‘Pria Meninggal’ Hidup Kembali Setelah Ambulans Melindas Lubang Jalan

EtIndonesia. Dalam kejadian yang luar biasa, sebuah lubang di jalan dari Patiala ke Karnal di India menjadi penyelamat yang tidak terduga bagi Darshan Singh Brar, 80 tahun, yang dinyatakan meninggal oleh dokter dan dalam perjalanan pulang untuk upacara terakhir.

Insiden dramatis itu terjadi ketika cucu Brar, yang menemani kakeknya di dalam ambulans, melihat adanya pergerakan dari tubuh yang diduga tak bernyawa setelah kendaraan tersebut melewati jalan yang berlubang. Terkejut dengan tanda kehidupan yang tak terduga ini, sang cucu segera memberitahu kru ambulans.

Dengan cepat mengubah arah, ambulans bergegas ke rumah sakit terdekat, di mana para profesional medis sangat terkejut dengan apa yang mereka saksikan. Bertentangan dengan pernyataan kematian sebelumnya, para dokter di fasilitas baru tersebut memastikan bahwa Brar masih hidup dan bernapas.

Balwan Singh, sang cucu, menceritakan rangkaian peristiwa nyata yang mengarah pada kebangkitan ajaib tersebut. Ia mengungkapkan, sebelum perjalanan ambulans, Brar sudah menggunakan ventilator selama empat hari. Pada Kamis (11/1) pagi, dokter menyatakan dia meninggal setelah detak jantungnya berhenti. Keluarga tersebut diberitahu, dan persiapan untuk upacara terakhir sedang berjalan lancar dengan kerabat dan penduduk setempat berkumpul untuk berduka atas kematiannya.

“Kami sudah menginformasikan kepada sanak saudara kami dan warga sekitar lainnya yang mengenalnya, dan mereka sudah berkumpul untuk berduka atas kepergiannya. Tenda sudah didirikan, makanan juga sudah disiapkan untuk para pelayat. Kami juga sudah mendapat kayu untuk kremasi, ” kenang Balwan Singh.

Perubahan haluan yang tiba-tiba membuat keluarga tidak percaya. “Ini adalah keajaiban,” tambah Balwan. “Sekarang kami berharap kakek saya segera pulih. Setiap orang yang berkumpul untuk berduka atas kematiannya mengucapkan selamat kepada kami, dan kami meminta mereka untuk mendapatkan makanan yang telah kami atur. Merupakan anugerah Tuhan bahwa dia sekarang bisa bernapas, dan kami berharap dia bisa bernapas. lebih baik.”

Saat Darshan Singh Brar melanjutkan perjalanan tak terduganya kembali ke kehidupan, kisah ini berfungsi sebagai pengingat bahwa terkadang, keajaiban bisa terjadi di tempat yang paling tidak terduga, bahkan di jalan berlubang sederhana.(yn)

Sumber: sunnyskyz

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine