Epochtimes.id- Bos Korean Air Lines Co Ltd Cho Yang-ho didakwa pada 15 Oktober 2018, dengan tuntutan penggelapan dan pelanggaran kepercayaan seperti diungkapkan jaksa Korea Selatan.
Cho adalah bos terbaru dari korporasi terbesar yang menghadapi tuntutan hukum di Korea Selatan. Ini sejak Presiden Moon Jae-in mengambil alih jabatan pada tahun 2017 dengan janji untuk mengekang kekuatan berlebihan dari konglomerat milik keluarga.
Awal bulan ini, pengadilan banding menemukan bos konglomerat Lotte Group, Shin Dong-bin, bersalah atas dakwaan termasuk penyuapan dan pelanggaran kepercayaan atas perannya dalam skandal yang menyebabkan lengsernya mantan presiden negara itu, Park Geun-hye.
Pemimpin de facto Samsung Group, Jay Y. Lee, juga dihukum karena korupsi dalam skandal penyuapan yang sama.
Baik Lee dan Shin saat ini sedang menunggu keputusan dari pengadilan tinggi negara itu setelah hukuman penjara mereka ditangguhkan oleh pengadilan yang lebih rendah.
Kantor kejaksaan Seoul pada Senin mengatakan Cho mengambil 19,6 miliar won ($ 17 juta) komisi dari 2003 hingga 2018 dengan mendirikan perusahaan perdagangan sebagai broker peralatan pesawat dan pembelian barang bebas bea dalam penerbangan Korean Air. Langkah ini menyebabkan jumlah yang sama kerugian bagi maskapai penerbangan.
Korean Air menolak berkomentar atas kasus ini.
Pada Senin lalu, Emily Cho, putri bungsu bos Korean Air ini, dibebaskan dari semua tuduhan atas dugaan melemparkan minuman di dua peserta pertemuan bisnis pada bulan April, karena para peserta tidak ingin mengajukan tuntutan seperti dilaporkan kantor Seoul Southern District Prosecutors.
Insiden itu membangkitkan kembali kebencian publik terhadap perilaku dari beberapa anggota keluarga chaebol atau konglomerat dari keluarga-keluarga kaya. Kejadian ini mengarah ke penyelidikan dugaan kesalahan oleh anggota keluarga lainnya.
Puteri Presdir Cho, Heather Cho, dipenjara pada tahun 2014 karena menuntut pramugari pesawat Korean Airlines diturunkan di bandara New York karena tidak menyuguhkan kacang di atas piring.
Saham Korean Air turun 0,6 persen pada Senin, sementara induknya Hanjin Kal Corp, yang dimiliki Cho sebanyak 17,84 persen saham, kehilangan 2 persen. (asr)
oleh Heekyong Yang/Reuters via The Epochtimes


