Pusat Strategis di Timur Ukraina Terancam, AS Peringatkan Rusia Mungkin Akan Meluncurkan Rudal Baru

ETindonesia. Pada Rabu (11 Desember), militer Ukraina mengonfirmasi bahwa pasukan Rusia semakin mendekati Pokrovsk, sebuah wilayah strategis di timur Ukraina. Di hari yang sama, Amerika Serikat memperingatkan kemungkinan Rusia akan segera meluncurkan kembali rudal baru jenis “Oreshnik”.

Serangan Rudal Rusia

Pada Selasa (10 Desember), Rusia meluncurkan rudal balistik yang menyerang kota Zaporizhzhia di tenggara Ukraina. Sebuah klinik swasta terkena serangan, menyebabkan kerusakan pada bangunan di sekitarnya. Serangan ini mengakibatkan 8 orang tewas dan 22 lainnya terluka. Operasi penyelamatan masih berlangsung.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan, “Kami saat ini tidak memiliki cukup sistem untuk melindungi negara kami dari serangan rudal Rusia. Namun, mitra kami memiliki sistem tersebut.”

Kemajuan Pasukan Rusia di Donbas

Di garis depan Donbas, Ukraina mengalami kerugian. Pada Rabu, militer Kyiv mengkonfirmasi bahwa pasukan Rusia telah menghancurkan atau merebut sejumlah posisi strategis Ukraina di dekat Pokrovsk. Saat ini, pasukan Rusia hanya berjarak 3 kilometer dari pinggiran selatan kota tersebut.

Pokrovsk merupakan pusat logistik militer penting di timur Ukraina sekaligus lokasi pertempuran sengit antara kedua belah pihak. Jika kota ini jatuh, hal ini akan menjadi kekalahan militer terbesar bagi Kyiv dalam beberapa bulan terakhir. 

Dalam beberapa minggu terakhir, 70.000 tentara Rusia telah bergerak cepat di wilayah tersebut, sementara pasukan Ukraina melakukan perlawanan sengit.

Peringatan AS Tentang Rudal Baru Rusia

Di hari yang sama, Pentagon Amerika Serikat mengutip penilaian intelijen terbaru yang menyatakan bahwa Rusia kemungkinan akan kembali meluncurkan rudal balistik jarak menengah baru dalam beberapa hari mendatang.

Wakil Juru Bicara Pentagon, Sabrina Singh, mengatakan, “Perlu dicatat bahwa meskipun Rusia memilih  meluncurkan jenis rudal ini,  tidak akan mengubah jalannya perang. Ini hanya akan menyebabkan kerugian dan korban tambahan bagi Ukraina.”

Bulan lalu, Rusia pertama kali meluncurkan rudal hipersonik balistik baru bernama “Oreshnik” yang dilengkapi dengan enam hulu ledak ke kota Dnipro di Ukraina, memicu kecaman internasional. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine