Banjir Bandang Mendadak di Gansu, Tiongkok, Banyak Orang Berlindung di Atas Mobil yang Terseret Arus

Pada 23 Juni, hujan deras mendadak mengguyur Kabupaten Jingyuan, Provinsi Gansu, Tiongkok yang memicu terjadinya banjir bandang. Sejumlah pekerja konstruksi yang sedang bekerja di dalam saluran air kering naik ke atas kendaraan untuk berlindung, namun dalam sekejap mereka terseret arus. Setidaknya 5 orang dilaporkan hilang.

EtIndonesia. Dalam video yang beredar di internet daratan Tiongkok, pada 23 Juni sekitar pukul 18.00 waktu setempat, terlihat para pekerja pembangkit listrik tenaga surya dan konstruksi sedang bekerja di daerah saluran kering di wilayah Yongxin dan Xinglong, Kabupaten Jingyuan. Ketika hujan deras turun tiba-tiba, para pekerja segera naik ke atas sebuah alat berat (loader) dan sebuah mobil kecil untuk berteduh.

Namun, banjir bandang dengan cepat mengalir dari hulu saluran air, menghantam alat berat dan mobil tersebut hingga terseret arus. Beberapa orang tampak terjatuh ke dalam air.

Banyak warga desa menyaksikan kejadian tersebut dari tepi sungai. Beberapa orang mencoba memberikan pertolongan, tetapi tidak berhasil. Seorang warga dalam video berkata, “Pekerja pembangkit listrik dan konstruksi itu, termasuk alat berat dan mobil, semuanya sembilan orang terbawa arus. Mereka berteduh di atas kendaraan, semuanya terseret.”

Video lain menunjukkan banyak warga merekam momen banjir bandang tersebut dengan ponsel mereka. Sungai yang tadinya kering seketika berubah menjadi deras, membawa lumpur dan tumbuhan liar.

Dalam video, seseorang terdengar berteriak “Berbahaya!” dan memperingatkan orang-orang di tepi sungai untuk segera menjauh karena sangat mudah terseret arus.

Dalam cuplikan terlihat sebuah alat berat merah terbalik di tengah sungai yang meluap. Sebuah mobil kecil sudah terseret air. Tampak seseorang jatuh ke sungai dan berusaha berenang melawan arus.

Dua orang penyelamat terlihat turun dari mobil dengan membawa peralatan untuk melakukan penyelamatan, namun video berhenti di situ dan tidak diketahui bagaimana kelanjutannya.

Menurut netizen lokal, para pekerja itu berasal dari Sichuan. Mereka tidak menyadari bahaya banjir bandang di saluran kering, dan saat hujan turun mereka hanya berteduh di dalam kendaraan. “Mereka orang dari luar, dari Sichuan. Mereka tidak tahu kalau hujan bisa membuat arus sungai sangat berbahaya!”

Ada pula netizen yang mengatakan, “Sopir saya cerita, satu mobil VW Lavida membawa para pekerja itu, sudah diperingatkan untuk tidak memaksa lewat, tapi tetap nekat menerobos. Di tengah jalan, mobil beserta orang-orang di dalamnya terseret arus.”

Menurut laporan dari CCTV News Client, hingga pukul 02.00 dini hari tanggal 24, jumlah orang hilang akibat terseret banjir telah meningkat menjadi 5 orang. Semuanya adalah pekerja dari perusahaan konstruksi lokal. Setelah banjir surut, tim penyelamat terus menyisir sungai untuk mencari korban yang hilang. (Hui/asr)

Laporan oleh Luo Tingting /Wen Hui

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine