Peta Benua yang HilangTelah Diterbitkan untuk Membantu Mengungkap Misteri Tersebut

EtIndonesia. Para ilmuwan telah memetakan Zealandia, benua kedelapan yang hilang dan sebagian besar tersembunyi di bawah air.

Anda mungkin sudah akrab dengan benua yang kita tinggali dan yakin Anda mengetahui semuanya termasuk Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Afrika, Australia, dan Antartika.

Namun, ada benua kedelapan dan untungnya benua ini tidak dimulai dengan huruf ‘a’, melainkan menemukan nama dari ujung alfabet yang lain.

Pada tahun 1642, orang-orang mencurigai keberadaan benua kedelapan, namun para ilmuwan masih membutuhkan waktu 375 tahun untuk menemukannya.

Zealandia adalah benua terkecil di planet kita dengan luas sekitar lima juta kilometer persegi sehingga pada dasarnya merupakan setengah luas Eropa.

Namun, jika Anda ingin mengunjungi Zealandia maka pilihan terbaik Anda adalah mengunjungi Selandia Baru, meskipun Anda mungkin tetap ingin melakukannya karena siapa pun yang pernah menonton film Lord of the Rings akan tahu bahwa ini adalah tempat yang cukup spektakuler.

Sayangnya bagi mereka yang ingin melihat semua pemandangan yang ditawarkan Zealandia, sekitar 95 persennya berada di bawah air dan butuh waktu lama bagi para ahli untuk memetakan semuanya.

Lembaga penelitian Selandia Baru GNS Science mengumumkan penemuan benua kedelapan Zealandia, Te Riu-a-Māui dalam dialek Māori, yang dulunya dianggap sebagai bagian dari benua super kuno Gondwana, sebelum memisahkan diri sekitar 105 juta tahun yang lalu, alasan yang kita tidak sepenuhnya mengerti.

Ketika Zealandia mulai menjauh, dia mulai tenggelam di bawah gelombang laut, mengakibatkan sebagian besar benua tenggelam dan tidak pernah muncul kembali.

Beberapa orang berpendapat bahwa karena sebagian besar wilayahnya berada di bawah air, Zealandia bukanlah benua yang layak, namun ilmuwan Nick Mortimer dari GNS Science berpendapat berbeda.

Dia mengatakan kepada Insider bahwa timnya telah mempelajari benua kedelapan selama 20 tahun dan baru saja selesai memetakan benua yang tenggelam tersebut.

Mortimer berargumentasi bahwa definisi sebuah benua tidak harus selalu tentang seberapa banyak benua tersebut berada di atas permukaan laut.

Sebaliknya, pakar tersebut mengatakan bahwa kerak Benua Zealandia-lah yang membuatnya sesuai dengan definisi yang menguntungkan tersebut.

Timnya baru-baru ini menerbitkan sebuah makalah yang menunjukkan bagaimana mereka memetakan benua tersebut saat mereka mengumpulkan sampel batuan dan menggunakannya untuk menandai bahan apa yang dibuat Zealandia, serta mendapatkan gambaran tentang geologi daratan yang agak basah ini.

Mengenai keajaiban dunia, masih banyak lagi yang perlu diketahui tentang Zealandia, namun sekarang kita mengetahui luas sebenarnya dari benua yang hilang ini dan bagaimana benua itu terbentuk.

Semakin banyak kita mempelajarinya, semakin banyak pula yang kita ketahui tentang bagaimana hal itu terjadi, karena tidak setiap hari seluruh benua lepas landas dan mulai tenggelam.(yn)

Sumber: unilad

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine