kita adalah spesies yang berjalan dengan dua kaki dan terbang tinggi di udara… tentu saja bahasa dan hal-hal lain juga, tapi ini sangat penting bagi perasaan kita bahwa kita berbeda dari orang lain di dunia hewan. Orang-orang ini melewati batas itu.”

Film dokumenter 60 Minutes Australia menggambarkan keluarga tersebut sebagai “mata rantai yang hilang antara manusia dan kera”, dan mengatakan bahwa mereka “memiliki arti yang tak terhingga bagi kita semua” dan “seharusnya tidak ada”.

Para ilmuwan Turki yang menerbitkan makalah pertama percaya bahwa suatu bentuk “devolusi” telah terjadi, sebuah masalah genetik yang entah bagaimana memutar ulang tiga juta tahun evolusi.

Namun, Prof. Humphreys mengatakan kepada film dokumenter BBC bahwa deskripsi ini “sangat menghina” dan “tidak bertanggung jawab secara ilmiah”.

Otak anak-anak yang terkena dampak ditemukan memiliki otak kecil yang menyusut. Namun, manusia lain dengan kondisi ini masih berjalan dengan dua kaki.

Para ilmuwan di Universitas Liverpool menemukan kerangka mereka lebih mirip kera dibandingkan manusia.

Namun, penting juga untuk dicatat bahwa mereka tidak berjalan dengan buku jarinya seperti kera, melainkan dengan tangan rata.

Prof Humphrey mengatakan kepada BBC: “Saya pikir mungkin saja apa yang kita lihat dalam keluarga ini adalah sesuatu yang berhubungan dengan masa ketika kita tidak berjalan seperti simpanse tetapi merupakan sebuah langkah penting antara turun dari pohon dan menjadi sepenuhnya bipedal.”

Prof. Humphrey juga berpendapat bahwa kurangnya dorongan yang diberikan kepada anak-anak untuk mulai berdiri setelah usia sembilan bulan dapat berdampak pada perkembangan mereka.

Anak-anak tersebut akhirnya harus ditangani oleh fisioterapis dan diberikan peralatan untuk membantu mereka berjalan dengan dua kaki. Ketika Prof. Humphrey kembali pada kunjungan kedua ke Turki, mereka mencapai kemajuan yang signifikan.(yn)

Sumber: dailystar

Bersatu Untuk Perdamaian Dunia dan Mendukung Partisipasi Taiwan di PBB

oleh : Jaushieh Joseph Wu, Menteri Luar Negeri Republic of China (Taiwan)

Invasi Rusia ke Ukraina adalah pengingat betapa otoriter tidak terlalu peduli dengan kematian dan kehancuran.  Perang tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan prinsip penyelesaian sengketa internasional secara damai sebagaimana dicantumkan dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Piagam PBB ini telah membantu menjaga tatanan internasional berdasarkan aturan dan menjaga dunia yang relatif damai sejak akhir Perang Dingin (1991). 

Dampak perang terhadap kemanusiaan dan ekonomi juga menunjukkan bahwa di dunia yang terglobalisasi, krisis tidak dapat diatasi dalam batasan satu negara.  Oleh karena itu, mencegah ancaman serupa terhadap keamanan global yang bisa terjadi di tempat lain menjadi hal yang sangat penting. 

Taiwan, negara demokrasi yang berpenduduk lebih dari 23 juta orang, dan saya bangga mewakilinya, terus menghadapi tantangan besar yang ditimbulkan oleh Tiongkok.

Sejak pertengahan abad ke-20, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) telah berjanji untuk mengambil alih Taiwan dan menolak untuk tidak menggunaan kekerasan, meskipun belum pernah memerintah Taiwan.  

Selama beberapa dekade, masyarakat Taiwan tetap tenang dalam menjaga status quo perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Namun, seiring dengan semakin kuatnya kekuatan ekonomi dan militer Tiongkok, negara ini menjadi semakin agresif dalam mengerahkan kekuatan militernya untuk mengintimidasi Taiwan, sehingga mengancam cara hidup demokrasi kita. Tindakan ini termasuk mengirimkan pesawat tempur dan kapal melintasi garis tengah Selat Taiwan dan melanggar zona identifikasi pertahanan udara kami. Tiongkok juga telah mengintensifkan taktik zona abu-abu, seperti disinformasi dan pemaksaan ekonomi, dalam upaya melemahkan semangat kita untuk melawan.

Ekspansionisme RRT tidak berhenti hanya di Taiwan. Penggunaan aktivitas zona abu-abu oleh Tiongkok di Laut Cina Timur dan Laut China Selatan dirancang untuk memperluas kekuasaannya dan memperkuat klaim teritorialnya yang bersifat agresif.  

Selain menandatangani perjanjian keamanan dengan Kepulauan Solomon di Pasifik Selatan, RRT telah mengamankan pelabuhan untuk penggunaan militer masa depan di Samudra Hindia.  Semua manuver ini menimbulkan kekhawatiran besar bahwa perdamaian akan semakin sulit dipertahankan.

Memastikan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan adalah kepentingan terbaik bagi semua orang.  Separuh dari lalu lintas peti kemas komersial dunia melewati Selat Taiwan setiap hari.  Sementara itu, Taiwan memproduksi sebagian besar semikonduktor dunia dan memainkan peran penting dalam rantai pasokan global.  Konflik apa pun di kawasan ini akan menimbulkan dampak buruk bagi perekonomian global.

Dalam beberapa tahun terakhir, forum bilateral dan multilateral telah berulang kali menekankan bahwa perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sangat diperlukan untuk keamanan global.  Meskipun kita semua sepakat bahwa perang harus dihindari, cara terbaik untuk melakukan hal tersebut memerlukan toleransi, dialog, dan yang paling penting adalah persatuan.

PBB tetap menjadi platform terbaik untuk wacana global.  Para pejabat PBB sering kali berbicara tentang solusi bersama, solidaritas, dan toleransi dalam mengatasi masalah-masalah mendesak di zaman sekarang ini.  Taiwan sangat bersedia dan mampu mengambil bagian dalam upaya ini.

Namun, Taiwan terus dikeluarkan dari PBB karena distorsi yang dilakukan oleh Tiongkok terhadap Resolusi Majelis Umum PBB 2758. Resolusi ini tidak menyatakan bahwa Taiwan adalah bagian dari RRT dan juga tidak memberikan hak kepada RRT untuk mewakili rakyat Taiwan di PBB dan lembaga khusus lainnya dari PBB.  

Faktanya, resolusi tersebut hanya menentukan siapa yang mewakili negara Tiongkok, dan hal ini diakui oleh komunitas internasional serta Tiongkok sendiri setelah pemungutan suara pada tahun 1971. Representasi yang keliru terhadap Resolusi 2758 bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar yang dijunjung oleh Piagam PBB, sehingga hal ini harus diperbaiki. 

Sidang Majelis Umum PBB ke-78, yang akan mengangkat tema “Membangun Kembali Kepercayaan Dan Menyalakan Kembali Solidaritas Global,” merupakan pertemuan yang tepat mengingat sejumlah tantangan global yang semakin luas.  Misalnya, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) PBB dirancang sebagai cetak biru bersama untuk perdamaian dan kemakmuran.  Namun, laporan kemajuan SDGs terbaru menunjukkan bahwa hanya 12 persen dari target tujuan pembangunan tersebut yang berjalan sesuai rencana.

Meskipun tidak ada jawaban yang mudah, langkah pertama adalah dialog. Sebagai institusi yang benar-benar global, PBB dapat berperan sebagai pendukung kemajuan. Kami menyerukan kepada PBB untuk menjunjung tinggi prinsipnya agar tidak meninggalkan siapa pun dengan mengizinkan Taiwan berpartisipasi dalam organisasi global ini, dan tidak mengecualikan Taiwan dari diskusi mengenai isu-isu yang memerlukan kerja sama global.  

Langkah awal yang baik adalah mengizinkan individu dan jurnalis Taiwan untuk menghadiri atau meliput pertemuan terkait, serta memastikan partisipasi Taiwan dalam pertemuan dan mekanisme terkait SDGs.

Keberanian dan ketangguhan Ukraina yang luar biasa telah menginspirasi negara-negara di seluruh dunia.  Perang di sana telah membentuk rasa kebersamaan baru di dunia.  Persatuan sangat penting untuk melawan agresi Rusia dan untuk melestarikan nilai-nilai universal, seperti hak asasi manusia dan perdamaian global secara lebih luas.

Sangat penting untuk menyadarkan Tiongkok dan negara otoriter lainnya bahwa mereka harus bertanggung jawab, dan mendesak mereka untuk menyelesaikan perbedaan melalui cara damai. Mengizinkan Taiwan untuk berpartisipasi secara berarti dalam sistem PBB akan bermanfaat bagi upaya dunia dalam mengatasi masalah-masalah global yang mendesak.  Hal ini juga menunjukkan tekad PBB untuk bersatu demi perdamaian global pada saat kritis ketika masa depan dunia dipertaruhkan.

Kita akan lebih kuat bila berjalan dan bekerja bersama-sama. Sekaranglah waktunya untuk bertindak berdasarkan prinsip dasar ini dengan melibatkan Taiwan. (***)

Anjing Liar dengan Perut yang Besar Minta Tolong

Erabaru.net. Saat hujan, seorang netizen bertemu dengan seekor anjing di pinggir jalan. Anjing itu terlihat seperti anjing liar, tetapi perut anjing itu sangat besar. Bukan karena anjing itu hamil, tetapi anjing itu sedang sakit.

Ketika anjing itu melihat orang, dia masih sedikit ketakutan. Dia tidak berani melangkah maju, dan pergi dengan ekornya terselip. Itu membuat orang merasa sangat tertekan.

Mungkin anjing itu telah ditinggalkan oleh pemiliknya setelah sakit. Melihat dia mengenakan kerah di lehernya dan seluruh tubuhnya yang kotor, dia pasti sudah lama berkeliaran di jalan.

Perut anjing itu sangat besar, dan bahkan mempengaruhi jalannya. Jika tidak diselamatkan tepat waktu, mungkin nyawanya terancam, bahkan mungkin tidak bisa untuk melanjutkan hidupnya.

Setelah gambar itu diunggah ke Internet, seorang netizen meninggalkan pesan yang mengatakan: “Anjing ini pasti memiliki asites di perutnya. Saya harap orang baik dapat membawanya untuk berobat. Jika tidak, anjing itu tidak akan bisa menyelesaikannya sendiri, dan umurnya tidak akan lama.”

Untungnya, orang yang berniat baik memutuskan untuk membawa anjing itu untuk diobati.

Mereka mencoba mendekati anjing itu perlahan-lahan dan berusaha mendapatkan kepercayaan anjing itu, sehingga mereka punya kesempatan untuk menyelamatkan anjing itu. Sepertinya anjing itu sejenir s Labrador.

Saya percaya bahwa dengan bantuan orang-orang yang baik hati, anjing itu akan pulih dengan cepat. (yn)

Sumber: bignews365

“Konsumsi Berlawanan” Menjadi Tren Kehidupan Pemuda Tiongkok, Analis : Cari Uang Terlalu Sulit

oleh Zhao Fenghua, Zhang Danxia dan Liu Fang 

Saat ini, perekonomian Tiongkok sedang menurun. Meskipun pihak berwenang terus menerapkan langkah-langkah untuk merangsang pertumbuhan konsumsi masyarakat, tetapi masalah pokok yakni tidak adanya lapangan kerja, memaksa kaum muda untuk memilih hidup dengan cara sedapat mungkin menghemat pengeluaran. Istilah “konsumsi berlawanan” atau satu cara konsumsi yang bertentangan dengan konsep konsumsi tradisional, kini menjadi populer khususnya di kalangan anak-anak muda Tiongkok. Analis percaya, bahwa dengan melonjaknya tingkat pengangguran, terlalu sulit bagi kaum muda untuk mendapatkan uang sehingga mereka terpaksa harus hidup dengan menghemat pengeluaran.

Baru-baru ini, “konsumsi berlawanan” telah menjadi kata kunci di Tiongkok. Anak-anak muda yang menekuni fashion di masa lalu, kini populer untuk membeli barang-barang diskon dan bekas, menggunakan layanan berbagi untuk menyewa daripada membeli, mengurangi makan atau bahkan tidak jajan. Pokoknya hidup hemat.

Yu Luowen, seorang kritikus mengatakan : “Fenomena ini mencerminkan suatu keadaan di mana tingkat pengangguran terlalu tinggi. Jadi, otoritas hanya menekankan sisi konsumsi, sebaliknya dalam hal upah, sulit diperoleh karena kehilangan pekerjaan, tidak punya gaji, atau gaji diturunkan, sehingga daya beli menurun, tidak sejalan dengan otoritas yang hanya berkoar agar masyarakat membelanjakan uangnya. Bagaimana belanja jika tidak punya uang di tangan ? Jadi ini adalah pernyataan dari otoritas PKT yang tidak masuk akal.”

Yu Luowen mengatakan bahwa di balik fenomena ini terdapat protes yang berlangsung diam-diam, yang membuat masyarakat merasa sedih, atau mendorong generasi muda untuk melakukan refleksi.

“Mengenai sepinya pasar Tiongkok, banyak pabrik dan toko tutup. Dalam situasi ini, otoritas PKT benar-benar tidak memiliki solusi untuk mengatasi. Tentu saja, jika Anda membiarkan mereka kehilangan pekerjaan, maka mereka akan berpikir siapa yang menyebabkan situasi ini terjadi ? Apa orang Jepang ? Orang Jepang yang membuat saya jadi pengangguran ? Jadi kalau bukan orang Jepang lalu siapa ? Saat itu, orang akan berpikir : Agar dapat hidup lebih baik, kita harus mengejar demokrasi dan kebebasan, dan siapa pun yang berusaha menghalanginya harus ditumbangkan. Ketika semua orang telah menjadi semakin rasional, situasi ini bisa berubah,” kata Yu Luowen.

Zhang Dandan, seorang profesor di Sekolah Pembangunan Nasional, Universitas Peking, pernah menerbitkan sebuah artikel yang menyebutkan, bahwa pada  Maret tahun ini, tingkat pengangguran sebenarnya yang terjadi di kalangan pemuda Tiongkok telah mencapai 46,5%. Lantaran terlalu tingginya angka pengangguran, otoritas PKT mengumumkan bahwa mulai bulan Agustus tahun ini, mereka tidak akan merilis angka pengangguran kaum muda.

Seorang pemudi asal Kunming bernama Wen Jing mengatakan bahwa anak-anak muda yang tinggal di sekitarnya mendapat pekerjaan yang gajinya rendah, umumnya mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga lebih memilih “Tang Ping” ketimbang kerja keras.

“Lingkungan secara umumlah yang menyebabkan situasi ini terjadi. Setiap orang tidak punya uang. Seperti dalam benak kebanyakan orang ‘Toh saya tidak bisa berbuat banyak’, jadi saya juga memilih tidak melakukan apa pun, tidak bekerja keras, dan tidak usah menikah berkeluarga. Lagi pula, kalau pun bekerja keras, juga tidak bisa menghasilkan uang. Terus terang, lebih baik ‘Tang Ping’. Lagi pula, tingkat gaji di sini Kota Kunming, seperti beberapa mantan kolega dan teman, hanya berkisar di RMB. 3.000 atau 4.000,- sebulan, yang pada dasarnya tidak cukup untuk hidup sebulan. Gaji habis untuk biaya sewa rumah, makan, atau sesekali berkumpul dengan teman,” kata Wen Jing. (sin)

Ini Cara Naik LRT Jabodebek yang Menyediakan 434 Perjalanan

Operasional LRT Jabodebek Terdapat 2 line perjalanan yaitu Line Cibubur dan Line Bekasi 

ETIndonesia- LRT Jabodebek resmi beroperasi. Kehadiran LRT Jabodebek diharapkan dapat menjadi salah satu solusi kemacetan di Jakarta dan sekitarnya. Nantinya akan terdapat 434 perjalanan LRT Jabodebek yang siap melayani penumpang setiap hari. Dimana kapasitas satu rangkaian LRT Jabodebek dapat menampung hingga 1.308 penumpang.

Total ada sebanyak 31 trainset (rangkaian kereta) akan disiapkan, dengan rincian guna keperluan operasional terdapat 27 trainset (rangkaian kereta), serta sebanyak 4 trainset (rangkaian kereta) akan digunakan sebagai cadangan. Setiap trainset (rangkaian kereta) LRT Jabodebek terdiri atas 6 kereta.

LRT Jabodebek melayani masyarakat di 18 stasiun yang menghubungkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Stasiun-stasiun tersebut adalah Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, Cawang, TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, Harjamukti, Halim, Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II, Bekasi Barat, dan Jati Mulya.

““Nantinya pada saat beroperasi penuh, waktu operasional LRT Jabodebek akan dimulai pukul 05.00 WIB hingga 23.30 WIB, dengan terdapat 2 line perjalanan yaitu Line Cibubur yang melewati Stasiun Dukuh Atas – Cawang – Stasiun Harjamukti/pp  dan Line Bekasi yang melewati Stasiun Dukuh Atas – Cawang – Halim – Stasiun Jatimulya/pp,“ jelas EVP of Corporate Secretary KAI – Raden Agus Dwinanto Budiadji dalam siaran persnya. 

Masyarakat dapat menggunakan LRT Jabodebek dengan mudah, dengan pembayaran menggunakan sistem cashless seperti menggunakan Kartu Uang Elektronik Perbankan (BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, BCA, dan Bank DKI Jakarta), KMT KAI Commuter, Scan Qris Link Aja dan KAI PAY.

LRT Jabodebek (Dok PT KAI)

Agus Dwinanto menambahkan, bagi masyarakat yang kehabisan saldo ataupun belum membawa kartu uang elektronik, LRT Jabodebek menyediakan 2 unit Ticket Vending Machine untuk top up kartu uang elektronik dan loket penjualan kartu uang elektronik di setiap stasiun.

Setelah memiliki kartu uang elektronik atau dompet digital, pelanggan bisa menuju gate untuk melakukan Tap In di stasiun keberangkatan. Setelah berhasil tap in, pelanggan bisa menuju peron yang sesuai dengan tujuan perjalanan. Saat kereta tiba, masuklah kereta dengan tertib dan dahulukan penumpang yang turun.

Setibanya di stasiun tujuan, pelanggan dapat melakukan tap out kartu uang elektronik atau dompet digital di gate yang tersedia, selanjutnya saldo kartu uang elektronik atau dompet digital otomatis terpotong.

Untuk layanan Tapping pada LRT Jabodebek, KAI telah memasang 14 gate tipe Turnstile dan 2 gate tipe Wide untuk pelanggan disabilitas di masing-masing stasiun. Khusus pada Stasiun Halim, KAI menggunakan gate tipe Flap untuk memudahkan pelanggan yang akan atau telah menggunakan pesawat.

“Stasiun LRT Jabodebek terkoneksi dengan transportasi lain seperti Commuterline, MRT Jakarta, TransJakarta, Mikrotrans, Kereta Cepat Jakarta Bandung, Trans Patriot, angkutan kota, dan angkutan umum swasta,” pungkas Agus Dwinanto. (KAI)

Aku Membawa Pulang Ibuku yang Berusia 70 Tahun untuk Tinggal Bersamaku, Itu Hampir Mengakhiri Pernikahanku Selama 20 Tahun

EtIndonesia. Aku berusia 48 tahun tahun ini, dan ibuku berusia 70 tahun. Aku terdiri dari 3 bersaudara, aku anak momor dua, dan aku memiliki kakak laki-laki dan adik perempuan. Setelah kami memiliki keluarga kami sendiri, adalah masuk akal masalah hari tua ibu adalah urusan aku dan kakakku. Lagipula, adik perempuanku sudah menikah, dan dia juga perlu menjaga mertuanya.

Namun, istriku sangat berkuasa di rumah dan juga dia tidak suka dengan ibuku. Istriku berpikir bahwa ibuku sudah tua dan tidak dapat membantu kami, sehingga setiap kali ibuku datang ke rumah, istriku terlihat tidak senang, jadi ibuku jarang datang ke rumah kami, dia lebih suka tinggal di kampung halaman dengan keluarga kakak laki-lakiku.

Aku juga tahu bahwa kehidupan kakak laki-lakiku tidak cukup baik, jadi aku akan memberi ibuku biaya hidup setiap bulan, dan itu berlangsung sampai ibuku berusia 70 tahun, saat kakak laki-lakiku meninggal.

Setelah kematian kakak laki-lakiku, ipar perempuan perlu merawat anak-anaknya, dan dia tidak punya banyak waktu untuk mengurus ibuku. Sebagai upaya terakhir, aku harus membawa ibuku yang sudah berusia70 tahun ke rumahku.

Tetapi, setelah aku membawa ibuku ke rumah, istri tidak suka. Kadang-kadang, bahkan ketika ibuku bercanda dengan anak-anakku di rumah, istriku tidak senang dengan mengatakan bahwa ibu kotor dan khawatir anak-anak akan sakit.

Karena istriku memperlakukan ibuku seperti ini, tentu saja aku tidak akan membiarkannya. Jadi aku dan istriku sering bertengkar karena ibu.

Suatu hari ibuku tidak enak badan, dan dia muntah saat makan, saat itu istriku sangat marah dan bahkan meminta ibuku untuk pulang ke kampung.

Tentu saja, aku tidak suka dengan tindakan istriku yang memarahi ibuku seperti itu, jadi aku menampar wajahnya. Namun, karena itu, istriku ingin menceraikan aku.

Ketika istriku membuat keributan besar, anak laki-lakiku berdiri dan mengeluh pada istriku, : “Bu, apakah menurutmu kamu seperti apa seharusnya seorang menantu lakukan? Ayah selalu diam, ibu telah menggertaknya selama bertahun-tahun, sekarang dia ingin merawat nenek apa yang salah, selain itu, ketika kami masih kecil, nenek membantu merawat kami, bukan?”

“Jika kami memperlakukan ibu dengan cara yang sama ketika ibu menjadi tua, bagaimana menurut ibu? Setiap orang memiliki usia tua, dapatkah ibu menjamin bahwa ketika ibu menjadi tua, ibu akan bersih? Ketika ibu seusia nenek, mungkin ibu tidak sekuat nenek! “

Kata-kata anakku membuat mataku merah. Ya, setiap orang memiliki waktu mereka ketika mereka tua, mengapa kita generasi muda tidak bisa lebih toleran!

Sejak putraku mengatakan hal itu pada istriku, sikap istriku terhadap ibuku juga mulai berubah. !

Pesan yang bisa diambil dari cerita di atas adalah:

Adalah benar, setiap orang memiliki masanya, dan cara kita memperlakukan orangtua kita sekarang akan menjadi cara anak kita memperlakukan kita di masa depan. Jadi, bagi kita sebagai anak, jangan berindak kasar pada orangtua kita. Yang lebih tua membantu kita jauh lebih banyak daripada generasi muda kita merawat yang lebih tua. Oleh karena itu, kita harus memperlakukan orangtua kita dengan bijak. (yn)

Sumber: uos

LRT Jabodebek Resmi Diluncurkan, Ini Rute Lengkapnya

ETIndonesia- Moda transportasi massal LRT Jabodebek resmi beroperasi pada Senin, 28 Agustus 2023. Terdapat 18 stasiun yang akan melayani pelanggan LRT Jabodebek, yaitu Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, Cawang, TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, Harjamukti, Halim, Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II, Bekasi Barat, dan Jati Mulya.

“Stasiun-stasiun LRT Jabodebek berada di lokasi – lokasi strategis mulai dari kawasan perumahan hingga kawasan bisnis. Tujuannya untuk memudahkan para penglaju  bertransportasi dari dan menuju Ibu Kota atau wilayah lainnya,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam siaran persnya.

Stasiun LRT terdiri dari 2 tipe yaitu tipe Interchange Station yakni Stasiun Cawang dan tipe Typical Station untuk 17 stasiun lainnya. Perbedaan dari tipe stasiun ini adalah jumlah jalur, luas stasiun dan fasilitas tambahan yang ada di dalamnya. Interchange Station terdiri dari 3 lantai dimana lantai 1 yaitu area boarding dan komersial, lantai 2 area peron, dan lantai 3 adalah area komersial. Sedangkan untuk tipe Typical Station terdiri dari 2 lantai, dimana lantai 1 adalah area boarding dan lantai 2 merupakan area peron.

LRT Jabodebek

Stasiun Cawang merupakan Interchange Station dikarenakan merupakan stasiun persimpangan atau stasiun transit. Dimana pelanggan dari stasiun Harjamukti yang ingin menuju ke arah Stasiun Jatimulya dapat berhenti dulu di Stasiun Cawang dan berganti kereta tujuan Stasiun Jatimulya, maupun sebaliknya.

Untuk menunjang kenyamanan para pelanggan saat berada di stasiun, stasiun LRT Jabodebek dilengkapi dengan fasilitas akses berupa eskalator, tangga, dan lift, toilet, ruang menyusui, musala, ruang kesehatan, Passenger Information Display System (PIDS), passenger announcement, dan CCTV.
“Pemerintah dan KAI juga berupaya menghadirkan stasiun LRT Jabodebek yang ramah disabilitas dengan menghadirkan lift, gate, toilet khusus disabilitas serta tactile. Dengan hadirnya fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah pelanggan disabilitas dalam melakukan mobilitas menggunakan LRT Jabodebek,” kata Joni.

LRT Jabodebek

Untuk mengoptimalkan layanan di stasiun, KAI sudah menyiapkan petugas yang siap sedia untuk melayani pelanggan. Petugas tersebut meliputi Pengawas Stasiun, petugas loket, passenger service, cleaning service, petugas kesehatan, dan security.

Dari sisi akses stasiun, stasiun LRT Jabodebek memiliki keunggulan karena akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi umum. Misalnya Stasiun Dukuh Atas, lokasinya berada di dekat Stasiun KRL Sudirman, Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Stasiun KA Bandara BNI City, halte Transjakarta, serta berbagai moda transportasi lainnya. Ada juga Stasiun Halim yang terintegrasi dengan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung serta dekat dengan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma.

Berikut Rute LRT Jabodebek  Lintas Cibubur:

Stasiun LRT Dukuh Atas
Stasiun LRT Setiabudi
Stasiun LRT Rasuna Said
Stasiun LRT Kuningan
Stasiun LRT Pancoran
Stasiun LRT Cikoko
Stasiun LRT Ciliwung
Stasiun LRT Cawang
Stasiun LRT TMII
Stasiun LRT Kampung Rambutan
Stasiun LRT Ciracas
Stasiun LRT Harjamukti

Rute LRT Jabodebek Lintas Bekasi:

Stasiun LRT Dukuh Atas
Stasiun LRT Setiabudi
Stasiun LRT Rasuna Said
Stasiun LRT Kuningan
Stasiun LRT Pancoran
Stasiun LRT Cikoko
Stasiun LRT Ciliwung
Stasiun LRT Cawang
Stasiun LRT Halim
Stasiun LRT Jatibening Baru
Stasiun LRT Cikunir 1
Stasiun LRT Cikunir 2
Stasiun LRT Bekasi Barat
Stasiun LRT Jati Mulya.

(asr)

Kebakaran Hutan Terus Berkobar Selama 9 Hari, Otoritas Yunani Memerintahkan Lebih Banyak Warganya Mengungsi

NTD

Petugas pemadam kebakaran Yunani berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar hutan selama sembilan hari berturut-turut pada Minggu (27/8/2023). Pihak berwenang memerintahkan orang-orang di wilayah  utara agar mengungsi dari rumah mereka.

Kantor berita AFP melaporkan bahwa negara bagian Evros di timur laut dekat perbatasan Turki dekat pelabuhan Alexandroupoli dilanda kebakaran hutan terburuk di Eropa pada Minggu.

Pada 23 Agustus 2023, kebakaran hutan berkobar di hutan Sikorahi dekat pelabuhan Alexandroupoli di Yunani utara. (SAKIS MITROLIDIS/AFP melalui Getty Images)

Pihak berwenang memerintahkan penduduk Lefkimmi di negara bagian Rhodope dan Kassitera di negara bagian tetangga Rhodope mengungsi dari rumah mereka.

Dimitris Petrovic, wakil gubernur negara bagian Rhodope mengatakan kepada stasiun televisi pemerintah Yunani ERT bahwa “situasinya sangat sulit” dan  terjadi kerusakan yang signifikan.

Dia menunjukkan bahwa pemerintah negara bagian sekali lagi menyerukan penguatan dan penyediaan sumber daya. Ia juga mengatakan arah angin akan berubah mulai 28 Agustus.

Sejak kebakaran terjadi pada 19 Agustus, sebanyak 20 orang termasuk anak-anak, tewas di daerah tersebut. Semuanya diyakini adalah imigran.

Seorang pria mencoba memadamkan sebagian kebakaran hutan di Menedi, pinggiran barat Athena, pada 23 Agustus 2023. (GIANNIS BOZIARIS/SOOC/AFP melalui Getty Images)

Para migran yang memasuki Yunani dari Turki sering melintasi perbatasan di negara bagian Rhodope, di mana penjaga perbatasan  memperingatkan bahwa lebih banyak pencari suaka mungkin akan terjebak dalam kebakaran tersebut.

Selain itu, seorang penggembala tua terbunuh di Boeotia, sekitar 100 kilometer sebelah utara ibu kota Athena, pada 21 Agustus. Hutan Dadia, salah satu suaka burung pemangsa utama di Eropa juga dilalap api.

Asap terlihat mengepul di salah satu tempat dari hutan Dadia yang dilanda kebakaran hutan, habitat burung terpenting di Eropa, di Dadia, dekat Alexandroupolis, Yunani utara, pada 24 Agustus 2023 . (SAKIS MITROLIDIS/AFP melalui Getty Images)

Uni Eropa mengatakan kebakaran hutan di dekat pelabuhan Alexandroupoli adalah yang terburuk di Eropa pada tahun ini  dan terburuk kedua sejak tahun 2000. 

Kebakaran hutan lainnya terus menghancurkan tumbuhan di Gunung Parnitha dekat Athena.

Asap terlihat menyebar di Gunung Parnitha dari Acharnes, utara Athena, pada 23 Agustus 2023. (SPYROS BAKALIS/AFP melalui Getty Images)