Trump Mengumumkan: Waktunya Aneksasi Greenland “Akan Tiba”

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali menegaskan bahwa Amerika Serikat pada akhirnya akan menguasai Greenland, wilayah otonom di bawah Denmark. Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, pada Kamis lalu, Trump menyatakan bahwa “hari itu akan tiba” dan bahwa langkah ini akan menguntungkan keamanan internasional.

Trump Ingin Greenland, Kanada, dan Terusan Panama di Bawah Kendali AS

Sejak kembali ke Gedung Putih kurang dari dua bulan yang lalu, Trump telah berulang kali menyatakan ambisinya untuk:

  1. Menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 Amerika Serikat
  2. Mengambil alih kembali kendali atas Terusan Panama
  3. Menganeksasi Greenland sebagai bagian dari wilayah AS

Trump bahkan pernah menyatakan bahwa dia tidak akan ragu menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuan ini.

Sebelum kembali menjadi presiden, Trump pada 6 Januari sempat menulis di platform media sosialnya bahwa “akan menguntungkan kepentingan nasional AS jika Kanada menjadi negara bagian ke-51.”

Keesokan harinya, di Mar-a-Lago, kediamannya di Florida, Trump berbicara kepada media dan tidak menutup kemungkinan akan menggunakan kekuatan militer untuk mengambil kembali kendali atas Terusan Panama dan Greenland.

Da mengatakan: “Greenland adalah tempat yang luar biasa,” dan berjanji akan “Membuat Greenland Hebat Kembali!” (Make Greenland Great Again!).

Trump: Amerika Membutuhkan Greenland untuk Keamanan Global

Saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, pada Kamis lalu, Trump kembali mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan Greenland sebagai bagian dari wilayah AS.

“Saya pikir hari itu akan tiba,” kata Trump. Ia menambahkan bahwa Greenland diperlukan untuk keamanan global.

Trump juga memperingatkan ancaman dari negara lain yang memiliki kepentingan di kawasan Arktik, dengan mengatakan: “Di wilayah pesisir kita, sering ada ‘pencuri’ yang berkeliaran. Kita harus berhati-hati, dan kita akan berdiskusi dengan Anda mengenai hal ini.”

Komentar ini secara jelas merujuk pada Rusia dan Tiongkok, yang semakin memperluas kehadiran mereka di wilayah Arktik.

NATO Tidak Akan Ikut Campur, Tetapi Mengakui Ancaman Rusia dan Tiongkok di Arktik

Merespons pernyataan Trump, Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menegaskan bahwa NATO tidak ingin terlibat dalam wacana aneksasi Greenland.

Namun, dia mengakui bahwa peringatan Trump mengenai Arktik dan kawasan utara memang memiliki dasar yang kuat.

“Tiongkok sekarang menggunakan jalur pelayaran di kawasan ini, dan kita tahu bahwa Rusia tengah mempersenjatai kembali wilayah Arktik mereka,” ujar Rutte.

Dia menambahkan bahwa tujuh negara Arktik, kecuali Rusia, kini bekerja sama dengan dukungan AS untuk menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan tersebut.

Pemilu di Greenland dan Perhatian Trump terhadap Pulau Arktik Ini

Pada Selasa lalu, pemilihan legislatif di Greenland dimenangkan oleh partai sayap kanan yang pro-Denmark, sementara kelompok nasionalis yang mendukung kemerdekaan berada di urutan kedua.

Sepanjang proses pemilihan, Trump beberapa kali menyuarakan minatnya terhadap pulau Arktik ini, semakin memperkuat spekulasi bahwa AS bisa mengambil langkah lebih lanjut untuk menjadikan Greenland sebagai bagian dari wilayahnya.

Apakah Trump Akan Benar-Benar Mewujudkan Ambisinya?

Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di Arktik dan Trump yang semakin vokal mengenai rencana ekspansi AS, dunia kini menunggu langkah selanjutnya:

  • Apakah AS akan benar-benar mencoba membeli Greenland dari Denmark, seperti yang pernah dicoba Trump pada tahun 2019?
  • Ataukah Trump akan menggunakan tekanan militer dan ekonomi untuk mewujudkan ambisinya?
  • Bagaimana reaksi Denmark dan komunitas internasional terhadap klaim Trump?

Yang jelas, Trump tidak main-main dengan keinginannya untuk menjadikan Greenland bagian dari AS, dan dunia mungkin akan segera melihat langkah konkret menuju realisasi ambisi geopolitik ini. (jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine