Deretan Sekjen dan Calon Pengganti Terbunuh , Kursi Panas Pimpinan Hizbullah Hingga Target Israel Selanjutnya

Pemindaian Terkini

Fokus kali ini tentang :

  • “Perang Kebangkitan” dimulai, roket beterbangan, pasukan Israel kembali menyerang Hizbullah
  • Sekretaris Jenderal Hizbullah ke empat dibunuh
  • Daftar target serangan bom Iran terungkap, pesawat tempur F-35 Israel dikerahkan
  • Militer Ukraina menghancurkan gudang minyak Rusia, Israel memberikan sistem peringatan dini canggih untuk Ukraina

“Perang Kebangkitan” Dimulai, Roket Iran Berterbangan

 7 Oktober 2023 adalah hari ketika Hamas melancarkan serangan teroris besar-besaran di selatan Israel setahun yang lalu. Israel mengalami pembantaian terbesar dalam sejarah modern, yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Pada 7 Oktober tahun lalu, kelompok Hamas dari Gaza meluncurkan serangan dengan ribuan roket ditembakkan ke Israel. Bersamaan dengan itu, ribuan milisi Hamas menggunakan truk, sepeda motor, dan paralayang buatan Tiongkok untuk menyerbu beberapa wilayah di Israel selatan. 

Dalam beberapa jam, serangan ini menyebabkan 1.200 warga sipil tewas, termasuk 328 warga negara asing dari berbagai negara, lima di antaranya adalah warga Tiongkok. Korban jiwa termasuk 53 anak-anak dan 251 orang yang disandera, termasuk warga dari 25 negara (salah satunya adalah warga negara Tiongkok).

Serangan ini terjadi saat sedang berlangsung festival musik besar-besaran di Israel selatan, yakni Nova Festival yang bertema perdamaian. Para milisi Hamas menggunakan paralayang buatan Tiongkok untuk memasuki lokasi festival dan melakukan serangan brutal, menewaskan 360 penonton festival musik dari berbagai negara.

Serangan Hamas terhadap Israel ini bisa disebut sebagai serangan terhadap seluruh dunia. Sejak hari itu, perang di Timur Tengah melawan Hamas dan sekutunya, serta para dalang di belakangnya, sebenarnya telah dimulai.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Senin lalu menyampaikan pidato penting, menyebut perang yang sedang berlangsung sebagai “perang untuk keberlangsungan hidup Israel”. Netanyahu menyarankan untuk mengganti nama operasi militer terhadap Hamas di Gaza, dari “Iron Sword” menjadi “Perang Kebangkitan”.

Lalu, apa hasil yang telah dicapai Israel selama setahun terakhir dalam upaya pembersihan terhadap Hamas di Gaza? Menurut laporan, militer Israel telah menewaskan 40.000 militan Hamas, menghancurkan 4.700 terowongan dan lubang bawah tanah, serta lebih dari 1.000 lokasi peluncuran roket. Tentu saja, jumlah korban sipil di antara 40.000 orang yang tewas masih menjadi topik yang memicu perdebatan, terutama antara pendukung Israel dan pihak yang menentang. Namun, sejarah Perang Dunia I dan II menunjukkan satu fakta: dalam perang, korban sipil tidak bisa dihindari.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Ke Empat Dibunuh

Pada 6 Oktober malam, militer Israel kembali melakukan serangan udara di Beirut, ibukota Lebanon. Mereka mengebom sebuah gudang amunisi roket milik Hizbullah, yang memicu ledakan besar-besaran hingga menyebabkan rangkaian ledakan kedua seperti kembang api raksasa.

Sebelumnya tiga Sekretaris Jenderal Hizbullah telah dibunuh dalam waktu seminggu oleh Israel. Kita akan melihat berapa lama Sekretaris Jenderal yang baru, Hashem Safieddine akan bertahan. Kini, jawabannya telah ada.

Israel secara resmi mengumumkan bahwa Hashem Safieddine Sekretaris Jenderal Hizbullah keempat, telah tewas pada hari pertama ia menjabat pada 5 Oktober.

Ada sebuah cerita yang belum dikonfirmasi oleh Hizbullah, dan mungkin mereka tidak akan pernah mengakuinya. Setelah Sekretaris Jenderal ketiga tewas, para petinggi Hizbullah mengadakan rapat untuk memilih penggantinya. Namun, rapat tersebut berlangsung berjam-jam karena tidak ada yang berani menerima posisi tersebut. Semua orang tegang dan khawatir akan ditunjuk. Di tengah rapat,  Hashem pergi ke kamar mandi, dan saat kembali, dia mendapati dirinya telah dipilih secara bulat sebagai Sekretaris Jenderal baru.

Ini mengingatkan  pada sebuah film Tiongkok yang memiliki plot serupa. Pada tahun 1957, untuk menindak para intelektual Tiongkok yang berani memiliki pemikiran independen dan memberikan saran kepada Partai Komunis Tiongkok, mereka meluncurkan Gerakan Anti-Kanan. 

Para “kaum kanan” akan dikritik dan dikirim untuk menjalani kerja paksa sebagai bentuk reformasi. Setiap unit kerja di seluruh negeri diberikan kuota “kaum kanan,” yang berarti, terlepas dari apakah mereka benar-benar memiliki “kaum kanan,” mereka harus mencari orang-orang sesuai dengan kuota tersebut. Akibatnya, muncullah adegan dalam film, di mana diadakan rapat besar untuk mencari “kaum kanan.” Semua orang adalah orang yang saling mengenal, sehingga sulit untuk berkonfrontasi secara langsung. Namun, ada seseorang yang tidak bisa menahan diri dan pergi ke toilet. Ketika ia kembali, ia menemukan bahwa dirinya telah ditetapkan sebagai “kaum kanan.”

Sepertinya, jika Anda ingin bertahan hidup di Tiongkok dan di Hezbollah, Anda harus menjaga kesehatan prostat Anda dengan baik. Tentu saja, di mana pun Anda tinggal, yang terpenting menjaga kesehatan tubuh anda.

Sekretaris Jenderal Hizbullah “Gagal Total”

Setelah 4 Sekretaris Jenderal Hizbullah berturut-turut dibunuh oleh Israel dalam waktu tujuh atau delapan hari, Hizbullah cukup keras kepala dan tetap ingin memilih pemimpin baru. Akhirnya, pemilihan pun diadakan, dan para petinggi Hizbullah yang memenuhi syarat untuk posisi tersebut duduk dengan tegang dan berkeringat, seperti berada di sauna. Sepertinya kali ini mereka semua tidak berani minum air, bertekad untuk menahan buang air kecil sampai rapat selesai.

Entah ada yang benar-benar tak tahan lagi atau absen karena alasan lain, hasilnya adalah  Ibrahim Amin al-Sayyad dicalonkan sebagai Sekretaris Jenderal Hizbullah yang kelima. Namun, orang yang bernama Amin ini ternyata cukup bijak. Dia segera mengumumkan kepada publik bahwa dia menolak pencalonan sebagai pemimpin Hizbullah berikutnya.

Sekarang, jabatan Sekretaris Jenderal Hizbullah, yang dulunya dianggap jabatan bergengsi, menjadi semacam proyek “gagal total” dan tidak ada yang berani mengambilnya. Beberapa warganet di Tiongkok bahkan merekomendasikan dua “guru negara” Partai Komunis Tiongkok, Zhang Weiwei dari Universitas Fudan dan Profesor Jin Canrong dari Renmin University, untuk mengambil posisi tersebut. Bahkan ada yang merekomendasikan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres.

Namun, setelah dipertimbangkan dengan matang, Hizbullah tampaknya menyadari bahwa orang-orang ini mungkin akan lebih bermanfaat bagi Hizbullah di luar daripada di dalam organisasi. Akhirnya, mereka memutuskan untuk tidak mengadopsi sistem kepemimpinan “satu supremasi” ala Partai Komunis Tiongkok dan memilih sistem kepemimpinan kolektif yang pada dasarnya tidak memiliki pemimpin tunggal. Jabatan Sekretaris Jenderal Hizbullah pun benar-benar “gagal total.”

Sebelumnya, penulis memperkirakan bahwa Israel akan melancarkan serangan balasan terhadap Iran pada tanggal 7 Oktober, hari peringatan serangan mematikan. Ternyata penulis salah. Mungkin Iran juga memiliki pikiran yang sama, karena mereka mengumumkan penutupan semua bandara pada 6 Oktober malam, bersiap untuk serangan Israel. Namun, Israel tidak menyerang. Tapi, meskipun belum ada serangan, bukan berarti serangan itu tidak akan terjadi. Media Israel mengungkapkan bahwa militer dan dinas intelijen Israel telah mengajukan daftar target serangan ke kabinet perang Israel.

Daftar target serangan terhadap Iran ini mencakup fasilitas minyak dan gas, gedung pemerintahan Iran, bunker rahasia Khamenei, pusat komando dan intelijen Garda Revolusi Iran, landasan peluncuran rudal, gudang senjata, serta sistem pertahanan udara. Israel sebenarnya sudah bertindak. Rusia telah memberitahukan kepada Iran bahwa tiga hari lalu, lima pesawat tempur siluman F-35 Israel sempat terbang di atas wilayah Iran di Teluk Persia. Namun, karena sudah terjadi tiga hari yang lalu, peringatan ini datang terlambat.

Gambar lain yang muncul di internet tentang target serangan Israel bahkan lebih mengejutkan, karena tidak hanya mencakup target yang disebutkan tadi, tetapi juga banyak fasilitas nuklir Iran, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir. Beberapa orang membuat simulasi video tentang serangan Israel terhadap Iran, dan jika skenario ini benar-benar terjadi, Iran bisa menghadapi bencana besar.

 Tentara Ukraina Meledakkan Gudang Minyak Rusia, Israel Memberikan Sistem Peringatan Dini Canggih

Pada  6 Oktober malam, tampaknya Ukraina ingin merespons serangan Israel terhadap Hizbullah. Pasukan Ukraina melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap musuh, meledakkan gudang minyak militer Rusia di Krimea. Beberapa tangki penyimpanan minyak hancur, dan kobaran api terlihat membumbung tinggi ke udara.

Menjelang peringatan setahun serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, Kedutaan Besar Ukraina di Israel menulis pernyataan: “Kami turut merasakan penderitaan dan kesedihan tanpa akhir dari mereka yang kehilangan orang yang dicintai di Israel pada 7 Oktober 2023. Di saat-saat penuh tantangan bagi kedua negara kami, Ukraina mendukung dan berdiri bersama rakyat Israel.”

Israel pun mengungkapkan bahwa mereka dan Ukraina sedang bekerja sama untuk menghadapi musuh bersama.

Baru-baru ini, ketika seorang wartawan bertanya, “Mengapa Israel belum memberikan dukungan kepada Ukraina?” Duta Besar Israel untuk Ukraina, Michael Brodsky menjawab dengan tegas bahwa Israel baru saja memberikan sistem peringatan dini serangan udara canggih yang sedang dipasang dan digunakan di Ukraina.

Pada 6 Oktober, Presiden Zelenskyy merekam sebuah video, menyatakan: “Hari ini adalah tepat dua bulan sejak Ukraina menyerang wilayah Kursk di Rusia. Selama dua bulan ini, pasukan Rusia telah mengerahkan segala upaya, namun mereka tidak berhasil memaksa pasukan Ukraina keluar dari tanah Rusia. Pasukan Ukraina akan terus bertempur di tanah Rusia hingga Rusia akhirnya menerima perdamaian yang adil.” (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine