3 Godam Informasi dan Tindakan pada HUT 71 Tahun : Partai Komunis Tiongkok Sulit Lewati 100 Tahun

LUO YA & ZHANG DUN

Selama peringatan “1 Oktober (perayaan 71 tahun perebutan kekuasaan di Daratan Tiongkok dari tangan Partai Nasionalis, Red.)” lalu, kondisi Partai Komunis Tiongkok yang rumit di dalam dan bahaya di luar semakin parah. 

Di dalam negeri, konflik antar petinggi partai semakin sengit, “sekretaris utama” dari Wang Qishan (Jabatan saat ini: Vice President of the People’s Republic of China sejak 2018, mantan tangan kanan Xi Jinping dalam memberantas korupsi, red.) diinvestigasi; gerakan anti-UU Ekstradisi di Hong Kong masih terus berlangsung. 

Di luar negeri, Amerika berturut-turut  melayang- kan tiga informasi atau tindakan berbobot kelas berat terhadap PKT.

Pakar permasalahan Tiongkok dan aktivis demokrasi Tiongkok menyatakan, selama peringatan “1 Oktober” ini, kaki tangan PKT dan ormas pro Beijing di luar negeri sunyi senyap seperti di Amerika, tidak ada kegiatan sama sekali; di dalam negeri, konflik internal antar petinggi PKT semakin sengit. Sulit dikatakan PKT bisa bertahan hingga 100 tahun berdirinya partainya pada tahun depan.

AS Rilis Tiga Berita Berat Berturut-Turut Sebelum dan sesudah 1 Oktober, AS telah memublikasikan tiga berita atau tindakan berat terhadap PKT:

  1. Pada 2 Oktober lalu, Biro Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS) mengeluarkan pengumuman kebijakan kelas berat, yakni melarang anggota partai komunis dan orang yang pernah menjadi anggota partai  komunis mengajukan permohonan status imigrasi (Contoh green card) 
  1. Pada 1 Oktober lalu, anggota kongres federal AS Scott Perry dan tiga orang lagi, bersama-sama mengajukan mosi, yang menuntut agar pemerintah AS menetapkan RRT sebagai kelompok kejahatan lintas negara, untuk itu harus menggugat, menghukum, dan mendongkelnya.
  1. Pada 30 September lalu, hasil investigasi terhadap PKT oleh kelompok kerja khusus RRT dari Partai Republik DPR AS telah dilansir, dikemukakan bahwa sama halnya dengan Uni Soviet dulu, PKT merupakan ancaman abadi bagi AS. Laporan menyebutkan, strategi diplomatik AS terhadap PKT telah gagal, Washington harus menghadapi tantangan PKT, untuk membalikkan strategi hubungan dengan RRT yang telah gagal tersebut.

Kaki tangan PKT di AS sunyi senyap selama 1 Oktober

Tokoh Gerakan anti-komunis Anhui terkenal yang kini berdiam di AS yakni Zhang Lin mengatakan kepada The Epoch Times bahwa kalangan politik AS baik dari Partai Republik maupun Partai Demokrat telah mengenal kejahatan PKT secara semakin jelas, sanksi AS terhadap PKT pun semakin keras, tekanan  keadilan yang ditegakkan oleh AS dirasakan oleh PKT semakin lama semakin besar.

Jadi peringatan 1 Oktober tahun ini, kaki tangan dan mata-mata PKT yang berada di AS serta kelompok pro-Beijing lainnya berada dalam satu kondisi bahaya yang sama, takut ditangkap dan dituntut bertanggung- jawab, sehingga tidak berani mengadakan kegiatan. Karena seminggu sebelumnya, seorang polisi New York keturunan etnis Tibet-Tiongkok bernama Baimadajie Angwang ditangkap karena menjadi mata-mata bagi PKT, Menlu AS Pompeo mengatakan, Konjend PKT di New York adalah sarang utama bagi mata-mata PKT, dan AS mung- kin akan menangkap lebih banyak pejabat diplomatik dan mata-mata PKT.

Zhang Lin dan kawan-kawan mengorganisir suatu pawai besar di Flushing 27 September lalu, PKT sama sekali tidak mengacau, bahkan satu pun bendera merah darah PKT pun tak terlihat, dulu hal seperti ini sama sekali tidak mungkin terjadi. Dulu mata-mata dan kaki tangan PKT atau ormas pro Beijing sejak awal akan muncul dan membuat kekacauan dan keonaran.

Menanggapi larangan  imigrasi AS terhadap pejabat PKT, Zhang Lin menyatakan anggota PKT pada dasarnya sama saja dengan anggota NAZI, keduanya adalah pelaku kejahatan. Beberapa tahun lalu masyarakat internasional terlalu menolerir mereka, sekarang hanya mengembalikan sikap yang sewajarnya saja. 

Sejak era 1950-an abad lalu, hukum Amerika telah menetapkan anggota partai komunis dan NAZI merupakan dua jenis pelaku kejahatan utama, dan tidak boleh memasuki wilayah Amerika.

Menurut Zhang Lin, setelah AS mengambil kembali sikap anti-komunis, di masa mendatang anggota partai komunis akan diusir kembali ke Tiongkok, jika tidak maka kemungkinan akan ditangkap. Karena sebagai anggota kelompok pelaku kejahatan, mereka harus menanggung bahaya yang semakin lama semakin besar.

Dosen Aiken School of Business di University of South Carolina yakni Frank Xie Tian menyatakan pada The Epoch Times, tim kerja RRT pada DPR AS telah mengajukan ratusan tindakan antisipasi terhadap PKT, antara lain mengurangi ketergantungan serius rantai pasokan terhadap RRT, mendorong kesepakatan perdagangan bebas antara AS dengan Taiwan, memberikan suaka bagi warga Hong Kong, menyoroti masalah HAM di Xinjiang, dan lain-lain. 

Semua itu adalah tindakan yang sangat mengguncang, juga yang paling ditakuti oleh PKT.

Xie Tian menyatakan, laporan tersebut adalah sikap kedua partai politik pada DPR AS, apa pun hasil pilpres dan siapa pun presiden terpilih, sikap keras warga dan pemerintah AS terhadap PKT ini tidak akan berubah. Amerika telah sepenuhnya memahami bahwa PKT merupakan ancaman jangka panjang terbesar bagi Amerika, ini adalah sebuah tantangan zaman.

Konflik internal petinggi PKT sengit

Di dalam negeri, sebelum dan sesudah 1 Oktober konflik internal petinggi PKT semakin meruncing, beberapa pejabat tingkat menengah (umumnya adalah pejabat tingkat wakil menteri ke atas) telah diproses. 

Seperti pada 30 September lalu dua orang pejabat setingkat wakil menteri ditangani, yakni mantan  komite tetap PKT Provinsi Fujian merangkap wakil gubernur Zhang Zhinan dikeluarkan dari partai serta dicopot jabatannya, dan diinvestigasi, Direktur China Huadian Corporation Yun Gongmin dikeluarkan dari partai dan diinvestigasi.

Pada 2 Oktober, mantan wakil  ketua tim inspeksi pusat Dong Hong diinvestigasi. Dong Hong adalah “sekretatis utama” sekaligus “pengelola rumah tangga” mantan Komisi Tetap Politbiro PKT yakni Wang Qi- shan. Dong Hong telah lama menjadi pengikut setia Wang Qishan, mulai dari Provinsi Guangdong terus  mendampingi Wang

Qishan hingga Kantor Reformasi Sistem Kemenlu, lalu ke Hainan, kemudian  kota Beijing, setelah itu di Komisi Kedisiplinan Pusat PKT, dan menjabat sebagai “sekretaris” Wang Qishan.

Kalangan luar menilai, dengan ditangkapnya Dong Hong, menunjukkan konflik kekuasaan antar petinggi PKT menjelang Sidang Paripurna Kelima Komite Sentral ke 19 PKT semakin sengit, konflik antara kepala negara PKT Xi Jinping dengan wakil kepala negara Wang Qishan semakin runyam. Sebelumnya Wang Qishan merupakan sekutu kuat Xi Jinping, tapi setelah Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke 19 pada Oktober 2017 lalu, jarak keduanya menjadi semakin jauh.

Pada 22 September lalu, Ren Zhiqiang yang sama-sama generasi kedua keturunan pejabat tinggi PKT dan disebut-sebut  sebagai sahabat Wang Qishan, divonis 18 tahun penjara. Dan ketika Ren Zhiqiang ditangkap pada Maret lalu, kalangan luar menduga Xi Jinping tidak senang terhadap Wang Qishan, bahkan telah mulai menjauh dari Wang Qishan.

Selain Wang Qishan, di antara Komisi Tetap Politbiro yang dituding berkelompok yakni Li Keqiang dan Wang Yang juga disebut-sebut tidak sepaham dengan Xi Jinping. Pada akhir Juli lalu, bahkan terjadi orang kepercayaan Xi Jinping yakni Liu He terang-terangan “mempermalukan” atasan langsungnya yakni PM Li Keqiang.

Di saat yang sama, 3 anggota Komisi Tetap Politbiro lainnya yakni Wang Huning, Han Zheng dan Zhao Leji adalah kaki tangan Jiang Zemin, dan kubu Jiang merupakan lawan politik utama pada masa pemerintahan Xi Jinping sebelumnya. Kalangan luar menilai, di antara 7 orang Komisi Tetap Politbiro, hanya Li Zhanshu yang bisa dipercaya oleh Xi Jinping, selebihnya adalah orang yang ha- rus diwaspadai Xi.

Pakar: Mampukah PKT lalui 100 tahun berdirinya partai, sulit diprediksi

Zhang Lin menyatakan, terpecah belahnya kekuatan petinggi PKT sebagai satu kesatuan sudah terjadi sejak lama, intinya petinggi PKT laiknya adalah mayat hidup yang tidak memiliki ideologi politik yang benar. Karena jika ada maka sejak awal mereka akan mencegah Xi Jinping melakukan demikian.

Ia berkata, segala hal yang dilakukan oleh Xi Jinping di dalam maupun luar negeri, pada dasarnya adalah berniat menghancurkan PKT, tapi orang lain tidak mampu mencegahnya. “Dengan kata lain sekarang PKT sedang melangkah di jalan kehancurannya sendiri, dan tidak terlihat seorang pun petinggi yang bisa berunding, yang bisa bernegosiasi, tidak ada, pada dasarnya mereka semua telah kehilangan kemampuan ini. Ibarat mayat hidup, hanya bisa dikatakan satu jalan dijalani sampai gelap.”

Zhang Lin menyatakan, PKT sekarang sedang berada dalam kondisi dalam maupun luar negeri terlilit kesulitan, di dalam negeri keluhan rakyat dimana-mana, konflik terselubung antar pejabat tinggi PKT tidak kunjung reda; di luar negeri mengalami pencekalan oleh AS, apalagi setelah Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara terjangkit pandemi, pasti akan menuntut  pertanggungjawaban PKT, negara lain juga menuntut pertanggungjawaban PKT karena telah menutupi penyebaran pandemi.

Profesor Xie Tian menyatakan, sidang paripurna/pleno pertama PKT adalah pembagian kerja, rapat pleno kedua dan ketiga adalah membuat sejumlah reformasi dan tindakan pengembangan ekonomi, rapat pleno keempat dan kelima pada dasarnya mengatur posisi, berbagi jabatan, dan pengaturan atau pergumulan kekuasaan.

Ia berpendapat, melihat kondisi sekarang, internal PKT memang dalam keadaan rapuh dan berseteru sengit, sekarang sebelum Sidang Paripurna Kelima Komite Sentral ke-19 PKT tersebut, konflik internal PKT kian sengit, sampai tidak bisa lagi mengatur hal-hal setelahnya. Setiap orang di dalam PKT bersikap sewaktu-waktu kapal akan karam dan siap meninggalkan kapal.

Sidang Paripurna Kelima Komite Sentral ke-19 Partai Komunis Tiongkok akan digelar di Beijing pada 26 hingga 29 Oktober mendatang. Profesor Xie Tian mengatakan, mungkin ada yang akan mengemukakan, Xi Jinping akan mempertahankan sistem jabatan seumur hidup, atau antar kubu berharap mempertahankan kekuasaan agar tidak diadili, semua hal tersebut kusut menjadi satu, sehingga mereka datang menghadiri rapat dengan perasaan yang bercampur aduk, tapi hal ini mungkin akan memicu konflik internal yang lebih besar lagi.

Professor Xie Tian juga menyebutkan, PKT tengah berada dalam kondisi  menghadapi kesulitan besar dan setiap orang bersiap menyelamatkan diri begitu bencana tiba, keluhan rakyat di dalam negeri juga sangat besar, di saat yang sama mengalami sanksi dari Amerika dan negara Barat lainnya, “peringatan 100 tahun berdirinya PKT, menurut saya PKT akan sulit melalui tahap ini.” Juli 2021, adalah peringatan 100 tahun berdirinya PKT. (sud)

https://www.youtube.com/watch?v=vLBBZVGT8gk

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine