Seorang Pria Berlama-lama Main Ponsel di Toilet,  Tiba-Tiba Keluar Ususnya Sepanjang 13 CM

Baru-baru ini di Zhengzhou, Provinsi Henan, Tiongkok seorang pria berusia 33 tahun mengalami kejadian mengerikan saat di toilet rumahnya. Ketika sedang buang air besar, ia tiba-tiba merasakan sakit luar biasa, lalu ususnya keluar sepanjang 13 cm. Ia didiagnosis menderita prolapsus rektum tingkat 3, tingkat paling parah. Diketahui bahwa pria tersebut sering duduk di toilet sambil bermain ponsel, bahkan hingga 2 jam

EtIndonesia. Menurut laporan media Tiongkok pada 18 Juni, rumah sakit di Zhengzhou menerima pasien pria yang mengalami pendarahan dan nyeri hebat saat buang air besar. Usus bagian rektumnya keluar hingga sepanjang 13 cm.

Penyebabnya adalah kebiasaannya duduk terlalu lama di toilet sambil menonton video di ponsel. Waktu terlama ia berada di toilet bisa mencapai lebih dari dua jam.

Dokter mendiagnosisnya dengan prolapsus rektum tingkat 3, yaitu kondisi di mana bagian dalam rektum keluar dari anus. Jika tidak segera ditangani, bahkan aktivitas sederhana seperti batuk bisa menyebabkan usus keluar kembali.

Dokter memperingatkan bahwa bermain ponsel di toilet ibarat “menanam bom waktu” bagi kesehatan. Disarankan untuk membatasi waktu buang air hanya 5–10 menit. Lebih dari 10 menit akan secara signifikan meningkatkan risiko masalah kesehatan.

Laporan menyebutkan bahwa terlalu lama duduk di toilet dapat menekan rektum dan melemahkan jaringan penghubung antara lapisan mukosa dan otot. 

Otot sfingter anus yang bertugas menutup anus akan terus berada dalam posisi rileks saat duduk lama, menyebabkan fungsinya melemah. Data menunjukkan bahwa duduk di toilet lebih dari 15 menit bisa menurunkan sensitivitas otot sfingter hingga 30%, meningkatkan risiko prolapsus rektum. Selain itu, duduk terlalu lama bisa mengganggu aliran darah balik di pembuluh vena anus, menyebabkan pembengkakan dan peradangan mukosa.

Di era modern ini, banyak orang gemar membawa ponsel ke toilet untuk bermain atau menonton video. Kejadian ini pun memicu beragam komentar netizen:

  • “Ponsel memang berbahaya!”
  • “Bayarannya sepadan dengan ‘hancurnya usus’.”
  • “Ngeri, ususnya pasti sudah menyesal.”
  • “Sama kayak paman saya, dia sampai harus mendorong ususnya kembali ke dalam.”
  • “Ini sungguh menyeramkan, saya kapok main ponsel di toilet.”

Komentar lain menyindir:

  • “Dua jam di toilet? Gila juga, saya saja 10 menit sudah kesemutan.”
  • “Keponakan saya bisa duduk satu jam.”
  • “Terlalu lama di toilet bisa bikin ambeien.”
  • “Dulu saya suka duduk lama di toilet, sekarang tidak berani lagi.”
  • “Lama di toilet itu tergantung bawa ponsel atau tidak.”

(Hui/asr)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine