EtIndonesia. Awal minggu ini, seekor anjing di Philipina ditikam sampai mati secara brutal oleh pedagang pasar karena diduga mencuri daging.
Klip yang mengganggu dari anjing tersebut, dengan organ yang tergantung di perutnya, telah beredar daring.
Menurut situs berita Philipina, GMA News, pedagang yang bertanggung jawab atas serangan brutal tersebut telah ditangkap.

Sebuah video di Facebook menunjukkan Tiger, si anjing aspin, tertatih-tatih dengan beberapa organ dalamnya tergantung di perutnya. Saat anjing yang terluka parah itu mencoba mencari tempat untuk bersembunyi, pengunjung pasar berteriak ngeri melihat pemandangan yang mengerikan itu.
Foto-foto berikutnya menunjukkan Tiger yang berlumuran darah tergeletak di lantai pasar dalam genangan darahnya sendiri.

Tiger dilaporkan mati tak lama kemudian.
Menurut pemerintah setempat di Subic, Zambales, serangan itu terjadi di pasar umum sekitar pukul 11 pagi pada hari Rabu (26/3). Penjual itu membunuh Tiger setelah anjing itu mencuri daging dari kiosnya beberapa kali.
Polisi telah menangkap wanita yang bertanggung jawab. Dia menghadapi hukuman penjara 1-3 tahun dan denda hingga ₱500.000 (sekitar Rp 144 juta).

Serangan itu dikutuk secara luas, dengan Philippine Animal Welfare Society (PAWS) mengatakan akan bekerja sama erat dengan pejabat penegak hukum untuk memastikan tindakan hukum yang efektif diambil.
“Tidak ada anjing kampung yang pantas menanggung rasa sakit dan kekejaman yang mengerikan seperti itu,” kata kelompok kesejahteraan hewan itu. Mereka juga menghubungi organisasi kesejahteraan hewan setempat untuk mengoordinasikan tanggapan.
“Kami tidak akan menoleransi kekejaman seperti itu dan akan menempuh semua jalur hukum untuk memastikan pelaku menghadapi pertanggungjawaban penuh,” mereka bersumpah.(yn)
Sumber: mustsharenews


