Israel Bombardir Fasilitas Nuklir, Berencana Singkirkan Pemimpin Tertinggi Iran

EtIndonesia. Konflik bersenjata antara Israel dan Iran telah memasuki hari ketujuh. Israel menyerang reaktor air berat milik Iran yang mampu menghasilkan bahan baku senjata nuklir. Sebaliknya, Iran meluncurkan serangan udara ke beberapa wilayah sipil di Israel, termasuk sebuah rumah sakit di bagian selatan negara itu. Presiden AS Donald Trump pada Rabu (18/6/2025) kembali menggelar rapat darurat militer untuk kedua kalinya. Kabarnya, pemerintah Trump kemungkinan akan memutuskan untuk menyerang Iran secepatnya pada akhir pekan ini. Trump menyatakan bahwa ia suka mengambil keputusan pada saat-saat terakhir.

Presiden AS Donald Trump: “Saya tahu apa yang harus dilakukan, tetapi saya belum membuat keputusan akhir.”

Reporter NTD Jack Bradley melaporkan: “Karena situasi di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda, Presiden Trump sedang menimbang langkah-langkah yang akan diambil Amerika. Ketika ditanya apakah militer AS akan menyerang sasaran di dalam wilayah Iran, terutama fasilitas nuklirnya, Trump menjawab:

Trump: ‘Mungkin ya, mungkin tidak.’”

Seorang wartawan bertanya, “Apa yang akan terjadi jika rezim Iran runtuh?” Trump menjawab bahwa Amerika sudah memiliki rencana untuk semua kemungkinan. 

Pada hari yang sama, Trump juga bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Jenderal Asim Munir, yang memicu spekulasi bahwa Trump sedang berusaha menarik dukungan Pakistan dalam konflik ini.

Trump berkata: “Mereka (Pakistan) sedang mengamati perkembangan. Ia (Munir) setuju dengan pandangan saya.”

Kelompok tempur kapal induk AS USS Gerald R. Ford diperkirakan akan dikerahkan ke wilayah Eropa dekat Timur Tengah minggu depan, menjadikannya kapal induk ketiga AS yang berada di sekitar zona konflik Israel-Iran.

Kremlin memperingatkan bahwa campur tangan AS dalam konflik ini dapat menyebabkan “eskalasi yang mengerikan”.

Sementara itu, Israel menyatakan bahwa mereka merasa perlu untuk melakukan serangan menyeluruh terhadap para pemimpin militer tertinggi Iran, ilmuwan nuklir, fasilitas pengayaan uranium, dan peluncur rudal balistik.

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, pada Kamis menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang menyerukan kehancuran Israel, adalah diktator modern seperti Hitler dan harus disingkirkan.

“Kami telah menetapkan tujuan dari perang ini, yaitu menghilangkan ancaman nuklir dan mengakhiri ancaman rudal. Angkatan Bersenjata Israel telah menerima instruksi, dan mereka sangat paham bahwa untuk mencapai semua tujuan itu, orang ini (Khamenei) tidak boleh dibiarkan terus hidup,” ujarnya. 

Pada Kamis, militer Israel menilai bahwa mereka telah menghancurkan dua pertiga dari peluncur rudal balistik milik Iran dan kembali melakukan serangan udara terhadap fasilitas pengayaan uranium Natanz di Iran.

Selain itu, Israel juga mengeluarkan peringatan evakuasi kepada warga desa Arak dan Khondab di Iran.

Rekaman video yang dirilis militer Israel menunjukkan ledakan besar di reaktor air berat Arak akibat serangan udara. Air berat digunakan Iran untuk mendinginkan reaktor nuklirnya dan menghasilkan produk sampingan bernama plutonium, yang—seperti uranium—dapat digunakan sebagai bahan bakar senjata nuklir.

Di sisi lain, pada 19 Juni, Iran kembali melancarkan serangan ke berbagai wilayah di Israel, semuanya merupakan kawasan pemukiman padat penduduk, termasuk Rumah Sakit Soroka di Beersheba, selatan Israel. Diketahui setidaknya 25 orang mengalami luka ringan hingga berat. (Hui/asr)

Laporan gabungan dari wartawan NTD Jack Bradley, Yu Liang, dan Tian Yuan dari Washington dan New York.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine