oleh Luo Tingting
Pada 15 November siang, perampokan terhadap sebuah bank terjadi di Kota Tai’an, Shandong, Tiongkok. Rekaman video menunjukkan bahwa sejumlah besar polisi bersenjata dan polisi khusus dikerahkan untuk mengepung bank tersebut. Suara tembakan terdengar di tempat kejadian, kemudian sejumlah besar polisi bersenjata bergegas masuk ke dalam gedung bank.
Beberapa video yang diposting di Internet menunjukkan bahwa pada sekitar pukul 12:00 siang hari itu, terjadi perampokan di Bank of China cabang Kota Tai’an yang berlokasi di persimpangan Jalan Caiyuan dan Jalan Xiaochang di Distrik Taishan, Shandong. Sejumlah besar mobil polisi, polisi dan polisi bersenjata mengepung tempat kejadian, dan semua jalan diblokir untuk lalu lintas kendaraan dan warga.
Warga yang mengambil gambar mengatakan : “Terjadi perampokan bank, sudah dikepung”. “Polisi bersenjata sudah diturunkan dari truk, apakah kalian melihatnya ?”
Staf Biro Keamanan Umum Distrik Taishan mengkonfirmasi ke media daratan Tiongkok bahwa polisi telah dikerahkan ke tempat kejadian perkara untuk menangani masalah itu, dan belum ada konfirmasi apakah tersangka juga memiliki senjata.
Beberapa penduduk setempat merekam video langsung dari gedung bertingkat tempat mereka berada, terlihat ada seorang penembak jitu yang memanjat gedung tinggi lalu mengarahkan senjatanya.
Tak lama kemudian terdengar suara tembakan. Warga yang merekam video berteriak : “Sudah ditembak, sudah ditembak ! Menerobos garis ! Menerobos garis ! Wouw ambruk !”
Rekaman video menunjukkan sekelompok polisi bersenjata dengan cepat memasuki gedung bank.
Media “Tai’an Daily” pada pukul 14:22 mengeluarkan berita singkat yang menyebutkan bahwa polisi Tai’an telah menangani kasus perampokan bank. Tetapi laporan itu kemudian tidak dapat lagi ditelusuri.
Seorang warga setempat mengatakan kepada reporter “Jimu News” bahwa dia melihat ada satu orang yang dibawa pergi dengan mobil ambulans. Polisi bersenjata telah meninggalkan tempat kejadian, dan sejumlah besar polisi masih berjaga di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, polisi Kota Tai’an belum menginformasikan kasus perampokan bank tersebut.
Menurut informasi yang diposting di Weibo, seseorang diduga merampok bank dengan menyandera seseorang lain. Komentar para netizen antara lain : “Berani-beraninya merampok bank”. “Epidemi mungkin sebagai biang keladi yang membuat orang tidak bisa hidup lagi”. “Semua orang menjadi korban epidemi. Lingkungan tidak kondusif, jadi orang terpaksa bertindak ekstrem”.
“Apakah bermaksud untuk menarik perhatian karena (pelaku) memiliki tuntutan ? Ataukah epidemi yang membuat orang tidak bisa hidup secara wajar ? Biasanya adegan ini hanya dijumpai dalam film, tetapi tanpa disangka-sangka”. “Betapa seseorang terdesak sampai harus melakukan hal ini (merampok bank), mana mungkin bisa berhasil merampok bank di daratan Tiongkok ? Siapa sesungguhnya yang perlu melakukan introspeksi ?” (sin)


