Malam Tahun Baru 2025 di Tokyo Tidak Tenang, Kebakaran Menghanguskan 10 Rumah dan 4 Orang Tewas

ETIndonesia. Malam Tahun Baru 2025 di Tokyo diwarnai berbagai insiden kebakaran. Yang paling parah terjadi di daerah perumahan padat dekat Stasiun Oshiage di Distrik Sumida. Pada 31 Desember 2024, sekitar pukul 17.00, kebakaran melanda wilayah tersebut, menghanguskan setidaknya 10 rumah dengan luas area yang terbakar mencapai 400 meter persegi. 

Kebakaran ini menewaskan 4 orang. Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo menduga kondisi udara yang kering sebagai salah satu penyebabnya dan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat menggunakan api.

Tim penyelamat menemukan dua jenazah di rumah-rumah yang terbakar di daerah tersebut, yang diyakini adalah seorang pria berusia 80-an dan seorang wanita berusia 60-an. Lokasi kebakaran ini berada dekat dengan Stasiun Tokyo Skytree.

Di lokasi lain, sebuah rumah dua lantai di daerah Kitasuna, Distrik Koto, terbakar sekitar pukul 20.55 di hari yang sama. Kebakaran tersebut menghancurkan area seluas 50 meter persegi. Seorang wanita lansia yang diduga tinggal di lantai satu berhasil diselamatkan, namun dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit.

Selain itu, pada dini hari Tahun Baru (1 Januari), sekitar pukul 00.35, kebakaran terjadi di sebuah apartemen di Distrik Itabashi, wilayah Ōhara. Kebakaran tersebut menghancurkan salah satu unit di lantai tiga dengan luas 25 meter persegi. Seorang wanita berusia 60-an, yang diduga penghuni unit tersebut, ditemukan dan dinyatakan meninggal dunia.

Menurut laporan Asahi Shimbun, Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo menyatakan bahwa udara cenderung lebih kering dari Desember hingga Maret, dan penggunaan pemanas yang meningkat selama periode ini dapat memicu risiko kebakaran.

Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo mengimbau warga untuk memasang alat deteksi asap, tidak meninggalkan dapur saat memasak, memastikan tidak ada barang di sekitar pemanas, dan menghindari merokok di tempat tidur untuk mencegah insiden serupa. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine