Anjing Pendaki Menuntunnya ke Golden Retriever Hilang yang Terjebak di Lubang Batubara yang Dalam

EtIndonesia. Pencarian selama seminggu oleh sebuah keluarga untuk menemukan anjing golden retriever mereka yang hilang, Freddy, berakhir dengan reuni yang mengharukan—terima kasih kepada seorang pendaki yang baik hati dan anjingnya yang setia.

Collin Leiby, seorang fotografer pernikahan dan pendaki yang rajin, sedang berjalan melalui Gunung Sharp di Pottsville,Pennsylvania, ketika anjingnya sendiri, Bass, menuntunnya sedikit keluar jalur. Saat itulah Leiby melihat pergerakan di dekat lubang batu bara yang dalam di bawahnya—ekor anjing golden retriever bergoyang-goyang di antara bebatuan.

Ketika dia melihat lebih dekat, Leiby menyadari bahwa itu adalah Freddy, anjing golden retriever berusia 6 bulan yang kehilangannya telah menarik perhatian masyarakat. Anak anjing itu telah jatuh sekitar 3 m ke dalam lubang dan terlalu lelah untuk memanjat keluar sendiri.

“Air mata saya mengalir,” Leiby berbagi. “Saya mulai memanggil namanya. Dia perlahan bangkit dan mulai berjalan ke arah kami.”

Freddy mencoba memanjat dinding yang licin, dan Leiby mengulurkan tangan untuk membantu. Begitu sampai di tanah yang kokoh, anak anjing itu dengan bersemangat mencium dan melompat ke penyelamatnya, lega karena ditemukan. Leiby memberinya air, memasang tali kekang cadangan, dan membimbingnya menuruni gunung—Bass berjalan dengan setia di sisi mereka.

Sementara itu, pemilik Freddy, Pam dan Joe Palko, telah mencari tanpa lelah sejak dia hilang pada 17 Februari. Mereka telah memobilisasi masyarakat mereka, membagikan selebaran, memposting permohonan daring, dan bahkan mendatangkan pelacak hewan peliharaan profesional dengan anjing pelacak dan drone termal.

Seiring berlalunya hari dan suhu turun hingga satu digit di wilayah yang tertutup salju, harapan mereka goyah—tetapi mereka tidak pernah menyerah.

Kemudian, tepat sebelum senja pada hari Senin, mereka menerima kabar baik yang telah mereka doakan. Seorang tetangga, dokter hewan pensiunan dr. Carolyn Canizaro-Orlowsky, membuka pintu dan mendapati Freddy berdiri di luar. Beberapa saat kemudian, keluarga Palko tiba untuk reuni yang menggembirakan dan saling mengibaskan ekor.

“Dia hanya sedikit panik, lapar, dan bingung,” kata Canizaro-Orlowsky kepada ABC News. “Namun, saat mereka muncul, dia mulai menggeliat.”

Freddy, yang kehilangan sekitar 10 pon selama cobaan beratnya, kini kembali ke rumah, aman, dan pulih bersama keluarganya—termasuk sahabatnya, anjing golden retriever berusia 2 tahun Harper.

Bagi keluarga Palko, yang baru-baru ini kehilangan anjing kesayangan lainnya karena kanker, kembalinya Freddy terasa seperti keajaiban. Dan bagi komunitas mereka, kisahnya adalah pengingat yang kuat akan kegigihan, kebaikan, dan ikatan yang tak tergoyahkan antara manusia dan hewan peliharaan mereka.

“Ada kelegaan kolektif yang besar,” kata Canizaro-Orlowsky. “Ini pelajaran bagus untuk tidak menyerah.”(yn)

Sumber: sunnyskyz

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine