“GULA” Pembunuh dalam Senyap Paling Manis, Disukai Banyak Orang, Picu Berbagai Penyakit, Mengapa..?

Puluhan tahun lalu, seorang guru biokimia pernah menceritakan sebuah kisah tentang hantu. Ia mengatakan bahwa gula rafinasi atau gula kristal putih dalam makanan jauh lebih beracun daripada alkohol. Alkohol akan meresap ke otak, kemudian membuat Anda pusing, mata berkunang-kunang, membuat Anda seakan dibius. Pada saat itu, otak akan segera memberitahu Anda untuk berhenti mengonsumsi racun ini, dan akan merangsang mekanisme mual untuk memuntahkan racun-racun ini.Karakter alkohol itu berbeda dengan gula. Gula tidak meresap ke otak, tapi gula akan menipu otak, memberi tahu otak tubuh terasa nyaman, saat itu gula darah pun melonjak, dan segera memerintahkan untuk makan sepuasnya.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine