Video Tikus Mandi Mirip Manusia

0

Video Story Erabaru – Video dengan aktor seekor hewan mirip tikus viral di berbagai belahan dunia. Pasalnya, hewan pengerat itu tertangkap video sedang beraktivitas layaknya manusia yang sedang mandi. Bahkan, busa dari sabun tampak memenuhi tubuhnya.

Lucunya, dalam video ini tampak sang Tikus berdiri hanya dengan dua kaki. Tikus itu berdiri dengan menggunakan kaki belakang. Sementara dua kaki depannya digunakan untuk menggosok badannya yang berbusa.

Aksi itu pun menjadi perdebatan panjang di internet. Ada yang mengatakan tikus ini memang benar-benar sedang mandi dengan sabun cuci piring. Sebab, sang Tikus memang tampak begitu serius menggosok-gosok badannya yang basah dan berbusa.

Namun, ada pula warganet yang menilai tikus itu bukan sedang mandi. Sang Tikus justru sedang menyeka busa yang membasahi badannya. Tikus itu sedang membersihkan badannya dari limbah detergent yang ‘mengotori’ badannya.

Perdebatan sengit tidak berhenti sampai di sana. Bahkan ada netizen yang mempertanyakan keaslian video tersebut. Banyak juga yang menduga video tersebut adalah hasil editan atau animasi.

Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa hewan dalam video ini bukanlah tikus. Mereka mengatakan bahwa hewan ini adalah Pacarana. Itu adalah hewan pengerat coklat yang berasal dari Amerika Selatan.

Sebab, hewan pengerat ini berdiri dengan dua kaki dan memiliki ekor yang relatif lebih pendek jika dilihat dari ukuran tubuhnya. Selain itu, kepalanya juga lebih besar dari rata-rata kepala tikus.

Nah, anda sudah menonton videonya? Jadi menurut anda, apakah ini tikus atau Pacarana? Kira-kira dia sedang mandi atau sedang membersihkan tubuhnya dari limbah kimia?
Selamat berpendapat.
(Erabaru Story/waa)

Video Rekomendasi :

Amerika Bisa Gunakan UU Darurat Ekonomi Cegah Investasi Tiongkok pada Industri Sensitif

EpochTimesId – Amerika Serikat tengah berjuang untuk menanggulangi pencurian kekayaan intelektual mereka oleh pihak Tiongkok. Departemen Keuangan Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk menggunakan undang-undang darurat ekonomi.

Undang-Undang Darurat Ekonomi itu dikenal sebagai ‘International Emergency Economic Powers Act’. ‘IEEPA’ itu sedang dipertimbangkan untuk digunakan membatasi investasi perusahaan Tiongkok pada bidang teknologi sensitif AS.

Asisten Menteri Keuangan untuk Pasar Internasional dan Isi Kebijakan Investasi, Herth Tarbert, dalam pertemuan yang diadakan Institute of International Finance pada 19 April mengatakan bahwa, Departemen Keuangan sedang mempertimbangkan untuk menggunakan IEEPA sebagai patokan. Dengan UU itu, mereka akan menentukan apakah investasi perusahaan Tiongkok di AS dapat dikabulkan.

IEEPA mulai berlaku sejak tahun 1977 yang biasanya digunakan untuk mengukur sejauh mana organisasi teroris atau rezim preman mengancam keamanan nasional melalui ekonomi.
Sesuai dengan ketentuannya, Presiden Trump memiliki kekuasaan atau kekuatan untuk menyatakan keadaan darurat ekonomi. Presiden Amerika memiliki kewenangan untuk mencegah transaksi dan penyitaan aset ketika berhadapan dengan suatu ancaman yang luar biasa.

Video Rekomendasi :

Financial Times melaporkan, pemerintahan Trump khawatir dengan pihak Tiongkok yang berupaya untuk berinvestasi dalam industri teknologi sensitif AS. Teknologi itu seperti semikonduktor dan robotika.

Setelah memperoleh teknologi Amerika tersebut, mereka kemudian dapat merealisasikan rencana strategisnya.

Menurut data dari Bloomberg, perusahaan Tiongkok pada tahun lalu telah menginvestasikan total 31,8 miliar dolar AS di Amerika Serikat. Pada tahun 2016, jumlahnya bahkan lebih besar, mencapai 53 miliar dolar.

Herth Tarbert mengatakan bahwa pembatasan investasi saat ini hanya diberlakukan kepada perusahaan Tiongkok. Menurut sumber informasi, pejabat Kementerian Keuangan juga sedang mengembangkan rencana untuk memastikan tidak ada perusahaan Tiongkok yang masuk dalam industri teknologi sensitif seperti semikonduktor dan komunikasi nirkabel 5G.

Tarbert dalam pertemuan hari Kamis (19/4/2018) itu mengatakan bahwa selain mempertimbangkan penggunaan IEEPA, Departemen Keuangan AS juga mendukung Kongres untuk mengekspansi kekuatan hukum dari Committee on Foreign Investment in the United States (CFIUS).

Sementara itu, Depkeu AS juga sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan persyaratan investasi yang lebih ketat terhadap perusahaan Tiongkok. Pengetatan termasuk mencantumkan apakah investasi Tiongkok mengandung ancaman terhadap keamanan nasional ketika meninjau setiap permohonan investasi.

Dia mengatakan bahwa Departemen Keuangan memiliki dua unit organisasi yang bertanggung jawab untuk IEEPA dan CFIUS. (Wu Ying/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Perusahaan Keuangan Inggris Didesak untuk Bekerja Sama Melawan Kejahatan Cyber

EpochTimesId – Perusahaan keuangan Inggris perlu bekerja sama untuk memerangi kejahatan dunia maya. Mereka didesak untuk bekerja sama dengan pemerintah dan penegak hukum untuk menyerang infrastruktur penjahat cyber.

Para penjahat siber harus diserang balik agar mereka berhenti mengganggu dunia bisnis. Demikian laporan KPMG dan badan industri UK Finance, seperti dikutip The Epoch Times dari Reuters, Senin (23/4/2018).

Laporan tersebut berpendapat bahwa ancaman kejahatan dunia maya yang meningkat pada sektor keuangan tidak dapat ditanggapi hanya dengan menghabiskan lebih banyak uang. Mereka menilai diperlukan pendekatan yang diperbarui untuk menghadapi penjahat dunia maya.

Ini termasuk bekerja bersama, baik antar perusahaan maupun dengan pemerintah dan penegak hukum. Kerjasama dibutuhkan untuk membuat pasar, peralatan dan sistem yang digunakan penjahat cyber tidak efektif.

“(Itu) membebankan biaya pada mereka (para penjahat), karena mereka kemudian harus merekonstruksi botnet itu, situs-situs phising itu,” kata David Ferbrache, direktur teknik dan kepala cyber space di KPMG.

“Bagi kami itu sangat sedikit panggilan untuk mempersenjatai seluruh komunitas … Ada banyak lagi yang bisa kami lakukan,” katanya.

“Beberapa kelompok, seperti Aliansi Pertahanan Maya, yang anggotanya termasuk beberapa bank terbesar di dunia, sudah melakukan hal ini. Tetapi inisiatif yang berbeda perlu dikonsolidasikan,” ujar penulis laporan, Ferbrache bersama Dan Crisp, direktur interim teknologi dan kebijakan digital di ‘UK Finance’, kepada Reuters.

Kejahatan cyber adalah bisnis besar, dengan dampak global melebihi $ 450 miliar per tahun. Kejahatan dunia maya menjadi risiko kedua bagi dunia bisnis, setelah risiko politik dalam hal tantangan yang dihadapi sektor keuangan, menurut laporan itu.

Serangan pada Bank of Bangladesh pada tahun 2016, di mana para peretas mencuri 81 juta dolar AS, menunjukkan kecanggihan yang meningkat dari serangan terhadap perusahaan keuangan. Kepala cyber bank juga telah memperingatkan bahwa alat yang sebelumnya hanya tersedia untuk pemerintahan resmi negara-negara di dunia, kini digunakan oleh para penjahat.

Sementara bank-bank Inggris sendiri menghabiskan 360 juta juta dolar AS untuk IT pada tahun 2016. Pendekatan seringkali lambat dan dibatasi oleh peraturan relatif terhadap metode yang digunakan oleh para penjahat cyber, yang dapat beroperasi di luar batas dan hukum dan terus memperbarui metode mereka.

Ini membutuhkan respon yang lebih cepat dan lebih kolaboratif, baik di dalam maupun di antara perusahaan yang terkena dampak serta penegakan hukum dan pemerintah, kata laporan itu.

“Pada akhirnya, sektor keuangan sebagai komunitas perlu mengatur ini sendiri,” kata Ferbrache. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

AS Hajar Kelemahan RRT dengan ZTE Terancam Lumpuh, Paksa Huawei Ganti Jurus ?

0

oleh Li Muyang

Siapa sangka, pihak pertama yang bakal jatuh dalam perang dagang antara Tiongkok dengan Amerika Serikat, bukannya industri yang disebut-sebut tradisional atau perusahaan perdagangan asing, tetapi besar kemungkinan adalah industri teknologi tinggi yang telah dibangga-banggakan sebagai hasil reformasi dan liberalisasi ekonomi Tiongkok, yakni  Zhong Xing Telecommunication Equipment Company Limited. Demikian bunyi tulisan seorang netizen daratan Tiongkok.

Beberapa hari yang lalu, Depertemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka melarang perusahaan AS untuk memasok komponen elektronik dan komunikasi ke ZTE selama 7 tahun.

Selanjutnya, Komisi Komunikasi Federal AS dengan suara bulat pada 17 April mengeluarkan sebuah keputusan yang melarang perusahaan telekomunikasi AS menjual produk peralatan telekomunikasi jenis apa pun yang mengandung subsidi dari pemerintahan federal kepada produsen Tiongkok seperti Huawei dan ZTE.

Langkah AS tersebut oleh dunia luar dianggap sebagai pukulan keras kepada ZTE karena chip teknologi inti ponsel pintar ZTE seperti teknologi kaca dan suara semua disediakan oleh produsen AS.

Mulut senjata AS sesungguhnya diarahkan kepada perusahaan teknologi tinggi seperti Huawei, meskipun sasaran tembakan pertama adalah ZTE, demikian penilaian beberapa media daratan Tiongkok.

Beberapa analis percaya bahwa jika pemerintah AS memberlakukan sanksi kepada perusahaan teknologi tinggi Tiongkok untuk jangka waktu yang lama, atau memperluas sanksi, maka itu dapat memicu efek domino.

Pada saat itu bukan hanya sebuah perusahaan ZTE saja yang menjadi korban, tetapi hampir seluruh industri permesinan di Tiongkok akan menghadapi malapetaka.

Ternyata kebijakan Deperdag. AS tersebut telah dapat mengungkap kelemahan yang terdapat pada industri teknologi tinggi Tiongkok, yaitu masalah chip. Dengan menghentikan pasokan chip sama saja dengan memukul KO para pelaku perusahaan teknologi tinggi Tiongkok.

Gong Lisheng, seorang peneliti di lembaga think-tank keuangan Tiongkok pernah dalam wawancara dengan NTDTV mengatakan : “Chip high-end bernilai 100 miliar Dolar AS yang digunakan Tiongkok itu didatangkan dari Amerika Serikat. Jika Amerika Serikat menghentikan pasokan chip itu, industri elektronik Tiongkok akan hancur”

Seperti kita ketahui, jumlah chip yang diimpor dari AS setiap tahunnya, sudah selama sekian tahun menempati peringkat pertama dalam daftar impor produk tunggal bea cukai Tiongkok.

Produk chip dalam negeri Tiongkok masih belum dapat menandingi AS karena stabilitas dan keandalannya.

Padahal tuntutan persyaratan untuk itu pada industri komunikasi, manufakturing, medis dan militer, termasuk aerospace cukup tinggi, tidak bisa main coba-coba, sehingga mau tak mau sepenuhnya bergantung pada pemasok AS.

Menurut penjelasan seorang sumber yang memahami seluruh proses dalam industri bahwa,  jika di dalam sebuah produk ponsel memiliki 100 buah chip, salah satu dari chip itu kena embargo, maka order pemesanan tidak bisa dikirim karena fungsi ponselnya terganggu.

Beberapa komentator daratan Tiongkok percaya bahwa Trump bukan hanya seorang pengusaha yang sukses. Namun, dilihat dari perspektif strategi dan situasi keseluruhan, dia termasuk seorang ‘pecatur ulung’.

Menurut komentarnya, tindakan Trump tampaknya tidak masuk akal bagi kebanyakan orang, tetapi setelah dikaitkan sana-sini sekarang malahan membuat situasi semakin matang.

Sanksi kepada ZTE diberikan pada momen kunci Trump dalam eskalasi friksi antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Membuka jalan menuju kemenangan dengan meng-KO industri teknologi tinggi Tiongkok komunis.

Jika diibaratkan dalam permainan catur, saat ini ZTE sudah kehabisan akal untuk mengambil langkah dalam meneruskan permainan.

Hanya bisa menyerahkan nasib pada putusan Tiongkok mau ambil manfaat mana dengan mengorbankn kepentingan yang mana.

Bagi AS, ZTE tidak penting, sasaran yang ingin dicapai bukanlah menghukum mati perusahaan itu, tetapi situasi bakan berbeda setelah negosiasi dan kesepakatan baru nanti.

Ada desas-desus bahwa Perdana Menteri Li Keqiang secara pribadi ikut berpartisipasi dalam mediasi masalah ini. Meskipun kebenaran berita belum dapat dikonfirmasikan saat ini, tetapi cukup untuk menjelaskan betapa tingginya ‘kedudukan’ chip dalam industri dan ekonomi Tiongkok.

Oleh karena itu, Dugaan masyarakat luar menyebutkan bahwa Huawei, yang juga bergantung pada perusahaan AS, bakal mengalami nasib yang sama seperti ZTE.

Mungkin saja Huawei sudah melihat ‘awan gelap’ bakan menutupi udara perusahannya. Mereka langsung mengubah strategi.

Menurut ‘New York Times’ bahwa pekan lalu perusahaan itu mem-PHK 5 orang staf ahli dari AS, termasuk William B. Plummer, seorang eksekutif yang bertanggung jawab atas hubungan masyarakat di Washington.

Sumber mengatakan, Huawei juga sedang memperkecil serangan politiknya di Amerika Serikat dan mungkin mengakhiri sebuah upaya mereka. Huawei terus berusaha untuk menghilangkan tuduhan Washington bahwa mereka memiliki hubungan dengan PKT. Meskipun usaha itu sudah menghabiskan sepuluhan tahun, tetapi tidak berhasil.

Langkah yang dilakukan Huawei telah mencerminkan bahwa perusahaan tersebut mengalami kekalahan di pasar AS, Pada kenyataannya, frekuensi komunikasi antara Huawei dengan pemerintah AS belakangan ini sudah menurun.

Dalam penyisiran kami menemukan bahwa pada bulan Januari tahun ini hampir semua mikroprosesor komputer di seluruh dunia mengalami penurunan tingkat keamanan.

Seorang senator AS mengirim surat kepada pendiri Huawei dan menanyakan mereka apa yang dia ketahui tentang kebocoran keamanan tersebut dan sejauh mana Huawei terkena pengaruh dari masalah tersebut ? Namun, Huawei tidak merespons. Demikian laporan ‘New York Times’.

Seperti yang kita ketahui, dalam beberapa tahun terakhir bisnis Huawei di Amerika Serikat berulang kali mengalami kegagalan.

Sejak 2012, Huawei dicurigai memiliki pintu belakang tersembunyi yang menjadi ancaman bagi keamanan nasional AS.

Awal tahun ini, AT & T membatalkan perjanjian kerjasama dengan Huawei. Beberapa saat sebelum perselisihan  perdagangan AS – Tiongkok meningkat, Best Buy, perusahaan ritel elektronik terbesar di AS juga berhenti menjual produk kepada mereka.

Pada awal tahun 2012, Kongres AS menyatakan dalam laporannya bahwa Huawei adalah alat mata-mata bagi Tiongkok komunis yang menyediakan layanan jaringan khusus untuk Partai Komunis Tiongkok.

Dan pada bulan Februari tahun ini, pemimpin dari 6 badan intelijen AS juga bersaksi pada saat yang sama, memperingatkan warga Amerika untuk tidak membeli smartphone Huawei dan ZTE.

Perjalanan ZTE dan Huawei hingga hari telah membuktikan bahwa menjadi kaki tangan PKT tidak akan memiliki akhir yang baik.

Perusahaan-perusahaan yang mengaku milik swasta, dengan mengandalkan dukungan dari PKT untuk menggaet keuntungan penuh. Tetapi pada gilirannya mereka dijadikan antek untuk membantu PKT memantau kegiatan warganya sendiri, juga mengembangkannya sampai ke luar negeri. Kalau pun sekarang ini mendapatkan pukulan bertubi-tubi, tidak perlu heran karena sudah jalan hidupnya. (Sinatra/asr)

 

Bahasa Tubuh Seekor Kucing Peliharaan

0

Erabaru Video – Manusia yang memiliki kosakata bahasa saja, terkadang dalam beberapa hal tidak sanggup mengungkapkan keinginannya dengan kata-kata. Apalagi binatang peliharaan yang tidak mampu berucap-kata layaknya manusia.

Namun, bahasa tubuh seringkali membuat manusia mampu memahami maksud hati orang-orang dekat. Kita dapat memahami apa yang diinginkan anggota keluarga, teman, atau pasangan bahkan jika mereka tidak berbicara.

Sama halnya dengan hewan peliharaan dan pemiliknya. Tentu saja, binatang dan manusia berkomunikasi dalam bahasa yang berbeda.

Tapi bagaimana orang mengerti apa yang mereka inginkan?

Kucing dalam video ini menunjukkan bagaimana dia berkomunikasi dengan pemiliknya.

Kucing lucu ini melompat-lompat di luar pintu kaca untuk memberi tahu pemiliknya, bahwa dia akan masuk ke rumah setelah puas bermain di luaran, mungkin begitu maksudnya.

Pintar juga kucing ini dalam memecahkan masalah komunikasi ya!

Aksi lucu kucing ini mungkin bisa menceriakan hari Anda.

Dan, buat pemilik hewan peliharaan di luar sana, apa yang kucing Anda lakukan untuk berkomunikasi dengan Anda? (yant/EB/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Seniman Musik Elektronik Swedia Ditemukan Meninggal di Usia Muda

EpochTimesId – DJ dan produser rekaman berkebangsaan Swedia, Avicii, ditemukan tewas pada Jumat (20/4/2018) sore di Muscat, Oman. Salah satu bintang terbesar musik dansa elektronik (EDM) di Eropa itu memiliki nama asli Tim Bergling, tewas pada usia 28 tahun.

“Ini adalah kesedihan mendalam bahwa kami mengumumkan ‘kepergian’ Tim Bergling, yang juga dikenal sebagai Avicii,” kata juru bicara keluarga, Diana Baron dalam sebuah pernyataan di Amerika Serikat.

“Keluarga hancur dan kami meminta semua orang untuk menghormati kebutuhan privasi mereka di masa sulit ini,” sambung Diana, seperti dikutip The Epoch Times dari Reuters, Minggu (22/4/2018).

Tidak ada penjelasan tentang penyebab kematian DJ Avicii. Baron mengatakan tidak ada pernyataan lebih lanjut yang akan dirilis.

Avicii, yang menjadi dikenal karena hits “Wake Me Up” dan “Hey Brother” mengumumkan pada tahun 2016 bahwa dia pensiun dari tur. Dia kemudian mengatakan kepada majalah Billboard bahwa dia telah membuat keputusan itu, untuk alasan kesehatan.

“Adegan itu bukan untuk saya. Itu bukan pertunjukan dan bukan musiknya. Itu selalu hal-hal lain di sekitarnya yang tidak pernah datang secara alami bagi saya,” katanya kepada majalah itu.

“Saya lebih seperti orang introvert pada umumnya. Itu selalu sangat sulit bagiku. Saya mengambil terlalu banyak energi negatif, saya pikir,” tambahnya pada saat itu.

Namun, dia tidak berhenti membuat musik. Dia merilis album EP berisikan enam lagu pada bulan Agustus 2017.

DJ Avicii memenangkan sejumlah Penghargaan Musik Amerika, penghargaan musik Billboard, dan penghargaan MTV Europe Music untuk karya EDM-nya. (Reuters/The Epoch Times/waa)

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Lembaga Perlindungan Konsumen Amerika Sarankan Hindari Beli Ponsel Pintar ZTE

EpochTimesId – Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada perusahaan komunikasi Tiongkok, ZTE Corporation. Organisasi perlindungan konsumen dan teknologi Amerika Serikat kemudian menyarankan agar konsumen untuk sementara tidak membeli ponsel yang diproduksi ZTE. Sebab, sistem operasi ponsel ZTE tidak dapat menjamin adanya peningkatan layanan di masa depan.

Presiden Consumer Watchdog, Jamie Court, mengatakan baru-baru ini bahwa ZTE, Google dan operator wajib memberi tahu konsumen tentang dampak larangan AS terhadap ponsel ZTE. Seperti dikutip dari Reuters pada 19 April 2018, Presiden organisasi perlindungan konsumen Amerika Serikat yang berbasis di Los Angeles itu mengatakan, ZTE juga seharusnya tidak menjual ponsel baru.

“Jika mereka tidak yakin mengenai apakah mampu memperbarui sistem, mereka seharusnya tidak boleh menjual ponsel baru,” tegas
Jamie Court.

Beberapa analis teknis juga menyarankan kepada konsumen bahwa sebelum memperoleh kejelasan soal upgrade sistem, mereka sebaiknya untuk sementara waktu tidak membeli telepon seluler buatan perusahaan ZTE.

John Jackson, seorang analis teknologi konsumen di perusahaan IDC yang berkecimpung dalam riset pasar mengatakan, “Terdapat banyak ketidak-pastian. Jadi membeli ponsel ZTE bukanlah langkah yang cerdas.”

Departemen Perdagangan AS pada 16 April menerbitkan peraturan yang melarang perusahaan-perusahaan AS menjual komponen, perangkat lunak, dan teknologi lainnya kepada ZTE. Sebab, ZTE melanggar persyaratan kesepakatan penyelesaian masalah dengan pemerintah AS.

Sistem operasi yang digunakan oleh ponsel ZTE adalah Android. Sehingga, peraturan Deperdag itu mungkin memaksa Google menghentikan pemberian ijin kepada ZTE untuk menggunakan IOS tersebut.

Bloomberg News dan Reuters sebelumnya juga telah melaporkan, bahwa besar kemungkinan smartphone ZTE tidak lagi diperkenankan menggunakan sistem operasi Android.

Saat ini, Microsoft dan HP tidak lagi menyediakan sistem operasi untuk ponsel cerdas. iOS milik Apple, digunakan secara eksklusif pada peralatannya sendiri. ZTE sendiri tidak memiliki sistem operasinya sendiri.

Satu-satunya pilihan bagi ZTE adalah sistem operasi Tizen milik Samsung. Tetapi sistem tersebut belum diimplementasikan dalam skala besar dan hanya mendukung sejumlah aplikasi terbatas.

Hilangnya hak penggunaan Android akan menjadi pukulan mematikan bagi ZTE. Karena hampir tidak ada lagi alternatif penggantinya.

Beberapa konsumen sudah mulai mengajukan pertanyaan pada forum di situs web ZTE tentang masalah garansi, perbaikan dan patch keamanan di masa depan, tetapi belum memperoleh jawab.

Beberapa pengguna mulai ragu dengan, apakah ZTE dapat menemukan solusi untuk mengatasi larangan AS itu dan kesulitan yang mereka hadapi.

Laporan mengutip Rocon Entner, seorang analis di perusahaan konsultan Recon Analytics yang memprediksikan bahwa operator dan pengecer AS akan menghentikan penjualan telepon seluler ZTE setelah cuci gudang terhadap merk tersebut.

Meskipun smartphone ZTE masih bisa digunakan dengan sistem lama, tetapi jika tidak memperoleh ijin upgrade, maka pengguna tidak dapat menambahkan fitur baru atau memasang tambalan untuk mencegah ancaman keamanan yang baru ditemukan. Demikian menurut Roger Entner. (Liu Yi/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Terungkap! ZTE Bisa Kehilangan Hak Gunakan Sistem Operasi Android, Bagaimanakah Nasib Ponsel Ini?

oleh Xin Ran

Setelah Departemen Perdagangan AS mengeluarkan perintah kepada perusahaan-perusahaan AS untuk menghentikan penjualan komponen elektronik ke perusahaan Tiongkok ZTE, sejumlah media coba menilai seberapa parah keputusan tersebut akan memukul ZTE.

Beberapa hari yang lalu, media AS mengungkapkan bahwa setelah larangan itu dikeluarkan, Google mungkin akan menarik kembali pemberian ijin penggunaan sistem Android kepada ZTE. Saat ini, ZTE sedang bernegosiasi dengan Google tentang masalah ini dan belum mencapai kesepakatan.

Media AS CNBC dalam laporannya menyebutkan bahwa Departemen Perdagangan melarang perusahaan AS melakukan transaksi bisnis apa pun dengan perusahaan telekomunikasi Tiongkok ZTE dalam waktu tujuh tahun, dan bahkan perangkat lunak juga mungkin termasuk dalam daftar larangan.

Akibatnya, Google tidak dapat lagi memberikan ijin penggunaan sistem operasi Android kepada ZTE yang selama ini digunakan untuk mengoperasikan ponsel-ponsel buatan ZTE.

Alphabet, perusahaan induk Google sedang bernegosiasi dengan ZTE Corporation tentang masalah ini. Saat ini, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan.

Pada saat yang sama, Bloomberg juga mengutip ucapan dari sumber yang mengetahui masalah melaporkan, pengacara ZTE telah bertemu dengan para eksekutif Google untuk membahas masalah penggunaan sistem operasi Android oleh perusahaan. Namun karena diskusi itu tidak dipublikasikan, sumber meminta namanya tidak disebutkan. Dan baik Google maupun ZTE menolak memberikan komentar.

Terkait isu tersebut, ‘Hongkong Economic Times’ dalam artikelnya menulis : Larangan Deperdag AS dengan jelas menetapkan ZTE tidak diperkenankan untuk melakukan transaksi terhadap produk, perangkat lunak, atau teknologi apa pun yang diekspor dari Amerika Serikat dengan cara apa pun.

Ini berarti bahwa sistem operasi Android yang digunakan pada ponsel ZTE juga dapat dimasukkan dalam perintah blokade pemerintah AS.

Platform seluler Android milik Google adalah salah satu sistem operasi ponsel cerdas paling populer di dunia. Sistem operasi Android juga merupakan inti dari ponsel cerdas ZTE. Opini masyarakat menyebutkan bahwa kehilangan hak untuk menggunakan sistem operasi Android setara dengan sebilah pisau yang ditancapkan ke bagian jantung perusahaan ZTE.

Sejak dikeluarkannya larangan tersebut, harga saham ZTE di bursa saham AS dalam minggu ini telah jatuh lebih dari 35%.

Media Hongkong ‘Ming Pao’ pada 18 April melaporkan, perusahaan ZTE telah mengeluarkan pemberitahuan kepada internal perusahaan agar semua karyawannya segera menghentikan semua urusan yang terkait dengan larangan ekspor AS ini.

Pemberitahuan termasuk menghendaki semua bagian mulai melakukan konfirmasi satu per satu terhadap setiap proses produksi, departemen rantai pasokan, atau kegiatan lain yang saat ini sedang berlangsung tidak melibatkan bahan baku yang diproduksi di Amerika Serikat.

Menurut laporan media daratan Tiongkok yang mengutip sumber anonim bahwa, ZTE Corporation saat ini sedang mengajukan surat resmi kepada Departemen Perdagangan AS untuk meminta penjelasan atas larangan yang mereka keluarkan. (Sinatra/asr)

Tanaman Pemangsa Serangga Yang Mendatangkan Pertanyaan Apakah Dia Benar-Benar Memakan Mangsanya

0

Video Story Erabaru – Dionaea muscipula adalah tanaman karnivora yang paling terkenal dengan makanan utama berupa serangga dan araknida. Tanaman ini juga dikenal sebagai penangkap lalat Venus, yang merupakan jenis tanaman kecil yang hanya memiliki 4-7 daun.

Dia tidak punya ranting, daunnya tumbuh dari batang bawah tanah yang pendek. Helai daun terbagi menjadi dua wilayah layaknya bibir atas dan bibir bawah.

Daun dari tanaman ini juga sama seperti daun pohon lainnya, memiliki kemampuan berfotosintesis. Mereka memiliki sepasang lobus terminal, berengsel di pelepah, membentuk perangkap yang sebenarnya adalah daun sejati.

Lobus mengandung pigmen merah dengan tepian berlendir. Lobus ini dapat bergerak dengan sangat cepat untuk menutup ketika ada serangga yang hinggap.

Tanaman ini sangat maju sehingga bisa membedakan antara stimulus hidup dan stimulus tidak hidup. Lobus menutup dalam waktu hanya 0,1 detik.

Setelah mengunci mangsa, permukaan dalam lobus terus-menerus mengecil dan menyatu sehingga terkesan menciptakan usus demi pencernaan dan penyerapan bahan makanan.

Dalam video ini, perangkap serangga terlihat membuka dan menutup ‘mulut’ ketika permukaannya tersentuh. Ini karena reaksi kimia di dalamnya.

Khusus untuk video ini, menunjukkan bahwa tumbuhan pemangsa ini juga memakan benda dan makanan yang tidak terduga.

Mungkin ada banyak efek animasi yang digunakan dalam video ini. Tetapi hasilnya membuat orang yang menonton terhenyak dan bertanya-tanya, “Dapatkah tanaman ini benar-benar memakan mangsanya ini?” (VideoEB/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Pelatih Arsenal Mengundurkan Diri Setelah Dua Dekade Kebersamaan

EpochTimesId – Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengundurkan diri setelah hampir 22 tahun memimpin klub yang sama. Pelatih kepala dari salah satu klub sepakbola legendaris Inggris itu akan meninggalkan klub pada akhir musim.

“Setelah mempertimbangkan dengan hati-hati dan mengikuti diskusi dengan klub, saya merasa ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mundur pada akhir musim,” kata pria Prancis itu dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh The Gunners pada Jumat, 20 April.

Wengger bisa dibilang adalah salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah klub Liga Premier. Pria 68 tahun itu telah bersama klub asal London Utara sejak Oktober 1996. Sejauh ini, dia merupakan manajer yang paling lama bekerja sebagai manajer di sepakbola Inggris.

Dia memiliki kontrak yang berlangsung hingga akhir musim depan.

Arsenal saat ini berada di urutan keenam di liga Inggris. Namun, mereka berhasil melaju ke semi-final Liga Europa. Menjuarai kasta profesional ke-dua Eropa itu, akan menjadi satu-satunya rute realistis mereka untuk berlaga di Liga Champions musim depan.

“Saya bersyukur karena memiliki pengalaman istimewa untuk melayani klub selama bertahun-tahun yang tak terlupakan. Saya mengelola klub dengan komitmen dan integritas penuh,” kata Wenger.

Dia meminta para penggemar untuk berdiri di belakang tim untuk mengakhiri musim prestasi maksimal.

Pemilik mayoritas Arsenal, Stan Kroenke mengatakan, “Itu adalah salah satu hari paling sulit yang pernah kami alami sepanjang tahun kami dalam olahraga.”

“Salah satu alasan utama kami terlibat dengan Arsenal adalah karena apa yang telah dibawa Arsene ke klub dan di luar lapangan,” sambung Kroenke.

“Umur panjang dan konsistensinya selama periode yang berkelanjutan di level tertinggi dari permainan tidak akan pernah bisa ditandingi.”

Wenger memenangkan tiga gelar Premier League, termasuk diantaranya tidak terkalahkan sepanjang musim. Dia juga mengantongi tujuh gelar juara Piala FA dan membawa Arsenal ke Liga Champions selama 20 tahun berturut-turut. Mereka pernah memenangkan liga dan piala FA di musim yang sama pada tahun 1998 dan 2002.

Klub itu mengatakan, pengganti Wenger akan ditunjuk sesegera mungkin. Thomas Tuchel asal Jerman, yang keluar dari pekerjaan sejak meninggalkan Borussia Dortmund hampir setahun yang lalu, kini digadang-gadang sebagai favorit kalangan sepakbola profesional Eropa. (The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Ilmuwan Temukan Penyebab Menurunnya Daya Ingat Manula

0

EpochTimesId – Seiring bertambahnya usia, ingatan manusia juga akan bertambah menurun. Terlebih bagi kebanyakan orang lanjut usia, rentan menderita kehilangan ingatan yang cukup parah.

Baru-baru ini, sebuah penelitian baru di Amerika Serikat menemukan bahwa duduk lama juga dapat menyebabkan kehilangan memori.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California, Los Angeles, menemukan bahwa duduk untuk waktu yang lama dengan hanya sedikit aktifitas fisik tidak bagus untuk daya ingat.

Misalnya orang yang tidak meninggalkan kursi kantor sepanjang hari. Aktivitas memiliki hubungan dengan perubahan dari bagian penting untuk mengingat, yang berada dalam otak orang dewasa.

Menurut para peneliti, hasil penelitian menunjukkan bahwa duduk untuk waktu yang lama ada hubungan dengan penipisan lobus temporalis. Padahal lobus temporalis ini adalah bagian otak yang berperan sebagai penyimpan ingatan baru.

Menipisnya area otak yang relevan ini, adalah sebagai penyebab menurunnya kemampuan kognitif orang tua dan gejala awal demensia atau pikun.

Para peneliti telah bertanya kepada 35 orang peserta yang berusia antara 45 hingga 75 tahun tentang tingkat aktivitas fisik mereka setiap harinya. Seperti berapa jam dalam sepekan lamanya mereka duduk dengan sedikt gerakan fisik. Setelah itu peneliti melakukan scanning otak terhadap para peserta yang diteliti.

Hasil menunjukkan, terlepas dari tingkat aktivitas fisik seseorang, duduk dalam waktu yang lama memiliki kaitan erat dengan penipisan lobus temporalis. Penelitian menunjukkan bahwa duduk dalam waktu yang lama adalah prediktor penting dari penipisan lobus temporalis seseorang. Bahkan dengan tingkat aktivitas fisik yang sangat tinggi sekali pun tidak cukup untuk melawan efek berbahaya dari duduk lama.

Penelitian menunjukkan bahwa setiap 1 jam duduk dalam sehari, penipisan dari area otak yang relevan itu sudah dapat diamati. Untuk meningkatkan kesehatan otak bagi mereka yang berisiko terkena penyakit Alzheimer adalah menghindari duduk dalam waktu lama, ini mungkin ‘obat’ pencegah terbaik.

Tetapi para peneliti juga menjelaskan bahwa penelitian yang mereka lakukan ini tidak menemukan bukti bahwa penipisan lobus temporalis itu diakibatkan oleh duduk dalam waktu lama. Kecuali hanya menemukan ada korelasi antara duduk untuk waktu yang lama dengan penipisan.

Selain itu, dilaporkan bahwa ada empat penyebab utama orang tua kehilangan daya ingat yaitu :

1. Peran faktor genetik. Beberapa orang dalam satu keluarga sering masuk dalam suatu usia tertentu, atau memasuki usia pertengahan kemudian terjadi fenomena abnormal seperti kehilangan ingatan dan penurunan mental yang sebagian besar itu disebabkan oleh faktor keturunan keluarga. Penurunan memori yang berkaitan dengan usia ini sering tidak dapat diubah.

2. Peran faktor penyakit. Orang tua rentan terhadap aterosklerosis, hipertensi, diabetes, dan penyakit lain. Gangguan tersebut akan mempengaruhi fungsi sistem otak yang menyebabkan pasokan nutrisi ke sel-sel otak, sel-sel otak kekurangan vitalitas, penurunan mental dan ingatan secara bertahap pun terjadi.

Terutama bagi mereka yang menderita hipertensi dan arteriosklerosis saat usia paruh baya akan menjadi kelompok demensia berisiko tinggi jika kelak memasuki usia lanjut.

Sebagian besar penyakit yang mempengaruhi kecerdasan ini disebabkan oleh faktor-faktor kehidupan yang buruk. Oleh karena itu, perlu mengembangkan gaya hidup yang baik dan sehat untuk mencegah penyakit adalah langkah efektif. Juga untuk menghindari kemerosotan daya ingat di masa tua.

3. Pengaruh faktor sosial. Di beberapa negara, orang-orang memasuki usia tua sering dianggap tidak berguna. Orang tua tidak mendapatkan perlakuan yang adil di masyarakat, ditambah lagi dengan lemahnya hubungan manusia, orang tua sering kali menjadi beban. Karena itu, rasa kesepian, kehilangan, acuh, malas memperhatikan pengetahuan baru, hal-hal baru, yang kemudian juga menjadi penunjang kecepatan penuaan fisiologis dan kecerdasan manula.

4. Akibat kesan ciptaan sendiri. Bagi mereka yang memasuki usia tua, terutama setelah pensiun, sering kali akan muncul pikiran bahwa dirinya sudah mulai menua, tidak lagi bisa berbuat banyak, sudah tidak berguna, apalagi menghakimi dirinya sebagai ‘sudah biasa sering pikun’ yang sadar atau tidak sadar telah menciptakan kesan, memvonis diri sudah tua sehingga malas menggunakan otak, ini juga mempercepat otak dalam proses penuaan.

Dengan bertambahnya usia, serangkaian gangguan fisik dan sensorik sering menghampiri para manula, seperti kaki kurang lincah melangkah, pendengaran menurun, kehilangan penglihatan, atau harus lama berbaring karena sakit. Sehingga mengurangi kontak antara orang tua dengan dunia luar, Hal tersebut juga akan mempercepat penuaan mental. (Li Wenxin/NTDTV/Sinatra/waa)

Lucunya Simpanse Ketika Menyeberang Sungai Bersama Anjing Peliharaannya

0

Erabaru Video Story – Simpanse menjadi binatang yang paling sering menjadi objek penelitian. Hal ini tidak terlepas dari tingkat kecerdasan simpanse yang dinilai paling tinggi dibanding hewan lainnya.

Sementara itu, ketika simpanse baru sebatas menjadi objek penelitian, anjing justru sudah lebih banyak membantu langsung pekerjaan manusia. Sebut saja anjing penjaga rumah, atau anjing pelacak milik polisi yang jago mengendus bahan peledak dan narkoba.

Jika kedua binatang itu disuruh menyeberangi sungai secara sendiri-sendiri, maka tentu itu adalah pekerjaan dan tugas kecil dan remeh-temeh bagi mereka. Apalagi jika di antara aliran air sungai terdapat batu sebagai penolong untuk menyeberang.

Ironisnya, dalam video ini mereka diberi tantangan untuk menyeberangi sungai secara bersama-sama. Celakanya, simpanse mendapat peran sebagai seorang manusia dengan anjing sebagai peliharaannya.

Bisa dibayangkan, anjing yang sudah terbiasa melakukan sesuatu dengan caranya sendiri, kini dipaksa melakukan sesuatu yang sama dengan cara yang dikehendaki oleh simpanse.

Kira-kira mereka bisa berhasil menyeberang sungai gak ya? Anjingnya mau nurut sama simpanse seperti mereka menurut kepada majikan manusia gak ya?

Yuk, ditonton dan disimak saja videonya sampai akhir ya!

Video pilihan lainnya :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Bayi Baru Lahir Ini langsung Mengenali Sang Ibu

0

Erabaru Video Story – Seorang ibu melahirkan bayi perempuan di Brazil. Brenda Souza melahirkan bayi cantiknya melalui bedah caesar.

Uniknya, ibu muda berusia 24 tahun itu mendapat pengalaman yang kemungkinan tidak pernah dialami oleh ibu lain. Sang bayi yang diberi nama Agata, diletakkan di samping wajah ibunya beberapa saat setelah dilahirkan.

Baby Agata langsung menangis dan memeluk wajah ibunya.

Sungguh mengharukan. Betapa kuatnya ikatan seorang ibu dengan sang anak yang bahkan belum pernah melihat wajah sang Ibu. (waa)

Rusia Blokir Alamat IP Google Karena Digunakan oleh Telegram

EpochTimesId – Regulator komunikasi negara Rusia awal pekan kemarin mengatakan telah memblokir alamat IP yang dimiliki oleh Google dan Amazon. Mereka mengatakan IP tersebut digunakan oleh layanan pesan Telegram yang ditutup oleh Moskow pekan ini.

‘Pengawas Roskomnadzor’ Rusia mulai memblokir Telegram, sebuah layanan perpesanan yang populer di Rusia, pada hari Senin (16/4/2018). Telegram diblokir setelah menolak mematuhi perintah pengadilan untuk memberikan akses untuk lembaga keamanan negara terhadap pesan terenkripsi pengguna.

Kepala Roskomnadzor, Alexander Zharov mengatakan telah memblokir 18 sub-jaringan dan sejumlah besar alamat IP milik Google dan Amazon, seperti dilansir kantor berita Interfax.

“Kami saat ini telah memberi tahu kedua perusahaan bahwa sejumlah besar alamat IP yang terletak di ‘cloud’ dari dua layanan ini telah diblokir atas dasar putusan pengadilan (untuk memblokir Telegram),” kata Zharov.

Pemblokiran alamat IP membuat pengguna internet Rusia tidak dapat mengakses Telegram dan layanan lain yang me-rute-kan konten mereka melalui Google dan server Amazon.

Beberapa pengguna telah menghindari blok tersebut dengan menggunakan jaringan pribadi virtual. Usaha tersebut membuat netizen tampak seolah-olah mengakses internet dari negara lain.

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Zharov mengatakan kepada Interfax bahwa Roskomnadzor berharap akan menerima tanggapan yang ‘sah secara hukum’ dari Amazon dan Google.

Perusahaan-perusahaan AS itu tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters terkait tindakan dari Rusia tersebut.

Sementara itu CEO Telegram, Pavel Durov meminta ‘perlawanan digital’ pada hari Selasa. Dia mengatakan siap memberikan hibah senilai jutaan dolar dalam mata uang digital bitcoin kepada individu dan perusahaan yang menjalankan proksi dan VPN untuk mendukung kebebasan internet.

Durov menulis di saluran Telegram-nya, bahwa tidak ada penurunan signifikan dalam pengguna layanan Telegram di Rusia sejak pelarangan itu mulai berlaku. Karena pengguna menggunakan VPN dan proxy untuk mengakses aplikasi ‘messenger’ tersebut.

Dia juga berterima kasih kepada Apple, Google, Amazon dan Microsoft karena tidak mengambil bagian dalam sensor politik.

Durov, pelopor media sosial di Rusia, meninggalkan negara itu pada tahun 2014. Dia kini aktif menjadi kritikus vokal terhadap kebijakan Kremlin tentang kebebasan internet.

Telegram banyak digunakan di negara-negara bekas Uni Soviet dan Timur Tengah. Durov mengatakan pada hari Selasa bahwa akun Rusia hanya sekitar 7 persen dari penggunanya.

Selain menjadi populer di kalangan wartawan dan anggota oposisi politik Rusia, Telegram juga telah digunakan oleh Kremlin untuk berkomunikasi dengan wartawan dan mengatur panggilan konferensi secara teratur dengan juru bicara Presiden Vladimir Putin.

Pada hari Senin, kantor jurubicara meminta para wartawan yang sebelumnya berlangganan obrolan di Telegram untuk beralih ke obrolan yang telah diatur dalam layanan perpesanan yang berbeda, ICQ. Itu merupakan bagian dari kelompok teknologi ‘Russian Mail.ru’. (The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Pelanggar HAM asal Tiongkok Ditangkap oleh Amerika Serikat

0

EpochTimesId – Departemen Imigrasi, Bea Cukai, dan Penjaga Perbatasan (ICE) Amerika Serikat melakukan operasi besar-besaran di seluruh Amerika Serikat. Operasi digelar dalam rangka untuk menangkap orang asing yang terbukti melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Sebanyak 33 orang berhasil ditangkap oleh petugas ICE. Dengan 4 orang diantaranya adalah warga negara Tiongkok.

ICE mengatakan bahwa beberapa warga asal Tiongkok yang ditangkap itu pernah dituduh membantu atau terlibat langsung dalam tindakan aborsi paksa.

ICE dalam sebuah pernyataannya pada 19 April 2018 menyebutkan bahwa pihaknya sedang menggelar operasi bertajuk ‘Operation No Safe Haven IV’ di seluruh wilayah Amerika Serikat.

Operasi pengejaran buronan diselenggarakan mulai Senin (16/4/2018) hingga Kamis. Mereka menyisir sejumlah daerah, diantaranya Atlanta, Baltimore, Boston, Chicago, Denver, Detroit, Houston, Los Angeles, Miami, New Orleans, New York, Philadelphia, Phoenix, Seattle, San Francisco, dan kota St. Paul, Minnesota.

Video Rekomendasi :

Menurut laporan ICE, orang asing yang ditangkap dalam operasi ini semuanya telah mendapatkan surat perintah segera meninggalkan wilayah AS. Mereka diminta segera kembali ke negara asal.

Dari 33 orang yang ditangkap, 8 orang telah dijatuhi hukuman karena melakukan pelanggaran, termasuk pemukulan, kepemilikan senjata ilegal, mengemudi dalam keadaan mabuk, dan menolak penangkapan.

Hal yang menarik perhatian adalah 4 dari 33 orang yang tertangkap itu merupakan para staf rumah sakit asal Tiongkok. Mereka telah didakwa membantu atau terlibat langsung dalam tindakan baik aborsi paksa atau aborsi KB.

Selain itu, 4 orang lainnya yang ditangkap petugas ICE terlibat melakukan kejahatan seperti penangkapan tidak sah, penyiksaan, dan pembunuhan di Amerika Tengah, Timur Tengah dan Afrika Timur.

Direktur ICE, Thomas D. Homan dalam pernyataannya menyebutkan, penegakan hukum ini merupakan kelanjutan dari misi ICE untuk memastikan bahwa Amerika Serikat tidak akan menjadi surga bagi para penjahat asing. Terutama bagi mereka yang telah divonis hukuman oleh pengadilan negara asal mereka, karena terbukti melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

“Kita akan terus melakukan penangkapan terhadap buronan-buronan asing. Ini adalah prioritas penegakan hukum kami. Dan kami dapat menggunakan kekuatan khusus yang ICE miliki untuk menyelidiki berbagai kegiatan kriminal dan menegakkan hukum keimigrasian,” ujar Thomas Homan.

Sejak tahun 2003, ICE telah menangkap sedikitnya 395 orang pelanggar hak asasi manusia. Mereka kemudian dideportasi.

ICE juga mengusir 835 orang asing yang diketahui atau dicurigai melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Selain itu, ICE juga sedang melakukan percepatan untuk memulangkan 112 orang buronan asing lainnya ke negara asal mereka. (Wu Ying/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA