Perang Israel-Iran Meningkat, Israel Keluarkan Peringatan  kepada Khamenei

Pada  Selasa (17 Juni), konflik sengit antara Israel dan Iran memasuki hari kelima, dan perang terus mengalami eskalasi. Menteri Pertahanan Israel memperingatkan akan melancarkan serangan baru ke sasaran penting di ibu kota Iran, Teheran, serta mengimbau warga sipil untuk segera mengungsi. Di saat yang sama, militer Israel mengumumkan bahwa panglima tertinggi baru militer Iran telah tewas dalam serangan Israel.

EtIndonesia. Senin (16 Juni) malam hingga Selasa dini hari, Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah Israel. Asap tebal membumbung tinggi di atas kota Tel Aviv.

Di kota Herzliya, yang terletak di utara Tel Aviv, serangan rudal Iran meninggalkan lubang kawah besar sebagai akibat dari ledakan.

Pada hari Selasa, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant (Katz) meninjau lokasi serangan di Herzliya dan mengeluarkan peringatan langsung kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

“Jika kamu terus melancarkan perang dan menembakkan rudal ke warga sipil Israel, nasibmu akan sama seperti diktator negara tetanggamu (Saddam Hussein dari Irak),” katanya. 

Pada hari yang sama, ia juga memperingatkan bahwa militer Israel akan menyerang sasaran-sasaran penting di Teheran, dan mengimbau warga sipil untuk mengungsi dari sejumlah wilayah. Sehari sebelumnya, militer Israel telah menyerukan agar 300.000 warga mengungsi dari Teheran.

Gallant menyatakan: “Kami akan terus melakukan serangan terhadap target-target pemerintahan dan militer Teheran, sama seperti kemarin ketika kami menghancurkan stasiun penyiaran propaganda dan hasutan. Saya mengimbau warga Teheran untuk mengikuti arahan militer Israel yang telah disampaikan dalam bahasa Persia agar segera meninggalkan lokasi-lokasi berbahaya demi keselamatan mereka.”

Pada hari itu juga, militer Israel merilis video serangan udara, memperlihatkan jet-jet tempur Israel membombardir berbagai sasaran di Iran, termasuk gudang senjata strategis dan pabrik pembuatan senjata di seluruh negeri.

Di hari yang sama, Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, mengumumkan bahwa Mayor Jenderal Ali Shadmani, panglima tertinggi baru angkatan bersenjata Iran, telah tewas dalam serangan pasukan Israel.

Gideon Saar menyatakan: “Pagi ini, kami mendapat informasi bahwa pasukan kami telah berhasil menewaskan Kepala Staf Perang Iran, Ali Shadmani. Pejabat sebelumnya sudah kami lumpuhkan di awal operasi. Saat ini kami belum tahu siapa yang akan menggantikan posisinya.”

Shadmani sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Perang Angkatan Bersenjata Iran, dan pernah memimpin Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Ia baru saja ditunjuk sebagai panglima tertinggi militer Iran menggantikan Letjen Ramali Rashid, yang tewas dalam serangan Israel pekan lalu.

Pihak Iran belum memberikan tanggapan resmi atas kematian Shadmani.

Pada  Jumat pekan lalu, Israel melancarkan operasi militer besar-besaran bernama “Rising Lion” (Singa yang Bangkit), yang menargetkan pemimpin militer tertinggi Iran, fasilitas pengayaan uranium, dan para ilmuwan nuklir. Operasi ini bertujuan untuk menghentikan program senjata nuklir Iran. (Hui/asr)

Laporan gabungan oleh Zhao Fenghua, NTD Television.

INSPIRASI ERABARU

Chemistry Tumbuh dari Kedekatan: Mengapa Kencan Tatap Muka Masih Tak Tergantikan di Era Digital

Di era ketika lebih dari setengah lajang berusia di bawah 30 tahun menggunakan aplikasi kencan, berbagai bukti menunjukkan bahwa pendekatan digital terhadap percintaan mungkin...

Mengapa Introvert dan Ekstrovert Sama-Sama Berperan Penting dengan Kekuatan Mereka yang Unik

Cara sistem saraf kita merespons lingkungan sosial mencerminkan lebih dari sekadar kepribadian. Oleh Sarah Campise Hallier Dua orang teman memasuki sebuah bar karaoke. Yang satu langsung...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine