AS Bentuk Angkatan Bersenjata Antariksa, Komunis Tiongkok Frustasi

Hong Wei

Amerika Serikat baru-baru ini meloloskan anggaran pertahanan negara tahun 2020, dengan nilai mencapai USD 718 miliar, di saat yang sama juga membentuk Angkatan Antariksa (United States Space Force).

Kemenlu Tiongkok langsung melontarkan “protes keras”, dan menuding tindakan pihak AS ini sebagai “pemikiran di masa perang dingin”, juga menyatakan “pihak AS berniat mengarahkan terjadinya militerisasi di angkasa luar. Tapi berulang kali menuding, Tiongkok dan Rusia, menyalahkan pihak lain, murni mencari-cari alasan untuk melepas tanggung jawab”.

Tentunya Komunis Tiongkok pun menyanjung dirinya sendiri dengan mengatakan “pihak Tiongkok selama ini memanfaatkan angkasa luar untuk perdamaian, dan menentang militerisasi antariksa serta persaingan senjata”, tapi juga mengatakan “dalam kondisi sekarang ini, semakin menonjol betapa penting dan mendesaknya adanya dokumen hukum internasional lewat perundingan untuk mencapai pengendalian pasukan angkasa luar”.

Komunis Tiongkok mengambil langkah aktif mengajukan pada AS mendesaknya perundingan pengendalian militer. Hal ini sangat jarang terjadi. Komunis Tiongkok baru saja mengatakan, tidak ikut serta dalam perundingan perjanjian rudal AS-Rusia-Tiongkok; kesepakatan dagang AS-Tiongkok saja, mati-matian ditunda hampir 2 tahun, masih menunggu ditandatangani.

Sebenarnya, Angkatan Antariksa Komunis Tiongkok sudah dibentuk sejak lama (resmi sejak 2015), Angkatan Bersenjata AS baru mengatakan akan membentuk Angkatan Antariksa untuk mengimbanginya. Komunis Tiongkok melihat hal ini membahayakan dan berusaha mengajukan perundingan, untuk mencegah AS memperluas keunggulan antariksanya.

Pada 2007, Komunis Tiongkok telah melakukan uji coba rudal anti-satelit yang pertama, dengan menghancurkan satu unit satelit cuaca yang sudah dinon-aktifkan yakni Fengyun 1, yang menimbulkan sampah luar angkasa paling banyak dalam sejarah, termasuk serpihan kecil yang berukuran sedikit lebih besar daripada bola golf lebih dari 2.300 keping, lalu 35.000 keping serpihan berukuran 1 cm lebih serta lebih dari 1 juta keping serpihan berukuran 1 mm.

Waktu itu Komunis Tiongkok berbohong mengatakan, “(negara lain) tidak perlu merasa terancam”, serta menyatakan “pada dasarnya berinisiatif memanfaatkan angkasa luar untuk perdamaian, menentang militerisasi antariksa, dan tidak akan turut serta dalam persaingan senjata di angkasa luar”.

Musuh imajiner dalam uji coba waktu itu, tidak diragukan adalah Amerika, satelit adalah kunci dalam perang modern militer AS. Pada 2013, pihak Tiongkok kembali melakukan uji coba rudal anti-satelit orbit tinggi. Tahun 2015, Tiongkok kembali melakukan uji coba serupa.

Pada 2015, Komunis Tiongkok menerapkan reformasi militer, yang tadinya pasukan artileri kedua, berubah menjadi pasukan roket yang independen. Pada saat yang sama juga dibentuk sebuah angkatan bersenjata baru, yakni Angkatan Dukungan Strategis, yang khusus memfokuskan pada perang secara elektronik, pertahanan, serangan internet dan manajemen satelit, serta disebutkan “meraih keunggulan tertentu dalam perang pada ruang udara, angkasa luar, internet dan elektromagnetik”. Komunis Tiongkok juga menyatakan, rancangan seperti ini, lebih canggih daripada angkatan bersenjata AS, Rusia dan negara maju mana pun.

Tentu saja yang dikatakan Komunis Tiongkok sebagai keunggulan dan kecanggihan, terutama hanya propaganda. Uji coba rudal anti-satelit, sudah diketahui AS sejak lama.

Tahun 1985, sebuah jet tempur F-15 milik AS terbang hingga ketinggian di atas 10.000 meter di angkasa, meluncurkan rudal anti-satelit ASM-135A untuk menghancurkan sebuah satelit pengamat sinar Gamma yakni Solwind P78-1 yang telah merampungkan misinya, menimbulkan sekitar 250 keping serpihan, hingga tahun 1997 seluruh serpihan itu baru seluruhnya terjatuh ke bumi. Karena khawatir menimbulkan pencemaran angkasa luar, AS pun menghentikan program ini, dan beralih ke arah lain.

Pada 2008, dari atas kapal penjelajah USS Lake Erie milik angkatan laut AS meluncurkan sebuah rudal tipe Standard Missile-3, menjatuhkan sebuah satelit mata-mata yang kehilangan kontak. Kemampuan perlawanan di angkasa luar AS, juga termasuk senjata perang elektronik dengan mengacaukan komunikasi satelit dan sinyal GPS, sudah berulang kali diaplikasikan di perang Timur Tengah, seperti menciptakan gambar semu pada radar milik musuh.

Selain itu, AS terus menguji laser dan gelombang micro daya tinggi, kejutan elektromagnetik dan senjata sinar partikel. AS membentuk Angkata Antariksa, akan memperbesar keunggulan di bidang ini lebih lanjut. Sebulan sebelumnya, “Deklarasi London” oleh NATO juga secara jelas menyatakan akan bekerjasama dengan AS dalam bidang angkasa luar, untuk menghadapi Komunis Tiongkok.

Rudal seri Dongfeng (DF) yang dibanggakan oleh Komunis Tiongkok, selalu ditujukan untuk menyerang pangkalan militer AS di Asia, rudal jenis Dongfeng-21 dibanggakan sebagai alat pembunuh kapal induk AS, rudal jenis Dongfeng-41 dikabarkan mampu menghancurkan kota New York.

Tapi, begitu perang antariksa gagal, dan satelit BeiDou rusak, semua rudal Komunis Tiongkok itu akan kehilangan target navigasinya, dan rudal akan terbang secara kacau, jangan-jangan akan keliru berbalik arah menghancurkan dirinya sendiri.

Komunis Tiongkok sungguh gusar, berinisiatif berunding dengan AS, ini juga yang diinginkan oleh Trump.

Bulan April tahun lalu, perundingan dagang AS-Tiongkok sempat sangat dekat, Trump bertanya pada Liu He, bagaimana kalau kedua negara mewujudkan perundingan persenjataan militer? Liu He hanya bisa mengiyakan.

Sekarang Komunis Tiongkok berniat berunding, sepertinya harus mengikuti kemauan Trump. (SUD/WHS)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine