EtIndonesia. Selama hampir 40 tahun, dr. Michael Zollicoffer—yang akrab disapa Dr. Z—telah menjadi panutan kebaikan di komunitasnya di Baltimore. Dokter anak berusia 66 tahun ini tidak pernah membiarkan uang menghalangi perawatan, merawat pasien tanpa memandang kemampuan mereka untuk membayar.
Kini, setelah diagnosis kanker membuatnya kesulitan untuk membiayai perawatannya sendiri, pasiennya bangkit untuk membalas budi.
Dr. Z selalu mengutamakan orang lain.
“Lupakan uang dolar itu,” dia sering mengatakan kepada pasiennya. “Anda masuk ke pintu itu, Anda akan diperiksa. Anda membawa nenek Anda, saya juga akan memeriksanya.”
Dia mendedikasikan hidupnya untuk membantu orang lain, tidak mengambil liburan sungguhan, dan selalu siap sedia bagi pasien 24/7.
Namun, ketika dia didiagnosis menderita kanker beberapa bulan lalu, masalah dokumen dengan rencana Medicare-nya membuatnya tidak memiliki asuransi untuk menanggung perawatan radiasinya.
Saat itulah masyarakat yang dia layani tanpa pamrih memutuskan bahwa giliran merekalah yang harus merawatnya. Pasien-pasiennya meluncurkan kampanye GoFundMe, yang berhasil mengumpulkan lebih dari 229.000 dolar untuk memastikan dia mendapatkan perawatan yang dibutuhkannya.
“Dr. Z tidak akan menyerah pada Anda, jadi kami yakin tidak akan menyerah padanya,” kata Ray Beverly, seorang pasien lama.
Meskipun mengalami kesulitan, dr. Z tetap sangat bersyukur.
“Saya bersyukur bahwa saya mengidap kanker karena saya adalah pria paling bahagia di planet ini, apa pun hasilnya,” katanya, suaranya dipenuhi dengan emosi. “Apa yang telah kami tunjukkan—dan mengapa kami duduk di meja ini sekarang—adalah untuk menunjukkan kepada Amerika bahwa inilah tujuan kami. Kami adalah tentang memberi! Saya tidak dapat melakukannya tanpa mereka, dan mereka juga tidak dapat melakukannya tanpa saya.”
Kisah dr. Z adalah pengingat kuat bahwa kebaikan selalu datang dalam lingkaran penuh. (yn)
Sumber: sunnyskyz


