Menlu AS Tegaskan Ancaman dari PKT, Serukan Negara NATO Tingkatkan Anggaran Pertahanan Hingga 5%

EtIndonesia. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio bersama dengan Matthew Whitaker, Duta Besar AS untuk NATO yang baru dilantik, menghadiri KTT Menteri Luar Negeri NATO. Dalam pertemuan tersebut, Rubio menegaskan kembali komitmen AS terhadap NATO, namun juga menyampaikan tuntutan baru kepada negara-negara sekutu. Rubio secara khusus menyoroti ancaman dari PKT, dan membawa isu ini ke panggung NATO.

Pada tanggal 3 April, para menteri luar negeri dari 32 negara anggota NATO berkumpul di Brussels, Berliga. Ini adalah keikutsertaan pertama Rubio dalam pertemuan tingkat tinggi NATO, didampingi oleh Whitaker yang baru dikonfirmasi oleh Senat dan dilantik.

Meski konflik Rusia-Ukraina masih menyita perhatian utama di Eropa, Rubio mengingatkan para sekutu untuk tidak mengabaikan ancaman dari rezim Beijing, baik terhadap kawasan maupun dunia. 

Dalam cuitannya, Rubio menyatakan: “Ini sangat jelas: PKT mengancam keamanan dan kemakmuran kita. Kawasan ini harus terbebas dari tekanan dan praktik perdagangan tidak adil dari PKT. Keamanan kita sangat bergantung pada hal itu.”

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menambahkan: “Selama dua hari ke depan, kami juga akan membahas berbagai ancaman lain. Tentu saja, Rusia adalah ancaman jangka panjang, tetapi masalah dengan PKT juga semakin meningkat, belum lagi Korea Utara dan Iran. Hubungan antara keempat negara ini juga makin erat.”

Para menteri luar negeri dari Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru juga hadir dalam pertemuan ini. Topik utama adalah memperluas kerja sama industri pertahanan militer antara NATO dan negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik.

Di sela-sela KTT, Rubio bertemu dengan Menlu Jepang, Iwaya Takeshi dan Menlu Korea Selatan, Cho Tae-yul. Ketiganya sepakat untuk menolak segala bentuk upaya sepihak yang menggunakan kekuatan untuk mengubah status quo, dan akan memperkuat kerja sama konkret guna meningkatkan kemampuan pencegahan dan respons.

Rubio mengatakan: “Saya paham bahwa sistem kesejahteraan sosial besar yang dibangun selama beberapa dekade mungkin membuat negara-negara enggan mengalihkan dana ke sektor keamanan nasional. Namun, perang darat besar-besaran yang terjadi di jantung Eropa dalam beberapa tahun terakhir ini mengingatkan kita bahwa kekuatan militer nyata masih diperlukan untuk menciptakan efek jera.”

Rubio mengatakan bahwa AS akan memimpin dengan meningkatkan anggaran pertahanan, dan memahami bahwa ini adalah proses bertahap. Sejak masa jabatan pertama Presiden Trump, dia telah meminta negara-negara NATO untuk menaikkan anggaran militer hingga 2% dari PDB. Hingga kini, anggaran pertahanan kolektif NATO telah meningkat sebesar 700 miliar dolar AS, dan dalam tiga bulan pertama tahun ini saja, NATO telah menambah bantuan ke Ukraina sebesar 20 miliar dolar AS.

Rubio menegaskan kembali: “Presiden Trump secara jelas menyatakan bahwa dia mendukung NATO, dan kita akan tetap menjadi bagian dari NATO. Dia tidak menentang NATO, tapi dia tidak setuju jika NATO tidak memiliki kapabilitas yang seharusnya, sesuai kewajiban perjanjian NATO yang harus dipenuhi oleh setiap negara anggota.”

Rubio membantah laporan media yang menyatakan bahwa AS tidak lagi akan mematuhi klausul pertahanan kolektif atau bahkan akan keluar dari NATO. Ia menyebut laporan tersebut sebagai “histeris” dan “tidak berdasar.”Selain itu, Rubio juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen. Wilayah otonomi luar negeri Denmark, Pulau Greenland, merupakan kawasan strategis yang sangat penting bagi pemerintahan Trump dalam membendung pengaruh PKT dan Rusia.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine