Bangunan 33 Lantai di Bangkok Runtuh: 8 Orang Diselamatkan, 30 Orang Masih Tertimbun

EtIndonesia. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Myanmar pada Jumat (28 Maret) sore juga berdampak pada Thailand dan barat daya Tiongkok. Di Bangkok, sebuah gedung pencakar langit setinggi 33 lantai yang sedang dibangun oleh perusahaan Tiongkok runtuh. Hingga saat ini, sedikitnya 8 orang dilaporkan tewas, sementara tim penyelamat telah menyelamatkan 12 orang. Sekitar 30 pekerja masih tertimbun di bawah reruntuhan.

Gedung ini merupakan proyek kerja sama antara China Railway No. 10 Engineering Group (CRCC) cabang Thailand dan perusahaan Italia-Thai Development (ITD). Dengan semakin mendekatnya batas waktu penyelamatan emas selama 72 jam, keluarga korban semakin cemas.

 “Saya sudah di sini sejak pukul 4 sore kemarin, menunggu sepanjang hari dan malam. Sampai sekarang saya belum tidur. Saya ingin menunggu ibu dan adik perempuan saya,” kata Chanpen Kaewnoi, seorang pekerja konstruksi. 

Saat gempa terjadi, Chanpen Kaewnoi sedang bekerja di lokasi konstruksi lain. Ia segera mencoba menghubungi adiknya melalui telepon, tetapi tidak ada sinyal. Saat itu, ibu dan adiknya sedang bekerja di lantai lima gedung yang runtuh tersebut.

“Saya sangat terkejut! Saya tidak pernah berpikir bahwa gedung yang runtuh adalah yang ini, dan saya juga tidak menyangka adik saya sedang bekerja di dalamnya. Awalnya, saya berdoa agar mereka tidak berada di sana. Namun, begitu saya tiba di lokasi dan melihat puing-puing di mana-mana, saya langsung berlutut,” tambahnya. 

Pada Sabtu (30 Maret), tim penyelamat Thailand dikerahkan ke lokasi untuk mencari korban selamat. Saat ini, sekitar 30 orang masih tertimbun di bawah reruntuhan. Gedung ini berjarak sekitar 1.000 km (620 mil) dari pusat gempa di Myanmar dan merupakan satu-satunya bangunan di Bangkok yang runtuh akibat gempa.

Sebelumnya, media Tiongkok pernah melaporkan bahwa gedung ini dibangun oleh China Railway No. 10 Engineering Group dan merupakan proyek konstruksi tertinggi serta terbesar yang dikerjakan perusahaan tersebut di luar negeri. Namun, setelah gempa terjadi, informasi terkait proyek ini dihapus dari platform media sosial di daratan Tiongkok. (Hui)

Laporan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Qiu Yue dan Chi Xiao.

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine