Anjing Liar yang Tak Pernah Merasakan Kasih Sayang, Menyandarkan Kepala pada Patung demi Sebuah Belaian – 8 Juta Orang Menangis Haru

EtIndonesia. Di sebuah jalan kecil di Serbia, momen menyentuh hati terekam secara tak sengaja oleh seorang wanita. Saat sedang berjalan-jalan di dekat toko roti, dia menyaksikan seekor anjing liar yang tampak sangat kesepian dan haus kasih sayang. Tidak ada manusia yang memeluknya, tak ada yang menyentuhnya dengan penuh cinta. Maka anjing itu bersandar pada patung robotik yang memiliki lengan bergerak, dan membiarkan tangan patung itu “mengelus” kepalanya—seolah-olah sedang dibelai oleh manusia.

Dalam keheningan, dia membayangkan seperti sedang dicintai.

Video berdurasi singkat yang direkam oleh wanita bernama Vesna Vukojević ini kemudian diunggah ke TikTok. Hanya dalam waktu singkat, video itu telah ditonton oleh lebih dari 8,2 juta orang dan menyentuh hati banyak netizen dari seluruh dunia. Di kolom komentar, tangis dan simpati pun mengalir deras.

Beberapa komentar warganet:

“Dia hanya ingin seseorang membelainya…”

“Ini adalah video paling menyedihkan yang pernah saya lihat.”

“Astaga, hancur hati saya.”

“Mungkin sejak lahir, dia belum pernah merasakan cinta dari manusia.”

Di Tengah Dingin dan Kesepian, Muncul Harapan

Kisah memilukan ini terjadi di kota kecil Trstenik, Serbia, pada akhir bulan lalu. Anjing liar itu tampak sudah lama hidup di jalanan. Kurus, tak terurus, tapi masih menyimpan harapan kecil: sebuah belaian. Dan jika tak bisa dari manusia, maka dari sebuah patung pun jadi—asal bisa merasakan sedikit kehangatan.

Kisah ini pun akhirnya sampai ke hati seorang penyelamat hewan bernama Nina Savić. Setelah menonton video itu, dia menangis. Dia tidak bisa membiarkannya begitu saja. Dengan bantuan beberapa teman, Nina segera mencari keberadaan anjing itu di jalan-jalan Kota Trstenik. Setelah berhasil menemukannya, dia membawanya menempuh perjalanan sejauh lebih dari 320 kilometer menuju rumahnya di ibu kota Serbia, Beograd.

Dia menamainya Hogar.

Dari Tidak Percaya, Menjadi Percaya pada Cinta

Saat pertama kali sampai di rumah barunya, Hogar tampak tak percaya bahwa dia benar-benar telah diselamatkan. Sentuhan manusia terasa asing baginya. Dia bahkan menunjukkan rasa canggung dan takut saat pertama kali dielus atau dipeluk. Seakan-akan, dia belum pernah tahu apa itu kasih sayang.

Namun perlahan-lahan, Hogar mulai membuka hatinya.

Maja Pinter, seorang penyelamat hewan lainnya yang turut mengikuti perkembangan Hogar, mengatakan kepada media The Dodo: “Sekarang dia luar biasa. Dia suka dipeluk, bahkan sering meletakkan kepalanya di tangan setiap orang yang ditemuinya.”

Sebuah Kehidupan Baru yang Penuh Cinta

Kini, Hogar telah berubah. Dia bukan lagi anjing liar yang sendirian bersandar pada patung di tepi jalan. Dia telah menjadi anjing yang mengenal cinta, kehangatan rumah, dan sentuhan manusia yang tulus. Dia tahu bagaimana rasanya diperhatikan, dibelai, dan dicintai.

Nina Savić berharap bisa menemukan keluarga baru yang penuh kasih untuk mengadopsi Hogar. Tapi jika tidak ada yang datang, dia pun siap merawat Hogar seumur hidupnya. Karena satu hal yang pasti:

Hogar tidak akan pernah lagi merasa sendirian. Ia tidak akan pernah kehilangan cinta dari manusia yang peduli padanya. (jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine