oleh Liang Dong dan Chen Li – NTD
Pada 3 September 2024, mantan Wakil Kepala Staf Gubernur New York, Linda Sun, didakwa bertindak sebagai agen rahasia Partai Komunis Tiongkok (PKT), sementara suaminya, Chris Hu atau Hu Xiao, diduga terlibat dalam pencucian uang. Keduanya ditangkap di rumah mereka di Long Island, New York, pada pagi hari itu. Jaksa menyatakan bahwa mereka memperoleh jutaan dolar AS keuntungan dari pihak PKT. Ada juga analisis yang menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat belakangan ini sedang gencar menangkap agen rahasia PKT, dan banyak pemimpin komunitas pro-PKT terkenal telah ditangkap.
Pada 3 September pagi, Linda Sun dan suaminya, Hu Xiao, ditangkap dalam penggerebekan oleh FBI di rumah mewah mereka di Long Island. Pada sore harinya, mereka diadili di Pengadilan Distrik Federal Wilayah Timur New York.
Setelah membayar uang jaminan sebesar 2 juta dolar AS, keduanya dibebaskan, dengan sidang berikutnya dijadwalkan pada 25 September. Pengadilan memerintahkan Linda Sun agar tidak berhubungan dengan konsulat dan perwakilan diplomatik PKT.
Pada hari yang sama, Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis pengumuman yang menuduh Linda Sun bertindak sebagai agen rahasia PKT, melanggar “Undang-Undang Registrasi Agen Asing”, melakukan penipuan visa dan perdagangan manusia. Suaminya, Hu Xiao, didakwa dengan konspirasi pencucian uang, penipuan bank, dan penyalahgunaan identitas.
Dalam dakwaan tersebut, Linda dituduh menyembunyikan identitasnya sebagai agen PKT selama bekerja di pemerintahan negara bagian, bertindak sebagai mata-mata PKT, dan diam-diam memajukan agenda PKT menggunakan posisinya untuk kepentingan pemerintah PKT, yang mana mengancam keamanan nasional Amerika Serikat.
Cara yang dilakukan termasuk mencegah perwakilan pemerintah Taiwan berhubungan dengan pejabat tinggi negara bagian New York, mengubah pernyataan pejabat negara bagian New York terkait isu-isu sensitif, memalsukan tanda tangan gubernur, mengundang pejabat PKT ke Amerika Serikat, memberikan penghargaan atas nama pemerintah negara bagian tanpa izin, dan memperbolehkan pejabat PKT mendengarkan rapat tertutup pemerintah negara bagian.
Selama periode ini, Linda Sun dan Hu Xiao menerima banyak keuntungan ekonomi, termasuk suap, fasilitas perjalanan, tiket acara, dan bantuan dalam mencapai kesepakatan bisnis bernilai jutaan dolar untuk Hu Xiao di Tiongkok. Mereka juga mengatur pekerjaan dan investasi bisnis bagi erabat mereka.
Mereka mencuci hasil ilegal ini dengan membeli properti mewah dan mobil mewah di Amerika Serikat. Selain rumah bernilai sekitar 4 juta dolar AS di Manhasset, Long Island, mereka juga memiliki apartemen bernilai 2,1 juta dolar AS di Honolulu, Hawaii, serta beberapa mobil mewah, termasuk Ferrari 2024.
Linda Sun, yang saat ini berusia 41 tahun, pindah ke Amerika Serikat dengan orang tuanya saat berusia lima tahun. Dia fasih berbahasa Mandarin dan sudah menjadi warga negara Amerika. Dia mulai bekerja di pemerintahan negara bagian New York pada tahun 2012, bekerja untuk mantan Gubernur New York Andrew Cuomo selama bertahun-tahun, dan bekerja dengan tim Gubernur Kathy Hochul selama sekitar 15 bulan.
Ketika dipecat pada tahun 2023, dia menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Gubernur New York, yang merupakan pejabat keturunan Tionghoa dengan jabatan tertinggi di pemerintahan negara bagian.
Pada hari yang sama, juru bicara gubernur Hochul, Avi Small, menyatakan bahwa setelah menemukan bukti perilaku tidak pantas Linda Sun, pemerintah negara bagian mengakhiri kontraknya pada Maret tahun lalu dan segera melaporkannya kepada penegak hukum. Sejak itu, mereka bekerja sama dalam penyelidikan kasus tersebut.
Setelah penangkapan Linda, Gubernur Negara Bagian New York Kathy Hochul meminta Departemen Luar Negeri AS untuk mengusir Huang Ping, Konsul Jenderal PKT di New York, yang diduga terlibat dalam kasus ini.
Beberapa jam sebelum permintaan Hochul diumumkan, Huang Ping terlihat oleh New York Post meninggalkan konsulat dengan tergesa-gesa. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan dalam konferensi pers rutin bahwa Huang Ping tidak diusir, melainkan telah menyelesaikan masa tugasnya.
Pada 4 September, Hochul kembali menyatakan kemarahannya terhadap tindakan infiltrasi PKT dalam konferensi pers.
Gubernur Kathy Hochul: “Tindakan pemerintah PKT dan kerja sama mereka dengan Linda Sun tidak bisa diterima. Kami telah menyatakan dengan jelas bahwa kami tidak akan mentoleransi hal ini. Siapa pun yang mewakili pemerintah itu (PKT) harus pergi. Kami sudah sangat jelas.”
Linda Sun juga memberikan kesaksian palsu saat diselidiki oleh FBI pada tahun 2020.
Kasus Linda juga menarik perhatian para politisi Amerika Serikat. Mereka memperingatkan bahwa pengaruh PKT di Amerika sungguh mendalam dan menekankan para pelaku yang terlibat harus dihukum berat.
Anggota Kongres AS Mike Waltz: “Rencana dan operasi PKT di Amerika menargetkan semua tingkatan, dari negara bagian, kabupaten, hingga tingkat nasional, serta semua aspek masyarakat kita.”
Jaksa Agung Negara Bagian Virginia Jason Miyares: “Mereka (PKT dan agennya) harus diadili dan dituntut dengan tegas.”
Baru-baru ini, FBI tampaknya berhasil menangkap beberapa agen PKT. Di antara mereka yang tertangkap adalah pemimpin komunitas pro-PKT di Los Angeles, Chen Jun dan Lin Feng, serta Ketua Asosiasi Shandong, An Quanzhong, yang mengaku bersalah. Aktivis gerakan demokrasi di New York, Wang Shujun, dinyatakan bersalah, dan Tang Yuanjun juga ditangkap.
Wakil Ketua Partai Demokrasi PKT, Jie Lijian, mengatakan: “(Linda Sun) sebagai wakil pemerintah negara bagian telah memberi banyak keuntungan kepada PKT, dan dia bersembunyi selama bertahun-tahun. Dampaknya terhadap sistem pemerintahan Amerika sangat besar. Sekarang, pemerintah Amerika Serikat telah menangkap ‘ikan besar’. Drama besar ini terus berlanjut, dan ‘ikan besar’ yang tertangkap semakin banyak. Kami yakin masih banyak agen PKT lainnya yang akan tertangkap.” (Hui)


