Wanita Rusia Terkejut Mengetahui Bahwa Dia Telah Menikah dengan Pria Mesir Setelah Kehilangan Paspornya

EtIndonesia. Seorang wanita Rusia berusia 24 tahun baru-baru ini mendapat kejutan besar ketika mengetahui bahwa dia telah menikah dengan seorang warga negara Mesir sejak tahun 2022, sekitar setahun setelah kehilangan paspornya.

Warga Sankt Peterburg yang tidak disebutkan namanya itu kehilangan paspornya pada musim panas tahun 2021, namun meski telah melaporkan kehilangan paspornya tersebut kepada polisi setempat, dia tidak pernah repot-repot menerbitkan kembali dokumen perjalanannya.

Dia tidak benar-benar membutuhkan paspor baru setelah itu dan dia tidak pernah berpikir bahwa paspor lamanya dapat digunakan oleh orang lain, namun awal tahun ini, ketika dia mencoba untuk membuat akta kelahiran untuk bayinya, wanita muda tersebut mengetahui bahwa suaminya, seorang pria Mesir bernama Mustafa, juga perlu hadir. Dia belum pernah bertemu Mustafa, apalagi menikah dengannya, namun kantor pendaftaran Rusia mencantumkan dia sebagai pasangannya.

Tidak jelas apakah Mustafa sendiri yang menemukan paspor wanita tersebut, atau apakah dia membelinya dari seseorang di pasar gelap, namun menurut laporan berita baru-baru ini, warga negara Mesir tersebut menggunakan dokumen tersebut untuk mengajukan izin tinggal sementara di Rusia, dan mengklaim bahwa dia adalah orang yang bertanggung jawab, suami dari penduduk St. Petersburg. Dokumen tersebut berisi catatan pernikahan yang diduga terjadi pada Januari 2022.

Setelah mendengarkan kesaksian wanita tersebut dan memastikan bahwa dia telah menyatakan paspornya hilang tiga tahun lalu dan tidak pernah bertemu dengan suaminya yang berkewarganegaraan Mesir, pengadilan Rusia membatalkan pernikahan tersebut.

Kabar aneh ini menjadi viral di Rusia pekan lalu, meski masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab, seperti bagaimana pria tersebut bisa mendaftarkan pernikahannya dengan warga negara Rusia hanya dengan menggunakan paspornya. (yn)

Sumber: odditycentral

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine