Para Ilmuwan Menemukan Empat Hal Sederhana yang Dapat Dilakukan Setiap Orang untuk Hidup Lebih dari 100 Tahun

EtIndonesia. Menentang usia adalah sesuatu yang telah menyita perhatian manusia selama beberapa dekade – bahkan, beberapa orang berusaha keras agar terlihat lebih muda daripada usia sebenarnya sehingga mereka menjadi bahan ejekan di dunia maya.

Tetapi bagaimana jika ada kebiasaan tertentu yang dapat memperpanjang hidup kita, bahkan mungkin membantu kita hidup lebih dari 100 tahun?

Orang yang berusia seratus tahun telah menjadi kelompok demografi yang tumbuh paling cepat di dunia, dengan jumlah yang kira-kira berlipat ganda setiap 10 tahun sejak tahun 1970-an.

Sebuah tinjauan baru yang menampilkan 34 studi observasional sejak tahun 2000 [melalui The Conversation] menemukan beberapa hasil yang mencerahkan – dan kebiasaan tertentu yang dimiliki oleh banyak orang yang mencapai usia tersebut.

Pada dasarnya, kebiasaan tersebut berfokus pada pola makan, pengobatan, tidur, dan kondisi kehidupan.

Penelitian tersebut menemukan bahwa secara umum orang yang hidup hingga usia lebih dari 100 tahun mengonsumsi sekitar 57-56 persen energi mereka melalui karbohidrat, serta 12-32 persen dari protein dan 27-31 persen dari lemak. Mereka juga umumnya mengonsumsi daging merah dalam jumlah sedang dan lebih menyukai pola makan rendah garam.

Dalam hal obat yang diminum, orang-orang dalam penelitian tersebut mengonsumsi rata-rata 4,6 obat, yang lebih sedikit dari ambang batas untuk polifarmasi, yang cukup umum dan didefinisikan sebagai mengonsumsi lima atau lebih obat pada waktu yang sama.

Tidur, seperti yang Anda duga, memainkan faktor besar dalam data kesehatan bagi orang-orang yang berumur lebih panjang. Sebanyak 68 persen orang yang berusia lebih dari 100 tahun dalam data tersebut merasa puas dengan kualitas tidur mereka.

Dan terakhir, kondisi tempat tinggal dan lingkungan juga memainkan peran utama. Hebatnya, lebih dari 75 persen orang yang hidup hingga usia lebih dari 100 tahun tinggal di daerah pedesaan – sesuatu yang dapat dijelaskan oleh hubungan antara alam dan kesejahteraan. Faktanya, konsentrasi tertinggi orang yang hidup selama lebih dari satu abad seperti Okinawa di Jepang dan Sardinia di Italia semuanya adalah daerah pedesaan.

Penelitian di bidang ini terus berkembang, dan awal tahun ini para ilmuwan menemukan bahwa orang yang hidup lebih dari 90 tahun memiliki perbedaan utama dalam darah mereka. (yn)

Sumber: indy100

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine