Keluarga Menemukan Sekumpulan Aneh yang Terdampar di Pantai, dan Berhasil Menyelamatkan Nyawa

EtIndonesia. Minggu lalu, sebuah keluarga yang sedang berjalan-jalan di pantai di Gulf Coast, Texas, melihat pemandangan yang tidak biasa di pasir di depan mereka.

Meskipun tampak seperti segerombolan ganggang dan teritip yang terdampar di pantai, setelah diamati lebih dekat, terungkaplah kenyataan yang memilukan.

Itu sebenarnya adalah seekor penyu tempayan yang berjuang untuk bertahan hidup — wajah, cangkang, dan siripnya tertutup oleh tumbuhan yang berbahaya.

Karena khawatir akan keselamatan penyu tersebut, keluarga tersebut segera menghubungi Gulf Center for Sea Turtle Research (GCSTR) melalui telepon. Tim penyelamat dan pemulihan mereka bergegas membawa penyu tersebut ke rumah sakit rehabilitasi untuk mendapatkan perawatan.

Sayangnya, menemukan penyu dalam kondisi seperti ini bukanlah hal yang jarang terjadi — tetapi dia masih bisa diselamatkan.

“Penyu-penyu ini sering terdampar bersama epibiota — organisme yang hidup di permukaan satu sama lain. Mereka menjadi sangat berkerak saat sakit dan cenderung bergerak lebih sedikit dan lebih banyak mengapung di permukaan,” tulis GCSTR. “Pasien ini tersapu oleh berbagai alga, teritip acorn, teritip leher angsa, cacing, kepiting, udang kerangka, bryozoa, dan invertebrata kecil lainnya.”

Dalam kasus ini, bantuan segera datang.

Selama beberapa hari berikutnya, tim penyelamat dengan cermat membersihkan pertumbuhan yang berbahaya dari sekitar tubuh penyu laut — memberikan kelegaan yang tak terkira bagi hewan yang berjuang itu.

“Dia terbebani, dengan teritip yang tertanam di jaringan lunak dan mulutnya,” tulis GCSTR.

Namun sekarang dia terbebas dari beban yang mengancam jiwa itu.

Seorang juru bicara GCSTR mengatakan kepada The Dodo bahwa, sejak pembersihan yang giat, kondisi penyu laut itu mulai membaik, dengan mengatakan: “Dia baik-baik saja, sekarang makan, dan bertambah berat badan.”

Dia juga akhirnya bisa berenang dengan normal lagi.

Meskipun tim penyelamat mengatakan dia belum sepenuhnya pulih, mereka “akan terus merawatnya dengan cermat.” Dan, jika beruntung, dia akan dilepaskan kembali ke laut untuk berenang bebas lagi — terima kasih kepada semua orang yang membantunya selama ini. (yn)

Sumber: the dodo

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine