Spanyol Susul Jerman Ke Piala Dunia Rusia

EpochTimesId – Tim Nasional Spanyol memastikan langkah ke Putaran Final Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia. Tim Matador menyusul Jerman, Belgia dan Inggris yang juga sudah mengapling tempat di Putaran Final.

Spanyol memastikan diri melaju ke Rusia setelah memenangi laga kandang melawan Albania, Jumat (6/10/2017) malam waktu setempat. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Jose Rico Perez, Spanyol menang dengan skor 3-0.

Dalam laga lanjutan Grup G Zona Eropa ini seluruh Gol Spanyol dicetak pada babak pertama. Mereka yang mencatatkan nama di papan skor ada Rodrigo Moreno pada menit ke-16, Isco dan Thiago Alcantara menit 24 dan 27.

Spanyol dipastikan lolos setelah Italia yang menjadi pesaing terberat hanya meraih hasil seri pada laga grup G lainnya. Matador pun dipastikan menjadi juara Grup dengan koleksi 25 poin dari sembilan laga.

Rusia 2018 akan menjadi penampilan Piala Dunia Spanyol yang ke-11 kalinya secara beruntun.

Bagi Italia jatah Play-Of bagi para runner-up juga belum aman. Lolos tidaknya Italia masih menunggu pertandingan melawan Albania pada 9 Oktober 2017 mendatang.

Hasil Kualifikasi Piala DUnia Zona Eropa, Jumat malam waktu setempat atau Sabtu dinihari WIB :

Group D
Austria 2-3 Serbia
Georgia 0-1 Wales
Republic of Ireland 2-0 Moldova

Group G
Spain 3-0 Albania
Italy 1-1 FYR Macedonia
Liechtenstein 0-1 Israel

Group I
Turkey 0-3 Iceland
Kosovo 0-2 Ukraine.
(waa)

Pebisnis dari 65 Mancanegara Bakal Memborong Saat Trade Expo Indonesia 2017

Epochtimes.id– Kementerian Perdagangan mengumumkan perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 yang akan berlangsung pada 11-15 Oktober 2017 bakal dihadiri para buyer berasal dari 65 negara.

“Per 4 Oktober 2017, buyer dari 65 negara sudah mendaftar secara online untuk mengunjungi TEI 2017. Diharapkan para buyer ini dapat menjajaki dan menjalin kerja sama dengan eksportir produk Indonesia,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI,  Arlinda di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Menurut Arlinda saat ini sudah menerima 6.658 permintaan terhadap produk Indonesia pada TEI 2017 yang bakal digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten.

Permintaan terbesar sejauh ini yaitu produk makanan dan minuman, produk dan jasa manufaktur, serta furnitur, furnis, dan furnitur taman. Dalam TEI 2017 ditargetkan dihadiri sebanyak 16.000 buyers.

TEI 2017 mempersiapkan area seluas 50.000 meter persegi. Area tersebut akan digunakan untuk menampung peserta pameran yang ditargetkan mencapai 1.100 perusahaan nasional.

Area pameran akan dibagi ke dalam tujuh zonasi, yaitu Kuliner Nusantara di Hall 1; Furniture and Furnishing di Hall 2 dan 3; Premium Products, Kementerian, dan Lembaga di Hall 3A; Strategic Industries, BUMN Goes Export di Hall 5; Manufacturing Products and Services di Hall 6 dan 7; Foods and Beverages Products di Hall 8 dan 9; Province Premium Products di Hall 10.

Selain pembagian ke dalam tujuh zonasi, ada pula zona khusus, yaitu Zona Indonesia Design Development Center (IDDC) dan Zona Import Promotion Desk (IPD) Jerman. (asr)

Mahasiswa Malaysia Ini Tewas Setelah Tertimpa Barbell 108 kg

Epochtimes.id– Seorang mahasiswa Malaysia tewas akibat tertimpa barbell diketahui memiliki bobot 108 Kg.  Mahasiswa ini dikenal sebagai penggemar kebugaran dan rutin mengunjungi gym selama lima kali dalam sepekan.

Seperti ditulis Asia One, Jumat, 6 Oktober 2017  Mahasiswa Malaysia, Wang Zongren ini telah mencoba untuk mengangkat sebuah barbell 108kg tapi jatuh di lehernya hingga menyebabkan kematiannya.

Menurut China Press, kecelakaan itu terjadi di pusat kebugaran Selangor sekitar pukul 8 malam pada Selasa lalu 3 Oktober 2017.

Pria berusia 20 tahun datang ke tempat Gym bersama teman-temannya. Salah seorang  temannya menduga bahwa Wang telah kehilangan kendali atas barbell, sehingga menyebabkan barbell itu tergelincir serta menimpa lehernya.

Temannya menambahkan bahwa ada lima orang termasuk Wang di gym saat kecelakaan.

Tiga orang temannya berada di ruang Shalat sementara seorang temannya keluar dan Wang berada di ruang Fitness sendirian.

Setelah kejadian nahas itu, keempat temannya meminta bantuan segera dan memindahkan barbelnya bersama-sama, demikian laporan China Press.

Temannya Wang menuturkan rekannya itu kehilangan berat badan 20 kg setelah berolahraga ini diketahui ternyata berat badannya sudah mencapai  80 kg.

Temannya mengatakan kepada China Press bahwa sosok Wang telah memiliki beberapa tahun pengalaman berlatih kebugaran, jadi tidak mungkin kematiannya disebabkan oleh penggunaan peralatan yang tak semestinya.

Saudara laki-laki mendiang, Zongyao, mengatakan bahwa dia adalah seorang anak “pengasih dan taat” yang akan memberi uang kepada para pengemis dan orang-orang penyandang disabilitas di jalanan.

Dia juga menceritakan bahwa saudaranya menyukai seni dan memiliki ketertarikan untuk bernyanyi.

Wang adalah seorang pelajar di Malaysian Institute of Art dan bekerja paruh waktu sebagai agen real estat.

China Press melaporkan bahwa keluarga Wang telah mengklaim jenazahnya akan dikremasi pada Jumat di kota asalnya di Batu Pahat, Johor, Malaysia.

Bulan lalu, seorang remaja Australia juga tewas dalam kondisi yang sama. Ben Shaw berusia 15, tertimpa peralatan angkat besi setelah mencoba bench press dengan berat 100kg di gym Brisbane, kata kantor berita Australia ABC. (asr)

Sumber : Asia One

#Ngopidikantor Tinggalkan Kopi Pabrik Nikmati Kopi Murni Nusantara

0

EpochTimesId – Siapa yang tidak tau kopi? Rasanya sangat sulit untuk menemukan orang yang tidak tau kopi.

Walau ada yang tidak pernah minum kopi, setiap orang pasti pernah setidaknya melihat orang lain minum kopi atau mencium bau kopi. Namun, kopi yang lumrah diminum masyarakat pastilah kopi yang tidak murni.

Kopi yang diminum masyarakat biasanya sudah bercampur. Minimal sudah dicampur gula, susu, atau pemanis lainnya.

“Padahal jika ditambah gula atau zat aditif lain, notes asli kopinya akan sulit dirasakan,” ujar salah seorang pendiri komunitas #Ngopidikantor, Aji Yuliarto.

Karena keprihatinan dengan kondisi inilah, Aji bersama dua orang temannya, Eko Punto Pambudi dan Ijar Karim mendirikan komunitas #Ngopidikantor.

“Karena tujuan utamanya adalah menikmati dan mengapresiasi kopi spesialti single origin lokal. Kopi yang ditanam di daerah yang berbeda akan berbeda rasanya, belum lagi proses pascapanen dan roasting-nya. Semua akan berpengaruh pada notes kopi. Percaya atau tidak tanpa tambahan apa pun kopi yang kami seduh kadang akan terasa manis, fruity, asam, cokelat, dan rasa lainnya,” tutur Aji.

Pekerja media ini menjelaskan, Kopi spesialti adalah bean atau biji kopi yang sudah memenuhi beberapa syarat. Seperti buah kopi yang dipetik sudah berwarna merah, jumlah bean cacatnya kurang dari 3%, dan mendapat cupping score 80-90.

“Bean atau biji kopi yang berasal dari satu kebun di daerah tertentu, jadi tidak dicampur dengan bean dari daerah lain. Dari situ kita dapat memetakan notes kopi dari tiap daerah,” sambungnya.

Komunitas ini mengkampanyekan minum kopi asli dengan menerima undangan dari kantor-kantor untuk menyeduh kopi asli, dan kemudian di minum tanpa dicampur pemanis.

“Karena kopi Indonesia tidak kalah enak dengan yang dari luar, kami sepakat kopi Indonesia bisa sama dahsyat bahkan–beberapa jenis–lebih kaya rasa daripada kopi luar. Jadi jika sama-sama dahsyat, kenapa kita tidak bersepakat untuk mengenalkan dan mencicipi kopi dalam negeri. Prinsip kami juga bukan sekedar menyeduh kopi dalam negeri. Lebih spesial lagi, #ngopidikantor hanya menyajikan Arabika bukan kopi sachet,” jelasnya berbuih-buih.

komunitas ini bermula ketika, Eko membeli sebuah alat pembuat kopi. Aji menyumbang biji kopi yang dibeli dari Pasar Jatinegara. Sedangkan Ijar membawa cerita-cerita lucu khas dia.

Tentu, Kopi yang enak adalah kopi yang dinikmati bersama. Ketiganya mulai menularkan virus single origin kepada rekan-rekan sekantornya. Sambutan hangat. Ada kawan yang pulang dari Vietnam membawakan Vietnam drip. Sampai kemudian, mereka memutuskan membuat gerakan #ngopidikantor.

Debut mereka di atas panggung adalah medio 2015. Sukses di kantor sendiri. Ketiga pria ini mulai melebarkan sayap ke kantor orang. Tempat pertama yang mereka sambangi adalah sebuah perusahaan asuransi di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan.

Kemudian #ngopidikantor juga pernah nyeduh kopi di KPK, Kedutaan Besar Amerika, dan kantor-kantor elit lainnya di kawasan segitiga emas Jakarta.

Nah, kalau pembaca berminat minum kopi murni, namun khawatir rasanya pahit, silahkan menghubungi komunitas #Ngopidikantor. (waa)

Teknologi Riding Assist Bikin Sepeda Motor Sanggup Jaga Keseimbangan

0

EpochTimesId – Bagi pengendara sepeda motor menjaga keseimbangan adalah skil yang wajib untuk dikuasai. Sebab, dengan hanya dua roda, potensi kendaraan mengalami rebah kanan dan kiri sangat besar.

Namun, sebentar lagi skill ini nampaknya tidak akan menjadi masalah besar lagi. Honda Motor telah berhasil mengembangkan teknologi dimana sepeda motor mampu menjaga keseimbangan dengan sendirinya.

Teknologi ini diberi nama, Riding Assist!

Dalam pameran ‘Consumer Electronics Show 2017’ yang baru digelar di Amerika Serikat, perusahaan Honda Jepang memamerkan motor hasil pengembangan teknologi baru mereka yang mampu secara otomatis menjaga keseimbangan. Tentunya penemuan baru ini akan sangat membantu pengendara bila sedang melaju dalam kecepatan rendah.

Bahkan ketika pengendaranya tidak memegang stang setir pun motor tidak akan roboh. Motor tersebut juga bisa diajak jalan-jalan oleh pengendaranya alias berjalan mengikuti di belakang pengendaranya yang tengah berjalan kaki.

Teknologi Riding Assist yang sedang dikembangkan perusahaan Honda Motor berbeda dengan cara kerja giroskop tradisional. Bagi teknoloogi ini giroskop malah dianggap menambah berat motor.

Ketika motor berjalan dengan kecepatan lebih rendah dari 4.8 km per jam,yang memang akan mempersulit pengendaranya dalam menjaga keseimbangan,maka Riding Assist akan sangat bermanfaat.

Pada saat itu, melalui struktur garpu pengembangan baru, jarak sumbu antar roda (wheelbase) akan memanjang. Pergerakan ini membuat pusat berat kendaraan menurun ke bawah agar stabilitas tetap terjaga. Sistem kontrol untuk roda depan juga mampu mempertahankan keseimbangan dengan maupun tanpa pengendaranya.

Dari video yang ditampilkan, ketika teknisi mengendarai motor tersebut dengan tanpa memegang stang setirnya, motor tetap berjalan dalam posisi tegak. Bahkan saat teknisi menyentuh bagian bawah lampu depan motor, motor pun langsung berjalan sendiri mengikuti langkah teknisi.

Jelas, Riding Assist selain membuat motor tetap berdiam dalam posisi tegak meskipun tanpa kaki penyangga, ia juga mampu membuat motor berjalan dengan stabilitas yang prima. Jika dalam pengembangannya nanti berhasil meningkatkan kecepatan kendaraan, maka teknologi tersebut mungkin akan menjadi pemimpin dalam pengembangan motor tanpa pengendara.

Perusahaan Honda sebelumnya menggunakan teknologi ini untuk alat transportasi dalam ruangan (Uni-Cub). Meskipun perusahaan belum mengumumkan kapan teknologi ini akan diterapkan untuk motor-motor komersial mereka, tetapi dengan melihat kesediaan perusahaan mengembangkan kendaraan seperti Uni-Cub, tampaknya teknologi tersebut juga akan diterapkan untuk kendaraan bermotor roda 2 komersial mereka.

Semoga saja teknologi segera diterapkan di jalanan ibukota yang penuh kemacetan. Karena dengan alat ini, kita tidak perlu menurunkan kaki di tengah kemacetan.
Duh, nyamannya! (Sinatra/rmat)

Survei SMRC : Kepuasan Rakyat atas Kinerja Jokowi Tahun ke-3 Stabil di Atas 60 Persen

Epochtimes.id- hasil survei Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan hasil menjelang tahun ketiga pemerintahan Presiden Jokowi, kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi masih stabil sebesar 60%.

Hasil survei ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Hasil survey menunjukkan kepuasan kerja pemerintah Jokowi yang dinilai paling mengalami kemajuan adalah pembangunan jalan-jalan umum, selanjutnya membangun sarana transportasi umum, membuat agar pelayanan kesehatan di puskesmas/rumah sakit terjangkau oleh warga pada umumnya.

Kepuasan lainnya yakni menekan atau bahkan menghilangkan rasa terancam warga darikelompok teroris, membangun jalan trans/lintas antar provinsi di luar Pulau Jawa, membangun jalan tol di luar Pulau Jawa, menjamin kesetaraan hak-hak warga negara apapun latar belakang suku, agama, ras, maupun daerahnya

Hasil SMRC menemukan meskipun yang menilai “semakin baik” lebih banyak jumlahnya dibanding yang menilai “semakin buruk”, lebih banyak warga yang menilai bahwa kerja pemerintah Jokowi “tidak ada perubahan” dalam membuat harga-harga kebutuhan pokok agar terjangkau warga pada umumnya, menyediakan lapangan kerja, mengurangi jumlah orang miskin, dan mengurangi pengangguran.

Rinciannya secara keseluruhan 74 persen masyarakat puas terhadap pemerintahan Jokowi membangun jalan-jalan umum. Sedangkan soal penyediaan lapangan kerja tingkat kepuasan hanya 30 persen, mengurangi jumlah orang miskin 29 persen dan mengurangi pengangguran 26 persen.

Temuan SMRC juga menunjukkan sudah tidak ada lagi sektor di mana warga yang menilai kerja pemerintah “semakin buruk” lebih banyak dibanding yang menilai “semakin baik”.

Survei yang dilaksanakan SMRC ini dengan populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1220 responden. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1057 atau 87%. Sebanyak 1057 responden ini yang dianalisis.

Margin of error rata-rata dari survei dengan ukuran sampel tersebut sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (dengan asumsi simple random sampling).

Survei dilaksanakan dengan waktu wawancara lapangan mulai 3–10 September 2017. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Adapun Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. (asr)

Kaisar Pertama Tiongkok Hanya 12 Tahun Bangun Fondasi Kekaisaran 2000 Tahun

0

EpochTimesId – Kaisar Qin Shi Huang hanya memerintah selama 12 tahun. Dinastinya langsung ambruk segera setelah kematiannya. Namun, Kaisar Qin berhasil menciptakan konsep Tiongkok yang akhirnya menjadi peradaban besar.

Setelah mempersatukan tujuh negara menjadi satu dinasti, Qin Shi Huang memperluas perbatasan kekaisaran baru. Dia membangun sistem kekaisaran yang kemudian bertahan selama dua ribu tahun setelahnya.

Kerajaan Tiongkok sebelum dinasti Qin adalah dinasti Xia, Shang, dan Zhou. Ketiga kerajaan memiliki beberapa perbatasan yang sudah ditetapkan dan merangkul suku-suku di perbatasan. Kekuasaan seorang raja tidak dapat jauh dari wilayah ibukota, sehingga kekuasaan di luar wilayah ibukota dipegang oleh kaum feodal.

Mengamankan perbatan

Perpecahan dan perang saudara antara kaum feodal selama lima abad mengakibatkan banyak penduduk Tiongkok mengungsi dan daerah pertanian menjadi terabaikan. Di sebelah utara Tiongkok, kaum nomaden Xiongnu mengambil keuntungan dari kekacauan yang terjadi dengan cara mendorong kekacauan menjalar hingga ke sebelah selatan Tiongkok dan menjarah Tiongkok bagian tengah.

Enam tahun setelah menaklukkan Tiongkok, pada tahun 215 SM, Kaisar Qin memerintahkan Jenderal Meng Tian untuk memimpin 300.000 pria dalam ekspedisi untuk menghukum kaum nomaden Xiongnu yang melanggar batas. Meng Tian merebut kembali wilayah utara Sungai Kuning dan wilayah yang sekarang ini disebut Mongolia bagian dalam, mendirikan puluhan kabupaten kekaisaran baru.

Setelah berhasil mengatasi kaum nomaden Xiongnu, Kaisar Qin memusatkan perhatian ke wilayah selatan, ke Sungai Yangtze dan sekitarnya. Setengah juta orang dipindahkan ke daerah yang diduduki oleh ras Yue di wilayah tenggara, sehingga berasimilasi dengan penduduk setempat. Wilayah ini ditata kembali dan akhirnya menjadi kota yang sekarang ini kita kenal sebagai Suzhou dan Fuzhou.

Kampanye lebih jauh ke arah wilayah selatan membawa suku Baiyue (yang berarti, ‘seratus Yue’) ke dalam wilayah Qin.

Kaisar Qin mengirimkan komandan Weitu Sui ke daerah yang sekarang dikenal sebagai Guangdong dan Guangxi, dan mendirikan tiga prefektur di wilayah baru. Jendral Chang E (jangan keliru dengan Dewi Bulan, yang nama romantisnya adalah Chang E), menerobos masuk ke wilayah yang dikuasai oleh Negara Chu untuk menguasai pegunungan dan hutan lebat Sichuan dan Yunnan di wilayah barat daya Tiongkok. Kaisar Qin membangun sebuah jalan raya yang menghubungkan semua wilayah yang berada dalam kekuasaan kekaisaran Qin.

Pada akhir operasi tentara ini, wilayah Tiongkok menjadi lebih luas dua kali lipat dibandingkan dengan Periode Negara-Negara Berperang pada tahun 475-221 SM, dan lima kali lebih luas dibandingkan dengan wilayah kekuasaan Dinasti Zhou (1046-256 SM).

Wilayah Tiongkok terbentang dari Vietnam bagian tengah (di selatan Tiongkok) hingga ke selatan Mongolia (di utara Tiongkok). Tembok Besar Tiongkok (Great Wall) merayap ribuan mil bagaikan naga dari Korea hingga padang pasir Asia Tengah. Otoritas Qin didirikan di sepanjang pantai timur dan tenggara Tiongkok, sementara tentara kekaisaran berada di dekat Pegunungan Himalaya di sebelah barat Tiongkok.

Tembok besar

Operasi tentara kekaisaran yang di pimpin Jendral Meng Tian memungkinkan Tiongkok untuk menghubungkan dan memperluas dinding Tembok Besar yang terputus-putus. Sehingga mereka tidak mampu menghadapi serangan musuh yang sebelumnya sudah dibangun oleh Negara Yan dan Negara Zhao.

Jendral Meng Tian mulai membangun Tembok Besar yang sempurna. Tembok ini membentang 10.000 li Tiongkok (satu li adalah sekitar sepertiga mil), dari Provinsi Gansu (di sebelah barat) hingga Sungai Yalu (di sebelah timur), yang memisahkan Tiongkok dari Semenanjung Korea.

Tembok Besar adalah salah satu prestasi kaisar pertama Tiongkok yang paling terkenal. Sun Yat-sen, bapak bangsa Republik Tiongkok, membandingkan konstruksi buatan Kaisar Qin dengan Kaisar Agung Yu dan menyatakan bahwa tanpa perlindungan yang diberikan oleh Tembok Besar, maka Tiongkok telah lama dikuasai oleh kaum nomaden dari wilayah utara.

Dalam pembangunan Tembok Besar memerlukan ratusan ribu pekerja paksa, sehingga menimbulkan kritikan yang tajam terhadap Kaisar Qin.

Salah satu cerita rakyat yang terkenal adalah kisah Putri Meng Jiang, yang bercerita tentang seorang wanita yang tidak berhasil mencari sisa-sisa jenasah suaminya di antara tulang-tulang para pekerja paksa. Kisah ini diyakini menggambarkan kebiadaban peraturan Kaisar Qin yang kejam.
Namun penulis Feng Menglong dari Dinasti Ming meluruskan permasalahan ratusan tahun yang lalu: Putri Meng Jiang memang benar ada, tetapi ia adalah istri seorang jenderal dari negara Qi, dan sang jenderal telah meninggal karena mempertahankan benteng Tembok Besar dari serangan pasukan musuh, jadi sang jenderal bukan meninggal karena membangun dinding Tembok Besar.

Bentuk tulisan dan jalan

Kaisar Qin berbuat banyak untuk memastikan bahwa Tiongkok tidak akan pecah setelah kematiannya. Yang paling terkenal, beliau memberlakukan sistem penulisan yang standar dan ruas-ruas jalan yang akan terus digunakan selama ribuan tahun.

Karakter Tiongkok, yang digunakan sejak zaman dahulu kala, distandarisasi di bawah pemerintahan Qin ke dalam sapuan kuas yang masih terbaca oleh pembaca modern. Tidak ada perubahan besar yang dilakukan oleh Kaisar Qin untuk bentuk karakter ini, sampai terjadi reformasi di tahun 1950 oleh pemerintah komunis yang mengamanatkan penyederhanaan tulisan karakter Tiongkok. Karakter tradisional Tiongkok masih digunakan di Taiwan dan Hongkong.

Standarisasi karakter Tiongkok membawa pengalaman berbangsa. Sistem revolusioner Qin juga dilakukan dengan membangun ruas-ruas jalan yang secara fisik menghubungkan wilayah yang luas dari kekaisaran Qin. Kaisar Qin yang aktif melakukan inspeksi keliling wilayah kekuasaannya, menginginkan jalan raya yang besar yang tampak di depan matanya selama ia melintasi jalan pedesaan yang sudah tua.

Merambah keluar dari ibukota Kekaisaran Qin di Xianyang (kota modern Xi’an), jalan raya ini diperluas sampai ke Mongolia bagian Dalam, Semenanjung Shandong di sebelah timur, yang sekarang ini kita kenal sebagai Guangzhou di sebelah selatan, dan Gansu yang modern di sebelah barat.

Sebuah jalan raya di zaman Dinasti Qin dibangun dengan campuran kapur dan kerikil yang dibagi menjadi tiga bagian utama, dengan ‘jalur kekaisaran’ di tengah. Jalan distandarisasi untuk kereta dengan ukuran lebar tertentu, dan ruas-ruas jalan menembus pegunungan tinggi di daerah terpencil. Catatan dari Dinasti Han mengatakan bahwa jalan raya memungkinkan untuk melakukan perjalanan lebih dari seratus mil setiap hari.

Kaisar Qin menetapkan subdivisi dari prefektur dan kabupaten, dan cenderung hati-hati untuk tatalaksana dan pengembangan dalam menaklukan wilayah lain. Hal ini meletakkan dasar politik dan budaya yang kuat selama peradaban Tiongkok dua ribu tahun sesudahnya.

Qin meniadakan posisi raja dan menetapkan bahwa otoritas kaisar adalah karunia dari Surga di dunia fana. Permaisuri Kaisar Qin bukanlah istri yang pertama di antara banyak istri, namun seorang wanita yang memberi teladan dan bertanggungjawab atas semua selir kekaisaran dan istana.

Sebagai pewaris hukum tahta, putra mahkota kerajaan adalah satu-satunya orang yang memperoleh jabatannya melalui suksesi turun-temurun. Posisi raja dan kaum feodal ditiadakan dan diganti dengan pejabat dan menteri yang ditunjuk oleh Kaisar Qin. Tiga Tuan (di antaranya ada satu kanselir) dan sembilan menteri bertanggungjawab secara langsung kepada kaisar dan memegang tanggungjawab untuk berbagai departemen administrasi yang bertanggungjawab dalam pemerintahan, pengawasan, dan keadilan. Tiga kategori yang berbeda ini untuk membatasi korupsi dan pertikaian antara birokrasi.

Selama 2.000 tahun dari masa Dinasti Qin ke akhir Dinasti Qing pada tahun 1911, semua dinasti, tanpa memandang budaya dan asal-usulnya, mewarisi sistem kekaisaran yang didirikan oleh Kaisar Pertama.(Epochtimes/Vivi)

Berlomba Dengan Hujan Vettel Selesaikan Waktu Tercepat Pada Latihan Pertama GP Jepang

0

EpochTimesId – Para pebalap Formula1 berusaha tampil maksimal dalam latihan pertama GP Jepang yang digelar di Sirkuit Suzuka, Jumat (6/10/2017) siang. Mereka berusaha menghindari hujan yang diramalkan akan turun pada sore hari.

Dalam latihan pertama ini, Sebastian Vettel akhirnya menyelesaikan latihan dengan catatan waktu tercepat. Vettel mencatat waktu tempuh putaran terbaik dengan 1 menit 29,166 detik.

Pebalap Ferrari ini berhasil melewati catatan waktu Lewis Hamilton (Mercedes) dan Daniel Ricciardo (Red Bull Racing). Keduanya tertinggal 0,2 dan 0,3 detik.

Hamilton mencatatkan waktu 1 menit 29.377 detik. Sementara Ricciardo hanya 1 menit 29.54 detik.

Sesi latihan pertama sempat diwarnai Insiden. Verstappen tergelincir ke luar sirkuit yang menyebabkan sesi latihan dihentikan sementara. Setelah lintasan sirkuit dibersihkan, barulah sesi latihan kembali dilanjutkan.

Hasil catatan waktu tercepat Latihan Bebas Pertama GP Jepang, dikutip dari situs resmi Formula1 ;

Posisi DRIVER TIME GAP LAPS
1 SEBASTIAN VETTEL 1:29.166 23
2 LEWIS HAMILTON 1:29.377 +0.211s 29
3 DANIEL RICCIARDO1:29.541 +0.375s 27
4 KIMI RÄIKKÖNEN 1:29.638 +0.472s 22
5 VALTTERI BOTTAS 1:30.151 +0.985s 30
6 MAX VERSTAPPEN 1:30.762 +1.596s 26
7 ESTEBAN OCON 1:30.899 +1.733s 22
8 NICO HULKENBERG 1:30.974 +1.808s 24
9 ROMAIN GROSJEAN 1:31.032 +1.866s 22
10 STOFFEL VANDOORNE1:31.202 +2.036s 24.
(Waa)

Sambung Program Ibu Negara Puluhan Istri PNS Periksa Kanker Serviks

0

EpochTimesId – Sedikitnya 70 istri Pegawai Negeri SIpil (PNS) di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengikuti pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Pemeriksaan dilakukan berkat kerjasama Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Ketua Dharma Wanita Kemenko Perekonomian, Salsia Darmin Nasution, mengatakan kegiatan ini dilakukan karena dantara semua jenis kanker, saat ini kanker serviks atau kanker leher rahim menduduki urutan ke dua dari penyakit kanker yang menyerang perempuan di dunia. Sementara di Indonesia sendiri, kanker serviks berada di peringkat kedua dengan penderita terbanyak setelah kanker payudara.

“Pemeriksaan pap’s smear ini penting untuk kaum wanita. Karena kanker serviks itu pembunuh nomor dua setelah kanker payudara,” ujar istri Menko Darmin, dalam keterangan tertulis, Jumat (6/10/2017).

Salsia melanjutkan, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, kasus kanker di Indonesia terjadi sebanyak lebih kurang 330.000 orang dengan kasus terbesar adalah kanker serviks. Sementara itu, data dari WHO Information Centre on HPV and Cervical Cancer menyatakan bahwa 2 dari 10.000 wanita di Indonesia menderita kanker serviks dan diperkirakan 26 wanita meninggal setiap harinya karena kanker serviks.

“Kegiatan deteksi dini penyakit kanker serviks merupakan program nasional yang diprakarsai langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Hal ini sejalan dengan niatan pemerintah yang secara konsisten mendorong program deteksi dini kanker serviks sebagai upaya pencegahan dan pengendalian bersama-sama,” tutup Salsia. (waa)

Pelaku Ekonomi Nasional Didorong Agar Memanfaatkan Teknologi Terkini dan Platform Digital

Epochtimes.id– Kementerian Perindustrian telah memetakan kekuatan yang dimiliki Indonesia dalam upaya memacu produktivitas industri nasional di masa depan, yang berdasarkan laporan dari perusahaan konsultan AT Kearney. Hal ini merupakan bagian langkah untuk memasuki era ekonomi digital dan Industry 4.0.

“Ada delapan faktor yang memengaruhi kesiapan negara dalam future of production, yaitu teknologi dan inovasi, human capital, perdagangan dan investasi global, faktor pemerintah, sumberdaya alam berkelanjutan, daya beli, complexity, serta ekonomi skala,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers Kemenprin, Jumat (6/10/2017).

Menperin menjelaskan, pada teknologi dan inovasi, Indonesia memiliki kekuatan dari penetrasi internet dan ponsel. Jumlah pengguna internet aktif di dalam negeri diperkirakan mencapai 132,7 juta orang atau 51,5 persen dari populasi penduduk. Sedangkan, jumlah smartphone yang beredar lebih dari 130 juta unit dan tingkat penjualannya minimal 60 juta unit per tahun.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia mendorong industri nasional agar memanfaatkan teknologi terkini dan platform digital. “Potensi yang akan dikembangkan, antara lain universitas yang berafiliasi sebagai inkubator, industrimanufaktur menggunakan teknologi tinggi dan menengah, serta peningkatan intensitas riset dan jumlah peneliti,” tuturnya.

Terkait sumber daya manusia (SDM), Indonesia memiliki kekuatan dari banyaknya jumlah perguruan tinggi. Hal ini membuat pemerintah fokus memacu kompetensi tenaga kerja lokal agar bisa memenuhi kebutuhan industri. Guna mengejar sasaran ini, Kemenperin tengah meluncurkan program pendidikan vokasi industri di beberapa wilayah Indonesia.

Dalam upaya tersebut, Kemenperin menjalin kerja sama dengan Institute of Technical Education (ITE) di Singapura dan Universitas Tsinghua di Tiongkok untuk pelatihan tenaga pendidik dan pengembangan inkubator sebagai pusat inovasi.

Pada faktor perdagangan dan investasi global, kekuatan Indonesia di antaranya berada di nilai tarif pajak yang diterapkan, investasi melalui merger atau akuisisi (greenfield investments), dan pemasukan dari penanaman modal asing.

Dari faktor pemerintah, Indonesia memiliki anggaran belanja yang cukup besar dan kepastian sistem hukum yang dapat mendorong peningkatan kinerja industri domestik. Misalnya, implementasi pada proyek strategis nasional seperti pembangunan infrastruktur dan terbitnya sejumlah paket kebijakan ekonomi.

Mengenai sumber daya alam berkelanjutan, Menperin menyampaikan, Indonesia memiliki beragam energi alternatif yang berpotensi untuk dikembangkan. Dalam hal ini, Kemenperin telah mencanangkan program industri hijau berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian.

Dalam regulasi tersebut,industri perlu mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumberdaya secara berkelanjutan dalam proses produksinya. Misalnya, penggunaan teknologi rendah karbon menjadi salah satu prinsip industri hijau, dengan didukung penerapan 4R (reduce, reuse, recycle, dan return) serta SDM yang kompeten sehingga akan menghasilkan efisiensi bahan baku, energi, dan air.

Untuk daya beli, pemerintah meyakini masyarakat Indonesia masih memiliki daya beli yang kuat. Meskipun disebutkan ada pergeseran transaksi dari offline ke online, data menunjukkan kenaikan penggunaan jasa kurir hingga 130 persen di akhir September ini.

Selain itu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) naik mencapai 12,14 persen. Artinya, ada aktivitas ekonomi. Bahkan, pertumbuhan penerimaan pajak dari industri juga naik sebesar 16,63 persen dibanding tahun lalu.

“Salah satu program prioritas Kemenperin adalah pengembangan IKM dengan platform digital melalui e-Smart IKM untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan pendapatan,” ungkap Airlangga. (asr)

 

Terdapat 127 Gunung Api di Indonesia, Ini Dia 3 Gunung Api yang Masih Erupsi Hingga Sekarang

Epochtimes.id– Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan sebanyak 127 Gunungapi aktif di Indonesia diantaranya 69 gunung dipantau secara menerus 24 jam/hari.

Laporan PVMBG, Jumat (6/10/2017)  sebanyak 2 gunung api status AWAS/Level 4 sejak 2 Juni 2015 yakno G. Sinabung di Sumatera Utara dan G. Agung di Bali.

Sebanyak 17 gunung api Status Waspada/Level 2 yakni Marapi, Kerinci, Dempo, Anak Krakatau, Semeru, Bromo, Rinjani, Sangeangapi, Rokatenda, Soputan, Lokon, Karangetang, Gamalama, Gamkonara, Ibu, Dukono, dan Banda Api.

“Sisanya 50 gunung api: Status Normal/Level 1,” demikian laporan PVMBG yang dipublikasikan secara resmi.

Sebanyak tiga Gunung Api dilaporkan masih mengalami erupsi hingga saat ini. Gunung-gunung itu adalah Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Gunung Dukono dan Gunung Gunungapi Ibu di Halmahera Utara, Maluku Utara.

Gunung Sinabung

Laporan PVMBG menyebutkan, tingkat aktivitas Gunung Sinabung masih pada Level IV (AWAS). Sinabung yang berketinggian 2460 m dpl dari Kamis sampai Jumat pagi ini visual gunungapi teramati jelas hingga kabut. Asap kawah putih tipis teramati dengan tinggi 50-300 m di atas puncak.

Melalui rekaman seismograf dan visual tercatat 3 kali erupsi/letusan. Tinggi kolom abu tebal 1000-1500 m dari puncak. Erupsi tidak disertai awan panas guguran. Terekam 42 kali guguran lava dan secara visual teramati meluncur sejauh 500-1500 m ke arah tenggara dan timur.

Bendungan di Sungai Laborus terbentuk akibat penumpukan endapan awan panas masih berpotensi menyebabkan lahar atau banjir bandang kalau bendungan jebol.

Gunung Dukono

Gunungapi Dukono di Halmahera Utara merupakan salah satu gunungapi di Indonesia yang letusannya menerus hingga saat ini. Statusnya sekarang adalah Level II (Waspada). Ancaman bahaya cukup berarti hanya di sekitar kawah puncak dan sebaran abu di udara yang dapat mengganggu penerbangan.

Dari Kamis sampai Jumat (6/10/2017) ini secara visual gunungapi terlihat jelas hingga berkabut. Melalui rekaman seismograf tercatat 46 kali erupsi/letusan dengan amplitudo dominan tremor menerus berkisar 0,5-22 mm (dominan 4 mm) dan teramati kolom abu erupsi berwarna putih kelabu tebal tekanan sedang dengan ketinggian 400-600 m di atas puncak, condong ditiup angin ke arah Baratlaut dan Barat.

Terdengar bunyi gemuruh lemah di Pos Dukono yang berjarak 10 km di utara puncak.

Badan Geologi melalui PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Dukono terus memantau perkembangan kegiatan vulkanik dan senantiasa berkoordinasi dengan satuan pelaksana (satlak) Kecamatan dan BPBD Kabupaten Halmahera Utara tentang penanggulangan bencana erupsi Dukono.

Gunung Ibu

Gunungapi Ibu di Halmahera Utara merupakan salah satu gunungapi di Indonesia yang letusannya sejak tahun 2000 menerus hingga saat ini.

Statusnya sekarang adalah Level II (Waspada). Ancaman bahaya primer utamanya berada di sekitar puncak dan arah sektoral ke arah bukaan kawah Utara, ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di sekitar puncak G. Ibu, serta sebaran abu di udara yang dapat mengganggu penerbangan.

Dari Kamis sampai sampai Jumat (6/10/2017) gunungapi tampak tertutup kabut. Tinggi asap putih kelabu tidak teramati.

Melalui rekaman seismograf pada 3 Oktober 2017 tercatat : 95 kali erupsi/letusan, 83 kali hembusan,Tremor Harmonik 24 kali dan 1 kali guguran lava dan secara visual jarak luncuran tidak teramati karena tertutup kabut.

Badan Geologi melalui PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Ibu terus memantau perkembangan kegiatan vulkanik dan senantiasa berkoordinasi dengan satuan pelaksana (satlak) Kecamatan Ibu dan BPBD Kabupaten Halmahera Barat tentang penanggulangan bencana erupsi Ibu. (asr)

Jerman Sapu Bersih Inggris Menyusul Lolos Dari Laga Kualifikasi Piala Dunia

EpochTimesId – Babak penyisihan Piala Dunia 2018 zona Eropa kembali digelar pada Kamis (5/10/2017) waktu setempat. Sejumlah raksasa sepakbola Eropa tampil meyakinkan dan mengantongi tiket putaran final.

Juara bertahan Jerman berhasil mencatat rekor lolos dengan Poin Sempurna, setelah pada laga terakhir menang 3-1 atas Irlandia Utara di Stadion Windsor Park, Belfast, Kamis (5/10/2017).

Pada laga terakhir Grup C ini Sandro Wagner memborong dua gol pada menit ke-dua dan menit 21. Sedangkan satu gol lainnya diceploskan oleh Joshua Kimmich pada menit 86. Tuan rumah hanya berhasil mencatatkan satu gol hiburan, melalui Josh Magennis ketika laga akan berakhir.

Sementara itu, Tim Nasional Inggris menyusul Jerman menuju putaran final Piala Dunia setelah meraih kemenangan atas Slovenia. Inggris unggul tipis 1-0 dalam laga yang digelar di Wembley Stadium, Jumat (6/10/2017) dinihari WIB.

Dalam laga tersebut, Harry Kane menjadi petentu kemenangan dengan gol tunggalnya. Dia menjebol jala kiper Oblak ketika laga akan berakhir di masa tambahan waktu babak ke-dua, tepatnya pada menit ke-94.

Pada laga Grup F itu, Inggris mendominasi permainan dengan menguasai 65 persen penguasaan bola. Dengan kemenangan ini, Inggris juga memastikan diri sebagai juara grup dengan koleksi 23 poin.

Tiga negara lainnya, Slovenia, Slovakia, dan Skotlandia selanjutnya akan berebut jatah satu tikrt lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 melalui jalur Play-Off.

Berikut daftar hasil pertandingan selengkapnya, pada Kamis malam hingga Jumat dinihari WIB ;
Armenia vs Polandia (1-6),
Azerbaijan vs Rep Ceko 1-2,
San Marino vs Norwegia 0-8,
Irlandia Utara vs Jerman 1-3,
Montenegro vs Denmark 0-1,
Romania vs Kazakhstan 3-1,
Malta vs Lithuania 1-1,
Inggris vs Slovenia 1-0,
Skotlandia vs Slovakia 1-0. (waa)

Ditinggal Mati Aktivis Pawang Gantikan Peran Induk Bayi Gajah Yatim Piatu

0

EpochTimesId – Populasi Gajah Afrika semakin terancam karena maraknya perburuan yang menyasar gading. Terlebih, anak-anak gajah kehilangan induk karena tertangkap pemburu ditinggalkan tidak berdaya. NTD.TV melaporkan, sekitar 100 gajah terbunuh karena perburuan liar guna mendapatkan gading mereka setiap harinya. Seperti dilansir dari laporan World Elephant Day.

Bahkan ketika pemburu tidak berhasil menemukan gajah dewasa, mereka seringkali membunuh gajah remaja dan mengambil gadingnya. Kondisi ini membuat sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM/NGO) merasa kecewa dan iba.

Sebuah organisasi penyelamat yang geram akan aksi para pemburu berusaha untuk membuat anak gajah yang tak memiliki orangtua ini betah di bawah pengawasan mereka. Mereka mengambil Peran sebagai induk bagi bayi-bayi gajah yatim piatu.

Mereka seolah tidak ingin populasi gajah terus turun, walau gajah dewasa yang kehilangan nyawa seringkali meninggalkan bayi mereka yang tidak berdaya. Organisasi nirlaba bernama David Sheldrick Wildlife Trust yang berpusat di Kenya melakukan semua yang mereka bisa untuk membantu anak gajah yang masih kecil.

Mereka menyelamatkan bayi gajah dari aksi perburuan liar, dan kemudian bekerja untuk mensimulasikan lingkungan alami yang akan membuat mereka merasa nyaman. Bayi-bayi gajah akan mengalami suasana seperti yang akan mereka alami jika dipelihara oleh ibu mereka.

Penanganan seperti ini dilakukan untuk menjaga anak gajah sampai mereka siap dan bisa menjaga diri saat dikembalikan ke alam liar.

Sejak awal, orang-orang yang terlibat dalam ‘Proyek Perlindungan Gajah Yatim Piatu’ ini telah berhasil mengumpulkan dan menyelamatkan lebih dari 150 gajah bayi. Penanganan hewan ini meniru hubungan antara ibu dan bayi gajah sedekat mungkin dan sengaja dimiripkan dengan aslinya. Mereka bahkan tinggal bersama gajah 24 jam sehari.

Gajah bayi dihiasi dengan selimut, yang mensimulasikan undercarriage seorang ibu saat menyusui susu. Bahkan aktivis tidak akan memberi makan tanpa selimut karena memberi rasa aman dan nyaman. Para pawang, orang yang mengurusi anak gajah, memberi makan gajah itu dengan susu melalui botol.

Pawang gajah ini pun rela berada dekat dengan binatang ini setiap saat. Ini karena, dalam keadaan normal, gajah bayi juga tidak pernah lepas dan jauh dari ibu mereka.

Mereka selalu melakukan interaksi normal dan berhubungan dengan anak gajah. Pertemuan menyenangkan ini memfasilitasi mereka untuk bisa kuat dan beradaptasi dengan baik ketika mereka dikembalikan ke alam liar dengan kawanan gajah dewasa.

Dengan begitu banyak waktu yang dihabiskan bersama, ikatan antara pawang dan gajah bisa menjadi sangat dekat. Banyak pawang memiliki anak sendiri dan mereka melihat kesamaan dalam cara mengasuh anak-anak mereka dan anak gajah ini.

Mereka bahkan harus bangun di tengah malam untuk memenuhi kebutuhan bayi gajah. Salah seorang pawang, Keeper Mishak, menegaskan, “Gajah adalah alarm kami Setiap tiga jam, mereka harus diberi makan dan minum!”

Pekerjaan pawang gajah nampaknya berat, tapi bagi mereka ini cukup memuaskan pada saat bersamaan. Kita bisa membayangkan betapa sulitnya bagi para pawang gajah untuk melepaskan hewan yang mereka angkat dan besarkan dengan begitu banyak gairah, dikembalikan ke alam liar. (intan/asr)

Saat Berhari-hari Fenomena Gempa Swarm Mengguncang Halmahera Barat, Terjadi Hingga 1.582 Kali Guncangan

Epochtimes.id- Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Mochammad Riyadi, mengatakan berdasarkan hasil monitoring kegempaan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sejak Rabu 27 September 2017 hingga Minggu 1 Oktober 2017 di Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara terjadi gempa bumi seribu kali lebih.

“Menunjukkan bahwa sudah terjadi gempabumi sebanyak 1.582 kali,” kata Riyadi dalam keterangan persnya.

Menurut dia, gempabumi yang dapat dianalisis parameternya sebanyak 412 kejadian, dan gempabumi dirasakan dengan kekuatan kurang dari M=5,0 sebanyak 74 kejadian.

Dia menambahkan, fenomena kegempaan semacam ini pernah terjadi di Jailolo selama periode November-Desember 2015. Saat itu juga terjadi frekuensi kejadian gempabumi sangat tinggi mencapai 1.001 kali dengan kekuatan kurang dari M=5,0.

Riyadi menjelaskan berdasarkan karakteristik kegempaan, munculnya serangkaian aktivitas gempabumi yang magnitudonya kecil dan frekuensi kejadian sangat tinggi yang berlangsung dalam waktu relatif lama di suatu kawasan, tanpa ada gempabumi kuat sebagai gempa utama, maka aktivitas gempabumi semacam ini disebut sebagai aktivitas gempa swarm.

BMKG mencatat berdasarkan data gempabumi 3 jam-an, sejak 27 September – 1 Oktober 2017 tampak telah terjadi penurunan aktivitas swarm yang signifikan BMKG akan terus melakukan monitoring aktivitas swarm Jailolo dan sekitarnya.

BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat dan stakeholder terkait agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab.

Atas kejadian ini, BMKG menjelaskan bahwa Gempa Swarm adalah serangkaian aktivitas gempa bermagnitudo kecil dengan frekuensi kejadian yang sangat tinggi yang berlangsung dalam waktu yang relatif lama di suatu kawasan, dan tanpa ada gempa utama (mainshock).

Dikarenakan aktivitasnya yang terus menerus, aktivitas gempa swarm hanya meresahkan dan jarang yang meninmbulkan kerusakan, jika kejadiannya di pesisir pantai gempa swarm tidak akan memicu tsunami. (asr)

Reformasi TNI Dinilai Masih Pincang Koalisi Minta Pengadilan Militer Dirombak

0

EpochTimesId – Tentara Nasional Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72, Kamis (5/10/2017). Reformasi di tubuh TNI pun dinilai masih pincang. Pendapat tersebut disuarakan oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan (Koalisi).

Koalisi menilai terdapat tiga garis besar reformasi TNI yang diharapkan masyarakat. Namun, hingga saat ini hanya satu garis besar reformasi militer yang berhasil secara maksimal. Dua lainnya dinilai masih stagnan.

“Selama 18 tahun reformasi bergulir, sayangnya reformasi militer masih stagnan. Hanya dwi fumgi ABRI yang berhasil dicabut. Sementara dua tuntutan reformasi lainnya, yaitu restrukturisasi Komando Teritorial dan Koter dan reformasi peradilan militer. ,” ujar Wakil Direktur Imparsial, Gufron Mabruri, dalam keterangan tertulis Koalisi.

Gufron melanjutkan, masih terdapat sejumlah agenda penting reformasi militer yang perlu dilakukan, karena hal tersebut merupakan amanat dari reformasi 1998. Di masa rezim Orde Baru, TNI (ABRI) digunakan sebagai tulangpunggung penopang kekuasaan yang bergelimang dengan berbagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia, untuk itu reformasi TNI menjadi sebuah keniscayaan.

“Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menilai, beberapa agenda penting reformasi TNI yang perlu dituntaskan adalah: pertama, reformasi peradilan militer. Reformasi peradilan militer melalui revisi UU No 31/1997 tentang peradilan militer perlu segera dilakukan mengingat hal tersebut sesungguhnya merupakan mandat TAP MPR No. VII/2000. Pasal 3 ayat 4 TAP MPR No. VII/2000 menyebutkan bahwa prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tunduk kepada kekuasaan peradilan militer dalam hal pelanggaran hukum militer dan tunduk kepada kekuasaan peradilan umum dalam hal pelanggaran hukum pidana umum,” beber Gufron.

Penegasan pentingnya perubahan sistem peradilan militer juga ditegaskan dalam UU TNI No. 34 tahun 2004. Pasal 65 Ayat (2) UU TNI menyebutkan bahwa, “prajurit tunduk kepada kekuasaan peradilan militer dalam hal pelanggaran hukum pidana militer dan tunduk pada kekuasaan peradilan umum dalam hal pelanggaran hukum pidana umum yang diatur dengan undang-undang”.

Upaya mewujudkan reformasi peradilan militer merupakan sebuah kewajiban konstitusional yang harus dijalankan pemerintah dan parlemen sebagai implementasi dari penerapan prinsip persamaan di hadapan hukum (equality before the law) sebagaimana termaktub dalam Pasal 27 Ayat (1) dan Pasal 28 Huruf d Ayat (1) UUD 1945. Selama ini anggota militer yang melakukan tindak pidana umum masih diadili di peradilan militer. Dalam praktiknya, peradilan militer tak jarang menjadi sarana impunitas bagi anggota militer yang melakukan tindak pidana.

Kemudian, terkait restrukturisasi komando teritorial. Pada masa awal Reformasi, tuntutan restrukturisasi komando teritorial merupakan satu paket dengan tuntutan penghapusan peran sosial politik TNI—yang dikenal sebagai Dwifungsi ABRI. Sayangnya, meski peran politik TNI dapat dihapus, struktur komanto teritorial tak kunjung direstrukturisasi hingga kini.

“Pada masa Orde Baru, keberadaan koter memang sangat terkait dengan Dwifungsi ABRI. Jangkauan struktur koter dapat mendistribusikan peran politik ABRI hingga ke daerah, juga menjalankan kontrol terhadap masyarakat. Koter kerap kali digunakan sebagai instrumen merepresi masyarakat yang menentang rezim Orde Baru mengingat hierarki koter yang menyerupai struktur pemerintahan sipil di daerah (Kodam, Korem, Kodim, Koramil),” imbuhnya.

Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI sebenarnya mensyaratkan kepada otoritas politik untuk melakukan restrukturisasi koter. Penjelasan Pasal 11 Ayat (2) UU TNI menyatakan bahwa dalam pelaksanaan penggelaran kekuatan TNI, harus dihindari bentuk-bentuk organisasi yang dapat menjadi peluang bagi kepentingan politik praktis. Penggelarannya tidak selalu mengikuti struktur administrasi pemerintahan sipil.

Selain itu, Koalisi juga menyoroti landasan hukum operasi militer selain perang (OMSP). Belakangan ini MoU TNI dengan Kementerian dan instansi lainnya semakin marak. Setidaknya terdapat 31 MoU TNI dengan berbagai instansi/ lembaga. Dengan dalih melakukan operasi militer selain perang (OMSP), TNI kini mulai masuk dan terlibat dalam ranah sipil dan menjalankan fungsi keamanan dengan pijakan MoU tersebut. Sayangnya, otoritas sipil baik itu pemerintah dan parlemen tidak melakukan koreksi dan evaluasi terhadap semua MoU yang ada.

“Kami menilai pelibatan militer dalam operasi militer selain perang yang di dasarkan pada MoU TNI bertentangan dengan UU TNI no 34/2004. Pasal 7 ayat 3 UU TNI secara tegas menyebutkan bahwa pelaksanaan tugas operasi militer selain perang harus di dasarkan pada kebijakan dan keputusan politik negara dan bukan melalui MoU,” tutupnya.

Keputusan politik negara yang dimaksud adalah kebijakan politik pemerintah bersama-sama dewan perwakilan rakyat (DPR) yang dirumuskan melalui mekanisme hubungan kerja antara pemerintah dengan DPR, seperti rapat konsultasi dan rapat kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan (Penjelasan Pasal 5 UU TNI). Dengan demikian, beberapa MoU yang sudah dibuat jelas-jelas bertentangan dengan UU TNI no 34/2004.

Dalam kaitannya dengan tugas perbantuan militer dalam operasi militer selain perang seharunya pemerintah dan DPR perlu segera membuat undang-undang tentang tugas perbantuan militer. (waa)