Hakim Batasi Pejabat Pemerintahan Biden Menghubungi Perusahaan Media Sosial

oleh Jin Shi – NTD

Seorang hakim federal Amerika Serikat  mengeluarkan perintah yang mewajibkan pejabat administrasi Biden agar tidak menghubungi perusahaan media sosial untuk menghapus konten tertentu. Gedung Putih mengatakan akan naik banding.

Dalam perintah setebal 155 halaman, Hakim Pengadilan Distrik AS Terry A. Doughty di Louisiana melarang sembilan departemen administrasi Biden dan lebih dari selusin pejabat federal menghubungi perusahaan media sosial untuk tujuan membatasi konten.

Departemen yang dibatasi oleh larangan tersebut meliputi: Departemen Luar Negeri, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), FBI, dan Departemen Kehakiman.

Kent Greenfield, seorang profesor hukum di Boston College: “Larangan ini luar biasa, baik luasnya maupun sifat nasionalnya.”

Larangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini bermula dari gugatan yang diajukan pada tahun 2022.  Saat itu, Jaksa Agung Missouri Eric Schmitt dan Jaksa Agung Louisiana Jeff Landry menuduh pemerintahan Biden bekerja sama dengan perusahaan media sosial di Amerika Serikat untuk menekan kebebasan berbicara.

Mantan Jaksa Agung Missouri, Eric Schmitt, penggagas gugatan tersebut: “Pemerintahan Biden telah memimpin upaya penyensoran terbesar dalam sejarah AS. Sejak menjabat, Presiden Biden dan timnya telah menekan pandangan yang tidak mereka setujui.

Gugatan tersebut menuduh bahwa pemerintahan Biden telah berusaha untuk menekan teori-teori tentang wabah COVID-19, efektivitas vaksin, integritas pemilu, dan beberapa berita tentang Hunter Biden dan Biden sendiri.

Sekretaris pers Gedung Putih Pierre: “Tentu saja kami tidak setuju dengan keputusan (larangan) ini.”

Departemen Kehakiman pemerintahan Biden kepada pengadilan pada Rabu (5/7) menyatakan bahwa mereka akan mengajukan banding atas larangan tersebut. Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit Kelima diperkirakan akan menangani kasus ini.

Seorang pejabat Gedung Putih pada  Selasa 3 Juli membela komunikasi pemerintah dengan media sosial, mengatakan itu adalah tindakan yang bertanggung jawab untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Namun, larangan yang dikeluarkan oleh hakim federal juga memberikan beberapa pengecualian terhadap hak pemerintah untuk memperingatkan platform media sosial tentang komentar yang mengandung skema kriminal, ancaman keamanan nasional, atau campur tangan pemilihan umum oleh kekuatan asing.

Sejauh ini, tidak ada platform sosial utama di Amerika Serikat yang mengomentari larangan tersebut. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine