Kisah Inspiratif: Apa yang Membangunkanmu?

EtIndonesia. Jack adalah seorang supervisor di sebuah perusahaan di New York. Karena dampak krisis ekonomi, gajinya sangat rendah. Setiap hari dia tiba di kantor sekitar pukul enam pagi, dan biasanya baru pulang lewat pukul delapan malam—kadang bahkan hingga jam sepuluh lebih.

Lelah bekerja sebenarnya masih bisa ditahan, tetapi yang paling menyakitkan bagi Jack adalah: ia sudah tak punya keyakinan pada pekerjaannya sendiri. Hari-harinya hanya dihabiskan demi mengejar gaji yang bahkan tak seberapa.

Akhirnya, suatu hari Jack benar-benar tak sanggup lagi menjalani rutinitas itu. Dia mengajukan cuti dan pergi ke sebuah kawasan wisata untuk menenangkan diri. Di sana ada sebuah tempat memancing; Jack membeli alat pancing, duduk di tepi air, dan mulai memancing.

Namun satu jam lebih berlalu, jangankan ikan besar, ikan kecil pun tak tampak menyentuh umpannya.

Sementara itu, seorang pria tua yang duduk tak jauh darinya berhasil mendapatkan banyak ikan hanya dalam waktu satu jam. 

Pria tua itu menoleh dan berkata:“Anak muda, apa yang kamku pikirkan? Kelihatannya kamu gelisah sekali.”

Jack pun menceritakan semua keluhannya: pekerjaan yang melelahkan, kurangnya rasa pencapaian, gaji yang rendah, dan yang paling menyiksa adalah rasa jenuh karena dia tak lagi mencintai pekerjaannya.

Pria tua itu mendengarkan tanpa menyela. Setelah Jack selesai, dia hanya mengangguk pelan dan bertanya: “Setiap pagi, apa yang membangunkanmu?”

Jack terdiam. Dia tidak tahu maksud pertanyaan itu. Setelah berpikir sejenak, dia menjawab: “Tentu saja alarm. Saya pulang terlambat setiap hari, paginya masih lelah. Jadi ya… alarm yang membangunkan saya.”

Pria tua itu menggeleng.

“Itulah mengapa kamu merasa lelah dan tidak melihat harapan,” katanya pelan. “Anak muda, menurutmu… apa yang seharusnya membangunkanmu setiap pagi?”

Jack kebingungan. Dia menatap pria tua itu, tidak mengerti.

Pria tua itu berkata: “Yang seharusnya membangunkanmu setiap pagi adalah mimpi, bukan alarm.”

Jack terdiam lama. Kata-kata itu mengenai tepat di hatinya. Dia baru sadar: alasan dia begitu jenuh adalah karena dia selama ini bekerja hanya demi uang, bukan demi impiannya.

Dia teringat kembali masa ketika baru lulus kuliah—saat dia bertekad menjadi seorang ahli penjualan yang hebat. Namun kini, dia malah terjebak dalam pekerjaan kecil yang tak memberinya ruang untuk berkembang.

Menyadari hal itu, Jack segera bergegas pulang, mengajukan resign, dan mulai mencari pekerjaan yang benar-benar sesuai dengan impiannya.

Sebulan kemudian, dia mendapatkan pekerjaan sebagai staf penjualan. Gajinya lebih kecil dari pekerjaan sebelumnya, tetapi dia menikmatinya. Setahun berlalu, Jack menjadi supervisor penjualan di sebuah perusahaan besar.  Tiga tahun kemudian, dia menjadi seorang pakar penjualan terkenal.

Pesan Utama

Apa yang membangunkanmu setiap pagi?  Jika jawabannya alarm, berarti kamu hanya bekerja demi bertahan hidup.

Tetapi jika yang membangunkanmu adalah mimpi, maka kamu sedang berjalan menuju masa depan yang kamu inginkan.

Bekerja demi gaji hanya memberimu penghasilan. Bekerja demi mimpi akan membuatmu mencapai impian itu pada akhirnya.(jhn/yn)

Banjir Asia Tenggara Menewaskan Lebih dari 400 Orang, Sri Lanka Umumkan Keadaan Darurat Setelah 132 Kematian

EtIndonesia. Asia Tenggara dilanda banjir dan tanah longsor dahsyat, dengan jumlah korban tewas melampaui 400 orang pada Sabtu (29 November). Operasi pembersihan dan pencarian serta penyelamatan kini tengah dilakukan di berbagai negara terdampak. 

Sementara itu, Sri Lanka yang dihantam Siklon Ditwah melaporkan 132 orang tewas dan 176 hilang, sehingga pemerintah menetapkan status darurat dan meminta bantuan internasional.

Indonesia, Thailand, dan Malaysia Dilanda Banjir Parah

Menurut laporan AFP, hujan monsun pekan ini menyebabkan banjir besar yang melanda wilayah luas Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Ribuan orang terperangkap, sebagian harus bertahan di atap rumah menunggu evakuasi.

Petugas penyelamat Indonesia tengah berjuang menjangkau daerah terdampak paling parah di Pulau Sumatra, dengan lebih dari 402  orang masih hilang sejauh ini.

Indonesia – Korban Tewas Melampaui 400 Orang

Menurut data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 30 November, banjir dan longsor telah menewaskan lebih dari 400 orang, dengan rincian:

  • Sumatera Utara:  217 orang
  • Sumatera Barat: 129 orang
  • Aceh: 96 orang 

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan puluhan ribu orang telah dievakuasi, namun banyak wilayah di tiga provinsi masih tidak dapat diakses. Sumatera Barat telah melakukan operasi rekayasa cuaca untuk mengurangi risiko hujan lanjutan. Hingga 29 November, intensitas hujan sudah mulai menurun.

Thailand – Banjir Setinggi 3 Meter, 162 Orang Tewas

Di Provinsi Songkhla, Thailand selatan, tinggi air sempat mencapai 3 meter, menyebabkan 162 orang meninggal—menjadi salah satu banjir terburuk dalam 10 tahun terakhir.

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, menyatakan proses pembersihan wilayah terdampak diperkirakan selesai dalam dua minggu.

Malaysia – 6.000 Warga yang Terjebak di Hat Yai Berhasil Diselamatkan

Kementerian Luar Negeri Malaysia menyampaikan bahwa lebih dari 6.000 warga Malaysia yang terjebak banjir di Hat Yai, Thailand, telah berhasil dievakuasi.

Di Malaysia bagian utara, banjir melanda sebagian wilayah Perlis, menewaskan dua orang.

Sri Lanka – 132 Tewas, 176 Hilang, Status Darurat Diberlakukan

Sri Lanka menjadi salah satu negara yang terdampak paling parah akibat Siklon Ditwah yang membawa hujan badai dan banjir besar.

Dampak sejauh ini:

  • 132 orang tewas
  • 176 orang hilang
  • 15.000 lebih rumah hancur
  • 78.000 orang mengungsi ke tempat penampungan darurat pemerintah

Presiden Sri Lanka, Anura Kumara Dissanayake, memberlakukan keadaan darurat, yang memberikan kekuasaan luas bagi pemerintah untuk menangani bencana yang telah berlangsung selama seminggu.

Angkatan darat, laut, dan udara telah dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan di seluruh negeri.

Saat ini, Siklon Ditwah perlahan menjauhi Sri Lanka dan bergerak menuju India. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Dua Kapal Tanker “Armada Bayangan” Rusia Diserang di Laut Hitam, Turki Lakukan Penyelamatan

EtIndonesia. Seorang pejabat Dinas Keamanan Ukraina (SBU) mengatakan kepada Reuters pada Sabtu (29/11/2025) bahwa Ukraina telah menghantam dua kapal tanker milik armada bayangan Rusia di Laut Hitam. Sebelumnya, Turki melaporkan bahwa dua kapal tanker “shadow fleet” Rusia meledak di dekat wilayah Turki.

Pejabat SBU yang tidak disebutkan namanya tersebut menjelaskan bahwa kapal-kapal yang diserang adalah Kairos dan Virat. Keduanya berstatus kosong dan sedang menuju Pelabuhan Novorossiysk, salah satu pusat penyimpanan minyak utama Rusia.

Ia menambahkan bahwa operasi ini dilaksanakan oleh kerja sama antara Dinas Keamanan Ukraina dan Angkatan Laut Ukraina, menggunakan drone laut sebagai alat serangan.

Menurutnya, “Rekaman menunjukkan kedua kapal tanker mengalami kerusakan parah setelah diserang, dan pada dasarnya sudah tidak bisa beroperasi lagi. Ini akan memberikan pukulan besar terhadap kemampuan Rusia mengekspor minyak.”

Turki Kerahkan Tim Penyelamat

Setelah kejadian, tim penyelamat Turki segera dikerahkan ke lokasi. Namun pihak berwenang Turki menyatakan bahwa ledakan tersebut kemungkinan disebabkan oleh benturan eksternal, tanpa memberikan rincian tambahan.

Kedua kapal Rusia tersebut meledak dan terbakar di dekat Selat Bosphorus, dengan api dan asap pekat terlihat membumbung tinggi.

Pihak berwenang Turki menyampaikan bahwa:

  • 25 awak kapal Kairos berhasil dievakuasi dengan selamat
  • 20 awak kapal Virat juga dalam keadaan aman

Mereka menegaskan bahwa pernyataan lebih rinci baru dapat diberikan setelah investigasi selesai.

Ukraina Desak Dunia Tindak Armada Bayangan Rusia

Ukraina kembali menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan lebih tegas terhadap armada bayangan Rusia, yaitu jaringan kapal tanker yang membantu Moskow tetap dapat mengekspor minyak dalam jumlah besar meskipun berada di bawah sanksi Barat—yang pada akhirnya menjadi sumber pendanaan perang di Ukraina. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Menurut Sumber: Naskah Akhir Perjanjian Damai Masih Belum Tuntas, Tetapi Kemajuan Penting Telah Dicapai

EtIndonesia. Selama negosiasi kemarin antara delegasi Ukraina dan AS di Florida, rancangan perjanjian damai belum difinalisasi.

Menurut seorang sumber terpercaya yang berbicara dengan RBC-Ukraina, diskusi berfokus pada isu-isu teritorial, dan topik potensi keanggotaan NATO Ukraina juga diangkat.

“Negosiasi sekarang kurang berfokus pada kerangka kerja yang disepakati di Jenewa dan lebih pada isu-isu bermasalah yang masih ada. Kami belum dapat berbicara tentang pemahaman penuh atas naskah akhir, tetapi ini merupakan langkah maju lainnya,” kata sumber tersebut.

Menurut sumber tersebut, pihak AS mengakui bahwa tugas utamanya bukanlah untuk menekan Ukraina, tetapi untuk mengingat bahwa setiap perjanjian juga harus diterima oleh Rusia.

“Mereka memahami bahwa ada pihak kedua, dan apa pun titik temu yang mereka capai dengan Ukraina, tetap ada pihak Rusia yang harus mereka ajak bekerja sama. Dan mereka memahami bahwa di sana lebih sulit,” catat sumber tersebut.

Isu-isu teritorial mendominasi

Sebagian besar diskusi berpusat pada isu-isu teritorial. Bertindak sebagai mediator, para pejabat AS menyampaikan tuntutan Moskow agar pasukan Ukraina sepenuhnya mundur dari Donbas.

Namun, Ukraina menjelaskan mengapa posisi tersebut mustahil – dengan merujuk pada batasan konstitusional, opini publik, dan realitas di lapangan. Sikap Kyiv tetap tidak berubah: setiap diskusi teritorial harus dimulai dari garis kontak saat ini.

“Pencarian solusi potensial terus berlanjut, tetapi tentu saja ini merupakan isu yang sangat sulit,” tambah sumber tersebut.

Keanggotaan NATO juga Ditingkatkan

Ukraina juga menguraikan posisinya terkait keanggotaan NATO. Delegasi tersebut menekankan bahwa arah menuju aliansi tersebut tercantum dalam konstitusi, dan mengubahnya hanya untuk mencapai perjanjian damai akan menjadi preseden yang berbahaya. Argumen lain: tidak ada negara yang dapat diberikan hak veto atas perluasan NATO.

“Amerika siap mendengarkan argumen kami. Namun mereka terus-menerus berkata: Anda mungkin 100 persen benar, tetapi ada pihak lain yang menuntut ini dan itu. Sebagai mediator, mereka harus membawa kedua belah pihak ke dalam perjanjian damai. Anda dapat menjelaskan posisi Anda secara logis, tetapi jika pihak lain mengatakan ‘tidak’, lalu apa yang harus kami lakukan?” kata sumber tersebut.

Latar Belakang

Beberapa minggu sebelumnya, AS mengajukan proposal perdamaian baru yang terdiri dari 28 poin, banyak di antaranya sangat menguntungkan Rusia. Setelah perundingan trilateral di Jenewa pada 23 November, dokumen tersebut direvisi dan dipersingkat, tetapi pekerjaan terus berlanjut.

Pertemuan terakhir berlangsung pada 30 November di Florida. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kemajuan telah dicapai meskipun diskusi tersebut rumit. Delegasi Ukraina, yang dipimpin oleh Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rustem Umerov, melaporkan “kemajuan signifikan” kepada Presiden Volodymyr Zelenskyy, yang mengonfirmasi bahwa pekerjaan lebih lanjut akan menyusul.

Sementara itu, media melaporkan bahwa utusan khusus Trump, Steve Witkoff, diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Moskow hari ini untuk melanjutkan pembicaraan dengan pihak Rusia. (yn)

Kisah Motivasi – Uang di Atas Meja

EtIndonesia. Seorang pedagang yang pandai berpikir pernah mencoba banyak jenis usaha, tetapi semuanya berakhir dengan kegagalan. Suatu hari, dengan niat belajar, dia datang menemui seorang saudagar kaya raya yang sangat sukses dalam bisnis, berharap bisa mendapatkan sedikit rahasia menuju keberhasilan.

Setelah dia menjelaskan maksud kedatangannya, sang saudagar kaya membuka brankas di belakangnya, mengeluarkan 500.000 dolar dan meletakkannya di atas meja, lalu berkata:

“Uang di atas meja ini, aku hadiahkan untukmu!”

Pedagang itu tertegun. Dalam hatinya dia bergumam:

“Aku tidak melakukan apa pun untuknya, kenapa dia mau memberiku begitu banyak uang?  Apa dia ingin menyuruhku melakukan sesuatu? Tapi, apa yang bisa kulakukan untuknya?  Kalau memang aku bisa melakukan sesuatu, apakah setelah itu akan membawa akibat buruk bagiku? Dia sekaya ini, masak tidak ada orang lain yang bisa dia suruh? Kenapa justru aku?”

Saat dia masih terus berpikir dan curiga, saudagar itu menunjuk ke uang di atas meja dan berkata: “Cepat ambil uang di meja itu!”

Mendengar itu, si pedagang malah semakin curiga: “Lihat, nadanya terburu-buru. Pasti begitu aku ambil uang itu, dia akan langsung menyuruhku melakukan sesuatu yang menakutkan, dan saat itu aku bahkan tidak bisa menolak. Tidak, aku sama sekali tidak boleh menerima uang ini!”

Lalu ia menggeleng dan berkata sopan: “Saya tidak bisa menerimanya. Saya tidak berjasa apa pun, tak pantas menerima uang sebanyak ini.”

Saudagar itu berkata lagi: “Aku bersumpah, uang di atas meja ini aku berikan kepadamu tanpa syarat.”

Pedagang itu berpikir lagi: “Kalau benar tanpa syarat, maka sekalipun nanti dia menyuruhku melakukan sesuatu yang buruk setelah aku menerima uang ini, ya sudah, paling-paling aku kembalikan saja uangnya.”

Akhirnya dia berkata: “Baiklah, kalau begitu saya terima. Terima kasih…”

Namun begitu kalimat itu keluar dari mulutnya,  si saudagar sudah lebih dulu memasukkan kembali uang itu ke dalam brankas.

Pedagang itu kaget dan berkata: “Tadi saya sudah bilang mau menerimanya. Kenapa Anda malah menyimpannya kembali?”

Saudagar itu bertanya tenang: “Sekarang kamu ingin uang itu?”

Pedagang itu mengangguk: “Ya, saya mau.”

Saudagar berkata: “Baik. Tapi… di mana uang di atas meja tadi?”

Pedagang menjawab:“Tadi sudah Anda simpan kembali.”

Saudagar mengangguk: “Benar. Aku sudah menyimpannya kembali.”

Lalu dia menatap pedagang itu dan berkata: “Ingatlah baik-baik: Di dunia ini tidak ada kesempatan yang akan selamanya menunggumu. Kalau tadi kamu tidak berpikir terlalu lama, uang di atas meja itu sudah menjadi milikmu. Tapi kamu terlalu banyak ragu, terlalu banyak menghitung, dan menghabiskan terlalu banyak waktu. Saat kamu akhirnya memutuskan untuk menerimanya… di hadapanmu, meja itu sudah kosong. Karena aku pun sudah berubah pikiran.”

Pesan Hidup

Kunci keberhasilan sering kali bukan pada seberapa lengkap dan rinci kita berpikir, melainkan pada apakah kita berani dan sigap menangkap peluang besar yang tiba-tiba muncul di depan mata.

Kadang, kebanyakan ragu dan terlalu banyak pertimbangan… justru membuat kita kehilangan sesuatu yang tak akan datang untuk kedua kalinya. (jhn/yn)

Partisan Bakar Lokomotif di Bryansk, Lumpuhkan Jalur Pasokan Rusia

EtIndonesia. Agen gerakan ATESH berhasil melakukan operasi sabotase di Bryansk, berhasil membakar lokomotif listrik militer dan mengganggu logistik Rusia, menurut kanal Telegram ATESH.

“Agen kami berhasil melakukan operasi sabotase di Bryansk, melancarkan serangan tepat sasaran terhadap elemen penting logistik kereta api musuh. Kami menghancurkan lokomotif listrik yang digunakan untuk mengangkut kargo militer,” demikian pernyataan tersebut.

Para partisan menekankan bahwa Bryansk merupakan pusat logistik utama yang menjamin pasokan bagi pasukan militer Rusia di Utara dan transfer pasukan cadangan ke wilayah perbatasan.

Mereka menambahkan bahwa penghancuran lokomotif di pusat ini menciptakan masalah pasokan yang signifikan bagi musuh. Khususnya, jadwal kereta api yang membawa amunisi, peralatan, dan bahan bakar yang ditujukan ke garis depan di wilayah Sumy terganggu.

“Operasi ini membuktikan bahwa garis belakang musuh bukanlah zona aman. Agen Atesh beroperasi di pusat-pusat logistik Rusia, mengganggu pasokan yang diandalkan oleh seluruh mesin militer,” kata para partisan.

Insiden Lainnya

Seminggu yang lalu, pada 23 November, agen Atesh juga melaporkan penghancuran lokomotif listrik yang digunakan untuk mengangkut kargo militer. Sabotase tersebut terjadi di Rostov-on-Don.

Dilaporkan juga bahwa pada malam 16 November, para partisan melakukan operasi yang sukses di dekat Novobohdanivka di distrik Melitopol, wilayah Zaporizhzhia. Mereka membakar sebuah kabinet relai di jalur kereta api utama, yang memperlambat laju kereta api militer Rusia.(yn)

Kisah Motivasi: Waktu Terbaik Itu Selalu Ada

EtIndonesia. Pertandingan tinju dimulai. Petinju bercelana merah dan lawannya yang bercelana putih naik ke ring, bertarung untuk merebut gelar juara.

Pada ronde pertama, situasinya hampir sepenuhnya dikuasai petinju putih. Petinju merah hanya bisa bertahan, sibuk menangkis serangan lawan yang begitu agresif. Hampir tak ada kesempatan baginya untuk membalas pukulan. Dia hanya bertahan sampai bel ronde berbunyi.

Begitu kembali ke sudut ring, sebelum pelatih sempat bicara, petinju merah langsung menjelaskan “strateginya”.

Dia berkata dengan penuh keyakinan bahwa dia tak perlu terburu-buru. Pertahanannya kuat, dan dia hanya menunggu waktu yang tepat. Begitu lawan membuka sedikit celah, dia akan langsung melancarkan pukulan telak dan memenangkan pertandingan.

Namun di ronde kedua, keadaannya nyaris sama. Pertahanannya makin sulit dipertahankan, sementara serangan lawan makin gencar. Dan celah yang dia tunggu… tetap belum terlihat.

Ronde ketiga, keempat, kelima—semuanya berlalu tanpa perubahan. Petinju merah terus terdesak, terus bertahan, dan terus… menunggu. Ketika kembali ke sudut ring, sebelum dia sempat mengulang teori strateginya, pelatih akhirnya tak tahan dan berkata:

“Sudahlah. Katakan terus terang—kamu ini ingin jadi juara tinju, atau sedang berusaha meraih Hadiah Nobel Perdamaian?”

Jika hidup ini seperti pertandingan untuk menjadi “juara”, maka apa yang sebenarnya ingin kita menangkan?

Banyak orang selalu menunggu: menunggu waktu yang lebih baik, menunggu kondisi yang lebih sempurna, menunggu kesempatan emas yang “katanya” akan datang nanti.

Namun sering kali, penantian itu justru menghabiskan seluruh hidup. Akhirnya, seseorang mengeluh karena bakatnya tidak pernah dihargai, padahal dia sendiri tidak pernah benar-benar mengambil langkah.

Hidup bukan hanya soal menunggu momen sempurna—tetapi menciptakannya.

Ketika kita memahami kelebihan diri sendiri dan berani melangkah, ketika kita memberi diri kita kesempatan untuk bertarung, ketika kita berani melepaskan alasan dan berhenti menunggu…

Saat itulah hidup mulai berubah.

Terkadang, yang kita perlukan hanyalah satu pukulan berani, satu langkah yang benar-benar diambil, untuk menyadari bahwa jalan menuju kemenangan ternyata selama ini ada di depan mata.

Kesimpulan:

Waktu terbaik bukan “nanti”, tapi selalu—sekarang. Beranilah mengambil kesempatan. Hidup akan memberi ruang bagi mereka yang berani bergerak.

Pahami kekuatan diri sendiri, maju dengan berani, berikan kesempatan lagi pada diri sendiri, dan berikan pukulan telak yang mengagumkan – kamu akan menyadari bahwa hidup memang punya perbedaan!(jhn/yn)

Ribuan Warga Hong Kong Tandatangani Petisi Menuntut Pertanggungjawaban Kebakaran, Pemerintah Justru Menangkap dan Menyensor

EtIndonesia. Kebakaran besar di Wang Fuk Court beberapa waktu lalu menimbulkan korban sangat besar dan juga membuka tabir masalah internal pemerintahan. Warga Hong Kong meluncurkan petisi daring menuntut para pejabat bertanggung jawab. 

Jumlah penandatangan telah melampaui sepuluh ribu orang. Pemerintah Hong Kong kemudian meniru metode “stabilitas” ala Tiongkok daratan: menangkap penggagas petisi dan menutup laman media sosial terkait.

Kebakaran dan Kecurigaan Besar

Kebakaran mematikan yang terjadi di Wang Fuk Court pada 26 November 2025 telah menyebabkan setidaknya 129 orang meninggal dunia dan lebih dari 150 orang belum diketahui nasibnya. Peristiwa ini menimbulkan banyak dugaan, termasuk:

  • Pelanggaran konstruksi oleh kontraktor
  • Kegagalan pengawasan pemerintah
  • Dugaan kongkalikong antara pejabat dan pengusaha

Semua hal ini memicu kemarahan warga terhadap semakin kuatnya “mainlandisasi” — atau penyeragaman Hong Kong dengan sistem pemerintahan ala daratan Tiongkok.

Petisi Publik dengan Empat Tuntutan

Pada 28 November, warga Hong Kong membentuk kelompok mandiri bernama “Kelompok Perhatian Kebakaran Wang Fuk Court Tai Po”, dan meluncurkan petisi online. Mereka menyampaikan empat tuntutan:

  1. Membentuk komisi penyelidikan independen untuk mengusut tuntas kemungkinan aliran kepentingan.
  2. Meninjau ulang sistem pengawasan konstruksi, bukan sekadar mencari kambing hitam.
  3. Menuntut pertanggungjawaban pejabat karena kelalaian dalam pengawasan.
  4. Memberikan dukungan berkelanjutan kepada warga terdampak dan memastikan penanganan pengungsian yang layak.

Menurut laporan Independent Media Hong Kong pada 29 November, petisi tersebut telah mencapai lebih dari 10.000 tanda tangan hingga pukul 19.00. Namun petisi sudah dihentikan, dengan tanda tangan terakhir tercatat sekitar pukul 16.00.

Halaman media sosial kelompok tersebut juga telah menghilang.

Penangkapan Penggagas Petisi

Laporan media menyebutkan bahwa Miles, salah satu anggota kelompok penggagas petisi, telah dibawa oleh polisi dari Departemen Keamanan Nasional. Sebuah foto menunjukkan bahwa sekitar pukul 21.30 malam, Miles dibawa kembali ke rumahnya untuk penggeledahan.

Miles adalah seorang mahasiswa berusia 24 tahun. Dalam wawancara dengan Independent Media pada 28 November, ia mengatakan bahwa dirinya marah terhadap pernyataan Sekretaris Administrasi Hong Kong, Eric Chan, yang ingin mengganti perancah bambu dengan perancah logam. Kemarahan itulah yang mendorongnya meluncurkan petisi.

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak khawatir tentang keselamatan pribadi, tetapi ia merasa sedih dan marah, berharap situasi di Hong Kong dapat membaik.

Warga yang melihat berita penangkapannya menulis komentar satir:  “Yang diselesaikan bukan masalahnya, tapi orang yang mengangkat masalah itu. Bukti lain Hong Kong makin seperti daratan Tiongkok.”

Ancaman dari Kantor Keamanan Nasional Beijing di Hong Kong

Pada 29 November, Kantor Keamanan Nasional PKT di Hong Kong mengeluarkan pernyataan bernada keras, mengancam warga Hong Kong. Judul pernyataannya: “Mendukung penuh Hong Kong menghukum keras ‘elemen anti-Tiongkok dan pengacau Hong Kong’ yang memanfaatkan bencana untuk membuat kekacauan.” (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

Maduro Setuju Mengundurkan Diri Atas Permintaan Gedung Putih, Tetapi Menunggu 18 Bulan ke Depan

EtIndonesia. Pemimpin Venezuela, Nicolás Maduro bersedia mengundurkan diri, tetapi menunggu 18 bulan ke depan. Gedung Putih, di sisi lain, bersikeras agar sekutu Vladimir Putin itu segera mundur sebagai presiden Venezuela, lapor CNN.

Menurut sumber CNN, Maduro dan rekan-rekannya menghubungi Gedung Putih melalui berbagai saluran. Diskusi masih berlangsung, sumber-sumber di pemerintahan AS mengonfirmasi.

Dalam pembicaraan sebelumnya dengan AS, Maduro mengisyaratkan kesiapannya untuk akhirnya mundur. Namun, dia baru bersedia melakukannya setelah 18 bulan, tenggat waktu yang dianggap tidak dapat diterima oleh AS.

Gedung Putih menyerukan pengunduran diri Maduro segera, meskipun beberapa pejabat AS awalnya berpendapat bahwa usulan dari Caracas mungkin merupakan solusi yang lebih layak bagi kedua belah pihak.

“Meskipun beberapa pejabat AS berpikir ini mungkin solusi, Gedung Putih akhirnya menyimpulkan bahwa mereka hanya akan mendukung rencana yang menyebabkan Maduro segera pergi,” catat CNN.

Presiden AS, Donald Trump, menurut artikel tersebut, berbicara dengan Maduro pekan lalu. Dalam beberapa penampilan publiknya baru-baru ini, Trump menyatakan bahwa perubahan sikap Maduro dapat menyelamatkan banyak nyawa.

“Jika dia pemimpinnya, jika kita bisa menyelamatkan nyawa, jika kita bisa melakukan segala sesuatunya dengan cara yang mudah, itu bagus, dan jika kita harus melakukannya dengan cara yang sulit, itu juga bagus,” ujarnya kepada para wartawan.

Namun, menurut media AS, Trump juga memperingatkan Maduro tentang penggunaan kekuatan jika dia tidak mundur secara sukarela. Percakapan itu terjadi beberapa hari sebelum Maduro dan para pendukungnya ditetapkan sebagai teroris oleh AS.

Sejak kembali menjabat pada tahun 2025, Presiden AS tersebut mengatakan bahwa salah satu prioritasnya adalah memerangi narkotika, termasuk fentanil. Dia telah menunjuk pemimpin Venezuela, Nicolás Maduro sebagai “gembong narkoba” utama.

Setelah kapal dan unit militer AS baru-baru ini dikerahkan ke Karibia, Trump mengumumkan bahwa AS akan “segera” mengambil tindakan untuk menghentikan tersangka pengedar narkoba Venezuela di darat. Media sebelumnya melaporkan bahwa Trump dan pemerintahannya sedang bersiap meluncurkan fase baru operasi yang menargetkan Venezuela.(yn)

Pria di Tiongkok Mencari Cacing untuk Memancing, Tak Sengaja Menemukan Gendang Perunggu Berusia Ribuan Tahun

Baru-baru ini, seorang warga di Kota Liuzhou, Guangxi, Tiongkok saat menggali cacing untuk umpan memancing, tanpa sengaja menemukan sebuah gendang perunggu kuno. Berdasarkan pemeriksaan awal, gendang tersebut diperkirakan berasal dari masa Dinasti Han hingga Dinasti Tang, dan berusia setidaknya lebih dari seribu tahun. 

EtIndonesia. Seorang warga Desa Nan, Kecamatan Dapu, Kabupaten Liucheng, Kota Liuzhou, Tiongkok, sedang menggali cacing di area bambu di pinggir sungai ketika menyentuh sebuah benda keras. Setelah digali lebih dalam, ternyata itu adalah sebuah gendang perunggu. Gendang tersebut berdiameter 69 cm dan memiliki berat 59 jin (±29,5 kg).

Bentuk dan Detail Gendang

Gendang perunggu itu memiliki bentuk yang megah:

  • Bagian dasar tidak berlubang
  • Bagian pinggang melengkung, bagian dada (tubuh gendang) tampak menonjol
  • Pusat permukaan gendang dihiasi motif matahari, dikelilingi 18 lingkaran dekoratif
  • Tepi gendang dicetak dengan empat patung katak, masing-masing menghadap timur, barat, selatan, dan utara
  • Di bagian pinggang dan tubuh gendang terdapat motif ukiran dekoratif
  • Telinga gendang berada simetris di kedua sisi
  • Bagian bawah gendang dibiarkan polos, menampilkan kontras antara area berornamen dan tidak berornamen

Meskipun berusia sangat tua, ketika bagian permukaan gendang diketuk perlahan, suaranya masih nyaring dan merdu.

Nilai Sejarah

Gendang perunggu adalah alat musik upacara dari suku-suku kuno di daerah selatan Tiongkok, dengan sejarah lebih dari 2.700 tahun. 

Dalam zaman kuno, gendang perunggu digunakan dalam ritual keagamaan dan upacara perang, serta memiliki simbol status dan kekuasaan.

Para ahli menyebutkan bahwa ini adalah temuan pertama gendang perunggu kuno di wilayah Liucheng. Berdasarkan identifikasi awal, gendang tersebut kemungkinan dibuat pada masa Dinasti Han hingga Tang, namun penentuan tanggal pastinya masih memerlukan penelitian lebih lanjut. (hui/asr)

Sumber : NTDTV.com 

Kisah inspiratif: Mengubah Kemalangan Menjadi Keberuntungan 

EtIndonesia. Di dasar laut, ada sebuah botol tua. Di dalam botol itu terkurung seorang raksasa (giant troll). Lima ratus tahun sebelumnya, seorang dewa memasukkan raksasa itu ke dalam botol.  

Saat itu sang raksasa masih berkata dengan penuh harapan: “Siapa pun yang menemukan botol ini dan membuka tutupnya, aku akan memberinya gunung emas sebagai hadiah.”

Tapi lima abad berlalu, tak satu pun manusia berhasil mengangkat botol tersebut.
Sang raksasa menjadi sangat marah. 

Dia pun mengutuk: “Mulai sekarang, siapa pun yang membuka botol ini… akan langsung kutelan!”

Raksasa Keluar dari Botol

Suatu hari, seorang pemuda nelayan menjaring ikan. Saat menarik jala, dia menemukan sebuah botol kuno tersangkut di antara ikan-ikan kecil.

Dia membuka tutup botol itu. Seketika, asap tebal menyembur keluar dan perlahan-lahan berubah menjadi sosok raksasa setinggi gunung.

Raksasa tertawa hingga lautan bergemuruh.

“HAHAHAHA! Pemuda, kamulah yang membebaskanku. Jika dulu kamu datang lebih cepat, pasti sudah kuhadiahi gunung emas. Tapi sekarang sudah terlambat. Aku sudah bersumpah—siapa pun yang membebaskanku… akan kumakan!”

Pemuda itu terkejut, namun segera menenangkan dirinya.

Dia berkata sambil tersenyum: “Ah, tidak mungkin. Botol sekecil ini mana bisa menampung tubuh sebesar itu? Kamu pasti bohong. Coba buktikan—masuklah ke dalam botol lagi!”

Raksasa menyeringai : “Hahaha! Aku tidak sebodoh itu. Cerita ini sudah ditulis dalam Seribu Satu Malam. Kalau aku masuk ke dalam botol, dan kamu menutupnya lagi… tamatlah aku!”

Pemuda itu tampak terkejut dan berkata: “Apa? Kamu membaca Seribu Satu Malam?
Luar biasa! Pantas saja kamu tampak begitu berpengetahuan!  Apakah kamu juga membaca filsafat Socrates?”

Raksasa itu bangga sekali.

“Tentu saja! Lima ratus tahun aku di dalam botol, aku membaca semua karya besar dunia!
Buku-buku Barat maupun Timur—Daxue, Zhongyong, Lunyu, Mengzi—semua kuhafal!”

Pemuda itu menimpali: “Luar biasa! Bagaimana dengan Shiji karya Sima Qian? Dan tulisan-tulisan Mozi?”

“Semuanya kuhafal!”

Pemuda itu tersenyum tipis.

“Kalau begitu, kamu pasti belum pernah melihat naskah asli Hong Lou Meng versi tulisan tangan. Ini sangat langka, kamu tertarik?”

Raksasa itu langsung terpancing. 

“Apaaa?! Buku itu milikku! Aku tunjukkan padamu sekarang juga!”

Dalam sekejap, raksasa berubah kembali menjadi asap, perlahan masuk ke dalam botol.

Saat itulah nelayan menutup botol itu rapat-rapat. Dia selamat karena memanfaatkan minat dan kebanggaan si raksasa.

Hikmah: Sentuh Minat Orang, Kamu Bisa Menang Tanpa Bertarung

Dalam hidup, setiap orang punya area yang paling dia pedulikan—hobi, pengetahuan, kebanggaan, atau kesenangan. Jika kamu dapat menyentuh titik itu—kamu bukan hanya mendapatkan simpati, tetapi juga kekuatan untuk menghadapi situasi sulit.

Pemuda itu menang bukan karena tenaga, tetapi karena memahami psikologi raksasa.

Kisah Washington dan Kuda yang Dicuri

Suatu ketika, kuda George Washington dicuri. 

Washington datang bersama polisi untuk menuntutnya kembali, namun pencuri itu menyangkal: “Ini kudaku!”

Washington menutup kedua mata kuda itu dengan tangannya, lalu berkata:“Kalau benar itu kudamu, sebutkan mata mana yang buta.”

Pencuri menjawab ragu-ragu: “Kanan.”

Washington membuka mata kanan kuda itu—jelas tidak buta.

Pencuri buru-buru mengganti jawaban: “Maksudku kiri!”

Washington membuka mata kiri—juga tidak buta.

Polisi langsung berkata: “Sudah cukup. Terbukti kuda ini bukan milikmu.”

Sekali lagi—Washington menang bukan dengan marah atau kekerasan, tetapi dengan memanfaatkan pola pikir lawan.

Roosevelt: Selalu Tahu Apa yang Orang Lain Suka

Setiap orang yang pernah menemui Presiden Theodore Roosevelt terkesan oleh wawasannya. Mulai dari koboi, pejabat, hingga diplomat—Roosevelt selalu tahu topik yang tepat untuk membuat orang lain bersemangat.

Rahasianya sederhana: Setiap malam sebelum menerima tamu, Roosevelt akan membaca topik yang paling diminati tamu tersebut.

Dia tahu satu hal penting: Cara paling ampuh menyentuh hati seseorang adalah dengan membicarakan hal yang paling mereka sukai.

Rahasia Bisnis: Menyentuh Minat Orang = Membuka Pintu Peluang

Contohnya:
Selama empat tahun, pemilik pabrik roti DuVino berusaha menjual produknya ke sebuah hotel mewah di New York. 

  • Melalui telepon—gagal.
    – Mengikuti acara sosial—gagal.
    – Bahkan tinggal sementara di hotel itu—tetap gagal.

Hingga suatu hari dia mengubah strategi:

Dia mempelajari hobi utama sang manajer, yaitu organisasi “Hotel Hosts of America”.

Ketika dia mulai membicarakan organisasi tersebut, sang manajer berubah sangat ramah. Bahkan menjual kartu keanggotaan padanya.

Beberapa hari kemudian, hotel itu sendiri yang menghubunginya meminta sampel roti.

Sang koki berkata: “Entah apa yang kamu lakukan… tapi kamu benar-benar membuat manajer itu luluh.”

Empat tahun gagal—namun satu pendekatan tepat sasaran membuka pintu yang selama ini terkunci.

Pesan Moral:

 Seseorang akan merasa dihargai ketika kita berbicara tentang minat mereka.

  • Kita bisa mengubah situasi buruk menjadi peluang baik hanya dengan memahami psikologi sederhana ini.
  • Dalam relasi, bisnis, pertemanan, bahkan konflik—strategi ini efektif.

Sentuh hati mereka dengan membicarakan hal ihwal yang paling menarik minatnya—maka dunia akan lebih mudah terbuka untukmu.(jhn/yn)

4 Tewas, 10 Luka-luka dalam Penembakan “Terarah” di Acara Kumpul Keluarga di California

EtIndonesia. Empat orang tewas dan 10 luka-luka dalam sebuah penembakan yang terjadi di sebuah acara kumpul keluarga di sebuah aula perjamuan di Stockton, kata pejabat sheriff, Sabtu.

Para korban termasuk anak-anak dan orang dewasa, kata Heather Brent, juru bicara kantor sheriff San Joaquin County. Indikasi awal “menunjukkan bahwa ini mungkin merupakan insiden yang disengaja,” kata Brent dalam konferensi pers di lokasi kejadian.

Pejabat setempat mengatakan tersangka penembakan belum tertangkap dan meminta bantuan masyarakat. Detektif masih berupaya mengidentifikasi kemungkinan motifnya.

“Jika Anda memiliki informasi tentang orang ini, segera hubungi kami. Jika Anda adalah orang ini, segera serahkan diri Anda,” kata Jaksa Wilayah San Joaquin County, Ron Freitas, dalam konferensi pers.

Penembakan terjadi tepat sebelum pukul 18 : 00 di dalam aula perjamuan, yang berbagi area parkir dengan tempat usaha lainnya. Stockton adalah kota berpenduduk 320.000 jiwa, sekitar 64 kilometer di selatan Sacramento.

“Keluarga seharusnya berkumpul bersama, alih-alih di rumah sakit, berdiri di samping orang yang mereka cintai, berdoa agar mereka selamat,” kata Wali Kota Christina Fugazzi.

Pihak berwenang tidak segera memberikan informasi tambahan mengenai kondisi para korban. Para pejabat sebelumnya mengatakan bahwa beberapa orang telah dibawa ke rumah sakit.(yn)

Wabah Demam Babi Afrika Pertama dalam 30 Tahun Muncul di Spanyol 1/3 Sertifikat Ekspor Daging Babi Dibekukan

EtIndonesia. Wilayah Catalunya di Spanyol mengkonfirmasi kasus demam babi Afrika pertama dalam 30 tahun terakhir. Pada Sabtu (29 November), demi mengurangi dampak ekonomi, menteri pertanian Spanyol memastikan bahwa sepertiga sertifikat ekspor daging babi telah dibekukan.

Menurut AFP, virus demam babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia, namun sangat menular dan mematikan bagi babi. Wabah tersebut berpotensi menghancurkan industri daging babi Spanyol.

Menteri Pertanian Spanyol, Luis Planas, mengatakan pada tanggal 29 bahwa pemerintah berupaya “semaksimal mungkin” mengurangi dampak ekonomi wabah ini bagi sektor peternakan.

Dalam konferensi pers, ia menekankan bahwa Spanyol merupakan produsen daging babi dan produk turunannya terbesar ketiga di dunia, mengekspor hampir 3 juta ton produk tersebut ke lebih dari 100 negara setiap tahunnya.

Namun Planas juga menegaskan,  “Dari 400 sertifikat ekspor daging babi ke 104 negara, sepertiganya telah dibekukan, dan kami sedang berupaya untuk memulihkan izin ekspor tersebut secepatnya.”

Pemerintah daerah Catalunya telah menetapkan dua lapis zona perlindungan di sekitar area wabah serta membatasi kegiatan luar ruang.

Menurut AFP, demam babi Afrika saat ini juga menyebar di beberapa negara Eropa lainnya, termasuk negara-negara Baltik dan sejumlah negara Eropa Timur. (Hui)

Sumber : NTDTV.com