Gunung Merapi Masih Mengalami Erupsi Tidak Menerus

Epochtimes.id- Pos Pengamatan Gunungapi Merapi di Yogyakarta, Minggu (3/3/2019) melaporkan visual gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Angin bertiup lemah sampai sedang ke arah tenggara dan barat. Teramati asap kawah utama tinggi maksimum 75 meter dari puncak berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level II (WASPADA) dan masih mengalami erupsi tidak menerus.

Melalui rekaman seismograf tanggal 2 Maret 2019 tercatat 103 kali gempa Guguran, 19 kali gempa Hembusan, 6 kali gempa Low Frequency, 6 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, 1 kali gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali gempa Tektonik Jauh, dan 10 kali gempa Awan Panas Guguran

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak merekomendasikan kegiatan pendakian Gunung Merapi, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

“Di samping itu, kami imbau agar radius 3 km dari puncak dikosongkan dari aktivitas penduduk. Masyarakat yang tinggal di KRB III mohon untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi,” tandas Kepala PVMBG Kasbani dalam keterangan tertulisnya.

Badan Geologi melalui PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Merapi terus memantau perkembangan kegiatan vulkanik dan senantiasa berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten tentang penanggulangan bencana erupsi Gunungapi Merapi.

PVMBG juga merekomendasikan Pemerintah Daerah untuk mensosialisasikan kondisi Gunung Merapi saat ini kepada masyarakat.

Selain itu, masyarakat diminta agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat Pemerintah Daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat.

“Komunikasi dengan BPPTKG maupun Pos Pengamatan Gunung Merapi dapat dilakukan melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, melalui website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana No.15 Yogyakarta, dengan nomor telepon (0274) 514180-514192,” pungkas Kasbani. (asr)