PM Israel: Setengah Peluncur Rudal Iran Berhasil Dihancurkan

EtIndonesia. Konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang telah memasuki hari kedelapan. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam wawancara langka berbahasa Ibrani menyatakan bahwa operasi militer kali ini telah “mencapai target lebih awal.” Ia menegaskan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dapat menyerang fasilitas nuklir Iran di komplek Fordow tanpa bantuan Amerika Serikat.

Netanyahu juga mengatakan bahwa karena Hamas bergantung pada Iran, maka serangan ini sekaligus akan membantu proses pembebasan sandera.

Ketika ditanya apakah sistem pertahanan udara Israel akan kehabisan rudal, ia menjawab bahwa Amerika Serikat sedang melakukan pengisian ulang, dan menegaskan bahwa Israel saat ini sedang menyerang peluncur-peluncur rudal milik Iran. Ia mengklaim bahwa setengah dari peluncur rudal Iran telah berhasil dihancurkan.

“Saya pernah mengatakan bahwa kami sedang mengubah wajah Timur Tengah. Sekarang saya ingin mengatakan: kami sedang mengubah wajah dunia,” kata Netanyahu dalam wawancara dengan stasiun penyiaran publik Israel. 

Ia juga menyatakan bahwa Israel “memiliki kemampuan untuk menyerang seluruh fasilitas nuklir Iran”, namun tetap “menyambut segala bentuk bantuan.”

Netanyahu turut menyebut Presiden AS Donald Trump dengan mengatakan: “Trump akan melakukan apa yang menguntungkan bagi Amerika, dan saya akan melakukan apa yang menguntungkan bagi Israel.” (Hui/asr)

Laporan oleh NTD Asia Pasifik 

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine