NATO Tingkatkan Anggaran Pertahanan Secara Historis, Trump Tegaskan Komitmen Pertahanan Kolektif

EtIndonesia. Pada Selasa (24 Juni) malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginap di Istana Kerajaan Belanda, menjadi presiden AS pertama yang diundang menginap di kediaman resmi kerajaan tersebut.

 “Yang Mulia Presiden (Trump), selamat datang di rumah kami malam ini. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar Raja Belanda Willem-Alexander. 

Pada malam Selasa, Presiden Trump menerima undangan dari Raja Willem-Alexander untuk menginap di Huis ten Bosch, menjadikannya presiden AS pertama yang menginap di kediaman resmi keluarga kerajaan Belanda.

Rabu pagi (25 Juni), Trump sarapan bersama Raja dan Ratu di istana, lalu menghadiri pembukaan KTT NATO yang sangat dinanti-nantikan.

“Keputusan hari ini akan membawa tambahan dana bernilai triliunan dolar bagi pertahanan kolektif kita, dengan menyeimbangkan kontribusi AS dan para sekutunya, membuat kita lebih kuat dan lebih adil,” ujar Sekjen NATO Mark Rutte. 

Hampir seluruh negara anggota NATO — kecuali Spanyol — menyetujui rencana untuk mengalokasikan 5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) masing-masing untuk pertahanan dan keamanan nasional pada tahun 2035. Trump menyebut ini sebagai kemenangan besar bagi AS dan dunia Barat.

Presiden AS Donald Trump:  “Ini benar-benar sebuah monumen kemenangan. Bagi Amerika, ini adalah kemenangan besar karena beban yang kita tanggung jauh lebih besar dari yang seharusnya. Itu sangat tidak adil. Tapi ini juga kemenangan besar bagi Eropa dan peradaban Barat.”

Target alokasi 5% ini merupakan lonjakan besar dibanding target sebelumnya yaitu 2% yang ditetapkan dalam KTT NATO tahun 2014. Dari 5% tersebut, 3,5% akan digunakan untuk memperluas kekuatan militer utama.

Rencana NATO mencakup peningkatan kemampuan pertahanan udara hingga lima kali lipat serta peningkatan besar dalam jumlah tank, kendaraan lapis baja, dan amunisi. Sisanya 1,5% akan diarahkan ke investasi keamanan seperti infrastruktur dan keamanan siber.

PM Inggris Keir Starmer:  “Ini akan menjadikan NATO lebih kuat, lebih adil, dan lebih mematikan daripada sebelumnya.”

Banyak pihak menilai, rencana peningkatan anggaran pertahanan yang bersifat historis ini tidak hanya memenuhi permintaan Trump, tetapi juga merupakan respons kuat terhadap ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Kanselir Jerman Friedrich Merz:  “Kami tahu kekuatan Rusia tidak cukup untuk menyerang seluruh NATO, tapi kami tidak tahu apakah suatu hari nanti mereka akan menguji kesiapan pertahanan kita.”

Salah satu kekhawatiran utama NATO adalah apakah Amerika akan tetap mematuhi Pasal 5 Perjanjian Washington, yang mewajibkan pertahanan kolektif terhadap serangan terhadap salah satu anggota.

Jawaban Trump melegakan para sekutu.

Trump:  “Saya mendukungnya. Itu sebabnya saya ada di sini. Kalau saya tidak mendukungnya, saya tidak akan berada di sini.”

Wartawan:  “Bahkan jika ada negara yang tidak berkontribusi secara setara dalam anggaran pertahanan, Anda tetap akan melindungi mereka?”

Trump:  “Tentu saja. Kalau tidak, kenapa saya berada di sini?”

Pada hari yang sama, semua negara anggota NATO, termasuk AS, menandatangani pernyataan berjudul Deklarasi Den Haag (The Hague Declaration) yang menegaskan kembali komitmen mereka terhadap prinsip pertahanan kolektif: serangan terhadap satu negara dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Dari jamuan makan malam, tempat menginap, hingga pertemuan resmi, KTT NATO kali ini sangat kental dengan unsur Trump. Trump sendiri sangat puas dengan penyelenggaraan KTT ini dan mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah Belanda.

Trump:  “Ini adalah KTT yang sangat luar biasa. Saya sangat menikmatinya. Terima kasih. Saya menyimak semua pidato kalian, semuanya.” (Hui/asr)

Laporan disusun oleh Yi Jing, reporter NTD.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine