AS Perluas Sanksi ke Maduro dan Perkuat Dominasi Militer di Karibia
Amerika Serikat pada Selasa (23 Desember) dalam sebuah pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa secara terbuka menuduh rezim diktator Venezuela, Nicolás Maduro, sebagai pemerintahan ilegal, serta menetapkan bahwa Maduro sendiri merupakan pimpinan organisasi teroris narkoba yang dikenal sebagai “Kartel Matahari” (Cartel de los Soles). Amerika Serikat menyatakan akan memberlakukan sanksi semaksimal mungkin untuk memutus sumber pendanaan Maduro. Pada saat yang sama, pihak AS menegaskan bahwa penyitaan kapal tanker minyak merupakan cara utama untuk memutus urat nadi keuangan Maduro.
EtIndonesia. Belakangan ini, Amerika Serikat telah mencegat beberapa kapal tanker minyak di Laut Karibia dan mengerahkan kapal induk serta pesawat tempur untuk terus meningkatkan tekanan, dengan tujuan memblokade secara menyeluruh ekspor minyak Venezuela.
Dalam pertemuan PBB tersebut, Amerika Serikat terlebih dahulu menegaskan bahwa rezim Maduro adalah ilegal, dan bahwa Maduro sendiri oleh AS ditetapkan sebagai pemimpin organisasi teroris asing Kartel Matahari.
“Faktanya, kapal tanker yang dikenai sanksi merupakan jalur kehidupan ekonomi utama bagi Maduro dan rezim ilegalnya, sekaligus menjadi sumber pendanaan bagi organisasi teroris narkoba ‘Kartel Matahari’,” ujar Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Mike Waltz.
Penyitaan kapal tanker minyak merupakan langkah terbaru Presiden AS Donald Trump untuk menekan Maduro. Waltz menegaskan bahwa Amerika Serikat akan memberlakukan dan menegakkan sanksi dalam skala maksimal guna memutus sumber dana Maduro.
“Kemampuan Maduro menjual minyak Venezuela memungkinkan dirinya mempertahankan klaim kekuasaan yang palsu, serta melanjutkan aktivitas teror narkoba. Terus terang, rakyat Venezuela layak mendapatkan masa depan yang lebih baik; mereka telah lama menderita di bawah kediktatoran sosialis Maduro,” tambahnya.
Hingga bulan ini, Penjaga Pantai Amerika Serikat telah mencegat dua kapal tanker yang penuh dengan minyak mentah Venezuela di Laut Karibia, dan saat ini tengah mengejar kapal ketiga yang terkait dengan Venezuela.
Saat ini, Amerika Serikat sedang mengerahkan kekuatan militer besar di kawasan Karibia, termasuk kapal induk, pesawat tempur, dan kapal perang lainnya. Sumber lain menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, pesawat tiltrotor V-22 Osprey serta lebih banyak pesawat angkut MC-130J “Commando II” telah tiba di Aguadilla, Puerto Riko.
Menurut laporan Reuters, perusahaan minyak milik negara Venezuela, PDVSA, memproduksi sekitar 1,1 juta barel minyak mentah per hari. Namun akibat blokade Amerika Serikat, kini hampir tidak ada perusahaan yang berani membantu mengangkut minyak tersebut.
Laporan oleh reporter New Tang Dynasty Television Liu Jiajia, Amerika Serikat.
Nasry Asfura Resmi Diumumkan Sebagai Presiden Terpilih Honduras
EtIndonesia. Komisi Pemilihan Umum Nasional Honduras (CNE) pada Rabu (24/12/2025), setelah menyelesaikan penghitungan 99,93% suara, merilis hasil resmi pemilihan presiden dan mengumumkan bahwa kandidat Partai Nasional, Nasry Asfura, terpilih sebagai presiden. CNE Honduras akan merilis jumlah suara final resmi sebelum 30 Desember.
Data resmi Komisi Pemilihan Honduras menunjukkan:
- Kandidat Partai Nasional (PN) Nasry Asfura memperoleh 1.481.517 suara, dengan 40,26% suara.
- Kandidat Partai Liberal (PL) Salvador Nasralla memperoleh 1.455.169 suara, dengan 39,54% suara.
- Kandidat dari partai kiri berkuasa Partai Kebebasan dan Pembangunan Kembali (Libre), Rixi Moncada, yang berasal dari partai Presiden petahana Xiomara Castro, memperoleh 706.266 suara, dengan 19,19% suara.
Setelah kemenangannya dikonfirmasi, Asfura menulis di platform media sosial X: “Honduras, saya siap memimpin negara dan tidak akan mengecewakan kalian.”
Pemilihan presiden Honduras digelar pada 30 November, namun proses penghitungan suara berlangsung lambat karena berbagai faktor dan mendapat perhatian luas. Sebelum pemilu, kandidat dari Partai Nasional dan Partai Liberal yang berada di oposisi sama-sama menyatakan bahwa jika menang, mereka mungkin akan memulihkan hubungan diplomatik dengan Taiwan.
Setelah kemenangan Asfura dikonfirmasi sebagai presiden terpilih Honduras, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyampaikan sambutan positif. Dalam pernyataannya, ia mengatakan: “Kami menantikan kerja sama dengan pemerintahan yang akan datang (Asfura) untuk mendorong kerja sama keamanan bilateral dan regional, menghentikan imigrasi ilegal ke Amerika Serikat, serta memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara.”
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya juga menyatakan dukungannya kepada Asfura, dengan mengatakan bahwa keduanya dapat bekerja sama dalam memerangi perdagangan narkoba. Trump juga menyebutkan bahwa jika Asfura kalah, Amerika Serikat akan mengurangi bantuan kepada Honduras. (Hui)
Komando Pertahanan Udara Amerika Utara: Santa Claus Telah Resmi Berangkat
EtIndonesia. Malan natal 24 Desember 2025, Komando Pertahanan Udara Amerika Utara (NORAD) mengkonfirmasi bahwa Santa Claus telah resmi berangkat, memulai misi tahunan keliling dunia untuk membagikan hadiah. NORAD juga meyakinkan anak-anak di seluruh dunia bahwa perjalanan kereta salju Santa berjalan lancar dan semuanya akan berlangsung sesuai rencana. Komando tersebut akan menggunakan sistem radar dan satelit untuk mensimulasikan pemantauan perjalanan Santa Claus dalam mengantarkan hadiah ke seluruh dunia. Ayo segera ikuti!
“Jenis cuaca di kawasan Amerika Utara sangat beragam. Saat ini, wilayah utara dan beberapa daerah pesisir memang sedang mengalami badai salju, sementara wilayah selatan Amerika Utara menikmati cuaca yang hangat dan menyenangkan. Namun semua itu tidak akan memengaruhi Santa Claus. Santa dapat terbang dalam berbagai kondisi cuaca, dan kami memperkirakan perjalanannya malam ini tidak akan mengalami gangguan apa pun,” kata Mayor Jenderal NORAD David Moore.
Kapan Santa Claus biasanya membagikan hadiah kepada anak-anak?
David Moore menjelaskan: “Biasanya, Santa mengantarkan hadiah antara pukul 9 malam hingga tengah malam waktu setempat, di mana pun anak-anak itu berada. Oleh karena itu, kami memperkirakan ia akan mulai membagikan hadiah kepada anak-anak di Amerika Utara pada rentang waktu tersebut, dengan syarat anak-anak sudah tidur dan percaya akan keberadaan Santa Claus.”
Tradisi “Melacak Santa Claus” ini telah berlangsung selama 70 tahun.
Juru bicara NORAD, Kolonel Angkatan Udara Kelly Fruehser, menjelaskan: “Tujuh puluh tahun lalu, seorang anak kecil tanpa sengaja menelepon pendahulu NORAD, yaitu Komando Pertahanan Udara Benua. Perwira yang mengangkat telepon mendengar anak itu bertanya: ‘Di mana Santa Claus?’ Sang perwira menyadari bahwa kami bisa melacak segala sesuatu yang terbang di atas Amerika Utara, lalu ia berkata: tentu saja kami bisa melihat di mana Santa berada. Meski biasanya kami hanya melacak ancaman, ia tetap memeriksa posisi Santa dan memberitahukannya kepada anak tersebut. Dari situlah tradisi ini bermula.”
Kini, kegiatan ini telah menjadi ritual perayaan yang diikuti keluarga-keluarga di seluruh dunia.
Kelly Fruehser menambahkan: “Setiap tanggal 24 Desember, kami menerima banyak sekali panggilan telepon dari seluruh dunia. Tahun lalu, kami menjawab hampir 400 ribu panggilan, dan tahun ini diperkirakan jumlahnya akan lebih banyak lagi.”
Sementara itu, lampu-lampu Natal menerangi banyak kota di dunia. Mulai dari upacara penyalaan pohon Natal di Gedung Capitol Washington DC, Pohon Natal di Rockefeller Center New York, hingga pasar Natal dan pertunjukan cahaya di berbagai kota Eropa. Lampu warna-warni dan pasar tradisional membawa kehangatan serta keramaian di malam musim dingin, sekaligus mendorong konsumsi di sektor kuliner, ritel, dan pariwisata.
Asosiasi Penerbangan Amerika memperkirakan bahwa antara 19 Desember hingga 5 Januari tahun depan, rata-rata sekitar 2,9 juta penumpang per hari akan bepergian di Amerika Serikat, meningkat 1,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Periode ini diperkirakan menjadi salah satu musim liburan tersibuk dalam sejarah industri penerbangan. Meski harga tiket pesawat rata-rata naik sekitar 7%, permintaan perjalanan tetap kuat, mencerminkan meningkatnya antusiasme bepergian dan berbelanja selama musim liburan, sekaligus menambah suasana Malam Natal yang meriah dan hangat. (Hui)
Laporan New Tang Dynasty Television Tian Xin, Amerika Serikat.
Tragedi Malam Natal Para Migran: Kapal karam di Mediterania Tewaskan 116 Orang
EtIndonesia. Organisasi Alarm Phone, sebuah layanan hotline penyelamatan di Laut Mediterania yang khusus menerima panggilan darurat dari migran, menyatakan bahwa pada Rabu (24 Desember) dilaporkan sebuah kapal yang membawa 117 migran terbalik di laut. Hanya 1 orang yang dilaporkan selamat dan ditemukan di Tunisia, Afrika Utara. Hingga saat ini, Penjaga Pantai Italia belum mengkonfirmasi insiden tersebut.
Dalam pernyataan tertulisnya, Alarm Phone menyebutkan bahwa pada tanggal 19 mereka menerima laporan mengenai sebuah kapal migran yang berangkat dari pelabuhan Zuwara, Libya, pada 18 Desember. Organisasi tersebut berulang kali mencoba menghubungi kapal itu melalui telepon satelit, namun tidak berhasil.
Pada 21 Desember malam, Alarm Phone menerima informasi bahwa nelayan Tunisia menemukan satu orang penyintas di sebuah perahu kayu. Orang tersebut mengatakan bahwa dirinya berangkat dari Zuwara dua hari sebelumnya dan merupakan satu-satunya korban selamat dari kecelakaan kapal tersebut. Ia kemudian dibawa oleh para nelayan ke sebuah rumah sakit di Tunisia.
Menurut Alarm Phone, berdasarkan penuturan penyintas, hanya beberapa jam setelah kapal berangkat, kondisi cuaca memburuk secara drastis, dengan kecepatan angin mencapai 40 kilometer per jam. Karena kondisi fisik penyintas yang sangat lemah, ia belum dapat menjelaskan secara rinci kronologi kecelakaan tersebut.
Alarm Phone juga menyatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, Penjaga Pantai Libya dan Tunisia tidak dapat melaut akibat cuaca buruk, khususnya pada 18 hingga 19 Desember malam, sehingga tidak ada upaya penyelamatan yang berhasil dilakukan.
Pada periode yang sama, tidak ada kapal migran dari Libya yang tiba di Pulau Lampedusa, Italia selatan. Oleh karena itu, hingga kini insiden tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari otoritas terkait. (Hui)
Sumber : NTDTV.com
Perempuan Putus Asa Menenggak Pestisida di Kantor Pengaduan Negara Saat Siaran Live di Beijing, Hingga Kini Nasibnya Tak Diketahui
Di bawah pemerintahan Partai Komunis Tiongkok (PKT), keluhan rakyat memuncak. Di luar Kantor Pengaduan Nasional di Beijing, terus terjadi kasus para pemohon pengaduan yang dipaksa melompat ke sungai, serta banyak pemohon putus asa yang menggunakan berbagai cara tragis untuk memperjuangkan hak mereka. Sementara itu, pihak berwenang PKT tampaknya sudah terbiasa menghadapi situasi ini, dengan respons yang dingin dan terampil.
EtIndonesia. Pada 22 Desember 2025, sebuah video yang beredar daring menunjukkan seorang perempuan pemohon pengaduan lanjut usia berdiri di bawah tembok tinggi sambil mengangkat botol pestisida diquat yang tersisa setengah. Ia melakukan siaran langsung dan mengaku berada di luar Kantor Pengaduan Nasional, mengatakan bahwa “tidak ada jalan hidup lagi”, lalu meminum sisa pestisida tersebut.
Setelah mengunggah video ke media sosial, ia meninggalkan pesan meminta warganet menelepon nomor darurat 110 agar polisi datang untuk “mengurus jenazahnya”. Ia juga menyebutkan identitasnya, mengaku bernama Cao Yang, berasal dari Kota Ezhou, Provinsi Hubei.
Hingga kini, kondisi perempuan pemohon pengaduan tersebut belum diketahui. Setelah menyampaikan pesan permintaan bantuan, ia tidak lagi memberikan kabar. Pemohon pengaduan lain di dalam grup mencoba mencari bantuan ke berbagai pihak, namun grup tersebut dibubarkan oleh polisi untuk membungkam suara. Sejumlah warganet menduga perempuan itu kemungkinan besar telah meninggal dunia.
Menurut informasi publik, diquat (juga dikenal sebagai “erjiazhi”) merupakan pestisida dengan tingkat toksisitas sedang. Dosis mematikan bagi manusia berkisar 6–12 gram, dengan mekanisme keracunan yang berkaitan dengan kerusakan akibat stres oksidatif. Gejala keracunan akut meliputi mual, muntah, dan kegagalan multi-organ. Pada 1 Desember lalu, seorang pemilik toko kembang api berusia paruh baya di Chenzhou, Provinsi Hunan, mengunggah video saat meminum diquat dan kemudian meledakkan tokonya sendiri. Pria tersebut meninggal keesokan harinya meski sempat mendapat perawatan darurat.
Berdasarkan informasi yang beredar di kelompok-kelompok pembela hak di daratan Tiongkok, setelah insiden siaran langsung minum pestisida di Kantor Pengaduan Beijing, respons pihak berwenang PKT—seperti biasanya—bukanlah menyelesaikan masalah, melainkan memperketat pengawasan dan “menjaga stabilitas”, yakni “menyelesaikan orang yang mengajukan masalah”.
Pada 24 Desember, sebuah video yang beredar daring menunjukkan Wu Fangfei, korban efek samping vaksin COVID-19 asal Kota Loudi, Provinsi Hunan, didatangi dan digeledah polisi di tempat tinggalnya di Beijing. Disebutkan bahwa polisi mengetahui Wu Fangfei membeli pestisida melalui pemantauan kamera, dan menduga ia berniat bunuh diri.
Selain kasus minum pestisida, para pemohon pengaduan di Tiongkok daratan juga menyebarkan informasi bahwa baru-baru ini seseorang melakukan aksi bakar diri sebagai bentuk perlawanan di depan Lapangan Tiananmen. Namun, informasi tersebut dengan “terampil” dibungkam oleh petugas resmi di lokasi; video dan foto yang diambil warga dipaksa dihapus, dan di tempat kejadian hanya tersisa satu tubuh yang hangus terbakar.
Selain itu, di luar Kantor Pengaduan Nasional di Beijing, petugas “penjaga stabilitas” dari berbagai daerah di Tiongkok dilaporkan secara sewenang-wenang menangkap para pemohon pengaduan. Dari lokasi ini, terus bermunculan laporan tentang pemohon yang dipaksa melompat ke sungai. (Hui)
Berita ini tak bermaksud menginspirasi anda untuk melakukan tindak mengakhiri hidup, jika anda memiliki kecenderungan tersebut segera datangi klinik kesehatan mental atau berkunjung ke psikiater
Kamboja Menuduh Thailand Melakukan Serangan Berat Saat Perundingan Perdamaian Berlanjut
EtIndonesia. Kamboja pada hari Jumat (26/12) menuduh Thailand meningkatkan serangan di daerah perbatasan yang disengketakan, bahkan ketika para pejabat dari kedua belah pihak duduk bersama untuk pertemuan beberapa hari guna mencoba menghentikan kekerasan.
Konflik perbatasan yang telah berlangsung lama antara kedua negara tetangga ini kembali berkobar bulan ini, melanggar gencatan senjata sebelumnya. Angka resmi menyebutkan jumlah korban tewas lebih dari 40 orang, dengan hampir satu juta orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
Para pejabat Kamboja dan Thailand berada di hari ketiga pembicaraan mereka di pos pemeriksaan perbatasan pada hari Jumat, dengan menteri pertahanan dari kedua negara dijadwalkan bertemu pada hari Sabtu.
Namun, Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan militer Thailand melakukan pemboman berat di daerah perbatasan yang disengketakan di Provinsi Banteay Meanchey pada Jumat pagi.
Apa yang dikatakan Kamboja?
“Dari pukul 06.08 hingga 07.15, militer Thailand mengerahkan jet tempur F-16 untuk menjatuhkan sebanyak 40 bom, untuk mengintensifkan pemboman di daerah desa Chok Chey,” demikian pernyataan tersebut.
Media Thailand melaporkan pada hari Jumat bahwa pasukan Kamboja telah melancarkan serangan besar-besaran semalam di sepanjang perbatasan di Provinsi Sa Kaeo, di mana beberapa rumah rusak akibat penembakan.
Kedua negara saling menyalahkan atas pemicu pertempuran baru ini, yang telah menyebar ke hampir setiap provinsi di sepanjang perbatasan mereka.
Kedua negara juga mengklaim telah bertindak untuk membela diri dan menuduh negara lain menyerang warga sipil.
Gencatan senjata yang rapuh
Amerika Serikat, Tiongkok, dan Malaysia menengahi gencatan senjata untuk mengakhiri bentrokan mematikan selama lima hari pada bulan Juli, tetapi gencatan senjata itu berumur pendek.
Sebelumnya pada hari Jumat, Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet mengatakan di Facebook bahwa dia telah berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio dan keduanya membahas “cara untuk mengamankan gencatan senjata di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand”.
Konflik tersebut berakar dari sengketa teritorial terkait penetapan batas wilayah sepanjang 800 kilometer (500 mil) pada era kolonial dan sejumlah reruntuhan kuil yang terletak di sana.(yn)
Hampir 700 Lubang Raksasa Ambles Ditemukan di Turkiye
Wilayah pertanian penting di Turkiye tengah, Dataran Konya, tengah menghadapi krisis geologi serius. Akibat kekeringan ekstrem dan pengambilan air tanah secara berlebihan dalam jangka panjang, hampir 700 lubang runtuhan besar telah muncul. Lubang-lubang dengan diameter hingga 30 meter ini semakin cepat “menelan” lahan pertanian dan menimbulkan ancaman serius terhadap sektor pertanian serta keselamatan penduduk setempat.
EtIndonesia. Menurut laporan Reuters pada 24 Desember 2025, di Karapınar, Provinsi Konya, lahan pertanian yang ditanami jagung, gandum, dan bit gula dipenuhi lubang runtuhan raksasa. Di beberapa tempat, satu petak sawah bahkan dipenuhi belasan lubang. Di daerah pegunungan, lubang runtuhan kuno yang dulu berisi air kini sebagian besar telah mengering.
Profesor geologi dari Universitas Teknologi Konya, Fettullah Arık, mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir laju pembentukan lubang runtuhan di Cekungan Konya semakin cepat, dengan jumlah total kini mendekati 700 lubang.
Arık menjelaskan bahwa penyebab utama meningkatnya jumlah lubang runtuhan adalah perubahan iklim dan kekeringan. Sejak tahun 2000, perubahan iklim dan kekeringan telah mempengaruhi seluruh dunia, menyebabkan permukaan air tanah terus menurun dari tahun ke tahun.
Ia menyebutkan bahwa saat ini penurunan muka air tanah telah mencapai 4 hingga 5 meter per tahun, jauh melampaui angka sekitar 0,5 meter per tahun pada awal tahun 2000-an. Kondisi ini semakin memperparah kekhawatiran di sektor pertanian utama Turki.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa kekeringan dan menyusutnya cadangan air tanah memaksa petani setempat untuk menggali lebih banyak sumur, di mana banyak di antaranya tidak memiliki izin resmi. Hal ini semakin menguras sumber daya air tanah dan memperburuk situasi.
Arık menambahkan bahwa meskipun lubang runtuhan yang baru terbentuk belum menimbulkan korban jiwa, sifatnya yang tidak dapat diprediksi telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan jiwa dan harta benda penduduk setempat.
Laporan itu juga mengisahkan pengalaman seorang petani lokal, Mustafa Sık, yang dalam dua tahun terakhir mendapati dua lubang runtuhan muncul di lahannya. Ia mengenang bahwa ketika lubang kedua terbentuk pada Agustus 2024, saudaranya sedang bekerja di ladang tidak jauh dari lokasi tersebut, dan ia mendengar “suara gemuruh mengerikan yang memekakkan telinga”.
Setelah melakukan survei di ladang milik Sık, para ahli geologi menemukan dua lokasi lain yang berpotensi menjadi lubang runtuhan, namun tidak dapat memprediksi kapan tepatnya runtuhan tersebut akan terjadi.
Menurut laporan AccuWeather, Badan Penanggulangan Bencana dan Keadaan Darurat Turki (AFAD) mencatat bahwa hingga kini telah terkonfirmasi 684 lubang runtuhan di seluruh Turki, dengan 534 di antaranya berada di Provinsi Konya, wilayah pertanian terbesar di negara tersebut.
Dataran Konya menyumbang sekitar 11% dari total lahan pertanian nasional Turki. Rekaman drone menunjukkan bahwa lanskap pertanian yang dulunya datar kini dipenuhi lubang-lubang raksasa yang sangat dalam. Beberapa di antaranya berdiameter lebih dari 30 meter dan memiliki kedalaman hingga puluhan meter, seolah-olah permukaan bumi terkoyak.
Universitas Teknologi Konya menyatakan bahwa dalam satu tahun terakhir, wilayah Karapınar saja telah menambah lebih dari 20 lubang runtuhan besar, sebagian dengan skala yang mencengangkan. Jika sebelumnya dalam beberapa dekade hanya sesekali muncul sedikit lubang, kini wilayah Konya hampir setiap tahun mengalami penambahan puluhan titik runtuhan.
Para ahli memperingatkan bahwa saat ini telah terdeteksi sekitar 1.850 titik potensi amblesan tanah, menandakan bahwa krisis ini masih terus meluas. (Hui)
Beijing Diketahui Kerahkan Lebih dari 100 Rudal Balistik Antar Benua, Dunia Diminta Perkuat Pertahanan
Sebuah draf laporan Pentagon yang terbaru dan bocor menunjukkan bahwa Partai Komunis Tiongkok (PKT), demi memiliki kemampuan merebut Taiwan dengan kekuatan militer pada akhir tahun 2027, diduga telah mengerahkan lebih dari 100 rudal balistik antarbenua (ICBM) di wilayah perbatasan Tiongkok–Mongolia. Sejumlah analis menilai bahwa Amerika Serikat, Taiwan, serta negara-negara demokratis lainnya perlu memperkuat kekuatan militer mereka sendiri untuk menghalangi ambisi PKT.
EtIndonesia. Menurut laporan eksklusif Reuters, laporan Departemen Pertahanan AS menunjukkan bahwa PKT kemungkinan telah menempatkan lebih dari 100 rudal balistik antarbenua di tiga kompleks silo peluncuran rudal yang terletak dekat perbatasan Mongolia. Meskipun Departemen Pertahanan AS sebelumnya telah mengungkap keberadaan silo-silo tersebut, ini merupakan pertama kalinya jumlah rudal yang benar-benar ditempatkan di dalamnya diungkapkan.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa persediaan hulu ledak nuklir PKT pada 2024 masih berada di angka rendah sekitar 600 unit, namun sedang diperluas dan dimodernisasi dengan cepat.
Diperkirakan pada 2030 jumlahnya akan melebihi 1.000 hulu ledak. Selain itu, PKT dinilai tidak menunjukkan minat terhadap perundingan pengendalian senjata, yang berpotensi mengancam stabilitas strategis global.
“Ini menunjukkan bahwa ambisi militer PKT terus berkembang. Di satu sisi, secara konvensional mereka akan mencegah negara lain mendekati Taiwan untuk melakukan bantuan pertahanan. Di sisi lain, mereka menggunakan pencegahan nuklir, yaitu dengan ancaman senjata nuklir agar negara lain tidak berani membantu Taiwan. Inilah niat Beijing,” ujar Direktur Institut Strategi dan Sumber Daya di Institut Riset Pertahanan dan Keamanan Nasional Taiwan, Su Ziyun.
Komentator militer senior Mark menyatakan: “Bagi PKT, musuh nomor satu mereka adalah Amerika Serikat. Karena itu, seluruh pengembangan persenjataan mereka, termasuk senjata nuklir, ditujukan kepada Amerika Serikat.”
Ia menambahkan: “Dalam sepuluh tahun terakhir, perkembangan senjata nuklir PKT berlangsung sangat cepat. Tujuan utama mereka adalah agar jumlah hulu ledak nuklir pada dasarnya dapat menyamai, bahkan melampaui, Amerika Serikat.”
Analisis dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa PKT tengah menyempurnakan pengerahan militernya dengan tujuan memiliki kemampuan menyerang dan merebut Taiwan pada akhir 2027, salah satunya melalui kemampuan menyerang target yang berjarak 1.500 hingga 2.000 mil laut dari wilayah Tiongkok.
“PKT berupaya memiliki kemampuan untuk berperang melawan Taiwan dan memenangkan perang tersebut pada akhir 2027. Selain itu, Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, juga menyatakan bahwa jika PKT menyerang Taiwan, hal itu dapat mendorong Rusia melakukan aksi terkait di Eropa guna mengalihkan sumber daya Eropa dari Amerika Serikat atau Taiwan. Ini semua patut menjadi perhatian kita,” ujar Su Ziyun.
Para pakar menilai bahwa meskipun kondisi ekonomi Tiongkok terus memburuk, pemimpin PKT masih mungkin melancarkan perang terhadap Taiwan untuk mengalihkan krisis kekuasaan. Oleh karena itu, negara-negara lain perlu memperkuat kemampuan militernya demi menjaga perdamaian melalui kekuatan.
Mark mengatakan: “Jika Xi Jinping benar-benar menghadapi krisis kekuasaan, ia mungkin akan melancarkan perang untuk mengalihkan perhatian. Hal seperti ini pernah terjadi di masa lalu. Karena itu, saya pikir semua negara demokratis harus memperkuat kekuatan militernya agar dapat menghalangi PKT dan mencegahnya melangkah ke arah invasi.”
Su Ziyun menambahkan: “Ini menegaskan pentingnya Taiwan memanfaatkan waktu untuk meningkatkan anggaran pertahanan guna memperkuat kemampuan pertahanan nasional. Hal ini sangat krusial, karena hanya dengan kekuatanlah perdamaian dapat dipertahankan.” (Hui)
Laporan wawancara oleh reporter New Tang Dynasty Television Zhang Qin dan Luo Ya.
Rusia Memperketat Kontrol Atas Media Sosial, Memaksa Para Blogger untuk Menyebarkan Propaganda Negara
EtIndonesia. Dewan Rusia sedang menyiapkan undang-undang yang akan mewajibkan blogger untuk menyebarkan iklan propaganda negara, menurut Pusat Pemberantasan Disinformasi (CCD) di bawah Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina.
Rancangan undang-undang di Rusia akan mewajibkan blogger dan platform online utama untuk memuat konten propaganda wajib, mengalokasikan setidaknya 5% dari seluruh ruang iklan untuk pesan yang mempromosikan apa yang disebut “nilai-nilai tradisional,” “patriotisme,” dan “budaya.”
Berdasarkan proposal tersebut, semua pemilik saluran publik besar dan akun media sosial akan diwajibkan untuk menempatkan konten tersebut. CCD menggambarkan inisiatif ini sebagai langkah lain menuju kontrol Kremlin yang komprehensif atas media sosial dan blogger di Rusia.
Pusat tersebut mencatat bahwa sejak dimulainya invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, pihak berwenang secara sistematis telah memanfaatkan blogger untuk secara terbuka membenarkan perang dan memperkuat narasi negara. Mereka yang menolak untuk bekerja sama, menurut peringatan CCD, menghadapi hukuman hingga hukuman penjara sungguhan berdasarkan undang-undang yang mengkriminalisasi penyebaran apa yang disebut “berita palsu” tentang angkatan bersenjata Rusia.
Propaganda dan pengendalian informasi
Langkah-langkah pengendalian juga diperketat di Krimea, di mana akses internet dapat diputus tanpa pemberitahuan. Menurut pejabat Ukraina, dinas keamanan mendorong pemutusan akses selama “periode yang tidak tepat,” seperti penembakan, insiden penting, atau lonjakan ketidakpuasan publik. Internet seluler dipandang sebagai risiko karena perannya dalam pengorganisasian diri yang cepat, mendokumentasikan pelanggaran, dan menyebarkan informasi tidak resmi.
CCD juga telah menyoroti kampanye disinformasi yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk mendiskreditkan pasukan Ukraina, termasuk video yang dihasilkan AI dan cerita kejahatan palsu yang secara keliru dikaitkan dengan anggota militer Ukraina, serta klip TikTok palsu yang menuduh “penyerahan massal” di dekat Pokrovsk. (yn)
Pesawat Pengebom Rusia Terbang Dekat Inggris, NATO Mengerahkan Jet Tempur
EtIndonesia. Presiden Rusia, Vladimir Putin mengirimkan pesawat pengebom berkemampuan nuklir untuk mengancam Inggris bagian utara, melakukan penerbangan jarak jauh menjelang Natal di atas Laut Norwegia. NATO mengerahkan jet tempur, lapor Mirror.
Seperti yang dilaporkan, NATO terpaksa mengerahkan jet tempur untuk memantau pesawat Rusia yang besar tersebut.
Jet tempur Su-33 mengawal pesawat pengebom jarak jauh selama penerbangan, yang menurut para jurnalis, mungkin merupakan upaya yang disengaja untuk mengganggu Barat di dekat rute penerbangan Santa Claus dari Kutub Utara.
“Pesawat pengebom jarak jauh Tu-95MS dari Angkatan Udara Rusia melakukan penerbangan terjadwal di wilayah udara di atas perairan netral Laut Barents dan Laut Norwegia. Durasi penerbangan lebih dari tujuh jam,” kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Kementerian Rusia menambahkan bahwa di titik-titik tertentu di sepanjang rute, pesawat pengebom jarak jauh tersebut didampingi oleh jet tempur dari negara-negara asing, tetapi tidak menyebutkan angkatan udara NATO mana yang mencegat pesawat Tu-95MS tersebut.
Diketahui bahwa Rusia juga telah menggunakan pesawat pembom semacam itu untuk menyerang Ukraina.
Pencegatan pesawat Rusia
Pada bulan Oktober, Polandia mengerahkan jet tempur MiG-29 untuk mencegat pesawat pengintai Il-20 Rusia. Ini adalah insiden ketiga dalam seminggu.
Pada bulan September, NATO mengerahkan jet tempur setelah pesawat pengintai Rusia terdeteksi di atas Laut Baltik. Dua hari sebelumnya, pada tanggal 19 September, jet tempur MiG-31 Rusia melanggar wilayah udara Estonia dan berada di sana selama 12 menit.
Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Estonia memanggil kuasa usaha Rusia untuk memprotes, dan pemerintah meminta sekutu NATO untuk berkonsultasi berdasarkan Pasal 4. Rusia membantah adanya pelanggaran.
Selain itu, Norwegia melaporkan bahwa Rusia telah melanggar wilayah udaranya tiga kali tahun ini, dengan setiap pelanggaran berlangsung dari satu hingga empat menit.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio sebelumnya mengatakan negara-negara NATO bermaksud untuk menembak jatuh hanya pesawat Rusia yang menyerang wilayah mereka.
Pada saat yang sama, Rusia mengancam NATO dengan perang jika pesawat-pesawatnya ditembak jatuh.(yn)
