Rubah Fennec dan Mengapa Mereka Menyebut Gurun Sebagai Rumahnya

EtIndonesia. Terik di siang hari, dingin di malam hari – kehidupan di gurun sungguh menyiksa. Rata-rata manusia akan kesulitan untuk bertahan hidup. Namun hewan-hewan yang tinggal di lanskap ini telah beradaptasi untuk berkembang dalam kondisi yang keras.

Kebanyakan hewan gurun hanya membutuhkan sedikit atau bahkan tidak memerlukan air untuk bertahan hidup. Mereka juga memiliki sisik atau kulit untuk menyimpan sedikit air yang dibutuhkan tubuh mereka. Selain itu, beberapa makhluk menghindari panas sama sekali dan paling aktif di malam hari. Ciri-ciri yang aneh, tubuh yang aneh – menjadi berbeda akan membantu untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras. Tapi siapa bilang Anda tidak bisa berpenampilan menarik dan tinggal di gurun pasir? Rubah Fennec adalah contoh bagus untuk hal ini.

Rubah Fennec (Vulpes zerda) tidak diragukan lagi adalah salah satu hewan gurun yang paling lucu. Mereka kecil (lebih kecil dari kucing rumahan) dan berukuran hingga 40 cm. Yang menonjol adalah telinganya yang sangat besar, yang terlihat sangat besar dibandingkan dengan tubuhnya yang mungil. Telinganya bisa tumbuh hingga 15 cm panjangnya.

Telinga rubah adas yang besar membantunya mengeluarkan panas. Mereka juga mengaktifkan kemampuan pendengaran super dan mendengarkan mangsa di bawah pasir.

Rubah Fennec menangkap suara serangga, hewan pengerat, atau hewan kecil lainnya yang berlarian. Begitu mereka menangkap mangsa, rubah fennec menggunakan keempat cakarnya untuk menggali di bawah, membentuk pancuran pasir. Keterampilan ahli menggali juga membantu rubah menghindari sinar matahari di siang hari.

Rubah fennec banyak terdapat di gurun Arab dan Afrika. Bulu coklat pucat mereka menawarkan kamuflase sempurna terhadap bermil-mil pasir gurun yang tak berujung. Rubah Fennec dapat terengah-engah sekitar 690 kali per menit untuk mendinginkan suhu tubuh.

Bulu juga tumbuh di bagian bawah kaki untuk melindungi kaki dari permukaan panas. Daya tarik bulunya juga membantu rubah Fennec berlari dengan mudah melintasi pasir.

Meski lucu dan kuat, jelas bahwa gurun adalah taman bermain rubah Fennec. (yn)

Sumber : science-a2z

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine