Tornado Raksasa di Jilin, Tiongkok Menghancurkan – Saksi Mata: Baru Pertama Kali Melihat 

Pada 2 Juni 2025, sebuah tornado raksasa muncul di Kota Changshan, Provinsi Jilin. Tornado ini memiliki daya rusak yang luar biasa. Seorang saksi mata yang mengemudi melewati lokasi kejadian dari jarak dekat berseru ketakutan: “Terlalu mengerikan, ini pertama kalinya saya melihat hal seperti ini!”

EtIndonesia. Seorang warganet membagikan video yang merekam saat dirinya sedang mengemudi di jalan Kota Changshan. Saat itu hujan turun dari langit yang mendung, dan tiba-tiba terlihat tornado raksasa tak jauh dari jalan.

Langit tampak gelap gulita. Sebuah kolom besar membentang dari tanah hingga ke awan hitam. Tornado berputar sangat cepat di permukaan tanah, membentuk pusaran besar, dengan banyak ranting dan benda-benda beterbangan di dalamnya—pemandangan yang sangat menyeramkan.

Seorang perempuan di dalam mobil berkata: “Ya ampun, kita seharusnya tidak terus maju.”
Dia terus berkata dengan panik: “Astaga, mengerikan sekali! Ini tornado, jangan terus maju, berhenti saja!”

Namun, si pengemudi pria terus melaju ke arah tornado, meski perempuan tersebut berkali-kali memintanya untuk berhenti.

Dalam video terlihat tornado berputar sangat dekat dengan mobil. Sang perempuan menjerit: “Mengerikan sekali!”

Kemudian tornado bergerak ke area ladang, dan perempuan itu berkata: “Lihat, seperti pusaran air… Seram banget, baru kali ini aku melihatnya.”

Tornado berlangsung cukup lama dan daya rusaknya sangat kuat. Seorang pria yang merekam video sambil mengemudi mengatakan: “Masih berputar juga… jarang banget lihat yang kayak begini. Cuacanya benar-benar menyeramkan, aku harus cepat pergi sebelum tersapu angin.”

Dalam video lain, terlihat lokasi yang dilalui tornado porak-poranda: atap-atap rumah warga beterbangan, pepohonan tumbang dan menghalangi jalan, serta banyak ladang rusak parah.

“Wah, ini parah banget,” keluh seorang warganet yang merekam video.

Saat ini, belum ada informasi pasti mengenai korban jiwa akibat tornado ini. Setelah kejadian, seorang petugas dari pemerintahan Kota Changshan mengatakan bahwa tornado berlangsung kurang dari satu jam, dan kerugian yang ditimbulkan tidak besar. Situasi kerusakan masih dalam tahap pendataan, dan informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh otoritas resmi.

Namun, pernyataan ini memicu keraguan dari banyak warganet.

Ada yang berkomentar: “Katanya nggak parah? Coba dia sendiri yang tanam tanaman di situ, pasti tahu rasanya.”

Yang lain berkata: “Kemarin waktu pulang ke rumah, aku juga kena. Di jalan tol, mobilku sampai ikut melayang.”

Ada juga yang berbagi pengalaman pribadi: “Rumahku pernah kena juga. Atapnya hilang semua. Waktu itu kakek dan nenekku masih hidup.” (Hui)

Laporan oleh Luo Tingting / Editor: Fan Ming

Terbukanya Mata Ketiga Membawa Malapetaka: Kisah Pilu Seorang Gadis Jepang

EtIndonesia. Konon, saat menciptakan manusia, para dewa memberikan setiap makhluk hidup sepasang mata biasa, serta satu “mata ketiga” yang tersembunyi di antara kedua alis—tepat di dalam batok kepala. Dua mata biasa melihat dunia nyata, sementara mata ketiga—dikenal sebagai Tianmu—bisa melihat hal-hal yang tak tampak oleh mata manusia.

Mata ketiga ini diberikan agar manusia tak tersesat mengejar ketenaran dan kekayaan, karena dia memungkinkan pemiliknya melihat kebenaran yang melampaui dunia fisik dan memberikan peringatan saat manusia akan berbuat salah demi kepentingan pribadi. Dengan kata lain, setiap orang sejatinya lahir dengan kemampuan spiritual ini.

Namun, seiring berjalannya waktu dan berulang kali terlahir kembali, manusia menumpuk “materi hitam” atau karma buruk akibat perbuatan salah mereka. Lama-kelamaan, kemampuan spiritual ini pun memudar. Hanya mereka yang tidak banyak melakukan kesalahan atau memiliki jiwa yang bersih sejak lahir, yang masih memiliki mata ketiga yang terbuka sebagian atau sepenuhnya—sehingga mereka dapat melihat hal-hal yang tak kasat mata.

Kisah seperti ini tak hanya terdengar di satu wilayah—fenomena mata ketiga atau penglihatan batin telah dilaporkan di banyak tempat di dunia.

Tragedi Seorang Gadis Bermata Ketiga di Zaman Meiji, Jepang

Pada era Meiji di Jepang, kisah nyata tentang seorang gadis bernama Mifune Chizuko menjadi sorotan publik. Gadis ini akhirnya harus menanggung takdir yang tragis karena memiliki kemampuan melihat dunia yang tak terlihat.

Mifune Chizuko lahir pada 17 Juli 1886 di Prefektur Kumamoto, Jepang, dalam keluarga seorang tabib. Di usia muda, dia menikah dengan seorang perwira muda Angkatan Darat Kekaisaran Jepang. Namun tak lama setelah menikah, sang suami dikirim ke medan perang. Chizuko pun tinggal bersama mertua.

Suatu hari, sang ayah mertua kehilangan 50 yen dari dompetnya. Setelah merenung sejenak, Chizuko memberitahu bahwa uang itu tersimpan di salah satu laci. Mereka pun mencari di tempat yang dia sebut, dan benar—uang itu ditemukan.

Akan tetapi, bukannya berterima kasih, ibu mertuanya justru curiga bahwa Chizuko adalah pencurinya, karena seolah terlalu tahu tempat persembunyian uang. Dia lalu menghubungi putranya yang berada di medan perang, dan hasilnya: Chizuko diceraikan.

Ketenaran yang Berujung Duka

Setelah bercerai, Chizuko kembali ke rumah orangtuanya dan bekerja membantu ayahnya di toko obat tradisional. Berkat kemampuan batinnya—mata ketiga yang terbuka—Chizuko mampu mendiagnosis penyakit pasien dengan sangat akurat. Bisnis keluarga pun semakin berkembang pesat.

Kakak iparnya, Kiyohara Takeo, kemudian mengajarinya teknik hipnosis dan pernapasan dalam untuk lebih mengembangkan potensinya. Di bawah pengaruh hipnosis, kemampuan Chizuko semakin tajam—dia bahkan bisa melihat keberadaan dunia lain dengan jelas.

Suatu hari, seorang pengusaha tambang kaya meminta bantuan Chizuko untuk mencari lokasi batu bara. Setelah menempuh perjalanan selama empat jam bersama tim penambang, Chizuko menunjukkan lokasi yang diprediksi. Hasilnya mencengangkan: area itu ternyata benar-benar kaya akan batu bara.Dia pun diberi imbalan dalam jumlah fantastis.

Berita ini mengejutkan Jepang. Media nasional memberitakannya secara luas, dan Chizuko pun mendadak terkenal. Namun, kejadian ini juga menimbulkan masalah dalam keluarganya. Kakak iparnya merasa dirinya layak mendapat bagian besar dari uang itu karena telah “melatih” Chizuko. Terjadilah konflik internal, pertengkaran yang membuat Chizuko semakin tertekan secara emosional.

Ketika Sains Menolak Kenyataan

Pada tahun 1910, dr. Yamakawa Kenjiro—mantan rektor Universitas Kekaisaran Tokyo—mengundang Chizuko ke ibu kota untuk mengadakan eksperimen ilmiah guna membuktikan kemampuan luar biasanya. Nama Chizuko saat itu sudah tersebar ke seluruh Jepang. Banyak orang datang padanya, meminta bantuan untuk menemukan barang hilang, memprediksi keberuntungan, dan sebagainya.

Uji coba dilakukan sebanyak dua kali. Dalam suasana yang hening, Chizuko menenangkan diri, lalu dengan tepat menuliskan isi dari kertas yang disegel rapat dalam tabung logam. Para ilmuwan Jepang menyaksikan sendiri keakuratannya.

Namun, meskipun mereka melihat dengan mata kepala sendiri kemampuan luar biasa Chizuko, sebagian besar ilmuwan yang berhaluan materialistik tetap menolak untuk mengakui kebenarannya. Karena takut kehilangan kredibilitas dan tak mampu menjelaskan fenomena itu secara ilmiah, mereka akhirnya menyatakan bahwa kemampuan Chizuko adalah kebohongan. Media nasional lalu menurunkan berita sesuai dengan pernyataan para ilmuwan: “kemampuan Chizuko palsu.”

Penderitaan yang Tak Terbendung

Setelah eksperimen itu, Chizuko kembali ke kampung halamannya. Tapi reputasinya telah hancur. Media telah menyebarkan stigma, dan masyarakat mulai mencemoohnya. Dia dicap sebagai penipu, dibicarakan ke sana ke mari, dicibir oleh orang-orang yang dulu mengaguminya.

Dalam tekanan sosial yang luar biasa berat, ditambah kekecewaan dari keluarga dan pengkhianatan dunia ilmiah yang tidak adil, Chizuko akhirnya tidak mampu menanggung beban itu lebih lama.

Pada 18 Januari 1911, di usia baru 24 tahun, Chizuko Mifune bunuh diri dengan menenggak racun, mengakhiri hidup yang penuh kesakitan dan ketidakadilan.

Refleksi: Ketika Dunia Menolak yang Tak Terlihat

Kisah Chizuko adalah potret nyata betapa dunia sering kali menolak hal-hal yang tak dapat dijelaskan secara logika. Padahal, mungkin yang dibutuhkan hanyalah hati yang terbuka dan keberanian untuk menerima kenyataan bahwa tak semua kebenaran bisa diukur dengan rumus dan angka.

Mata ketiga, atau kemampuan spiritual, bukanlah kutukan. Namun dalam dunia yang terlalu kaku dan skeptis, keistimewaan bisa berubah menjadi beban.

Dan dalam kasus Mifune Chizuko, beban itu terlalu berat untuk ditanggung seorang gadis muda.(jhn/yn)

Memalukan! CNN dan BBC Terlibat Skandal “Berita Palsu” Terkait Serangan di Gaza

EtIndonesia. Pada 1 Juni, dua media internasional ternama—CNN dan BBC—dilaporkan menyebarkan sebuah berita yang kini menuai kontroversi: mereka mengklaim bahwa titik distribusi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza diserang oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF), mengakibatkan tewasnya puluhan warga sipil Palestina.

Namun, tak lama kemudian, IDF mengeluarkan pernyataan resmi yang membantah tuduhan tersebut, dan balik menuduh Hamas telah menyebarkan informasi palsu ke media internasional.

Hamas Menuduh, Media Barat Memberitakan—Tanpa Verifikasi

Hamas menuduh bahwa IDF menyerang lokasi distribusi bantuan dari Gaza Humanitarian Foundation (GHF), yang disebut menyebabkan kematian lebih dari 30 warga sipil Palestina. Tuduhan tersebut segera dilansir secara luas oleh berbagai media Barat, termasuk CNN dan BBC.

Namun dalam investigasi awalnya, IDF membantah keras semua tuduhan tersebut. 

Dalam sebuah pernyataan resmi, IDF menyatakan:“Dalam beberapa jam terakhir, beredar sejumlah besar berita palsu, termasuk tuduhan serius terhadap IDF yang disebut menembaki warga Gaza di dekat lokasi distribusi bantuan kemanusiaan. Hasil penyelidikan awal menunjukkan, IDF tidak melepaskan tembakan saat ada warga sipil berada di dekat ataupun di lokasi distribusi. Laporan tersebut tidak benar.”

IDF juga menjelaskan bahwa mereka tengah bekerja sama dengan organisasi sipil Amerika dan lembaga bantuan internasional untuk memastikan distribusi bantuan langsung kepada warga Gaza, tanpa melalui Hamas. Mereka menuduh Hamas secara aktif mencoba mengganggu dan merampas distribusi bantuan makanan, demi mempertahankan kontrol kekuasaannya atas Gaza.

Naftali Bennett: Media Barat Gagal Verifikasi, Terjebak Propaganda Hamas

Mantan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, mengkritik tajam pemberitaan media Barat, termasuk CNN dan BBC. Dia menuduh mereka melansir informasi dari Hamas tanpa melakukan verifikasi yang layak, dan justru memberi legitimasi pada propaganda kelompok teroris.

Bennett juga menyebut bahwa Gaza Humanitarian Foundation—sebuah organisasi yang didukung oleh pemerintahan Donald Trump—sengaja menghindari kerja sama dengan PBB, karena bantuan PBB sering kali dicuri oleh Hamas. Dia menuduh bahwa lembaga-lembaga PBB di Gaza telah disusupi oleh Hamas dan para pendukungnya.

Menurut Bennett, misi GHF adalah memberikan bantuan langsung kepada rakyat Palestina, tanpa harus menunggu kesepakatan pembebasan sandera oleh Hamas. Sementara itu, Israel dapat terus menjalankan operasi militer untuk melenyapkan Hamas dari Gaza.

IDF Rilis Bukti: Hamas Serang Warga yang Ambil Bantuan

Untuk memperkuat bantahan mereka, militer Israel merilis rekaman drone yang menunjukkan kelompok bersenjata bertopeng di wilayah selatan Khan Younis, menembaki dan melempari batu kepada warga sipil Gaza yang berusaha mengambil bantuan makanan.

Dalam pernyataan resminya, IDF menyatakan:“Pagi ini, drone IDF merekam adegan di mana kelompok bersenjata bertopeng menembaki dan melempari batu kepada warga Gaza yang mencoba mengambil bantuan kemanusiaan yang telah dirampas sebelumnya. Hamas adalah organisasi teroris brutal, dan kini membiarkan rakyat Gaza kelaparan. Mereka melakukan segala cara untuk menghalangi distribusi makanan dan merusak operasi kemanusiaan.”

Laporan Internal: “Hari Paling Tenang”, Tapi Media Justru Sebar Hoaks

Seorang narasumber internal dari Gaza Humanitarian Foundation mengatakan bahwa hari di mana serangan tersebut dilaporkan terjadi—1 Juni—adalah justru hari paling tenang selama 6 hari operasi bantuan berlangsung.

Dia menyatakan kekecewaannya terhadap media Barat, terutama karena mereka menyebarkan laporan yang tidak terverifikasi, dan menyebut berita itu sebagai “rekayasa yang mengecewakan”.

GHF: 4,8 Juta Makanan Dibagikan Tanpa Korban

Sumber yang sama menambahkan bahwa selama enam hari operasi, GHF telah membagikan 4,8 juta porsi makanan kepada warga Gaza. Dia juga menuduh PBB dan Hamas telah menyebarkan disinformasi untuk mendiskreditkan misi bantuan yang didukung AS tersebut.

“PBB seharusnya bekerja sama dengan kami,” tegasnya. “Sejak kami mulai beroperasi, tidak ada satu pun warga sipil yang terluka.”

Kasus Al-Ahli Hospital Jadi Pengingat

Kasus ini kembali mengingatkan pada insiden Rumah Sakit Al-Ahli pada Oktober 2023, di mana Hamas mengklaim 500 orang tewas akibat serangan Israel. Klaim tersebut dilaporkan secara luas oleh media Barat tanpa verifikasi.

Namun, penyelidikan lanjutan membuktikan bahwa rumah sakit tersebut bukan diserang oleh Israel, melainkan dihantam roket milik kelompok militan Palestina yang salah sasaran, dan hanya mengenai area parkir. Jumlah korban pun jauh lebih sedikit dari klaim awal Hamas.

IDF: Hamas Sengaja Ciptakan Kelaparan dan Kekacauan

IDF menutup pernyataannya dengan imbauan keras kepada media internasional untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang disebarkan oleh Hamas.

“Hamas adalah organisasi teroris. Mereka rela membiarkan warga Gaza kelaparan dan dalam bahaya demi mempertahankan kendali kekuasaan, serta merusak misi kemanusiaan yang sah,” tegas pihak militer.(jhn/yn)

Longsor di Lokasi Penggalian Jamur Ulat di Tibet: 3 Tewas dan 7 Orang Hilang

Pada 1 Juni 2025 pukul 21.30 waktu setempat, terjadi peristiwa longsor di lokasi penggalian jamur ulat (Cordyceps) di Desa Muta, Kabupaten Dingqing, Prefektur Changdu, Tibet. Hingga kini, peristiwa ini telah menyebabkan sedikitnya 3 orang tewas dan 7 orang lainnya dilaporkan hilang.

EtIndonesia. Laporan media Tiongkok menyebutkan, berdasarkan informasi dari Komando Penanggulangan Darurat Bencana Longsor di Desa Muta, hingga pukul 17.00 pada 2 Juni, terjadi longsor yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, dan 2 orang lainnya mengalami luka-luka.

Lokasi kejadian merupakan tempat tinggal sementara para petani dan penggembala yang sedang menggali jamur ulat, terletak di dasar lembah Qiaxiong, Desa Yangta, Kecamatan Muta, Kabupaten Dingqing. Di area ini, sinyal jaringan seluler tidak stabil dan kondisi jalan sangat sulit dilalui.

Hasil penyelidikan awal di lokasi menunjukkan bahwa volume longsoran mencapai sekitar 200.000 meter kubik. Pemantauan juga menemukan adanya risiko longsor susulan. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

“Bukankah Anda Agen Kedutaan?” — Menteri Pertahanan Philipina Semprot Jurnalis CCTV di Forum Shangri-La

EtIndonesia. Menteri Pertahanan Philipina, Gilberto Teodoro, kembali menjadi sorotan tajam setelah menyebut seorang jurnalis dari media Pemerintah Tiongkok CCTV sebagai “agen kedutaan” dalam sebuah sesi konfrontatif di sela-sela forum Dialog Shangri-La yang digelar di Singapura.

Sebelumnya, pada sesi diskusi di forum tersebut, Teodoro sempat mengkritik keras perwakilan dari delegasi militer Tiongkok karena menurutnya telah “menyamarkan propaganda politik menjadi bentuk pertanyaan.”

Jurnalis CCTV Dicecar Saat Bertanya Soal Konflik Laut Cina Selatan

Insiden terbaru terjadi pada 1 Juni, ketika seorang reporter perempuan dari CCTV, dalam tayangan video yang diunggah oleh akun media baru milik CCTV “Yuyuan Tantian”, menghadang Teodoro di luar ruang sidang dan melempar pertanyaan yang menyinggung hubungan militer Philipina-AS dan dugaan keterlibatan mereka dalam konflik Laut China Selatan, khususnya dalam mendukung kelompok yang disebut “Aliansi Ayungin” (Atin Ito).

Namun, pertanyaan tersebut langsung dipotong tajam oleh Teodoro, yang menjawab: “Bukankah Anda agen dari kedutaan?”

Video tersebut kemudian ditayangkan dengan narasi oleh “Yuyuan Tantian” yang mengklaim bahwa sikap Teodoro menunjukkan bahwa pihak Philipina sudah “kehilangan kendali”. Mereka juga menuduh sang reporter hanya “bertanya” dan bahwa respons Teodoro menunjukkan bahwa dia “terpancing secara emosional”.

Perwakilan Militer Tiongkok Menekan, Teodoro Balik Menyerang

Selama sesi diskusi kelompok dalam forum tersebut, delegasi dari Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA), termasuk Zhang Chi, melontarkan pertanyaan kepada Teodoro tentang apakah peningkatan pembangunan pangkalan militer AS di Philipina bisa memicu konflik seperti perang Rusia-Ukraina, yang disebut sebagai bentuk perang proxy.

Perwakilan lainnya, Qi Dapeng, mempertanyakan mengapa Philipina tidak bisa menyelesaikan perselisihan Laut China Selatan secara “lebih damai”, seperti yang dilakukan oleh Vietnam dan Malaysia.

Namun, Teodoro memberikan balasan tajam dan menyindir:“Delegasi Tiongkok menyamar propaganda sebagai pertanyaan.”

Dia juga menegaskan bahwa tidak ada satu pun negara di dunia yang mendukung klaim sembilan garis putus-putus Tiongkok atas Laut China Selatan. Bahkan, lanjutnya, sedikitnya 50 negara telah mendukung Philipina dalam mengecam tindakan agresif Tiongkok di kawasan tersebut.

CCTV Pernah Gunakan Retorika Agresif di Taiwan, Kini Hadapi Balasan Diplomatik

Sebagai informasi, akun “Yuyuan Tantian” yang digunakan CCTV untuk menyebarkan propaganda daring, sebelumnya pada bulan April pernah memberitakan latihan militer Tiongkok di sekitar Taiwan. Dalam laporan tersebut, mereka memperkenalkan patroli kapal penjaga pantai Tiongkok yang mengelilingi Taiwan, bahkan membandingkan rutenya dengan senjata mitologis “Hun Tian Ling” milik Nezha, dan menyatakan misi itu sebagai “memenggal iblis dan membersihkan kejahatan”.

Ketegasan Teodoro Menggambarkan Ketegangan Regional yang Kian Memanas

Sikap Teodoro yang tegas, terbuka, dan tanpa kompromi ini menunjukkan penolakan Philipina terhadap taktik diplomasi agresif Beijing dan menandai meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Asia Tenggara. Penolakan keras terhadap propaganda terselubung Tiongkok oleh pejabat tinggi Philipina juga menandai pergeseran sikap negara tersebut yang semakin menjauh dari pengaruh Beijing dan semakin dekat dengan mitra baratnya, terutama Amerika Serikat. (jhn/yn)

Skandal Tender Pipa Gas Cisem 2: KPPU Siap Seret Dugaan Kolusi Sektor Energi Ke Persidangan

Jakarta (3/6) – Investigator Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) resmi menyelesaikan proses investigasi atas dugaan persekongkolan tender dalam megaproyek Pipa Gas Cirebon–Semarang Tahap 2 (CISEM 2) senilai hampir Rp3 triliun. Perkara ini kini siap memasuki tahap persidangan, menyusul temuan kuat adanya pelanggaran Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999 tentang larangan persekongkolan atau kolusi dalam proses tender.

Proyek CISEM 2 yang berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) adalah bagian dari Proyek Strategis Nasional yang berperan penting dalam distribusi gas untuk mendukung kawasan industri Jawa Tengah. Proyek ini sepenuhnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui skema kontrak tahun jamak (multi-years contract) yang berlangsung dari tahun 2024 hingga 2026. Namun, di balik urgensi proyek ini, KPPU mencium aroma kolusi yang diduga melibatkan pemain besar dan panitia tender sendiri.

Tender diumumkan pada 23 April 2024 dengan ruang lingkup pekerjaan yang luas, mulai dari desain rinci, pengadaan material, hingga konstruksi dan instalasi pipa gas sepanjang +245 km. Tender akhirnya dimenangkan oleh konsorsium KSO PT Timas Suplindo dan PT Pratiwi Putri Sulung. Namun investigasi KPPU atas kasus yang berasal dari laporan masyarakat tersebut, menunjukkan persekongkolan horizontal antar perusahaan, sekaligus vertikal dengan kelompok kerja pemilihan dari Kementerian ESDM.

Menyikapi hal tersebut, Investigator KPPU menetapkan 5 (lima) pihak sebagai Terlapor: PT Timas Suplindo, PT Pratiwi Putri Sulung, PT PP (Persero), PT Nindya Karya, dan Kelompok Kerja Pemilihan Kementerian ESDM 7. Dengan sekurangnya dua alat bukti sah, KPPU menyatakan bahwa terdapat indikasi kuat terjadinya pelanggaran hukum persaingan usaha. Selanjutnya, perkara akan dibawa ke persidangan untuk pemeriksaan oleh Majelis Komisi.

Kasus ini tidak hanya menyangkut kerugian negara dari sisi efisiensi anggaran, namun juga berisiko menggerus kepercayaan investor terhadap tata kelola proyek-proyek strategis nasional. Sektor energi atau minyak dan gas juga dikenal sebagai salah satu sektor dengan tingkat persaingan atau nilai Indeks Persaingan Usaha yang terendah selama lima tahun terakhir. Ketua KPPU menekankan pentingnya sektor ini diperbaiki. “Proyek PSN di sektor ini harus jadi contoh integritas, bukan justru sarang kolusi baru,” ungkap Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa.

KPPU menegaskan komitmennya untuk menindak tegas praktik curang dalam pengadaan barang dan jasa negara. Persidangan dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, dan publik diharapkan mencermati jalannya proses sebagai bagian dari pengawasan demokratis terhadap proyek infrastruktur vital.

Rekor Baru, 7 Juta Investor Saham Indonesia

Jakarta – Jumlah investor saham Indonesia sudah melampaui 7 juta pada Senin (26/5), tepatnya

7.001.268 single investor identification (SID). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pertumbuhan ini mencerminkan optimisme positif terhadap prospek perekonomian Indonesia sehingga membuat minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal dalam negeri masih tetap tinggi, bahkan di tengah dinamika ekonomi global. Pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO) dan anak usahanya, serta sinergi sekaligus kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam melaksanakan koordinasi penguatan dan pelaksanaan berbagai program edukasi pasar modal yang inovatif.

Pada 31 Desember 2024 investor saham Indonesia tercatat sebanyak 6.381.444 SID. Jumlah tersebut terus bertambah sebanyak 619.824 SID sampai dengan 26 Mei 2025. Pertumbuhan ini terjadi meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami perubahan dari 7.079,905 pada penutupan perdagangan akhir tahun 2024 menjadi 5.967,988 pada 9 April 2025, yang kemudian kembali menguat ke posisi 7.175,819 per 28 Mei 2025.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan bahwa peningkatan jumlah investor saham juga terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh kebijakan tarif impor Amerika Serikat sepanjang awal tahun 2025. “Menariknya, meskipun kebijakan tarif impor mulai diberlakukan, minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia tetap tinggi. Tercermin dari penambahan lebih dari 38 ribu investor saham selama periode 27 Maret hingga 8 April 2025,” jelas Jeffrey. Sebagai informasi, penambahan sebanyak 38.676 investor saham terjadi selama periode libur panjang Idul Fitri ketika jumlah investor meningkat dari 6.705.452 SID pada 27 Maret 2025 menjadi 6.744.128 SID pada 8 April 2025.

BEI menyadari bahwa pertumbuhan jumlah investor harus diimbangi dengan penguatan infrastruktur informasi dan edukasi pasar modal. Aplikasi IDX Mobile yang telah diunduh lebih dari 287 ribu pengguna, dan media sosial resmi BEI menjadi beberapa kanal utama untuk memberikan akses informasi sekaligus edukasi yang cepat serta mudah kepada masyarakat. BEI juga memperluas jaringan Galeri Investasi BEI yang kini mendekati 1.000 lokasi, serta didukung oleh lebih dari 6.000 Duta Pasar Modal yang menjadi ujung tombak edukasi di berbagai daerah di Indonesia.

Hingga jelang pertengahan tahun 2025, BEI telah melaksanakan berbagai program yang dijalankan melalui Area dan Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia, baik secara daring maupun luring kegiatan edukasi seperti Sekolah Pasar Modal (SPM) dari level 1 hingga level 3, webinar, seminar, dan workshop yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta melibatkan pelaku industri, perusahaan efek, asosiasi, akademisi, komunitas, dan media sebagai bagian penting dari strategi literasi pasar modal.

BEI juga senantiasa berupaya untuk memperkuat basis investor pasar modal, tidak hanya untuk meningkatkan partisipasi investor ritel, namun juga melalui komunikasi berkelanjutan kepada investor institusi. Direktur Utama BEI Iman Rachman menambahkan, “BEI juga berorientasi pada peningkatan partisipasi investor institusi dengan terus menjalin keterlibatan aktif bersama investor institusi domestik guna mendorong peran mereka dalam aktivitas transaksi pasar. Inisiatif strategis ini mencerminkan komitmen kuat BEI untuk membangun pasar modal yang transparan, dinamis, dan inklusif di masa depan”. Dengan kuatnya basis investor, peran pasar modal Indonesia semakin signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Wanita Lumpuh di Tiongkok Jatuh Cinta pada Seorang “Dokter” Selama Rehabilitasi, Dokter Itu Menghilang dengan Pinjaman Lebih dari Rp 6 Miliar

EtIndonesia. Seorang wanita lumpuh di Tiongkok yang jatuh cinta dan menikahi seorang “dokter” yang ditemuinya selama rehabilitasi menjadi putus asa setelah dia menghilang dengan pinjaman lebih dari tiga juta yuan (sekitar Rp 6,7 miliar).

Li Shangxuan, 31 tahun, dari Provinsi Hebei di Tiongkok utara, berbagi kehidupannya sebagai seorang ibu tunggal dengan 220.000 pengikut di sebuah platform video pendek yang populer.

Keluarga Li dulunya berkecukupan, dengan orangtuanya bekerja di bisnis.

Lumpuh dari pinggang ke bawah dalam sebuah kecelakaan mobil tahun 2013, dia telah menggunakan kursi roda sejak saat itu.

Selama rehabilitasinya, Li bertemu dengan seorang pria, bermarga Ding, di media sosial yang mengaku sebagai seorang ahli bedah.

Ding mengatakan dia telah belajar kedokteran dan pernah magang di sebuah rumah sakit.

Dia mengejarnya dengan intens, dan mereka dengan cepat jatuh cinta.

Li hamil, dan Ding menjanjikannya akses ke perawatan medis yang lebih baik, dengan mengatakan bahwa dia meninggalkan rumah sakit untuk memulai bisnis.

Li dan orangtuanya percaya bahwa Ding dapat diandalkan dan peduli.

“Ketika dia melamar, dia membuatku merasa istimewa. Kupikir hidupku akhirnya berubah,” kata Li.

Dua bulan setelah pernikahan mereka, Ding ditahan oleh polisi atas tuduhan pemerkosaan tetapi berhasil dibebaskan setelah meminjam uang dari Li.

Selama kehamilannya yang sudah lanjut, Ding terus meminta uang kepadanya, dengan alasan bahwa uang itu untuk bisnisnya. Ketika Li menolak, Ding akan mengusirnya dari rumah.

Li mengatakan bahwa Ding menekannya untuk mengambil pinjaman tiga juta yuan dan sering mendorong serta menghinanya saat dia hamil.

Mereka bercerai sehari setelah bayi itu lahir, dan Ding menyerahkan hak asuh.

“Aku menyadari bahwa anakku dan aku hanyalah pion baginya,” kata Li.

Tak lama kemudian, Ding pergi dan memutuskan semua kontak.

Li membesarkan putra mereka sendirian, dengan mengatakan bahwa anak laki-laki itu tidak pernah bertemu ayahnya atau merasakan kasih sayang seorang ayah.

Kemudian, dia mengetahui Ding telah dipecat dari magangnya di rumah sakit karena pelecehan seksual dan menyelesaikan masalah tersebut dengan uang.

“Dia tidak pernah memiliki lisensi medis dan bahkan tidak lulus dari universitas,” imbuh Li.

Dia juga mengungkapkan bahwa bisnis Ding palsu dan dia memiliki utang lebih dari tiga juta yuan.

Pada tanggal 22 Mei, Li mempublikasikan kisahnya di media sosial, dengan harapan dapat menekan mantan suaminya untuk maju.

Dia juga mendesak wanita lain dengan pengalaman serupa untuk berbicara.

“Tidak ada yang namanya orang yang sempurna. Berhati-hatilah dengan kepura-puraan dalam hubungan,” katanya.

“Jika Anda pernah mengalami hal seperti ini, jangan takut. Bela diri Anda dan anak Anda.”

Li sekarang dapat berdiri tetapi tidak dapat berjalan dan masih bergantung pada kursi roda.

Dia mendukung putranya dengan melakukan streaming langsung dan menjual makanan serta barang-barang rumah tangga.

Dalam sebuah video baru-baru ini, dia mengatakan bahwa gugatannya terhadap Ding atas pinjaman tersebut akan disidangkan pada bulan Juni.

Fu Jian, seorang pengacara dari Firma Hukum Henan Zejin, mengatakan kepada Xiaoxiang Morning Post bahwa jika Ding berbohong tentang tujuan pinjaman, Li dapat mengajukan tuntutan penipuan dan menuntut pembayaran penuh berikut bunga.

Fu menyarankan agar Li juga mengambil tindakan hukum terhadap Ding atas kekerasan dalam rumah tangga dan penelantaran.

Kisah Li telah menjadi viral di media sosial daratan, dengan unggahan terkait yang mencapai lebih dari 35 juta tampilan.(yn)

Sumber:scmp

Galaxy A36 5G, HP dengan Performa Cerdas

Jakarta, 3 Juni 2025 – Di era serba cepat dan digital, smartphone bukan lagi sekadar alat komunikasi. Perangkat ini sudah menjadi asisten pribadi, teman kreatif dan produktivitas. Galaxy A36 5G pun dirancang untuk mendukung gaya hidup Gen Z yang aktif dan selalu terhubung, dengan kombinasi performa yang cakap dan Awesome Intelligence yang bikin banyak aktivitas jadi lebih praktis dan efisien.

“Galaxy A36 5G bukan sekadar smartphone, tapi teman digital yang awesome untuk mendukung keseharian anak muda. Lewat Awesome Intelligence, Galaxy A36 5G menawarkan efisiensi pencarian informasi, pengeditan konten, hingga akses langsung ke Google Gemini untuk bantu cari inspirasi kapan saja. Ditambah performa mumpuni, baterai 5.000 mAh dan ketahanan IP67, smartphone ini dirancang khusus untuk mendukung keseharian anak muda yang produktif dan dinamis,”ungkap Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Yuk, kenali beberapa keunggulan Awesome Intelligence cerdas yang dirancang untuk membuat aktivitas sehari-hari jadi lebih mudah, efisien, dan pastinya lebih awesome.

Jawaban Instan, Ide Tanpa Batas dengan Google Gemini

Lewat pembaruan One UI 7.0, Galaxy A36 5G kini memungkinkan akses cepat ke Google Gemini langsung dari side button — cukup tekan dan tahan side button ponsel, dan kamu bisa langsung ngobrol atau mengetik pertanyaan ke asisten AI ini. Cara mengaktifkannya:

  1. Cek dan install pembaruan software Galaxy A36 5G
  2. Buka Settings dan masuk ke menu Advanced Features.
  3. Pilih opsi Side Button, ketuk Long Press
  4. Pilih Digital Assistant dan pilih Google Gemini sebagai asisten digital kamu

Setelah diaktifkan, kamu bisa langsung pakai Gemini untuk berbagai hal praktis: nulis caption yang catchy, cari inspirasi konten kamu, bantu bikin ringkasan catatan, buat to-do list sampai atur alarm dan reminder—cukup dengan ketik atau ajak ngomong, tanpa buka banyak aplikasi.

Filter Hadirkan Mood Visual Sesuai Gaya Kamu

Fitur Filter di Galaxy A36 5G memungkinkan kamu menerapkan efek yang unik dan personal pada konten foto, sesuai dengan mood dan selera. Fitur ini dapat mengenali tone warna dominan, pencahayaan, serta suasana visual dari gambar referensi, lalu secara otomatis menerapkannya ke foto baru yang kamu ambil.

Untuk mengaktifkannya:

  1. Buka aplikasi Kamera, klik Ikon Filter di kanan atas
  2. Ketuk ‘+’ dan pilih gambar / foto referensi untuk dijadikan filter
  3. Foto yang kamu ambil akan bernuansa sesuai dengan vibe gambar referensi
  4. Jika masih diperlukan, kamu juga masih bisa mengatur kontras, saturasi dan lainnya

Fitur ini paling bermanfaat saat kamu ingin menjaga konsistensi visual pada konten media sosial, menciptakan kesan estetik tertentu untuk brand atau personal branding, atau sekadar mempercepat proses editing foto tanpa kehilangan gaya. Misalnya, kamu ingin seluruh feed Instagram memiliki nuansa warna biru—cukup pilih satu gambar referensi, dan AI Filter akan menyesuaikan semua foto berikutnya dengan tone yang sama. Dengan begitu, konten-konten yang kamu buat terlihat lebih rapi, estetik, punya ciri khas visual yang kuat, dan siap diunggah tanpa repot edit ulang.

Edit Tanpa Ribet, Hasil Tetap Profesional

Setiap momen berharga layak untuk diabadikan dengan sempurna. Tapi terkadang, ada saja detail kecil yang mengganggu di foto kamu. Dengan fitur Object Eraser di Galaxy A36 5G, kamu bisa dengan mudah menghilangkan objek yang tidak diinginkan hanya dalam beberapa sentuhan. Tinggal pilih bagian yang ingin dihapus, lalu biarkan teknologi pintar merapikannya secara otomatis. Gak perlu ribet pakai aplikasi tambahan atau susah payah crop konten untuk menghilangkan gangguan itu. Fitur ini cocok banget buat kamu yang suka bikin konten buat media sosial, jualan online, atau sekadar ingin feed Instagram yang lebih clean dan estetik.

Cara Menggunakan Object Eraser di Galaxy A36 5G:

  1. Buka foto yang ingin diedit di aplikasi Galeri.
  2. Ketuk ikon AI di bagian bawah layar, pilih Object Eraser.
  3. Tap atau usap objek yang ingin dihapus, lalu klik Erase

Performa Cerdas, Baterai Tahan Lama: Rahasia Galaxy A36 5G

Didukung baterai besar 5.000 mAh dan teknologi pengisian daya super cepat 45W, Galaxy A36 5G dirancang untuk penggunaan sehari-hari yang dinamis. Efisiensi dayanya juga didukung oleh AI untuk mempelajari pola penggunaan pengguna dan secara dinamis mengoptimalkan performa serta konsumsi daya melalui fitur seperti Adaptive Battery dan Adaptive Power Saving. Hal ini memastikan alokasi sumber daya yang efisien dan masa pakai baterai yang lebih lama, sementara Mode Perlindungan Baterai secara cerdas mengatur pengisian daya untuk menjaga kesehatan baterai jangka panjang, memberikan pengalaman seluler yang benar-benar cerdas dan bebas khawatir bagi pengguna.

Galaxy A36 5G hadir dalam pilihan warna stylish yang mencerminkan kepribadian kamu; Awesome Lavender, Awesome Black, Awesome White, dan Awesome Lime, di toko online dan offline di seluruh Indonesia sekarang, dengan harga mulai dari Rp5.199.000. Dapatkan penawaran spesial hingga 6 Juni 2025, termasuk bonus awesome senilai hingga Rp1.517.600 berupa upgrade memori gratis, travel adapter 25W, dan paket data Axis 140GB untuk 6 bulan.

Pria Jepang Dipuji Karena Tampak Kembali Muda Berkat Perubahan Gaya Hidup

EtIndonesia. Seorang pria Jepang berusia 33 tahun telah menarik perhatian karena perubahan radikal dalam penampilannya setelah melakukan perubahan gaya hidup yang drastis dan beralih ke perawatan kosmetik.

Aki, yang dikenal dengan nama @Aki_fit di X (Twitter), baru-baru ini tampil di acara populer oleh jaringan televisi daring Jepang ABEMA, di mana dia berbicara tentang transformasi fisik yang mengejutkan yang membuatnya menjadi semacam guru anti-penuaan di media sosial.

Pria berusia 33 tahun itu mengatakan bahwa semuanya dimulai 10 tahun yang lalu, setelah bosnya saat itu mengejeknya karena terlihat jauh lebih tua dari usianya dan mengalami kebotakan.

Pacarnya memutuskan hubungan dengannya segera setelah itu, jadi dia berada dalam situasi yang sangat gelap, tetapi alih-alih berkubang dalam mengasihani diri sendiri, dia memutuskan untuk sepenuhnya mengubah gaya hidupnya untuk menjadi versi yang lebih baik dari dirinya sendiri.

Selama dekade terakhir, Aki menerapkan aturan yang sangat ketat yang mencakup penggunaan tabir surya setiap hari, hujan atau cerah, berolahraga secara teratur, melakukan pemeriksaan perut secara teratur, dan secara teratur mengunjungi spa untuk perawatan kulit.

Dia juga berhenti merokok dan begadang, serta mulai berinvestasi dalam prosedur kosmetik untuk meningkatkan penampilan fisiknya. Dia rutin melakukan suntikan Botox dan memastikan garis rambutnya tetap pada tempatnya dengan bantuan transplantasi rambut.

“Kulit saya sekarang tampak sama seperti 10 tahun lalu,” kata Aki kepada ABEMA. “Orang-orang juga memperlakukan saya dengan lebih lembut sejak penampilan saya berubah, tampak muda memberi saya keuntungan dalam pekerjaan dan cinta.”

Aki menjadi viral di Jepang setelah tampil di ABEMA TV, tetapi dia telah berbagi tentang perawatan anti-penuaannya secara daring selama bertahun-tahun, menggunakan foto-foto dirinya sebelum dan sesudah untuk menunjukkan kepada orang-orang seberapa jauh ia telah berkembang.(yn)

Sumber: odditycentral

Gejala Serangan Jantung yang Jarang Diketahui dan Umum Dialami Wanita yang Mungkin Diabaikan Sama Sekali

EtIndonesia. Seorang pekerja rumah sakit mengingat kisah mengerikan tentang seorang rekan kerja wanita yang tiba-tiba mengalami serangan jantung saat bertugas.

Namun sebelum kejadian yang sangat menakutkan itu, asisten administrasi wanita tersebut hanya menunjukkan satu indikator umum yang menunjukkan kesehatan yang buruk yang sebenarnya lebih sering terjadi pada wanita dan cenderung diabaikan.

Insiden tersebut dideskripsikan secara daring oleh seorang pengguna Reddit anonim, yang saat ini bekerja di industri tersebut sebagai mahasiswa biomedis.

Ketika mengingat kembali, dia mulai dengan mendeskripsikan gejala khusus yang dimaksud: “Minggu lalu salah satu staf administrasi kami datang ke UGD setelah mengalami nyeri rahang/leher yang berlanjut menjadi nyeri dada.”

Mahasiswa yang tidak disebutkan namanya itu melanjutkan dengan mengonfirmasi bahwa bantuan segera tersedia untuk merawat rekan kerja mereka.

“Dia akhirnya berhenti di depan meja triase tetapi berhasil disadarkan melalui CPR,” lanjutnya. “Dan sekarang dalam pemulihan setelah operasi pemasangan stent.”

Gejala serangan jantung yang paling umum terus-menerus ditekankan oleh para profesional medis, karena perhatian segera yang mereka butuhkan dan potensi ancamannya yang tinggi terhadap nyawa.

Nyeri dada sebagian besar dianggap sebagai tanda paling jelas bahwa ada sesuatu yang buruk terjadi di balik layar, bersama dengan nyeri tajam di lengan kiri dan sesak napas.

Indikator sekunder dari kondisi tersebut biasanya terdiri dari nyeri punggung dan perut, perasaan pusing, berkeringat, mual, dan perasaan panik yang luar biasa.

Namun, dalam unggahannya, mahasiswa biomedis tersebut melanjutkan dengan mengakui bahwa meskipun pengetahuan mereka luas tentang bidang tersebut, mereka ‘benar-benar tidak tahu’ bahwa ‘nyeri rahang/leher adalah tanda peringatan umum’ untuk serangan jantung.

Namun, menurut Duke Health, gejala khusus tersebut sebagian besar tidak diketahui karena faktanya paling sering terjadi pada wanita, dan jarang diderita oleh pria yang mengalami serangan jantung.

Perusahaan perawatan kesehatan tersebut menjelaskan bahwa sementara pria umumnya mengeluhkan perasaan seperti ada gajah yang duduk di dada mereka saat mengalami serangan jantung, wanita biasanya merasakan nyeri di tempat yang lebih tersembunyi – seperti leher, rahang, dan tulang belikat.

Wanita juga dikatakan paling berisiko mengalami kelelahan umum sebelum serangan jantung, serta sensasi seperti gangguan pencernaan dan nyeri ulu hati.

Waktu terjadinya nyeri tersebut juga dikatakan berbeda antara pria dan wanita.

Dokter spesialis jantung Duke Health, dr. Radha Kachhy, sebelumnya menjelaskan: “Jika nyeri terjadi saat sedang beraktivitas, hal itu harus ditanggapi dengan serius. Salah satu pasien saya mengatakan bahunya terasa nyeri setiap kali berjalan.

“Dia mengira itu tasnya, tetapi bahunya berdenyut bahkan saat dia tidak memegang tasnya.”

Dr. Kachhy juga meningkatkan kesadaran akan kenyataan pahit bahwa wanita lebih cenderung mengabaikan gejala kesehatan yang buruk, terutama jika menyangkut gejala serangan jantung.

“Saya punya pasien yang mengalami gejala serangan jantung dan berkata, ‘Baiklah, saya memutuskan untuk mencuci pakaian dulu.’ Ketika kondisinya tidak kunjung membaik, saya pergi ke dokter,” kata ahli jantung tersebut.

“Waktu adalah otot. Semakin lama Anda menunda, semakin besar kerusakan otot jantung yang dapat terjadi.”

Ketika ditanya cara terbaik untuk mencegah serangan jantung, dia menyarankan para wanita untuk ‘mengetahui angka-angka mereka’, yang mengacu pada tekanan darah, glukosa darah, kolesterol, dan indeks massa tubuh (IMT) mereka.

“Jika Anda tahu bahwa Anda memiliki beberapa risiko penyakit jantung, jika Anda merokok, atau jika Anda kelebihan berat badan, membuat perubahan gaya hidup – seperti memperbaiki pola makan dan lebih banyak berolahraga – dapat menurunkan risiko tersebut,” jelasnya. (yn)

Sumber: tyla.com

Terungkap! Kisah Aksi Mata-mata Ukraina di Balik Serangan Drone yang Melumpuhkan Militer Rusia”

EtIndonesia. Dalam kurun waktu hanya dua hari terakhir, perang Rusia-Ukraina mencatat dua peristiwa bersejarah yang mengguncang peta geopolitik dan militer dunia. Yang pertama adalah serangan drone Ukraina yang diklaim sebagai salah satu operasi militer paling mencengangkan dalam sejarah peperangan modern, menghancurkan hingga sepertiga kekuatan bomber strategis Rusia hanya dalam satu malam. Kedua, pertemuan putaran kedua perundingan damai Rusia-Ukraina yang digelar pada Senin (2/6) di Istanbul, Turki, kembali berakhir tanpa kemajuan berarti dan memperlihatkan betapa dalamnya jurang perbedaan kedua pihak.

Putaran Kedua Perundingan Gencatan Senjata: Ketegangan, Ketidakpercayaan, dan Jalan Buntu

Pada Senin (2/6) , delegasi tinggi Rusia dan Ukraina kembali duduk satu meja dalam perundingan damai yang digelar di Istanbul, Turki. Suasana pertemuan begitu tegang, bahkan dari cara berpakaian kedua delegasi sudah tampak kontras: delegasi Rusia tampil seragam dengan jas formal dan wajah muram, sedangkan sebagian besar delegasi Ukraina mengenakan seragam militer, juga dengan ekspresi serius dan penuh tekanan. Tidak ada jabat tangan, tidak ada basa-basi—cerminan nyata ketegangan dan jurang permusuhan yang membara di antara kedua negara.

Perundingan hanya berlangsung selama satu jam dan, sebagaimana telah diperkirakan banyak pihak, tidak membuahkan terobosan apa pun. Menteri Pertahanan Ukraina, Rustem Umerov, menyampaikan bahwa Rusia menolak gencatan senjata maupun pertemuan langsung antar kepala negara, dan hanya bersedia menukar seribu seragam militer sebagai satu-satunya hasil nyata dari pertemuan itu. Soal penghentian perang dan isu-isu inti lainnya, negosiasi tetap buntu tanpa titik temu.

Menariknya, memorandum hasil perundingan kali ini hanya tersedia dalam bahasa Ukraina dan Inggris, tanpa terjemahan ke dalam bahasa Rusia, mempertegas ketidaksinkronan komunikasi antara kedua pihak. Sementara itu, Rusia secara resmi enggan mengumumkan tuntutan-tuntutan spesifik terkait gencatan senjata. Namun, dari berbagai sumber diketahui bahwa Moskow menuntut Ukraina untuk tidak bergabung dengan NATO, mengakui Krimea dan Donbas sebagai wilayah Rusia, dan konsesi lain yang sepenuhnya ditolak Kyiv.

Sebaliknya, Ukraina secara terbuka mengumumkan proposalnya: syarat utama dimulainya perundingan adalah gencatan senjata total dan tanpa syarat di seluruh wilayah darat, laut, dan udara. Kyiv juga menuntut pertukaran tawanan secara menyeluruh, pemulangan anak-anak Ukraina yang diculik, pembebasan semua sandera sipil, serta jaminan Rusia tidak akan melakukan agresi kembali di masa mendatang. Ukraina pun menolak tegas desakan Rusia agar tetap netral atau bersikap “tidak anti-Rusia”. Dalam isu wilayah, Ukraina dengan tegas menolak pengakuan terhadap aneksasi Krimea dan Donbas.

Menurut banyak analis, selama posisi kedua negara masih saling bertolak belakang sejauh ini, hampir mustahil perdamaian tercapai melalui meja perundingan. Masa depan konflik akan tetap sangat bergantung pada perubahan dramatis di medan tempur.

Operasi “Jaring Laba-Laba”: Ukraina Hancurkan 41 Pesawat Tempur Strategis Rusia

Sementara perundingan berjalan di Istanbul, perhatian dunia justru tertuju pada keberhasilan operasi militer Ukraina sehari sebelumnya—peristiwa yang digambarkan para pakar sebagai “gempa besar” di panggung militer global.

Pada 1 Juni, militer Ukraina melancarkan operasi bersandi “Jaring Laba-laba”, yang dipimpin langsung oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy dan dirancang secara rahasia selama lebih dari satu setengah tahun oleh Kepala Dinas Keamanan Ukraina, Letjen Vasyl Maliuk. Dalam operasi tersebut, Ukraina mengerahkan 117 unit drone serang, menargetkan empat pangkalan udara strategis Rusia dan berhasil menghancurkan sedikitnya 41 pesawat militer—termasuk di antaranya pesawat peringatan dini A-50 dan pembom strategis Tu-95 serta Tu-22M3 yang selama puluhan tahun menjadi tulang punggung kekuatan udara nuklir Rusia.

Menurut laporan The Washington Post, serangan ini membuat Rusia kehilangan lebih dari 30% armada bomber strategisnya hanya dalam satu malam. Badan intelijen Israel bahkan menyebut ini sebagai babak baru dalam era peperangan drone, di mana dominasi pesawat tempur berawak mulai tergeser oleh sistem drone bersenjata yang murah, efektif, dan sulit dicegat sistem pertahanan udara konvensional.

Keunikan lain dari operasi ini adalah adanya kisah seorang warga Ukraina bernama Timofeyev, yang tahun lalu sempat mendirikan perusahaan logistik di Rusia, membeli sejumlah truk kontainer, dan kemudian menjadikan truk-truk itu sebagai “pangkalan peluncur drone” bergerak. Dari dalam kontainer-kontainer tersebut, drone diluncurkan langsung ke target militer Rusia. Saat ini, Timofeyev telah kembali ke Ukraina dan dipuja sebagai pahlawan nasional, sementara Rusia telah mengeluarkan surat penangkapan atas namanya.

Secara teknologi, keberhasilan operasi ini didukung sistem komunikasi canggih. Analisis dari luar menyebut kemungkinan besar Ukraina memanfaatkan jaringan satelit Starlink milik Elon Musk atau bahkan mengoperasikan sistem komunikasi dan navigasi lokal di wilayah Rusia untuk menghindari pemutusan koneksi. Ditambah lagi, drone-drone tersebut dipersenjatai sistem navigasi berbasis AI, memungkinkan mereka mengunci sasaran secara presisi dan menghindari deteksi serta intersepsi.

Efektivitas serangan ini terbukti dengan ketidakmampuan total sistem pertahanan udara Rusia untuk melindungi basis militer mereka dari gelombang drone yang murah, namun mematikan—setiap unit drone bahkan dilaporkan hanya seharga beberapa ratus euro.

Efek Domino: Kematian Jenderal Rusia, Ledakan di Saint Petersburg, dan Ancaman Eskalasi Besar

Dampak dari Operasi Jaring Laba-laba begitu luas. Hanya sehari setelah serangan masif itu, Komandan Angkatan Udara Rusia, Jenderal Kobylarz, ditemukan tewas secara misterius setelah jatuh dari gedung tinggi—peristiwa yang segera memantik spekulasi soal tekanan internal dan kekacauan di tubuh militer Rusia. Di waktu yang sama, serangan dan ledakan besar juga terjadi di kawasan Saint Petersburg, menambah daftar panjang kekacauan yang dihadapi Moskow.

Ketika dimintai tanggapan tentang balasan Rusia terhadap operasi drone Ukraina, kepala delegasi Rusia dalam perundingan di Istanbul, Mikhail Medinsky, hanya memberi jawaban singkat: “Lihat saja besok.”

Sementara itu, Presiden Zelenskyy menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Jaring Laba-laba menunjukkan kemampuan militer Ukraina untuk menembus jauh ke wilayah Rusia dan menimbulkan kerusakan strategis yang signifikan. Zelenskyy juga memperingatkan: “Mungkin dibutuhkan satu atau dua operasi besar lagi sebelum Rusia benar-benar mau bernegosiasi secara serius.”

AS dan Sekutu Siaga, Kapal Selam Nuklir Rusia Masuk Laut Hitam

Berbarengan dengan eskalasi militer di medan tempur, Amerika Serikat dan sekutu Eropa mulai mengambil langkah-langkah antisipasi. Laporan dari media arus utama AS mengungkapkan, Menteri Pertahanan AS secara rutin menerima pembaruan tentang operasi Ukraina, dan meski AS mengambil sikap “membiarkan”, Washington kini telah memperingatkan sekutu-sekutu Eropa akan potensi aksi balasan besar-besaran dari Rusia.

Di sisi lain, Rusia bereaksi dengan mengirim dua kapal selam strategis nuklir ke Laut Hitam, masing-masing membawa 12 rudal Kalibr yang mampu dipasangi hulu ledak nuklir taktis—sebuah langkah dramatis yang meningkatkan kekhawatiran global akan kemungkinan eskalasi ke level yang lebih berbahaya.

Diplomasi Damai atau Krisis Baru? Erdogan Usulkan Pertemuan Trump-Putin-Zelenskyy

Dalam suasana penuh ketegangan, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan secara terbuka mengajukan inisiatif baru dengan mengundang Presiden AS, Donald Trump, Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy untuk mengadakan pertemuan di Istanbul atau Ankara—sebuah upaya untuk membangun pusat perdamaian dunia dan mencari solusi diplomatik atas konflik yang semakin tak terkendali ini.

Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: Apakah pertemuan puncak tiga negara ini benar-benar mungkin terjadi di tengah krisis dan saling tidak percayanya para pihak? Apakah kekuatan diplomasi masih bisa menjadi penentu di tengah bayang-bayang perang nuklir dan kemungkinan eskalasi menjadi Perang Dunia Ketiga?


Refleksi: Saat Perang Modern Berubah Wajah

Konflik Rusia-Ukraina kini telah memasuki babak baru, di mana peperangan bukan lagi sekadar adu kekuatan senjata konvensional, tetapi juga demonstrasi kecanggihan teknologi, strategi asimetris, dan keberanian luar biasa dalam menembus garis pertahanan musuh. Serangan drone Ukraina telah membuktikan bahwa taktik perang kini telah bertransformasi secara revolusioner, mengingatkan dunia akan bahaya dan konsekuensi dari peperangan modern yang semakin tak terduga.

Di tengah kecemasan akan kemungkinan perang nuklir dan bencana kemanusiaan global, banyak yang bertanya-tanya: Sampai kapan perang ini akan terus berlangsung, dan berapa harga yang harus dibayar seluruh dunia jika perang tak kunjung berakhir?

Barangkali, solusi terbaik bukan lagi siapa yang paling unggul di medan tempur, melainkan siapa yang berani mengambil inisiatif perdamaian sebelum semuanya terlambat. Sebab dalam perang modern, seperti yang pernah ditunjukkan di turnamen robot dunia di Hangzhou—biarlah teknologi bertarung, tetapi kemanusiaanlah yang menang.

Penemuan ‘Menakutkan’ di Atas Piramida Kuno Membuat Para Ahli Mencari Jawaban

EtIndonesia. Boneka tanah liat yang ditemukan di atas reruntuhan piramida di El Salvador telah mengungkap pertanyaan tentang orang-orang misterius yang meninggalkannya di sana.

Beberapa kreasi, yang menyerupai boneka, memiliki wajah ekspresif dengan kepala yang dapat digerakkan. Boneka-boneka tersebut diyakini berusia hampir 2.000 tahun, berasal dari tahun 410-380 SM.

Para arkeolog menemukan lima di antaranya, dengan tiga patung terbesar berukuran sekitar 30 cm tingginya.

Penggalian reruntuhan piramida di situs San Isidro di El Salvador dipimpin oleh arkeolog Jan Szymański dan Gabriela Prejs, keduanya dari Universitas Warsawa.

Artefak yang sangat langka ini dikenal sebagai patung-patung Bolinas. Diyakini bahwa kreasi tanah liat ini dapat mengungkap kehidupan yang menakjubkan dari peradaban Mesoamerika kuno.

Kelima patung tersebut memiliki mulut terbuka dan ukurannya bervariasi. Tiga model yang lebih besar memiliki kepala yang dapat dilepas dengan soket kecil tempat leher dapat dipasang.

Para peneliti mengatakan kepala dari tiga patung terbesar dapat diputar dengan menggunakan tali yang dimasukkan melalui dua lubang di kepala.

“Sejak awal, kami melihatnya sebagai boneka—sebagai aktor yang terbuat dari tanah liat,” kata Szymański kepada National Geographic.

Patung-patung tanah liat lainnya telah ditemukan di Mesoamerika, wilayah budaya yang meliputi Meksiko dan Amerika Tengah. Namun tidak jelas peradaban mana yang membuat patung-patung yang ditemukan di San Isidro.

Beberapa peradaban berkembang pesat di Mesoamerika, termasuk Maya, Olmec, dan Aztec. Szymański menduga siapa pun yang meninggalkan patung-patung di atas piramida kemungkinan menggunakannya untuk ritual.

“Kami memiliki sensasi aneh bahwa kami menemukan sesuatu yang menakutkan,” kenang Szymański. (yn)

Sumber: indy100