EtIndonesia. Dalam sebuah video yang mengejutkan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menunjukkan sebuah terowongan yang “secara strategis” dibangun di bawah sebuah kuburan di Lebanon, yang kemudian dibongkar oleh pasukan IDF.
Militer Israel pada hari Minggu (10/11) mengatakan telah menghancurkan beberapa terowongan bawah tanah yang digunakan oleh anggota Hizbullah di Lebanon, termasuk yang diduga ditemukan di bawah kuburan.
Terowongan itu panjangnya satu kilometer dan berisi ruang komando dan kontrol, seperti yang ditunjukkan dalam video tersebut. Terowongan itu juga memiliki tempat tidur dan gudang senjata, seperti yang terlihat dalam sebuah posting X yang dibagikan oleh akun resmi IDF.
“Hizbullah tidak menghargai nyawa manusia — hidup atau mati,” kata IDF.
⭕️ Operational update from Lebanon:
— Israel Defense Forces (@IDF) November 10, 2024
Multiple underground terrorist tunnels have been dismantled by our troops, including a tunnel that was strategically located under a cemetery.
Hezbollah doesn’t value human life—dead or alive. pic.twitter.com/77Ry4bQk0V
Terowongan itu dilaporkan ditutup dengan memompa 4.500 meter kubik beton ke dalamnya.
Israel dan Hizbullah yang didukung Iran telah terlibat dalam perang besar-besaran di perbatasan Lebanon sejak perang di Gaza dimulai setelah Hamas menyerang kota-kota Israel pada 7 Oktober tahun lalu.
Sejak serangan darat lintas perbatasan ke Lebanon pada September tahun ini, militer Israel mengatakan telah menemukan beberapa terowongan termasuk yang panjangnya 25 meter, menurut IDF.
Bulan lalu, IDF juga merilis video terowongan yang diduga digunakan oleh anggota Hizbullah di bawah rumah warga sipil Lebanon dan mengatakan bahwa itu “tidak seperti” yang dibangun oleh anggota Hamas di Gaza.
INSIDE LOOK into a Hezbollah terrorist tunnel in southern Lebanon: pic.twitter.com/h3ZastZHxC
— Israel Defense Forces (@IDF) October 15, 2024
Dalam video tersebut, pasukan Israel terlihat menunjukkan terowongan “seratus meter” di Lebanon selatan dengan pintu besi, ruang “fungsional”, senapan AK-47, kamar tidur, kamar mandi, ruang penyimpanan generator, tangki air, dan kendaraan roda dua.
“Kami melintasi perbatasan ke Lebanon selatan untuk melihat apa yang telah dilakukan Hizbullah di desa-desa di Lebanon selatan. Menyusup di bawah rumah-rumah warga sipil untuk mempersiapkan serangan seperti yang terjadi pada 7 Oktober di Israel utara,” kata tentara Israel dalam klip tersebut.
Radwan “teroris bisa tinggal di sini selama berminggu-minggu,” katanya sambil merujuk pada unit elit Hizbullah yang didukung Iran.
Menurut para pejabat, sedikitnya 41 orang tewas di Lebanon dalam serangan Israel di seluruh negeri, termasuk 23 orang dalam serangan di utara ibu kota Beirut. (yn)
Sumber: wionews


