Li Keqiang akan Mundur Sebagai Perdana Menteri pada Maret Tahun Depan

NTDTV.com

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dalam konferensi pers membenarkan bahwa ia berencana untuk mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada Maret tahun depan.

Pada 11 Maret, Dua Sesi Partai Komunis Tiongkok di Beijing berakhir. Li Keqiang dalam konferensi pers hari itu berkata :  “Ini adalah tahun terakhir saya sebagai perdana menteri”, 

Menurut apa yang disebut “Konstitusi” PKT, Perdana Menteri Dewan Negara hanya dapat menjabat dua periode berturut-turut. Jadi Li Keqiang yang menjabat posisi ini sejak tahun 2013 akan mencapai dua periode pada tahun depan.

Selama masa jabatan terakhir Li Keqiang, perbedaan dan “konfrontasinya” dengan Xi Jinping menjadi semakin kentara.

Xi Jinping telah mengamandemen “Konstitusi” untuk menghapus batasan dua masa jabatan kepala negara Tiongkok. Dipercaya secara luas bahwa ia akan sekali lagi menjabat sebagai sekretaris jenderal Partai Komunis Tiongkok pada Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-20 tahun ini, dan akan memulai masa jabatan ketiganya sebagai kepala negara Tiongkok tahun depan.

Li Keqiang yang lahir pada bulan Juli 1955 belum berusia 67 tahun. Komite Tetap Politbiro Partai Komunis Tiongkok memiliki aturan lisan yang berbunyi “7 naik 8 turun” (usia 67 tahun masih dapat menjabat, usia 68 tahun wajib mundur), sehingga Li Keqiang masih dimungkinkan untuk tetap berada di Komite Tetap hanya dengan berganti posisi administratif lainnya. Tetapi dengan Xi Jinping yang berusia 69 tahun, kalau ia kembali terpilih maka berarti ada pelanggaran aturan. (sin)