Krisis Beras Mengancam Jepang : Warga Beramai-ramai Membelinya di Kota Lain dan Mengirimkannya ke Keluarga Mereka

Central News Agency

Jepang saat ini sedang mengalami krisis beras yang disebut “Krisis Beras Era Reiwa”, di mana supermarket di seluruh negeri kehabisan stok beras. Namun demikian, Prefektur Okinawa relatif tidak mengalami kekurangan beras secara signifikan, sehingga terlihat pengunjung dari luar Okinawa datang untuk membeli beras dan mengirimkannya ke rumah mereka.  Bahkan ada yang membantu membeli beras untuk keluarga atau teman mereka di luar prefektur.

Menurut laporan Okinawa Times, dikarenakan beras baru mulai beredar di pasar, diperkirakan dalam waktu dekat situasi pasokan dan permintaan akan kembali stabil. Para pedagang grosir menghimbau masyarakat Jepang untuk “membeli dalam jumlah yang dibutuhkan dengan tenang.”

Penyebab Krisis Beras di Jepang: Stok Beras Tercatat di Titik Terendah

Baru-baru ini, Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang  menyatakan bahwa hingga akhir Juni tahun ini, stok beras utama di kalangan masyarakat Jepang hanya mencapai 1,56 juta ton, yang mana merupakan penurunan sekitar 20% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023, sekaligus menjadi rekor terendah dalam sejarah.

Situasi ini terutama disebabkan oleh berkurangnya luas lahan pertanian padi dan gagal panen akibat suhu panas yang ekstrem. Selain itu, imbauan dari Badan Meteorologi Jepang agar masyarakat waspada terhadap gempa besar telah menyebabkan banyak orang menimbun beras untuk keadaan darurat, sehingga mempercepat kekurangan stok beras.

Namun demikian, ketika berbagai wilayah di Jepang mengalami kekurangan beras, di Okinawa tidak terjadi fenomena pembelian panik atau pembatasan pembelian beras di supermarket.

Dalam beberapa hari terakhir, di Kota Ishigaki terlihat wisatawan membeli beras sebelum mereka meninggalkan pulau. Di pulau utama Okinawa dan Kota Miyakojima, jumlah pengiriman beras seberat 5 kilogram ke luar prefektur juga meningkat.

Stok Beras di Okinawa Stabil, Menarik Pembeli dari Luar Daerah

Biasanya, permintaan beras di Okinawa mulai stabil sejak September, tetapi tahun ini penjualannya sangat tinggi, terutama karena ada rumor bahwa stok beras di Okinawa stabil, sehingga banyak orang dari luar daerah datang ke Okinawa untuk membeli beras.

Yoshihiro Iwabuchi, 84 tahun, yang memiliki restoran di Kota Ishigaki, mengatakan bahwa ada pelanggan dari Prefektur Chiba yang membeli 10 kilogram beras, kemudian membayar biaya pengiriman sebesar 2.000 yen untuk dikirim ke rumahnya, meskipun waktu pengiriman memakan waktu hingga seminggu.

Seorang pelanggan pria dari Prefektur Osaka bahkan secara langsung membeli beras dan membawanya pulang sendiri. Iwabuchi berkata, “Begitu mendengar ada yang membeli beras seperti ini, orang lain mungkin juga ikut membeli dalam jumlah besar.”

Di sebuah supermarket di Kota Miyakojima, terlihat wisatawan membeli beras dan meminta pengiriman ke rumah mereka. Manajer supermarket tersebut terkejut dan mengatakan, “Jarang sekali ada wisatawan yang datang ke pulau ini khusus untuk membeli beras.” Seorang manajer supermarket besar di pulau utama Okinawa juga mengatakan, “Terlihat jelas ada orang yang mengirimkan beras seberat 5 kilogram ke luar Okinawa.”

Biasanya, setelah Festival Obon, pengiriman beras akan berkurang, apalagi jika dikirim ke luar Okinawa. Menghadapi sisa-sisa “Krisis Beras Era Reiwa”, para pelaku usaha logistik merasa heran dan berkata, “Tidak tahu kapan krisis ini akan berakhir.”

Pedagang Okinawa Menambah Stok Beras dari Amerika Serikat untuk Mengatasi Permintaan

Untuk mengatasi permintaan beras yang belum pernah terjadi sebelumnya, para pedagang beras di Okinawa mulai menambah stok beras impor dari Amerika Serikat. Mereka memperkirakan bahwa kekurangan beras akan berakhir sekitar  Oktober, dan saat ini adalah masa yang paling kritis untuk memastikan ketersediaan beras.

Pedagang grosir lainnya mengatakan, jika harga beras domestik Jepang terus naik, permintaan terhadap beras impor dari Amerika Serikat juga akan meningkat.

Meski beras domestik baru akan segera beredar di pasar, situasi kekurangan beras saat ini diperkirakan akan segera stabil. Namun, jika ada badai topan yang mengganggu distribusi, Okinawa juga mungkin akan mengalami kekurangan stok beras, sehingga para pedagang grosir terus memantau situasi ini. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine