Rusia dan Korea Utara Perluas Kerja Sama Militer, Siap Produksi Drone Bunuh Diri

EtIndonesia. Menurut laporan Newsweek tanggal 10 Juni, Kepala Intelijen Militer Ukraina (GUR), Letjen Kyrylo Budanov, mengungkapkan bahwa Rusia akan membantu Korea Utara membangun fasilitas produksi di Semenanjung Korea untuk memproduksi drone bunuh diri “Shahed-136” rancangan Iran (dikenal juga sebagai “Witness-136”).

Budanov mengatakan: “Langkah ini jelas akan mengubah keseimbangan militer antara Korea Utara dan Korea Selatan.”

William Alberque, peneliti tamu di Henry L. Stimson Center sekaligus mantan Direktur Pengendalian Senjata NATO, menyatakan kepada Newsweek: “Ini sangat mengkhawatirkan.” 

Dia memperingatkan, kolaborasi drone antara Pyongyang, Moskow, dan Teheran bisa memperlengkapi Korea Utara dengan “ribuan hingga puluhan ribu drone serang siap tempur.” Drone ini telah terbukti efektif di medan perang dan akan menjadi ancaman langsung bagi keamanan Korea Selatan.

Saat ini, Rusia mampu memproduksi sekitar 170 unit drone Shahed-136 per hari. Drone ini dikenal sulit dideteksi karena kecepatannya yang rendah, menyulitkan sistem pertahanan udara Ukraina.

Pada 4 Juni lalu, Kim Jong-un bertemu dengan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Pyongyang. Kim menjanjikan “dukungan tanpa syarat” terhadap Rusia dalam konflik di Ukraina. Dia juga menyatakan keyakinannya bahwa Rusia akan menang dalam perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun.

Media resmi Korea Utara melaporkan bahwa Moskow dan Pyongyang telah sepakat untuk “secara aktif memperluas dan mengembangkan” hubungan bilateral dan memperdalam “kemitraan strategis” mereka.

Pada Juni 2024, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menandatangani perjanjian pertahanan bersama.

Korea Utara tercatat sebagai negara pertama yang mengirim pasukan ke medan tempur Rusia, sekaligus menjadi pemasok utama amunisi dan rudal bagi militer Rusia. Sebagai imbalannya, Pyongyang mendapatkan bantuan ekonomi dan dukungan teknologi senjata dari Moskow, termasuk dalam bidang drone, kapal selam, dan rudal balistik.(jhnyn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine