Epidemi Meluas, Kota Qingdao, Tiongkok, Luncurkan Tes Asam Nukleat Skala Besar, Pemda Keluarkan Peringatan Perjalanan

Xiao Lusheng

Infeksi asimtomatik pneumonia Partai Komunis Tiongkok di Kota Qingdao, Provinsi Shandong, Tiongkok erat kaitannya dengan rumah sakit setempat. Saat ini, rumah sakit tersebut telah ditutup dan pemerintah kota Qingdao segera meluncurkan tes asam nukleat skala besar. 

Pada saat yang sama, CDC- Chinese Center for Disease Control and Prevention atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Tiongkok mengeluarkan peringatan darurat: “Warga dihimbau tidak pergi ke Qingdao jika tidak punya kepentingan mendesak.”

Pada 11 Oktober 2020, Komisi Kesehatan Kota Qingdao mengeluarkan pemberitahuan, mengatakan bahwa infeksi baru tanpa gejala di daerah tersebut erat kaitannya dengan Shandong Chest Hospital, yakni rumah sakit yang berspesialisasi dalam sistem kardiovaskular, paru-paru, kerongkongan, trakea, dan mediastinum.

Salah satu pasien yang terinfeksi asimtomatik adalah seorang pria bermarga Han berusia 58 tahun dan  tidak bekerja. Dia dirawat karena TBC-tuberkulosis di rumah sakit tersebut pada 9 September dan keluar dari rumah sakit pada 4 Oktober. Han kembali dirawat di Rumah Sakit Kota tersebut pada 12 Oktober.

Pada 10 Oktober pagi waktu setempat, dia dites positif dan pada 11 Oktober, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota setempat kembali menguji ulang asam nukleat dan dinyatakan positif. 

Sementara itu, pasien lain yang terinfeksi asimtomatik adalah seorang wanita bermarga Jiang berusia 53 tahun, bekerja sebagai perawat di rumah sakit, pernah melayani pasien rawat inap di lantai dua rumah sakit tersebut dari 21 Juli hingga 29 September.

Jiang dinyatakan positif saat menjalani tes asam nukleat pada 10 Oktober. Keesokannya, 11 Oktober, pemeriksaan ulang asam nukleat oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota kembali menyatakan positif.

Selain itu, satu lagi pasien yang terinfeksi tanpa gejala adalah seorang pria bernama Shao berusia 57 tahun, bekerja sebagai sopir taksi. Dia suami dari seorang wanita bermarga Jiang. 

Pada 10 Oktober pagi waktu setempat, Shao ke rumah sakit bagian gawat darurat karena infark serebral ringan. Dia harus menjalani tes asam nukleat karena dirawat di rumah sakit, dan hasilnya positif. Pada 11 Oktober, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit kota itu kembali melakukan tes asam nukleat dan dinyatakan positif.

Karena Partai komunis Tiongkok selalu menyembunyikan fakta infeksi yang sebenarnya, dunia luar umumnya menganggap data yang diumumkan Partai komunis Tiongkok telah dipalsukan.

Menurut media Tiongkok “Health Times”, staf di Qingdao Chest Hospital mengatakan bahwa operasional rumah sakit itu kini telah ditutup.

Pada 11 Oktober malam waktu setempat, Otoritas Provinsi Shandong mengumumkan, akan memobilisasi personel cadangan untuk membantu Qingdao, dan segera melakukan pengujian asam nukleat skala besar untuk mendeteksi orang-orang yang terinfeksi.

Video yang diunggah oleh netizen menunjukkan bahwa kawasan pemukiman warga di apartemen Kangju, Distrik Utara Kota Qingdao telah ditutup. Polisi membuat garis penjagaan dan menutup blok tempat tinggal warga yang terinfeksi.

Pada hari yang sama, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota Liaoning, Dalian, mengeluarkan peringatan darurat pada tanggal 11 Oktober 2020. Peringatan itu  menghimbau warga untuk tidak melakukan perjalanan ke Qingdao, provinsi Shandong kecuali jika diperlukan.

Jika ada warga Dalian, yang pernah mengunjungi pasien terinfeksi tanpa gejala di Qingdao, atau pernah mengadakan kontak dengan pasien atau warga Qingdao yang terinfeksi tanpa gejala di rumah sakit kota Qingdao, diharap melapor ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit setempat, dan segera ke rumah sakit untuk tes asam nukleat. Terutama mereka yang pernah mengadakan kontak dengan pasien di Rumah Sakit Qingdao sejak 27 September. Selain itu, mereka yang pernah mengadakan kontak dengan orang-orang yang tersebut di atas, dan pendatang baru-baru ini di Qingdao serta warga di Distrik Qingdao, harus secara aktif menginformasikan ke komunitas setempat.

Sementara itu, sejumlah pemda di wilayah Tiongkok telah mengeluarkan peringatan untuk tidak ke Qingdao dalam waktu dekat jika tidak ada kepentingan mendesak.

Di Provinsi Shandong, situs web resmi Pemerintah Distrik Mudan Kota Heze, pada tanggal 11 Oktober 2020, mengeluarkan “Pemberitahuan Darurat tentang Pencegahan dan Pengendalian Efektif dari Epidemi Pneumonia Baru-Baru Ini”. 

Selain itu, sejumlah wilayah di timur laut yang dipisahkan oleh laut dari Shandong, juga memperingatkan warganya untuk selalu waspada terhadap epidemi di Qingdao.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota Dandong di Liaoning juga mengeluarkan peringatan darurat : “Warga diminta untuk tidak ke Qingdao dalam waktu dekat jika tidak ada kepentingan mendesak.”

Selain itu, markas besar pencegahan dan pengendalian epidemi yang dinormalisasi di Kota Huadian, Gongzhuling, dan Kota Baicheng, Provinsi Jilin juga mengeluarkan informasi serupa mengingatkan epidemi yang marak di Qingdao.

Tidak hanya kota-kota di utara, tetapi beberapa kota di selatan Tiongkok, seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit kota Ganzhou, Provinsi Jiangxi, juga memperingatkan warganya terkait situasi epidemi di Qingdao, Tiongkok.

Editor : Gao Jing

Jon/rp

Keterangan Foto : Infeksi asimtomatik baru di Qingdao, Shandong terkait dengan Rumah Sakit Dada Qingdao, yang telah menutup klinik tersebut. Ikon dalam gambar adalah Rumah Sakit Dada Qingdao. (Google Maps)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine