Rezim Assad Tumbang, Israel Gempur Pos Militer Hingga Turkiye Serang Wilayah Utara Suriah

ETIndonesia. Setelah kelompok pemberontak Suriah menggulingkan Presiden Bashar al-Assad pada Minggu (8/12/2024), Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan bahwa Israel pada Senin (9/12/2024) melancarkan serangan udara terhadap pos-pos militer bekas pasukan pemerintah Suriah di Damaskus, wilayah selatan, dan pesisir. Sementara itu, drone milik Turkiye menyerang wilayah yang dikuasai Kurdi di utara Suriah, menewaskan 11 warga sipil, termasuk enam anak-anak.

Israel Tingkatkan Serangan Udara

Pejabat Israel menyatakan bahwa untuk mencegah potensi ancaman, mereka akan meningkatkan serangan terhadap lokasi penyimpanan senjata canggih di Suriah dan tetap mempertahankan kehadiran militer terbatas di wilayah tersebut.

Menurut laporan AFP, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, melalui direktur Rami Abdel Rahman, menyebutkan bahwa serangan udara Israel menghantam gudang senjata yang menyimpan rudal antitank dan sistem pertahanan udara.

Meskipun kelompok pemberontak Suriah berhasil menggulingkan Assad dan memutus pengaruh Iran di wilayah tersebut, keberadaan kelompok pemberontak yang mengadopsi ideologi seperti Al-Qaeda juga menjadi ancaman baru bagi keamanan kawasan.

Pernyataan Israel

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa militer Israel akan menghancurkan senjata strategis di seluruh Suriah, termasuk rudal darat-ke-udara, sistem pertahanan udara, rudal darat-ke-darat, rudal jelajah, roket jarak jauh, dan rudal pertahanan pantai.

Pejabat senior Israel juga mengungkapkan bahwa serangan udara akan terus berlanjut dalam beberapa hari mendatang. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menegaskan bahwa pihaknya tidak berniat campur tangan dalam urusan internal Suriah, tetapi fokus pada kpeada perlindungan keamanan warga Israel.

Saar menambahkan, “Kami menyerang senjata strategis seperti senjata kimia, rudal jarak jauh, dan roket untuk mencegahnya jatuh ke tangan ekstremis.”

Serangan Drone Turkiye di Wilayah Kurdi

Selain itu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia juga melaporkan bahwa drone Turkiye menyerang wilayah yang dikuasai Kurdi di utara Suriah, menewaskan 11 warga sipil dari satu keluarga, termasuk enam anak-anak.

Sejak perang saudara Suriah meletus pada 2011, Turkiye sering melakukan intervensi militer lintas batas, terutama menargetkan pasukan yang dipimpin Kurdi. Saat ini, Turkiye mengendalikan sebagian wilayah perbatasan utara Suriah. (hui)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine