Putin Memobilisasi 300.000 Pasukan Cadangan, Warga Berbondong-bondong Eksodus

Zheng Yu

Presiden Rusia Vladimir Putin pada (21/9) menandatangani perintah mobilisasi parsial pasukan cadangan, sebuah instruksi pertama kalinya sejak meletusnya Perang Dunia II. Putin mengatakan kampanye militer tujuh bulan Rusia melawan Ukraina ditujukan  “pembebasan” wilayah Donbas Ukraina timur.

Presiden Rusia Vladimir Putin berkata : “Hanya mereka yang berada di cadangan yang dipanggil,  mereka yang pernah bertugas di militer yang diprioritaskan.”

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu mengatakan bahwa 300.000 tentara cadangan akan direkrut. Sementara itu, empat wilayah Ukraina yang diduduki Rusia akan menggelar “referendum” apakah akan bergabung dengan Rusia.

Negara-negara Barat mengutuk langkah terbaru Rusia. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg percaya bahwa wajib militer Rusia dapat menyebabkan eskalasi konflik yang bakalan mendatangkan lebih banyak penderitaan dan kehilangan nyawa.

Jens Stoltenberg juga mengatakan Presiden Putin dapat mengakhiri perang, menarik pasukannya dan menghentikan invasi ke negara lain.

Sejak awal September, tentara Ukraina telah melakukan serangan balik  di wilayah Kharkiv di timur laut dan Kherson di selatan, dan tentara Rusia terpaksa mundur. Beberapa analis percaya  perintah Putin merekrut pasukan menunjukkan sebagai tanda-tanda kekalahan Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim sebanyak 5.937 tentara Rusia tewas di medan perang sejak akhir Februari. Pentagon memperkirakan pada  Juli lalu bahwa 15.000 tentara Rusia tewas.

Setelah Putin mengeluarkan perintah mobilisasi, situs web pelacakan penerbangan internasional “Flightradar24” menunjukkan bahwa penerbangan dan harga tiket dari Moskow dan St. Petersburg melonjak atau tiketnya terjual habis. Gelombang warga berbondong-dong melarikan diri tampaknya sedang berlangsung.

“Karena Rusia lebih suka perang kata-kata, tetapi sangat sedikit orang yang ingin bertarung secara langsung,” kata Viktor Chekny, seorang ahli geografi di National Academy of Sciences of Ukraine. (hui)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine