EtIndonesia. Baru-baru ini, otoritas kesehatan Thailand melaporkan terjadinya ledakan kasus COVID-19 di negeri gajah putih itu. Laporan ini disampaikan oleh Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) Thailand.
Otoritas Thailand menyebutkan ada sebanyak 67.484 kasus baru dan delapan kasus kematian, yang mana semuanya tercatat dalam tujuh hari yakni 18–24 Mei 2025.
Dikutip dari nationthailand.com, varian dominan saat ini adalah Omicron JN.1, dengan total kumulatif 211.717 kasus dan 51 kematian sepanjang tahun ini. Lembaga ini juga mengdiidentifikasi 14 klaster penyebaran kasus COVID-19.
Juru bicara DDC, Dr. Jurai Wongsawat, tingkat kematian akibat Covid-19 tetap rendah, yakni 0,02% sejak setelah festival Tahun Baru tradisional Thailand, dengan sebagian besar pasien hanya mengalami gejala ringan. Namun, selama minggu ke-19 hingga ke-21 tahun 2025, jumlah infeksi melebihi median lima tahun terakhir dan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Lembaga ini juga mencatat 10 provinsi di Thailand dengan Kasus Tertinggi. Provinsi tersebut adalah :
- Rayong – 1.073 kasus
- Bangkok – 976 kasus
- Chonburi – 914 kasus
- Phuket – 911 kasus
- Nonthaburi – 817 kasus
- Pathum Thani – 650 kasus
- Nakhon Pathom – 639 kasus
- Samut Prakan – 609 kasus
- Trat – 585 kasus
- Prachuap Khiri Khan – 548 kasus
Adapun Klaster Covid-19 (14 yang dilaporkan):
- 6 lembaga pemasyarakatan – 198 kasus
- 5 institusi pendidikan – 258 kasus
- 2 kamp militer – 178 kasus
- 1 rumah sakit – 35 kasus
Data dari Departemen Ilmu Kedokteran menunjukkan bahwa dari Januari 2024 hingga 6 Mei 2025, varian Omicron JN.1 menyumbang 63,92% dari total kasus di Thailand, sementara varian XEC menurun menjadi 3,07%. Varian lain yang dianggap mengkhawatirkan masih terus dipantau.
Meski varian-varian baru tidak menyebabkan gejala yang lebih parah, tingkat penyebarannya lebih cepat dibandingkan sebelumnya, tambah DDC.
Antara tanggal 18 hingga 24 Mei, tercatat 67.484 kasus baru dan 8 kematian. Hingga 27 Mei, jumlah kumulatif kasus sepanjang tahun ini mencapai 211.717 dengan total 51 kematian. (asr)
Sumber : nationthailand.com


