Anjing Peliharaan di Tiongkok Kabur dari Tempat Penitipan Hewan, Tertabrak Mobil dan Dimakan oleh Petugas Jalan Raya yang Menemukan Jasadnya

EtIndonesia. Sebuah insiden mengerikan terjadi di Tiongkok pada hari pertama Tahun Baru Imlek ketika seekor anjing peliharaan, yang ketakutan oleh kembang api, kabur ke jalan raya, tertabrak mobil, dan kemudian dimakan oleh petugas patroli yang menemukan jasadnya.

Menurut The Paper, seorang wanita yang tinggal di Shenzhen telah meninggalkan anjing kesayangannya yang berusia empat tahun, Yi Yi, di sebuah tempat penitipan hewan sebelum pergi berlibur untuk merayakan Imlek.

Dia sama sekali tidak siap menghadapi kejadian mengejutkan yang akan terjadi setelahnya.

Pada dini hari tanggal 29 Januari, suara kembang api membuat Yi Yi ketakutan, yang berhasil kabur dari tempat penitipan hewan dan berlari ke jalan raya terdekat. Rekaman kamera pengawas kemudian mengungkapkan bahwa sebuah mobil menabrak anjing tersebut, meskipun luka-lukanya diduga tidak fatal.

Setelah mengetahui bahwa anjingnya hilang, wanita itu segera mempersingkat liburannya di Maladewa dan bergegas kembali ke Shenzhen.

Dia bahkan memberikan hadiah besar sebesar 50.000 yuan (sekitar Rp 112 juta) bagi siapa saja yang dapat menemukan Yi Yi.

Namun ketika dia kembali ke Shenzhen dan memeriksa rekaman kamera pengawas, dia menemukan kenyataan yang mengerikan.

Sekitar pukul 10 : 36 pagi, petugas patroli jalan raya menemukan Yi Yi, yang diduga masih hidup tetapi terluka. Alih-alih membawa anjing itu ke dokter hewan, petugas tersebut membawanya kembali ke kafetaria perusahaan mereka—di mana anjing itu dimasak dan dimakan.

Delapan orang, yang dilaporkan adalah pekerja jalan raya, ikut makan bersama.

Pemilik hewan peliharaan itu juga menuduh bahwa petugas jalan raya berulang kali menghindari pertanyaannya dan bahkan mencoba menghalangi pencariannya terhadap Yi Yi.

Kemarahan publik meledak secara daring saat rincian insiden itu muncul.

Pada tanggal 6 Februari, perusahaan jalan raya merilis pernyataan yang mengakui insiden tersebut. Mereka mengatakan bahwa mereka diberitahu tentang keberadaan anjing itu di jalan raya sekitar pukul 10 pagi, dan petugas mereka tiba pada pukul 10.22 pagi.

Perusahaan bersikeras bahwa saat mereka menemukan Yi Yi, anjing itu “tidak memiliki tanda-tanda vital” dan dianggap sebagai anjing liar. Petugas kemudian memutuskan untuk menangani bangkai anjing itu “secara pribadi”.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. “Kami juga akan menangani perilaku tidak pantas dari personel yang terlibat.” (yn)

Sumber: mustsharenews

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine