Website Rusia Ungkap Agen GRU Ketiga yang Terlibat Serangan Racun Saraf Inggris

EpochTimesId – Situs berita Rusia, Fontanka, menyebut bahwa operasi lembaga intelijen militer GRU, tidak hanya melibatkan dua agen militer. Media online itu menyebut ada agen ketiga, Sergey Fedotov, yang terlibat dalam percobaan pembunuhan mantan mata-mata Rusia yang membelot ke Inggris, Sergei Skripal di kota Salisbury, Inggris.

Situs web itu mengatakan bahwa catatan perjalanan menunjukkan Fedotov mengunjungi Inggris pada 2016, 2017, dan 2018. Dia juga tercatat meninggalkan negara itu pada 4 Maret tahun ini.

Itu adalah hari yang sama dengan waktu dua terduga kuat agen GRU lain, yang telah disebutkan namanya. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh otoritas Inggris.

Skripal dan putrinya Yulia ditemukan kolaps di bangku umum di Salisbury pada tanggal ketika para terduga kuat agen intelijen militer Rusia meninggalkan Inggris. Kasus itu mendorong pengusiran diplomatik Timur-Barat terbesar sejak Perang Dingin.

Inggris mengatakan mereka diracuni dengan Novichok, sejenis agen (racun pelumpuh) saraf kelas militer, yang dikembangkan oleh Uni Soviet. Perdana Menteri Theresa May mending dua orang yang dikatakannya adalah petugas dari dinas intelijen militer GRU Rusia, melakukan serangan itu.

Moskow telah berulang kali membantah terlibat dalam keracunan itu. Rusia juga membantah bahwa dua orang tersangka adalah agen GRU.

Bulan lalu, surat kabar Telegraph mengatakan polisi Inggris telah mengidentifikasi seorang perwira intelijen Rusia ketiga yang terlibat. London meyakini bahwa agen itu melakukan misi pengintaian sebelum percobaan pembunuhan terhadap Skripal dilaksanakan. Koran itu tidak menyebutkan nama terduga agen mata-mata Rusia itu. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://www.youtube.com/watch?v=JGc59EiEYwQ

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA