Penderitaan Akibat Panas dan Banjir! Guangdong serta Wilayah Tiongkok Selatan Dilanda Suhu Panas Ekstrem dan Hujan Badai Bak Hari Kiamat 

Ketika baru saja memasuki awal musim panas, Provinsi Guangdong dan sejumlah wilayah selatan Tiongkok sudah terjebak dalam gelombang panas yang jarang terjadi. Warga mengeluhkan kondisi yang sangat menyiksa. Pada saat yang sama, beberapa daerah di Guangdong tiba-tiba diterjang angin kencang, hujan lebat, dan badai petir yang menyebabkan kawasan perkotaan terendam banjir. Sejumlah warganet bahkan mengeluh bahwa situasinya terasa seperti “hari kiamat”.

EtIndonesia.com. Sejak 22 Mei, Guangdong, Guangxi, Fujian, Jiangxi, Hunan, dan berbagai daerah lainnya mengalami cuaca panas dan lembap. Suhu udara melampaui 34°C dengan tingkat kelembapan di atas 50 persen, sehingga suhu yang dirasakan tubuh mencapai lebih dari 40°C, bahkan mendekati 50°C.

Warga setempat mengeluhkan kondisi tersebut dan banyak yang mengatakan sudah tidak tahan lagi. Sejumlah peternak juga mengalami kerugian besar setelah banyak ayam ternakan mereka mati akibat sengatan panas.

Mulai 29 Mei, beberapa wilayah Guangdong mulai diguyur hujan sehingga gelombang panas untuk sementara mereda. Namun hujan tersebut tidak membawa kesejukan, melainkan bencana baru.

Banyak video yang beredar di internet menunjukkan bahwa pada 29 Mei, Kota Shenzhen tiba-tiba berubah gelap seperti malam hari di siang bolong. Hujan turun sangat deras disertai petir dan angin kencang yang datang secara mendadak, membuat kondisi kota porak-poranda.

Pohon-pohon di pinggir jalan dan rambu lalu lintas tumbang diterjang angin. Meja, kursi, troli belanja, serta berbagai barang lainnya beterbangan ke jalanan. Para pejalan kaki kesulitan berdiri tegak dan bahkan tidak bisa membuka mata akibat terpaan angin dan hujan, sehingga terpaksa berlari masuk ke gedung-gedung di tepi jalan untuk berlindung.

Pada hari yang sama, Guangzhou dan sejumlah daerah lainnya juga dilanda hujan badai serta angin kencang. Karena curah hujan yang sangat besar, sistem drainase kota tidak mampu menampung aliran air. Akibatnya, beberapa kawasan perkotaan di Guangzhou dan Kota Heyuan terendam banjir, sementara jalan-jalan berubah menjadi aliran sungai.

Sejumlah pengemudi yang terjebak banjir bahkan berteriak, “Saatnya berlayar!”

Tidak hanya Guangdong yang terdampak. Di Provinsi Fujian, banyak daerah juga tiba-tiba diguyur hujan lebat. Pada pagi hari cuaca masih sangat panas, tetapi pada sore harinya mendadak terjadi hujan deras dan angin kencang, sehingga banyak warga tidak sempat melakukan persiapan.

Menurut prakiraan cuaca di Hong Kong, kondisi cuaca pada 30 Mei juga menunjukkan kontras yang ekstrem: di satu sisi gelombang panas yang menyengat, sementara di sisi lain terjadi hujan deras dan angin kencang.

Sumber : NTDTV.com

Meteor Meluncur ke Bumi, Meledak di Ketinggian 64 Kilometer di Atas Wilayah Amerika Serikat

EtIndonesia.com. NASA menyatakan bahwa sebuah meteor melaju menuju Bumi dengan kecepatan lebih dari 120.000 km/jam dan meledak di langit timur laut Amerika Serikat pada Sabtu (30 Mei). Ledakan yang terjadi memiliki kekuatan setara 300 ton TNT. Bahkan menimbulkan suara dentuman keras yang menggema di wilayah sekitar.

Jennifer Dooren, wakil sekretaris pers NASA, mengatakan kepada AFP bahwa bola api tersebut hancur di udara pada pukul 14.06 waktu setempat (18.06 GMT) di langit atas wilayah timur laut Massachusetts dan tenggara New Hampshire.

Ia menjelaskan bahwa meteor tersebut saat terurai melaju dengan kecepatan lebih dari 120.000 km/jam pada ketinggian sekitar 64 kilometer.

“Bola api ini tidak terkait dengan hujan meteor aktif apa pun saat ini. Ini adalah benda langit alami, bukan puing antariksa atau satelit yang masuk kembali ke atmosfer,” ujarnya.

“Perkiraan energi yang dilepaskan saat meteor ini hancur setara dengan sekitar 300 ton TNT, itulah sebabnya terdengar suara ledakan yang sangat keras.”

Dentuman besar yang tiba-tiba membuat warga setempat panik. Di media sosial, sejumlah pengguna melaporkan bahwa getaran ledakan begitu kuat hingga membuat rumah mereka bergetar (klik untuk melihat video terkait).

Satelit Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) juga menangkap kilatan cahaya besar di bagian timur Massachusetts, yang menunjukkan bahwa suara keras tersebut kemungkinan disebabkan oleh meteor yang memasuki atmosfer Bumi.

Sumber : NTDTV.com

Kerusuhan Pecah Saat Perayaan Suporter PSG Usai Juara Liga Champions, 780 Orang Ditangkap di Paris

EtIndonesia.com. Pada 30 Mei 2026 malam, Paris Saint-Germain (PSG) mengalahkan Arsenal dalam laga final Liga Champions Eropa yang digelar di Budapest, Hungaria. Tropi yang diraih Si Merah-Biru kali ini merupakan kedua kalinya secara berturut-turut. Puluhan ribu suporter turun ke jalan-jalan Paris untuk merayakan kemenangan, namun perayaan tersebut dengan cepat berubah menjadi kerusuhan.

Para perusuh merusak toko-toko, membakar mobil, dan polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa. Sebanyak 780 orang ditangkap.

Rekaman dari Paris yang beredar di media sosial X menunjukkan para perayaan menyalakan kembang api dan suar di jalanan, sementara beberapa mobil dan sepeda listrik dibakar. Setidaknya satu toko dijarah, dan kerusuhan ini mengganggu layanan bus, kereta, serta transportasi rel di Paris.

Demi mencegah terulangnya kerusuhan seperti setelah kemenangan Liga Champions tahun lalu, pihak kepolisian Prancis mengerahkan sekitar 22.000 petugas di seluruh negeri, termasuk 8.000 di Paris. Layanan trem dihentikan, beberapa stasiun metro ditutup, dan sebagian layanan bus juga dihentikan.

Setelah pertandingan berakhir, para suporter bentrok dengan polisi di jalanan Paris, menyebabkan sejumlah petugas terluka. Polisi juga menembakkan gas air mata di pusat kota untuk membubarkan massa.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa sebuah toko roti dan restoran di dekat Stadion Parc des Princes, markas PSG, mengalami kerusakan. Saat itu puluhan ribu suporter berada di dalam stadion untuk menonton pertandingan, sementara 4.000–5.000 orang lainnya berkumpul di luar dan melemparkan benda-benda ke arah polisi.

Juru bicara polisi mengatakan sekitar 150 orang mencoba masuk ke stadion melalui salah satu pintu dan kemudian diusir. Sebagian orang membakar sepeda sewa yang ditinggalkan di tengah jalan dan membuat barikade, yang kemudian dibersihkan polisi. Selama kerusuhan, enam mobil, dua toko, dan satu halte bus juga rusak.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nuñez dalam konferensi pers mengatakan bahwa tahun ini terjadi peningkatan serangan terhadap aparat dengan kembang api. Bahkan, jumlah penangkapan nasional yang mencapai 780 orang meningkat 32% dibanding tahun lalu.

Ia juga menyebutkan bahwa 57 polisi terluka dan 219 warga sipil terluka, termasuk 8 orang dalam kondisi serius.

Kejaksaan Paris mengumumkan bahwa pada malam sebelumnya terjadi kecelakaan motor off-road di jalan lingkar Paris yang menewaskan seorang pria muda. Selain itu, di dalam kota Paris, satu orang juga diserang dengan senjata tajam dan masih dalam kondisi kritis.

Tahun lalu, perayaan kemenangan PSG di Liga Champions juga memicu bentrokan yang menyebabkan dua orang tewas, termasuk seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun.

Kekacauan di jalanan Paris ini memicu kemarahan pemimpin sayap kanan Prancis, Marine Le Pen. Dalam unggahannya di X, ia menulis: “Hanya di Prancis, kemenangan klub sepak bola bisa memicu kerusuhan.”

Ia menambahkan: “Hanya di Prancis orang merasa perlu mengunci diri di rumah pada malam kemenangan untuk menghindari kekerasan.”

Sumber : NTDTV.com

Beijing Usir Wartawan Media AS, Washington Gerak Cepat Membalas dengan Menindak Reporter Xinhua

EtIndonesia.com. Beijing baru-baru ini mengusir seorang wartawan media Amerika Serikat dengan cara menolak memperpanjang visanya. Sebagai tanggapan, pemerintah AS segera mengambil langkah balasan.

Menurut laporan The New York Times, setelah Beijing menolak visa media dan memaksa korespondennya di Tiongkok, Wang Yuemei, meninggalkan negara tersebut, pemerintahan Presiden Donald Trump langsung mencabut visa seorang wartawan dari media corong partai komunis Tiongkok (PKT), Xinhua News Agency yang bertugas di Amerika Serikat.

Wang Yuemei telah bekerja sebagai koresponden The New York Times di Tiongkok sejak tahun 2020.

Menurut laporan tersebut, pejabat Partai Komunis Tiongkok (PKT) mengatakan kepada The New York Times bahwa alasan pengusiran Wang adalah karena media tersebut mengundang Presiden Taiwan Lai Ching-te untuk menyampaikan pidato melalui video dalam acara DealBook Summit pada Desember 2025.

Namun, Wang Yuemei sendiri tidak memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan maupun undangan tersebut.

Pengamat menilai langkah Beijing bukan sekadar ditujukan kepada seorang wartawan tertentu, melainkan merupakan bentuk pembalasan politik terhadap media asing yang meliput atau berinteraksi dengan isu Taiwan.

Mantan koresponden Tiongkok untuk The Wall Street Journal, Lingling Wei, menulis di platform X bahwa pola yang digunakan Beijing sudah sangat jelas, yaitu menekan pelaporan independen dan mengendalikan opini publik.

Namun, ia menambahkan bahwa mengusir wartawan Amerika tidak membuat PKT terlihat kuat, melainkan justru memperlihatkan rasa takut dan ketidakpercayaannya terhadap kebebasan pers.

Pemimpin redaksi eksekutif The New York Times, Joseph Kahn, juga mengeluarkan pernyataan yang mengkritik keputusan Beijing.

Ia mengatakan bahwa jumlah wartawan media Amerika yang masih diizinkan bekerja di Tiongkok kini telah turun ke tingkat yang sangat mengkhawatirkan.

Menurut laporan “China Connection”, tiga surat kabar utama Amerika Serikat—The New York Times, The Wall Street Journal, dan The Washington Post—saat ini secara keseluruhan hanya memiliki dua koresponden yang masih bertugas di Tiongkok, dan Wang Yuemei adalah salah satunya.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Beijing belakangan meningkatkan tindakan balasan terhadap media asing yang melakukan wawancara atau kontak dengan Presiden Taiwan Lai Ching-te.

Pada Maret tahun ini, setelah Agence France-Presse mewawancarai Lai Ching-te, otoritas Tiongkok juga menolak memberikan visa kepada koresponden baru AFP yang akan ditempatkan di Tiongkok.

Sumber lain yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa DealBook Summit kemungkinan hanya dijadikan alasan oleh Beijing, karena para pejabat PKT sebenarnya sudah lama tidak puas dengan sejumlah laporan yang pernah ditulis Wang Yuemei.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa Washington tidak dapat menerima perlakuan yang tidak setara terhadap media Amerika di Tiongkok, maupun upaya apa pun dari PKT untuk membungkam media AS.

Pemerintah AS menegaskan akan terus menyampaikan keprihatinannya melalui saluran diplomatik yang sesuai terkait pembatasan yang diberlakukan Beijing terhadap operasi media AS di Tiongkok.

Sumber : NTDTV.com

Tomat Murah Tiongkok Membanjiri Eropa, Media Prancis : Negara-Negara Produsen Merasa Terancam

Media Prancis melaporkan bahwa membanjirnya tomat murah dari Tiongkok ke pasar Eropa telah mulai menimbulkan dampak nyata. Sejumlah negara Eropa mengurangi impor karena khawatir industri domestik mereka akan terpukul. Namun berkat harga yang sangat rendah, produk tomat Tiongkok tetap berhasil mempertahankan pasar di beberapa negara Eropa yang tidak memiliki produksi tomat sendiri, sehingga dengan cepat memperoleh pangsa pasar yang signifikan. Sementara itu, para konsumen sering kali tidak menyadari asal-usul sebenarnya dari produk yang mereka beli.

EtIndonesia.com. Menurut laporan saluran berita Prancis France Info, saus tomat yang selama ini dianggap sebagai simbol masakan Italia hampir saja jatuh ke dalam dominasi pasokan Tiongkok.

Pada tahun 2021, tomat dan pasta tomat dari Tiongkok membanjiri pasar Eropa. Dengan harga yang sangat murah dan biaya tenaga kerja yang rendah hingga memunculkan dugaan eksploitasi pekerja, produk-produk tersebut dengan cepat memperoleh tempat di pasar. Banyak konsumen bahkan tidak menyadari asal sebenarnya dari produk yang mereka konsumsi.

Pada tahun yang sama, polisi Italia menemukan sejumlah besar saus tomat di gudang-gudang wilayah Tuscany. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa sekitar seperempat dari produk tersebut sebenarnya tidak diproduksi di Italia, meskipun label kemasannya menyatakan demikian.

Pada tahun 2024, investigasi yang dilakukan oleh BBC juga mengungkap bahwa sebagian pasta tomat berlabel “Buatan Italia” yang dijual di supermarket Eropa kemungkinan berasal dari Xinjiang, Tiongkok, dan diduga terkait dengan praktik kerja paksa.

Impor dari Tiongkok Mulai Dibatasi

Laporan tersebut menyebutkan bahwa untuk mencegah keruntuhan industri lokal, negara-negara Eropa mulai mengambil langkah-langkah penanggulangan. Pelaku industri berupaya menjauhkan diri dari rantai pasokan Tiongkok.

Dalam beberapa bulan, impor produk tomat dari Tiongkok ke Eropa turun secara signifikan. Secara keseluruhan, penurunannya mencapai 67 persen, sedangkan di Italia saja turun hingga 76 persen.

Meski demikian, dampak masuknya produk tomat Tiongkok dalam jumlah besar masih terasa di berbagai negara Eropa, termasuk Prancis.

Salah satu alasan utamanya adalah harga. Produk tomat Tiongkok dijual dengan harga sekitar setengah dari harga produk Italia, sehingga tetap menarik bagi sejumlah negara Eropa yang tidak memiliki produksi tomat dalam negeri.

Pada November tahun lalu, majalah konsumen Prancis 60 Millions de Consommateurs mengungkap bahwa dari lima produk pasta tomat yang dipasarkan sebagai produk Italia, empat di antaranya mengandung tomat yang diduga berasal dari Tiongkok.

Merek-merek yang disebut dalam laporan tersebut mengklaim bahwa mereka telah ditipu oleh pemasok mereka dan tidak mengetahui asal bahan baku yang sebenarnya.

Konsumen Sulit Mengetahui Asal Bahan Baku

“Di pasar produk murah, Tiongkok menemukan jalur yang berbeda dari Italia. Mereka memasok negara-negara Eropa Utara seperti Polandia, Denmark, Belanda, dan Jerman. Negara-negara ini tidak menanam tomat dalam jumlah besar, tetapi memproduksi saus tomat dan berbagai jenis saus lainnya,” kata Ketua Asosiasi Industri Tomat Prancis (Sonito), André Bernard. 

Laporan tersebut menambahkan bahwa karena saus tomat dan produk sejenis tergolong makanan olahan, produsen tidak selalu diwajibkan mencantumkan asal bahan baku pada label produk.

Akibatnya, para konsumen sering kali tidak mengetahui dari mana tomat yang digunakan dalam produk tersebut berasal, sehingga gambaran sebenarnya mengenai rantai pasokan menjadi tidak transparan. (***)

Sumber : NTDTV.com

PM Tiongkok Perintahkan Perluasan Cadangan Pangan dan Minyak, Pakar Ungkap Tiga Motif di Baliknya

Di tengah ketidakpastian perang Iran dan meningkatnya ancaman terhadap pasokan strategis dunia seperti minyak dan pangan, Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang baru-baru ini melakukan inspeksi ke Zhoushan dan Ningbo di Provinsi Zhejiang. Dalam kunjungannya, ia memerintahkan perluasan kapasitas cadangan strategis serta penguatan jaminan pasokan nasional. Langkah ini segera menarik perhatian para pengamat

EtIndonesia.com. Pada akhir Mei, Li Qiang mengunjungi pusat penyimpanan komoditas strategis, minyak bumi, dan produk pertanian di Zhoushan dan Ningbo. Ia secara khusus memerintahkan agar kapasitas cadangan diperluas lebih lanjut.

Banyak pihak menilai bahwa di tengah berlanjutnya konflik di Timur Tengah dan kemungkinan terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz, langkah Li Qiang mengirimkan sinyal strategis yang sangat kuat.

“Jika Selat Hormuz ditutup akibat perang di Timur Tengah, dampaknya bagi Tiongkok akan sangat besar. Sekitar 40 persen impor minyak Tiongkok melewati selat tersebut. Minyak merupakan komoditas dasar yang memengaruhi banyak industri kimia dan manufaktur,” ujar kolumnis The Epoch Times, Wang He. 

“Dari berbagai faktor ini dapat dilihat bahwa tahun ini dan tahun depan PKT akan mengerahkan upaya besar untuk memperkuat sistem cadangan strategis nasional,” lanjutnya. 

Krisis Energi dan Pangan Jadi Kekhawatiran Utama

Komentator politik yang berbasis di Amerika Serikat, Tang Jingyuan, menilai kunjungan Li Qiang ke Zhejiang berkaitan erat dengan perubahan situasi internasional maupun domestik.

“Keamanan yang dimaksud tentu terutama adalah keamanan pangan dan energi. Kedua hal ini berkaitan langsung dengan berbagai perkembangan internasional belakangan ini, termasuk operasi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela dan Iran,” ujarnya. 

“Semua itu berpengaruh besar terhadap impor energi dan minyak Tiongkok. PKT kini jelas menunjukkan rasa krisis yang semakin kuat,” tambahnya

Pemberhentian pertama Li Qiang adalah Basis Cadangan Minyak Nasional Zhoushan, yang merupakan fasilitas penyimpanan minyak terbesar di Tiongkok. Sebagian besar pasokan minyak mentahnya bergantung pada jalur pengiriman dari Timur Tengah dan Amerika Latin.

Karena itu, instruksi Li untuk “terus memperbesar kapasitas cadangan” serta memperluas penyimpanan komersial dipandang sebagai upaya Beijing mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terputusnya rantai pasokan dari luar negeri.

“Cadangan minyak Tiongkok sudah termasuk yang terbesar di dunia, tetapi PKT tetap merasa tidak aman. Penyebab utamanya adalah sistem pemerintahan PKT sendiri dan cara mereka berinteraksi dengan dunia internasional yang dianggap agresif dan destruktif. Tiongkok sangat bergantung pada impor minyak. Perubahan apa pun di lingkungan eksternal dapat mengancam jalur kehidupan energi PKT,” ujar Tang Jingyuan. 

Tiga Tujuan Strategis yang Diungkap Para Pengamat

Selain minyak, cadangan pangan dan komoditas pertanian juga menjadi fokus utama inspeksi Li Qiang.

Di tengah terganggunya rantai pasokan global akibat perang, biaya pengiriman pangan melonjak dan bahkan terdapat risiko gangguan jalur pelayaran. Penggabungan strategi cadangan energi dan pangan menunjukkan bahwa kepemimpinan PKT kini menempatkan “kelangsungan hidup” sebagai prioritas utama.

Tang Jingyuan menilai bahwa salah satu tujuan penting Beijing adalah meningkatkan pengaruhnya terhadap pasar komoditas global.

“Li Qiang secara khusus menekankan pengembangan pasar berjangka dan peningkatan hak bicara dalam perdagangan komoditas. Tujuannya adalah menjadikan pusat komoditas Zhejiang sebagai basis untuk memperebutkan pengaruh di pasar internasional. Walaupun Tiongkok adalah negara importir terbesar, PKT ingin menggunakan kekuatan pembeliannya sebagai alat strategis,” ujarnya. 

Sementara itu Wang He menunjukkan bahwa Tiongkok masih sangat bergantung pada impor.

“Tingkat swasembada pangan pokok Tiongkok hanya sekitar 80 persen. Tiongkok adalah importir minyak terbesar sekaligus pembeli pangan terbesar di dunia. Hal ini menunjukkan bahwa masalah keamanan energi dan pangan Tiongkok belum benar-benar terselesaikan dan masih sangat rentan terhadap guncangan eksternal,” katanya. 

Dari analisis para pakar, setidaknya terdapat tiga tujuan utama di balik kebijakan perluasan cadangan strategis tersebut:

  1. Mengantisipasi gangguan pasokan energi akibat konflik Timur Tengah, terutama jika Selat Hormuz terganggu.
  2. Memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah ketidakstabilan rantai pasokan global.
  3. Meningkatkan pengaruh Tiongkok dalam perdagangan komoditas internasional dan memperbesar daya tawarnya di pasar global.

Masalah Lama: Korupsi dalam Sistem Cadangan Negara

Wang He juga menyoroti bahwa persoalan paling mendasar dalam sistem cadangan strategis PKT adalah korupsi yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Menurutnya, sejak era Kementerian Material dan Kementerian Pangan hingga pembentukan National Food and Strategic Reserves Administration pada tahun 2018, nama lembaga terus berubah, tetapi persoalan korupsi tidak pernah benar-benar hilang.

“Sistem cadangan pangan Tiongkok selama bertahun-tahun dikenal sangat bermasalah. PKT berharap dapat membangun pola keamanan nasional baru melalui sistem cadangan ini dan sekaligus mendorong pembangunan ekonomi,” kata Wang He. 

“Mereka ingin menghubungkan cadangan strategis dengan mekanisme harga berbagai komoditas. Namun sejauh mana rencana itu bisa berhasil dalam praktik masih menjadi tanda tanya,” lanjutnya. 

Selama beberapa dekade terakhir, gudang-gudang cadangan pangan Tiongkok kerap menghadapi fenomena yang dikenal sebagai “stok terlihat penuh saat damai, tetapi tidak tersedia saat darurat.”

Menurut para pengamat, risiko terbesar dari sistem yang sarat korupsi adalah manipulasi data dan laporan inventaris.

Karena itu, kunjungan Li Qiang ke Zhejiang kali ini bukan untuk membahas efisiensi biaya, melainkan untuk menyampaikan perintah politik yang jelas: terus memperluas kapasitas cadangan, apa pun biayanya.

Di tengah meluasnya konflik Timur Tengah dan meningkatnya persaingan strategis antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada tahun 2026, sejumlah analis menilai bahwa Beijing kini lebih memprioritaskan stabilitas dan keamanan rezim daripada pertimbangan keuntungan ekonomi semata.

Huang Yimei/ Luo Ya/ Gao Yu – NTD

Presiden Prabowo : Nilai-nilai Welas Asih, Toleransi, dan Kebijaksanaan yang Diajarkan Sang Budha Memperkokoh Karakter Bangsa Indonesia

EtIndonesia.com. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Buddha yang memperingati Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE). Prabowo juga mengatakan nilai-nilai welas asih, toleransi, dan kebijaksanaan yang diajarkan Sang Budha Sakyamuni memperkokoh karakter bangsa Indonesia. 

Hal demikian disampaikannya dalam video yang ditayangkan pada Puncak Peringatan Hari Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 pada Minggu, 31 Mei 2026.

“Di Hari Waisak ini, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, mengucapkan selamat Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era kepada seluruh umat Buddha Indonesia dan seluruh umat Buddha di berbagai penjuru dunia,” ucap Presiden.

Prabowo juga mengatakan hari Raya Waisak merupakan momentum suci untuk mengenang kelahiran, pencapaian pencerahan, dan wafatnya Sang Budha Sakyamuni. ⁠Nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Waisak mengajarkan kepada kita tentang pentingnya kebijaksanaan, kasih sayang, pengendalian diri, serta pengabdian kepada sesama manusia.

Kepala Negara menegaskan semangat Waisak tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa dalam menjalin kehidupan berbangsa dan bernegara.

 “Semangat Waisak Tahun ini dengan Tema Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan, Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia, hendaknya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memperkuat persaudaraan, menebarkan kebaikan, mengedepankan dialog, dan menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar karena keberagamannya. Meskipun demikian, Presiden menekankan bahwa di tengah keberagaman, seluruh rakyat Indonesia dipersatukan oleh cita-cita membangun Tanah Air menjadi lebih baik.

“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar karena keberagamannya. Kita memiliki latar belakang suku, agama, budaya, dan tradisi, serta adat yang berbeda-beda. Namun kita dipersatukan oleh cita-cita yang sama, yaitu membangun Indonesia yang damai, yang adil, makmur, dan sejahtera,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan optimisme di tengah dinamika global. 

“Di tengah berbagi tantangan dunia yang penuh ketidakpastian, bangsa Indonesia harus tetap teguh menjaga persatuan dan optimisme. Kita harus terus bekerja keras, saling membantu, dan bergotong royong untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutur Presiden.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Negara menilai bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Raya Waisak memberikan pelajaran berharga. Nilai-nilai tersebut, menurut Presiden, juga menjadi fondasi penting dalam memperkokoh karakter bangsa.

“Saya yakin dan percaya bahwa nilai-nilai welas asih, toleransi, dan kebijaksanaan yang diajarkan dalam ajaran Budha akan semakin memperkokoh karakter bangsa Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan perdamaian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo turut mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Raya Waisak sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan nasional. 

“Marilah kita jadikan peringatan Hari Raya Waisak ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan nasional, memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” imbuh Presiden.

 “Semoga cahaya kebijaksanaan, kedamaian, dan kasih sayang senantiasa menerangi langkah kita dalam membangun Indonesia yang maju, modern, kuat, dan harmonis,” tutup Presiden Prabowo. (BPMI Setpres)

Trump Gelar Rapat Tertutup Selama Dua Jam, Kesepakatan AS–Iran Masih Menggantung

EtIndonesia.com Pada Jumat (29/5/2026), Presiden AS Donald Trump menggelar rapat selama lebih dari dua jam di Situation Room Gedung Putih. Namun, hingga rapat berakhir, belum ada keputusan mengenai apakah Amerika Serikat akan menandatangani perjanjian gencatan senjata terbaru dengan Iran. Gedung Putih mengonfirmasi bahwa kedua pihak sedang membahas sebuah nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata selama 60 hari, tetapi masih terdapat perbedaan pendapat mengenai sejumlah isu, termasuk pencairan dana Iran yang dibekukan. Di sisi lain, Amerika Serikat mengumumkan pencabutan blokade laut terhadap Iran, sekaligus menyita aset kripto Iran senilai sekitar 1 miliar dolar AS.

Laura Trump bertanya: “Apakah ada garis merah tertentu yang, jika dilanggar Iran, akan membuat Anda kembali melancarkan operasi militer?”

Presiden Trump menjawab: “Kesepakatan yang merugikan kami adalah garis merah terakhir.”

Dalam wawancara tersebut, Trump kembali menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan menerima perjanjian yang dianggap tidak memuaskan.

Pada Jumat, Trump juga mengunggah pernyataan yang mengutip isi nota kesepahaman gencatan senjata 60 hari yang sebelumnya dikonfirmasi Gedung Putih. Ia menegaskan:

“Iran harus berkomitmen untuk tidak pernah memiliki senjata atau bom nuklir. Selat Hormuz harus segera dibuka tanpa biaya transit guna menjamin kebebasan pelayaran dua arah. Seluruh ranjau laut juga harus disingkirkan.”

Mengenai uranium yang diperkaya dan disimpan jauh di bawah tanah, Trump menekankan bahwa material tersebut akan dipindahkan dan dimusnahkan melalui koordinasi antara Teheran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional, Rafael Grossi, mengatakan kepada Financial Times bahwa Kazakhstan telah menyatakan kesediaannya untuk menerima cadangan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi tersebut apabila Amerika Serikat dan Iran berhasil mencapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran.

Trump juga mengumumkan bahwa seiring dicabutnya blokade laut oleh militer AS terhadap Iran, kapal-kapal yang sebelumnya tertahan kini dapat kembali berlayar pulang secara bertahap.

Sebelumnya pada hari yang sama, kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan melalui media sosial bahwa Teheran tidak mempercayai janji maupun pernyataan lisan pihak lawan, melainkan hanya akan menilai berdasarkan tindakan nyata.

Lembaga pemantau pelayaran TankerTrackers melaporkan pada Jumat bahwa sebuah kapal tanker minyak raksasa jenis VLCC terlihat memuat sekitar dua juta barel minyak mentah di fasilitas lepas pantai Iran.

Trump mengatakan: “Saya melangkah secara bertahap, dan kita akan lihat hasilnya. Itulah yang saya lakukan, saya bernegosiasi. Mereka (Iran) juga bernegosiasi. Mereka adalah negosiator yang sangat cakap dan sangat licik. Namun pada akhirnya kami memegang semua kartu, karena kami telah mengalahkan mereka secara militer.”

Trump menegaskan bahwa rapat di Situation Room pada Jumat dimaksudkan untuk mengambil keputusan akhir terkait kesepakatan dengan Iran. Ia juga menambahkan bahwa hingga ada pemberitahuan lebih lanjut, tidak akan ada transaksi dana apa pun antara kedua pihak.

Namun, pada Jumat malam, seorang pejabat AS mengungkapkan bahwa rapat di Situation Room berlangsung sekitar dua jam dan berakhir tanpa keputusan mengenai perjanjian nuklir baru dengan Iran. Kedua pihak masih berselisih dalam sejumlah isu, termasuk pencairan aset Iran yang dibekukan.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan dalam Forum Ekonomi Nasional Reagan bahwa pemerintah AS telah menyita aset kripto Iran senilai sekitar 1 miliar dolar AS.

Penyitaan tersebut dipandang sebagai perkembangan penting dalam upaya Amerika Serikat untuk terus memutus jaringan pendanaan ilegal Iran dan menekan penggunaan aset digital sebagai sarana menghindari sanksi internasional.

Sumber : NTDTV.com

Dialog Shangri-La Resmi Dibuka, Negara-Negara Fokus pada Strategi Keamanan Indo-Pasifik

EtIndonesia.com.  Dialog Shangri-La, forum keamanan paling berpengaruh di kawasan Asia-Pasifik, resmi dibuka di Singapura pada Jumat (29/5/2026). Para pemimpin pertahanan, pejabat tinggi militer, dan pakar keamanan dari berbagai negara berkumpul untuk membahas tantangan keamanan regional dan global. Di tengah meningkatnya ketegangan di Laut Tiongkok Selatan, Selat Taiwan, dan kawasan Indo-Pasifik, strategi keamanan regional menjadi fokus utama pembahasan.

Dalam pidato pembukaannya, para pemimpin dan pejabat pertahanan menekankan pentingnya menjaga tatanan internasional berbasis aturan, kebebasan navigasi, serta stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Sejumlah negara menyatakan keprihatinan atas meningkatnya aktivitas militer dan ketegangan geopolitik di kawasan. Mereka juga menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama pertahanan, berbagi informasi intelijen, serta meningkatkan kemampuan menghadapi berbagai ancaman keamanan, termasuk konflik militer, serangan siber, dan tantangan keamanan maritim.

Forum tahun ini dihadiri oleh pejabat dan delegasi dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Australia, India, negara-negara ASEAN, serta sejumlah negara Eropa. Para peserta membahas berbagai isu strategis, seperti keamanan maritim, stabilitas Selat Taiwan, konflik regional, dan kerja sama pertahanan multilateral.

Sejumlah analis menilai bahwa meningkatnya perhatian terhadap kawasan Indo-Pasifik mencerminkan perubahan lanskap geopolitik global. Kawasan ini kini dipandang sebagai salah satu pusat persaingan strategis paling penting di dunia, sehingga menjadi fokus utama kebijakan keamanan banyak negara.

Dialog Shangri-La yang diselenggarakan setiap tahun di Singapura telah menjadi platform penting bagi para pemimpin pertahanan dan keamanan untuk bertukar pandangan, mengelola perbedaan, serta mencari peluang kerja sama dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Sumber : NTDTV.com

Trump Gugat Wall Street Journal Rp 178 Triliun, Ungkap Pernyataan Murdoch dalam Gugatan Terbaru

EtIndonesia.com. Menurut laporan Reuters, pada 28 Mei, Donald Trump kembali mengajukan gugatan pencemaran nama baik senilai US$10 miliar atau Rp 178 triliun terhadap The Wall Street Journal. Trump menuduh media tersebut menerbitkan laporan mengenai hubungannya dengan mendiang taipan kontroversial Jeffrey Epstein, yang menurutnya telah merusak reputasinya secara serius.

Dalam versi terbaru gugatan tersebut, Trump menambahkan satu rincian penting. Ia mengklaim bahwa taipan media Rupert Murdoch pernah mengatakan kepadanya, “Saya akan menangani masalah ini.”

Trump menyatakan dalam gugatan bahwa The Wall Street Journal menerbitkan artikel yang menyebut Epstein menerima sebuah kartu ucapan ulang tahun yang memuat tanda tangan Trump.

Namun Trump dan tim hukumnya menegaskan bahwa kartu ucapan tersebut adalah dokumen palsu. Belakangan, anggota parlemen yang menyelidiki kasus Epstein mempublikasikan salinan kartu yang diberikan oleh pengelola warisan Epstein.

Pada 15 Juli 2025, wartawan The Wall Street Journal menghubungi Gedung Putih untuk meminta komentar terkait isu tersebut. Setelah itu, Trump menelepon Murdoch, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Kehormatan News Corp, guna menyampaikan keberatannya.

Menurut isi gugatan, Murdoch menjawab, “Saya akan menangani masalah ini.” Trump mengaku memahami pernyataan itu sebagai tanda bahwa Murdoch mempercayai penjelasannya dan bahwa artikel tersebut tidak akan diterbitkan. Namun pada akhirnya, The Wall Street Journal tetap mempublikasikan laporan tersebut.

Gugatan itu diajukan ke pengadilan federal di Miami. Selain perusahaan induk The Wall Street Journal, yaitu Dow Jones & Company, para tergugat juga mencakup News Corp, Rupert Murdoch secara pribadi, CEO News Corp Robert Thomson, serta dua wartawan The Wall Street Journal.

Pada April lalu, Hakim Federal Darrin P. Gayles menolak gugatan awal Trump. Menurut hakim, sebagai figur publik, Trump tidak memenuhi standar hukum “actual malice” (niat jahat yang nyata) yang menjadi syarat dalam perkara pencemaran nama baik di Amerika Serikat.

Artinya, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa media tersebut mengetahui informasi yang diterbitkan kemungkinan tidak benar, tetapi tetap sengaja menerbitkannya.

Karena itu, Trump menambahkan rincian baru mengenai percakapannya dengan Murdoch dalam versi gugatan terbaru, untuk memperkuat argumennya bahwa pihak media mengetahui adanya keberatan serius terhadap kebenaran laporan tersebut sebelum artikel dipublikasikan.

Hingga saat ini, Dow Jones belum memberikan tanggapan atas gugatan terbaru tersebut.

Epstein merupakan seorang finansier yang namanya menjadi simbol skandal seksual besar di Amerika Serikat. Ia ditangkap atas tuduhan perdagangan seks dan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. Pada tahun 2019, ia ditemukan meninggal dunia di penjara di New York. Otoritas Amerika menyimpulkan kematiannya sebagai bunuh diri.

Sumber : NTDTV.com

“Raksasa Hutan” Masuk Museum, Sampah Disulap Menjadi Karya Seni untuk Mengingatkan Bahaya Pemborosan

EtIndonesia.com. Di Denmark, ada seorang seniman unik yang ahli menciptakan karya seni dari barang-barang bekas dan limbah daur ulang. Ia terutama dikenal karena patung-patung raksasa dari kayu yang dibuatnya. Melalui karya-karya tersebut, ia berharap dapat mengingatkan masyarakat agar mengurangi pemborosan dan menghasilkan lebih sedikit sampah.

Pameran yang bertajuk “Trash People” (Manusia Sampah) ini digelar di ARKEN Museum of Contemporary Art, sebuah museum seni modern yang terletak di pinggiran kota Copenhagen.

“Ceritanya adalah delapan raksasa menyelinap masuk ke museum pada tengah malam… lalu membuat seorang manusia raksasa dari sampah. Seolah-olah mereka sedang memperingatkan manusia dan memberi pelajaran kepada kita: bersikaplah lebih baik dan jangan membuang sampah di tempat orang lain hidup,” ujar Seniman daur ulang asal Denmark, Thomas Dambo, menjelaskan konsep pameran. 

Seniman daur ulang asal Denmark, Thomas Dambo (Tangkapan Layar)

Selama lebih dari sepuluh tahun, Thomas Dambo telah menempatkan patung-patung troll raksasa dari kayu di berbagai belahan dunia. Hingga saat ini, ia telah menciptakan hampir 200 patung raksasa di 19 negara. Banyak di antaranya menjadi viral di internet dan menarik banyak pengunjung untuk datang berfoto dan melihatnya secara langsung.

Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah Long Leif, yang menjulang setinggi 43 kaki (sekitar 13 meter).

Patung-patung raksasa bernuansa dongeng ciptaan Dambo tersebar dan tersembunyi di hutan, pegunungan, serta kawasan alam liar di berbagai negara. Masyarakat dapat menemukan lokasi karya-karya tersebut melalui “Peta Raksasa” yang tersedia secara daring.

Patung daur ulang (tangkapan Layar)

Hampir seluruh patung yang dibuatnya berasal dari limbah dan bahan daur ulang. Ia bahkan memanfaatkan barang elektronik bekas, pakaian bekas, dan berbagai material yang telah dibuang.

“Ini sebenarnya bukan semata-mata soal mendaur ulang. Faktanya, pakaian yang ada di lemari Anda mungkin sudah cukup untuk dipakai seumur hidup,” ujar Thomas Dambo. 

Laporan oleh Liu Jiajia, NTD Television, Amerika Serikat.

Penulis yang Pernah Menuduh Trump Melakukan Pelecehan Seksual Diselidiki atas Dugaan Kesaksian Palsu

EtIndonesia.com. Sejumlah sumber yang mengetahui perkara menyebutkan Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah meluncurkan penyelidikan pidana terhadap kolumnis E. Jean Carroll, yang sebelumnya menuduh Donald Trump melakukan pelecehan seksual. Fokus penyelidikan kali ini adalah apakah Carroll memberikan keterangan yang tidak benar mengenai sumber pendanaan gugatan hukumnya saat memberikan kesaksian di pengadilan.

Sebelumnya, Carroll menyatakan bahwa gugatan tersebut tidak menerima dukungan dana dari pihak luar. Namun kemudian ia mengubah keterangannya dan mengakui bahwa miliarder sekaligus salah satu pendiri LinkedIn, Reid Hoffman, telah membantu membayar sebagian biaya pengacara dan pengeluaran terkait perkara tersebut.

Menurut laporan sejumlah media, termasuk CNN, Departemen Kehakiman AS sedang menyelidiki apakah Carroll melakukan sumpah palsu dalam kesaksiannya pada dua gugatan perdata yang berkaitan dengan Presiden AS Donald Trump.

Carroll sebelumnya menuduh Trump melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya di ruang ganti sebuah department store di New York pada tahun 1996. Pada Mei 2023, juri federal di New York memutuskan bahwa Trump harus membayar ganti rugi sebesar 5 juta dolar AS kepada Carroll.

Trump secara konsisten membantah tuduhan tersebut dan menyebut Carroll mengarang cerita demi mempromosikan buku barunya.

Setelah itu, Carroll kembali menggugat Trump atas tuduhan pencemaran nama baik dan menuntut ganti rugi sebesar 12 juta dolar AS. Pada Januari 2024, juri di Manhattan memutuskan bahwa Trump harus membayar ganti rugi sebesar 83,3 juta dolar AS.

Fokus Penyelidikan: Sumber Dana Gugatan

Kontroversi yang kini menjadi pusat penyelidikan berawal dari kesaksian Carroll di bawah sumpah pada tahun 2022.

Saat itu, pengacara Trump, Alina Habba, menanyakan apakah ada pihak lain yang membantu membiayai gugatan tersebut. Carroll menjawab bahwa tidak ada.

Namun, dua minggu kemudian, menjelang persidangan, tim kuasa hukum Carroll memberi tahu hakim dan pengacara Trump bahwa sebagian biaya litigasi ternyata didanai oleh sebuah organisasi nirlaba yang memiliki hubungan dengan Reid Hoffman.

Habba kemudian menyatakan di pengadilan bahwa tim Carroll sebenarnya telah: “Menyembunyikan kebenaran selama hampir enam bulan.”

Trump Terus Ajukan Banding

Terkait putusan ganti rugi sebesar 5 juta dolar AS, Trump telah mengajukan banding hingga ke Mahkamah Agung Amerika Serikat.

Sementara itu, untuk putusan pencemaran nama baik senilai 83,3 juta dolar AS, Trump juga menyatakan akan terus mengajukan banding hingga proses hukum berakhir.

Namun, Mahkamah Agung AS telah beberapa kali menunda keputusan mengenai apakah akan menerima permohonan banding tersebut untuk diperiksa lebih lanjut.

Sumber : NTDTV.com

Laporan Ungkap Penyusupan PKT ke Kelompok G7, Lebih dari 2.000 Organisasi Tersingkap

EtIndonesia.com. Lembaga pemikir (think tank) Kanada, Montreal Institute for Global Security (MIGS), pada 27 Mei merilis sebuah laporan berjudul “Melindungi G7: Menghadapi Operasi Intervensi Beijing”. Laporan tersebut menyatakan bahwa Departemen Kerja Front Persatuan Partai Komunis Tiongkok (PKT) telah menerapkan strategi intervensi yang bersifat “sistematis” di negara-negara anggota G-7. 

Laporan itu membahas bagaimana PKT, melalui Departemen Kerja Front Persatuan serta jaringan luas organisasi afiliasi dan lembaga perantara yang beroperasi di bidang politik, ekonomi, akademik, media, dan masyarakat, menjalankan berbagai pola kegiatan di Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang. 

Kegiatan tersebut mencakup pendekatan terhadap kalangan elite, mobilisasi diaspora Tionghoa, pengaruh terhadap media, represi lintas negara, serta keterlibatan ekonomi yang bersifat strategis.

Lembaga pemikir (think tank) Kanada, Montreal Institute for Global Security (MIGS)

Menurut statistik dalam laporan tersebut, Departemen Kerja Front Persatuan PKT telah membangun jaringan yang terdiri atas lebih dari 2.000 organisasi, dengan lebih dari 900 di antaranya berada di Amerika Serikat. Sejumlah entitas tersebut mencakup asosiasi profesi, kelompok mahasiswa, organisasi kebudayaan, dan platform media.

PKT disebut berupaya memanfaatkan keterbukaan masyarakat demokratis untuk menjalankan berbagai aktivitas, seperti memengaruhi pemilu, memanipulasi opini publik, menganiaya pembangkang yang hidup di pengasingan, hingga mencuri rahasia industri. Hal ini dinilai menimbulkan tantangan bersama terhadap tata kelola demokrasi, kedaulatan negara, dan integritas ruang debat publik di negara-negara G7.

Laporan tersebut juga merekomendasikan agar negara-negara terkait mengambil langkah-langkah yang terkoordinasi untuk menghadapi berbagai bentuk intervensi tersebut.

PKT Keluarkan Aturan Baru untuk Memperketat Pengawasan Jenderal, Pakar: Isyarat Penangkapan Baru

Setelah konflik internal di kalangan petinggi militer PKT semakin memanas, Komisi Militer Pusat PKT pada 27 Mei mengeluarkan 26 aturan baru yang ditujukan kepada pejabat senior militer. Aturan tersebut menekankan pengawasan ketat terhadap para komandan utama dan peningkatan pengawasan terhadap pimpinan inti, serta mengklaim akan menegakkan “aturan besi”.

Sejak Juli 2023, militer yang direformasi dan dibangun langsung oleh Xi Jinping telah mengalami gelombang pembersihan besar-besaran. 

Hingga 24 Januari lalu, Wakil Ketua Komisi Militer Pusat PKT Zhang Youxia dan anggota Komisi Militer Pusat Liu Zhenli dilaporkan tumbang secara bersamaan. Akibatnya, dalam komisi militer saat ini hanya tersisa Ketua Komisi Militer Pusat Xi Jinping dan Wakil Ketua Zhang Shengmin. Beberapa media luar negeri bahkan menggambarkan Komisi Militer Pusat PKT saat ini sebagai institusi yang pada dasarnya telah mengalami kehancuran.

Aturan baru tersebut hanya diumumkan dalam bentuk ringkasan oleh media resmi Partai. Isinya mencakup tujuh aspek utama dengan total 26 ketentuan, termasuk “pengawasan ketat terhadap komandan utama sebagai teladan”, “penguatan kepemimpinan kolektif komite partai”, serta “mempertahankan prinsip partai dalam mengelola dan memilih kader”.

Para analis menilai bahwa penerbitan aturan baru ini menunjukkan bahwa gelombang pembersihan di lingkungan militer belum berakhir.

Peneliti senior dari Institute for National Defense and Security Research, Shen Mingshi, mengatakan bahwa berbagai slogan yang tercantum dalam dokumen resmi tersebut tidak benar-benar mampu mengendalikan para jenderal saat ini. 

Menurutnya, terlalu banyak aturan justru dapat membuat banyak orang memilih bersikap pasif, dengan pola pikir “lebih sedikit bertindak, lebih sedikit kesalahan; semakin banyak bertindak, semakin banyak kesalahan.”

Sementara itu, pengamat senior politik dan militer Mark berpendapat bahwa penerapan aturan terbaru untuk mengawasi para jenderal berpangkat tinggi kemungkinan merupakan pertanda bahwa menjelang Sidang Pleno Kelima atau Kongres Nasional PKT ke-21, akan ada gelombang penangkapan baru terhadap sejumlah petinggi militer.

Sumber : NTDTV.com

Penyerang Bersenjata Pisau Mengamuk di Stasiun Kereta Swiss, Seorang Guru dengan Berani Lindungi Anak-Anak

EtIndonesia. Pada Kamis pagi (28/5/2026),  insiden penyerangan dengan pisau terjadi di depan stasiun kereta di pinggiran kota Zurich, Swiss. Seorang pria tiba-tiba mengamuk sambil membawa pisau, melukai tiga orang hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Selama aksinya, ia juga berulang kali berteriak. Saat kejadian berlangsung, terdapat sekelompok anak-anak di sekitar lokasi, sehingga situasi sempat sangat mencekam.

Menurut sebuah video yang beredar di internet, seorang pria yang tampak berpakaian tidak rapi terlihat berlari di sepanjang jalan sambil berteriak. 

Pada saat itu, sekelompok anak-anak berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Seorang saksi mata mengatakan bahwa pria tersebut tampak sangat emosional dan gelisah. Warga yang berada di tempat kejadian panik, berteriak ketakutan dan berlarian menyelamatkan diri. Di tengah kepanikan itu, seorang guru segera maju ke depan untuk melindungi anak-anak yang tidak bersenjata tersebut.

Belakangan, polisi Zurich menyatakan bahwa tersangka adalah seorang pria warga negara Swiss dan Turki berusia 31 tahun.

Sekitar pukul 08.30 pagi waktu setempat, ia melakukan penikaman terhadap tiga pria di dekat stasiun kereta Winterthur railway station yang terletak di pinggiran Zurich.

Pelaku kemudian berhasil ditangkap oleh polisi. Aparat telah menutup lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, pihak berwenang belum mengumumkan motif penyerangan tersebut.

Sumber : NTDTV.com

Drone Rusia Terobos Wilayah NATO, Hantam Gedung Apartemen di Rumania

Uni Eropa dan NATO sama-sama menyatakan dukungan penuh kepada Bukares setelah insiden tersebut, yang mana terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai aktivitas Rusia di Eropa Timur.

EtIndonesia.com.  Sebuah drone Rusia melukai dua orang di wilayah tenggara Rumania pada 29 Mei, menurut pernyataan pemerintah negara anggota Uni Eropa dan NATO tersebut.

Insiden yang terjadi saat salah satu serangan udara Rusia semalam terhadap Ukraina, menandai pertama kalinya dalam perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun bahwa sebuah drone menghantam kawasan padat penduduk di Rumania. Insiden itu menyebabkan korban terluka.

Kementerian Pertahanan Rumania menyatakan: “Pada malam 28 hingga 29 Mei, Federasi Rusia kembali melancarkan serangan drone terhadap sasaran sipil dan infrastruktur di Ukraina, di dekat perbatasan sungai dengan Rumania.”

“Sebuah drone memasuki wilayah udara Rumania, terpantau radar menuju bagian selatan Kota Galati, lalu jatuh menimpa atap sebuah gedung apartemen. Benturan tersebut kemudian memicu kebakaran.”

Kementerian menambahkan bahwa tim khusus dari berbagai instansi langsung dikerahkan ke lokasi. Dua jet tempur F-16 juga diterbangkan dan diberi wewenang untuk mencegat target selama status siaga masih berlaku.

“Pusat Komando Militer Nasional telah memberi tahu Inspektorat Jenderal untuk Situasi Darurat mengenai perlunya langkah-langkah peringatan kepada masyarakat. Dalam konteks ini, pesan peringatan RO-Alert dikirimkan ke wilayah Tulcea, Galati, dan Braila,” kata kementerian tersebut.

Kepala Departemen Situasi Darurat Rumania sekaligus Wakil Menteri Dalam Negeri, Raed Arafat, mengatakan bahwa dua orang mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di lokasi kejadian.

Menteri Luar Negeri Rumania, Oana Toui, mengonfirmasi melalui platform X pada 29 Mei bahwa drone tersebut berasal dari Rusia. “Kami telah memanggil Duta Besar Federasi Rusia ke Kementerian Luar Negeri. Keamanan Rumania adalah prioritas mutlak kami,” tulisnya.

Drone Lain Ditemukan di Barat Laut Rumania

Dalam insiden terpisah, sebuah drone tanpa bahan peledak ditemukan di sekitar Basesti, Kabupaten Maramures, di barat laut Rumania. Media pemerintah TVR melaporkan bahwa area tersebut segera diamankan oleh pihak berwenang setempat.

Rumania, yang berbatasan darat sepanjang sekitar 640 kilometer dengan Ukraina, telah mengalami 28 kali pelanggaran wilayah udara oleh drone Rusia sejak Moskow mulai menyerang pelabuhan-pelabuhan Ukraina di sepanjang Sungai Donau.

Menanggapi insiden terbaru ini, Presiden Rumania Nicusor Dan mengumumkan bahwa ia telah mengadakan rapat Dewan Pertahanan Nasional Tertinggi pada 29 Mei.

Ia menyebut insiden tersebut sebagai: “Insiden paling serius yang memengaruhi wilayah nasional sejak dimulainya perang agresi Federasi Rusia terhadap Ukraina.”

 “Saya menyatakan dengan tegas bahwa tanggung jawab penuh atas insiden ini berada pada Federasi Rusia,” ujarnya. 

Menurutnya, insiden tersebut merupakan konsekuensi langsung dari perang Rusia terhadap Ukraina, penggunaan sistem senjata yang dinilai tidak bertanggung jawab di dekat perbatasan NATO, serta pengabaian sistematis terhadap hukum internasional.

Dan mengatakan bahwa ia akan memberi tahu para sekutu NATO, meminta tambahan kemampuan pertahanan anti-drone, dan membawa masalah ini ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

NATO dan Uni Eropa Mengecam

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Dan pada 29 Mei.

“Saya menyampaikan solidaritas penuh NATO kepada Rumania dan simpati kepada mereka yang terluka dalam insiden ini. Saya menegaskan bahwa NATO siap mempertahankan setiap jengkal wilayah sekutu.”

Rutte menambahkan: “Kami akan terus meningkatkan kesiapan untuk mencegah dan mempertahankan diri dari segala ancaman, termasuk ancaman drone. Perilaku Rusia yang ceroboh merupakan ancaman bagi kita semua.”

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menyatakan bahwa Rusia telah “melampaui batas sekali lagi”.“Kami berdiri dalam solidaritas penuh dengan Rumania dan rakyatnya.”

Ia menambahkan bahwa Uni Eropa akan terus memperkuat keamanan dan kemampuan pencegahan, khususnya di perbatasan timur, serta sedang mempersiapkan paket sanksi ke-21 terhadap Rusia.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas dan Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa.

Slovakia Serukan Dialog

Sementara itu, Perdana Menteri Slovakia Robert Fico menyerukan dimulainya dialog langsung antara Uni Eropa dan Rusia.

“Beberapa hari lalu saya mengatakan bahwa tanpa dialog antara Uni Eropa dan Rusia, satu drone yang tersesat saja dapat memicu eskalasi yang tidak akan mampu kita kendalikan.”

Fico menyatakan solidaritasnya kepada pemerintah Rumania, namun juga meminta semua pihak menahan diri dari pernyataan yang dapat memperkeruh situasi dan kembali menyerukan pembukaan dialog segera antara Uni Eropa dan Rusia.

Slovakia selama ini dikenal memiliki hubungan yang relatif lebih dekat dengan Rusia dibandingkan sebagian besar negara anggota Uni Eropa lainnya.

Hingga kini, Rusia belum memberikan komentar resmi terkait insiden tersebut.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai pelanggaran wilayah dan aktivitas militer Rusia di sisi timur NATO. Sejumlah negara anggota di kawasan tersebut telah menyerukan peningkatan kemampuan pertahanan untuk menghadapi potensi ancaman di masa mendatang.

Reuters turut berkontribusi dalam laporan ini.

Sumber : Theepochtimes.com