Tiga Perbedaan Terbesar Perang Dingin Lama dan Baru

Bahkan perang genetik, perang iklim dan perang biologi. Komunis Tiongkok yang sesat dan menggila secara sepihak, menggunakan cara-cara perang melampaui batas ini untuk membahayakan seluruh dunia. Sudah bukan hal baru lagi.

Jelas dari perang dingin lama Komunis Tiongkok telah banyak belajar, menyerap banyak “hikmah”, agar menguntungkan pihaknya untuk melancarkan perang dingin baru terhadap AS dan dunia bebas.

Berkat perkembangan transportasi, telekomunikasi dan internet, cakupan perang dingin baru juga menjadi semakin luas dan menyeluruh dibandingkan 70 tahun silam.

Dalam perang dingin lama Komunis Tiongkok sebenarnya tidak ikut terlibat, banyak negara berpenduduk padat seperti India, Indonesia dan lain-lain, karena memprakarsai dan bergabung dalam “Gerakan Non-Blok”, juga tidak ikut andil. 

Tapi perang dagang kali ini memicu perubahan situasi ekonomi dan rantai industri dunia, melibatkan semua negara, mulai dari Tiongkok sampai India, mulai dari Eropa sampai Asia. Jauh melampaui ruang lingkup NATO dan Pakta Warsawa.

Perang dingin baru dan lama berbeda, kombinasi kedua pihak berubah semakin mencolok. Rakyat Tiongkok secara tragis telah melihat, negerinya yang telah disandera Komunis Tiongkok, sedang bersekongkol dengan Iran, Korea Utara, dan Venezuela.  

Di bawah panji paham konservatif dan tradisional yang dikibarkan Trump, berbagai negara di dunia tengah merapatkan barisan. Kemudian memastikan posisinya masing-masing, tengah menempatkan posisinya masing-masing.

Di satu sisi Komunis Tiongkok melakukan perundingan dagang dengan AS, di sisi lain mendukung Korea Utara.

Pada awal bulan Korea Utara melakukan ujicoba alat peluncur roket tipe baru, yang disebut sebagai terobosan penting dalam sistem pertahanannya. Dikatakan memiliki mesin pendorong yang dibutuhkan roket jarak jauh untuk dapat menjangkau Amerika. 

Sedangkan media massa Komunis Tiongkok juga ikut merayakan peristiwa ini dengan bersorak dari jauh.

Laporan itu mengatakan Komunis Tiongkok dan Korut bersama-sama menembakkan roket, dan niat untuk bersama-sama melawan AS pun terungkap. 

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine