Baru-baru ini, seorang pria Tiongkok yang bekerja di Israel mengunggah video yang menyatakan bahwa “di sini sangat aman” dan ia tidak berniat untuk dievakuasi. Namun, pernyataan tersebut justru membuatnya diserang secara daring oleh banyak netizen dari Tiongkok, membuatnya bingung dan heran.
EtIndonesia. Pada 18 Juni, seorang pengguna media sosial Tiongkok bernama “Chen Xiang” yang tinggal di Israel mengunggah video untuk memberi kabar kepada keluarga dan teman-temannya bahwa ia baik-baik saja. Ia mengatakan bahwa hari itu adalah hari kedua dirinya kembali bekerja, meskipun Kementerian Luar Negeri PKT telah mengeluarkan pemberitahuan pada 17 Juni agar warganya dievakuasi dari Israel.
“Di sini benar-benar aman. Bukan berarti saya hanya melaporkan kabar baik dan menyembunyikan yang buruk, saya bicara jujur. Yang penting adalah tetap waspada, jika ada sirene, segera berlindung. Di lokasi kerja pun cukup jaga keselamatan,” ujarnya.
Yang mengejutkan, pernyataan Chen malah memicu serangan verbal dari banyak netizen Tiongkok. Kolom komentar di video tersebut dipenuhi komentar jahat dan penuh hinaan.
6月18日,在以色列打工的華人,講述當地實際狀況,遭中國網友網暴。 pic.twitter.com/9EfdSTzTe3
— ying tang (@yingtan04410735) June 20, 2025
Pada 19 Juni, Chen kembali mengunggah video dan mengatakan bahwa ia sangat heran mengapa banyak sesama warga Tiongkok membenci seseorang yang bahkan belum pernah mereka temui.
Dalam video, ia menyebutkan bahwa ia tinggal di kota Ashkelon, Israel bagian selatan, dan berkata: “Saya unggah video kemarin, banyak sekali komentar menghina. Saya benar-benar tidak habis pikir, mengapa orang-orang ini bisa sangat toleran dan bahkan mendukung Iran atau Hamas, tapi justru sangat kejam kepada sesama warga negaranya sendiri.”
Ia juga menambahkan: “Kelompok ini, tiap hari teriak ingin perangi Amerika, Jepang, Israel. Tapi dalam kenyataan, ketika menghadapi ketidakadilan, mereka bahkan tidak berani bersuara. Di jalan ketemu pencopet pun mungkin tidak berani tegur. Ya, saya sedang bicara tentang orang-orang seperti itu, para pembenci di kolom komentar.”
6月19日,在以色列打工的華人,講述當地實際狀況。 pic.twitter.com/2Nw7xxutYA
— ying tang (@yingtan04410735) June 20, 2025
Namun, di kolom komentar juga ada netizen Tiongkok yang membelanya: “Bro, aku percaya kamu. Bursa saham Israel aja naik, artinya kondisinya nggak terlalu parah.”
Chen Xiang sendiri telah tinggal dan bekerja di Israel selama bertahun-tahun. Dalam video sebelumnya, ia pernah menyatakan: “Sebuah tempat yang tidak menunggak gaji, tidak menunggak pembayaran proyek, menghormati pekerja, menjunjung tinggi kejujuran, dan tidak menindas orang yang bekerja keras—itulah tempat yang beradab dan adil.”
Belakangan ini, konflik antara Israel dan Iran semakin memanas. Israel menghancurkan fasilitas nuklir dan target militer di wilayah Iran serta menewaskan puluhan komandan militer Iran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa serangan ke Iran dilakukan karena rezim tersebut hampir memproduksi senjata nuklir yang mengancam langsung keamanan nasional Israel.
Di tengah konflik tersebut, pemerintah PKT secara terbuka mendukung “teman lama”-nya Iran, bahkan menggambarkan bahwa Israel akan menerima pembalasan dahsyat berupa serangan nuklir dari Iran.
Namun, di dunia maya Tiongkok muncul perpecahan opini. Sebagian netizen sejalan dengan narasi pemerintah, tetapi tidak sedikit pula yang mengetahui kebenaran dan memuji Israel atas tindakannya melawan kediktatoran Iran.
Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menyatakan dukungan penuh kepada Israel, mengirim tiga gugus tempur kapal induk ke kawasan Timur Tengah. Ia juga menyerukan kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, untuk “menyerah tanpa syarat,” serta menyatakan bahwa pemerintahan Iran saat ini kemungkinan besar akan runtuh. (Hui/asr)
Laporan oleh Luo Tingting – NTDTV.com


